NovelToon NovelToon
Diabaikan Keluarga Disayang Mafia

Diabaikan Keluarga Disayang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Penyesalan Keluarga / Mafia
Popularitas:26.8k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Sheza diculik ketika usianya 7 tahun, dan bibinya meninggal diduga karena telah menyelamatkannya saat itu. Karena dianggap berhutang nyawa, dia benar-benar harus merelakan tempat dan posisinya digantikan sang sepupu Karen. Kedua orang tuanya mengabaikannya, memprioritaskan Karen.
Bahkan tunangannya Alex, juga melakukan hal yang sama. Hingga malam itu, satu minggu sebelum bertunangan, Sheza melihat Alex dan Karen berciuman di villa mereka, villa yang katanya dibeli Alex untuk Sheza.
Sejak saat itu, Sheza sudah tak berharap lagi pada keluarga dan tunangannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18. Puas

Melihat mobilnya di siram bensin, dan teriakannya sama sekali tidak didengarkan oleh orang-orang di depannya yang entah asalnya darimana itu. Karen segera mundur dan fokus pada ponselnya. Dia mau menghubungi Alex.

Sayangnya, sebelum dia bisa melakukan itu. Salah satu anak buah Paul sudah mencengkeram tangannya dan merebut paksa ponsel itu dari tangan Karen.

"Ponselku, kembalikan ponselku!"

Karen terus berteriak. Tapi orang yang merebut ponsel Karen itu malah menjatuhkan ponsel Karen di atas rumput semak di pinggir jalan.

Mata Karen melebar. Seorang pria datang mendekat dan mencekalnya tangannya yang satu lagi

"Siapa kalian! dengar! aku punya banyak uang. Siapapun yang membayar kalian, aku akan bayar dua kali lipat. Lepaskan aku!"

Karen terus berteriak. Sayangnya meski tenggorokannya sampai sakit. Tidak ada satu pun dari orang-orang itu yang mendengarnya.

Setelah tiga jerigen itu sudah kosong. Ketiganya mundur. Paul juga tampak menjauh dari mobil Karen. Hal itu membuat Karen merasa cukup terkejut. Rasanya tidak mungkin mereka hanya iseng menyiram bensin itu ke mobilnya kan.

Hingga Paul berjalan ke arah mobil mewah yang satu lagi. Sebuah Maybach, pintunya terbuka dan seorang pria turun dari sana.

Mata Karen melebar lagi, dia ingat siapa pria itu. Pria itu adalah pria yang bersama dengan Sheza malam itu. Malam dimana dia mengalami malam yang sangat menyebalkan, karena dilemparkan oleh anak buahnya ke dalam got.

Dan benar saja, dugaan Karen kalau semua ini ada hubungannya dengan Sheza terbukti. Pria itu membuka pintu mobil yang satu lagi, dan Sheza turun dari dalam mobil.

"Sheza" lirih Karen penuh dengan amarah.

Sheza menatap ke arah Karen. Dia menatap Karen seperti melihat sesuatu yang menurutnya sangat menyedihkan.

Adakalanya juga Karen bisa berada di situasi seperti itu. Tadinya dia pikir seseorang yang sangat manipulatif seperti Karen. Akan selalu hanya bisa membuat orang lain terlihat menyedihkan.

Ternyata sekarang Sheza justru melihat Karen malah terlihat menyedihkan.

"Sheza, kamu mau apa?" pekik Karen.

"Sayang!"

Mata Karen melebar, pria yang ada di samping Sheza memanggil Sheza dengan sebutan sayang. Lalu memberikan sebuah pemantik api pada Sheza.

"Apa yang mau kamu lakukan? lepaskan aku! kalau berani jangan keroyokan seperti ini! Sheza menjauh dari mobilku!"

Karen berteriak, sangat histeris. Dia benar-benar tidak terlihat seperti Karen yang biasanya. Sangat kacau, itulah yang bisa menggambarkan keadaannya dan bagaimana sikap Karen saat ini.

Sheza tidak bicara. Dia hanya tersenyum pada Karen. Senyuman yang sulit diartikan apa maknanya. Tapi senyumnya itu cenderung seperti seseorang yang memang sedang mencoba memprovokasii Karen.

Sheza membuka tutup pemantik api itu. Dan begitu terbuka, dia menyalakan pemantik api itu. Karen dengan wajah panik, masih terus memperhatikan apa yang mau dilakukan oleh Sheza. Sesekali dia menggelengkan kepalanya. Karena dia punya firasat buruk tentang pemantik api yang dinyalakan oleh Sheza itu.

"Sayang, jangan terlalu dekat. Lempar dari sini saja, sudah pasti terbakar semua!" kata Jendra yang melarang Sheza terlalu dekat ke arah mobil yang sudah tersiram bensin itu.

Karena kobaran api tentunya nanti akan sangat besar. Itu sangat berbahaya.

Mata Karen semakin terbelalak, pria itu mengatakan terbakar, bukankah artinya mereka memang punya niat membakar mobil Karen.

"Sheza, aku akan mengadukan mu pada paman dan bibi!"

Sheza sama sekali tidak perduli. Teriakan Karen sungguh tak dia anggap lagi. Sheza melemparkan pemantik api itu ke arah mobil Karen.

Duk

Blarr

Api berkobar dengan sangat cepat. Kedua tangan Karen segera dilepaskan oleh dua penjaga itu dan segera pergi meninggalkan tempat itu.

Jendra merangkul pinggang Sheza.

"Sudah puas?" tanya Jendra.

Sheza tersenyum puas. Dia benar-benar merasa sangat puas. Baru kali ini dia bisa melampiaskan rasa kesalnya pada Karen dengan begitu puas.

"Mobilku!"

Karen masih berteriak, ada rasa tidak terima yang sangat besar dalam hatinya. Dia bahkan tidak bisa meminta tolong. Karena meminta tolong sekarang juga percuma. Dari tadi juga tidak ada yang lewat. Karena memang Jendra sudah memblokir jalan menuju ke tempat ini. Tidak ada yang bisa lewat, kalau dia belum membuka aksesnya.

Sheza melihat Karen yang terlihat begitu marah tapi tidak bisa berbuah apa-apa. Dia melihat pemandangan yang menurutnya sangat menyenangkan untuk di lihat. Mungkin dalam hatinya Sheza berpikir 'rupanya seperti ini rasanya membalas kejahatan seseorang dengan hal yang sama?'

Cahaya yang begitu besar dan terasa sedikit panas itu memperlihatkan sangat jelas raut wajah Karen.

'Sheza, aku benar-benar akan membuatmu menyesali ini!' pekiknya dalam hati.

"Sayang, banyak asap. Ayo pulang!" ajak Jendra.

Sheza mengangguk. Toh mobil Karen juga memang tinggal kerangkanya saja sekarang. Mobil Jendra segera meninggalkan tempat itu.

Sementara Paul dan beberapa anak buahnya masih menunggu, dia harus mematikan semua nya hancur dan tidak akan sama sekali barang bukti, atau jejak, atau sidik jari.

Sedangkan Karen, dia rasanya begitu kesal sampai tak lagi merasa takut pada Paul dan juga anak buahnya.

"Apa yang kalian masih tunggu? semuanya sudah hangus! brengsekk!"

Paul tidak menanggapi. Anak buahnya yang lain juga sama. Mereka sama sekali tidak menanggapi ocehan Karen.

Begitu api padam, dan tinggal kerangka yang berasap. Paul memerintahkan semua anak buahnya untuk pergi.

Melihat mobil Paul pergi. Karen berteriak marah.

"Agkkhhhh! awas kamu Sheza. Aku akan buat perhitungan denganmu. Aghkkk!"

Karen benar-benar emosi. Dia bangkit perlahan, lututnya rasa sakit karena dia terlalu lama duduk di aspal. Karen segera mencari keberadaan ponselnya.

Saat mencari, itu juga tidak langsung ketemu.

"Agkkhhhh, dimana ponselku!" pekiknya sudah seperti orang gilaa.

Tidak ada lagi sikap innocent, tidak ada lagi keanggunan dan kepolosan seorang Karen yang biasa menjadi topengnya.

Hingga dia menemukan ponselnya di semak. Dia menghubungi Alex.

"Alex... hiks...!"

[Ada apa Karen?]

Karen menceritakan semuanya. Alex datang ke tempat itu. Dan ketika dia turun dari dalam mobil. Dia melihat mobil Karen yang hangus terbakar.

"Karen, ini...!"

"Sheza dan pria yang menjadi sugar daddy-nya itu yang melakukannya. Aku tidak tahu apa salahku pada Sheza. Aku sudah berusaha menjelaskan padanya, minta maaf padanya, aku hanya ingin dia kembali ke jalan yang benar, bukan menjadi simpanan. Tapi dia sangat marah..."

"Keterlaluan!" geram Alex.

***

Bersambung...

1
Ariany Sudjana
dasar orang tua bodoh, masih juga membela pelacur murahan yang ga tahu diri itu, daripada membela anak kandungnya sendiri
Kedan Bawel 🍒
Hal yg paling menyakitkan adalah ketika orang tua mengesampingkan kepentingan anak sendiri, demi kepentingan anak orang lain..
Lebih merasa gak enakan seolah-olah punya hutang budi, dan memperlakukan anak sendiri bagai orang lain..
Denial dengan ucapan anak sendiri, dan lebih percaya dengan omongan orang lain.. 🤦🏻‍♀️
Kedan Bawel 🍒: Lalu, bagaimana dengan kisah selanjutnya..?
Apakah Sheza akan memaafkan & membebaskan nya..?
Apakah ortu Sheza benar² minta maaf, atau justru hanya karena ingin Karen dibebaskan dari sel tahanan nya..?
Peluang jatuh miskin sudah pasti besar tuh bagi keluarga Hadiwinata..
Secara saham² perusahaan sudah dalam kendali Ayank Jendra, dan Sheza sebagai pemilik saham terbesar di perusahaan ayahnya..
Jika Karen bebas, masih mau kah Karen hidup bersama mereka berdua..?
Secara Karen hanya ingin hidup glamor layaknya anak orang kaya..
Namun jika keadaan berubah, aku yakin Karen akan menunjukkan sifat aslinya pada orang tua Sheza.. 🤭
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
bener² baik apa bener² bodoh Sheza 🤔🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
astaga bohong sekali 🤣🤣🤣
ditendang sambil duduk katanya 😂😂
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kenal gak kamu Pras Nella sama Sheza Hadiwinata 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Astaga dasar orang tua tidak peka, clue aja dah jelas sekali 😡
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Bella🤔🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Sheza gurunya 🤔
vj'z tri
😅😅😅😅😅 cuma tendang terus mental cuma yaaa😅😅😅
vj'z tri
guru tadi 🤭🤭🤭🤭🤭🤭
vj'z tri
uang 🤧🤧🤧🤧🤧
Sekar
lanjut thor💪💪
yula
💪💪💪💪thor lanjut
yula
💪💪💪💪💪
Noer: semangat
total 1 replies
Kedan Bawel 🍒
Lagi bayangin wanita pegulat dengan berat 100kg, ada 2 orang pulak jadi 200kg.. Jika Karen kena SmackDown, dalam sekali bantingan apa tak langsung game over dari dunia halu..? 🤣🤣
Sedangkan aku aja pernah ketimpa paksu sewaktu masih berat 88kg, mataku melotot seperti mau keluar.. Astaghfirullah..🤣🤣
Kedan Bawel 🍒: Gepeng lah Kak.. 🤣
total 3 replies
Kedan Bawel 🍒
Setidaknya jika kau meragukan anakmu Sheza, kau tak perlu mempercayai sepenuhnya ucapan Karen & menelan nya mentah² dong Nella..
Kau orang tua nya..
Kau ibunya, yg seharusnya lebih paham akan karakter anaknya..
Seharusnya kau mencari tau sendiri dulu yg sebenarnya..
Kau bisa menghubungi nya, tanpa harus berkoar-koar dulu dengan siapa²..
Bahkan dengan Karen pun, kau harus menyimpan rahasia & fakta..
Agar kesalahan pahaman yg terjadi ketemu jawabannya..
Agar kau bisa melihat sendiri seperti apa Karen & seperti apa Sheza..
Namun kau berbeda, kau justru memilih buta untuk mencari fakta..
Kini sesal mu pun tiada guna..
Kau pun telah kehilangan putri terbaik mu, dan menantu terkaya..
Rasakan kurma pahit buat kalian semua..
Untuk kau Pras, Karen, dan Nella..
Dan kau Pras, saham mu pada perusahaan akan menyusul kejatuhannya..😏
Kedan Bawel 🍒: Orang tuanya lebih mementingkan ambisi drpd keinginan anak nya sendiri..
total 2 replies
Kedan Bawel 🍒
Kenapa kau terkejut Karen..?
Bukan kah kau benar² wanita licik & menjijikkan, benar kan..? 🤣🤣
Gak usah merasa jd wanita terzolimi kau sebagai perempuan..
Sebab hanya hati yg kotor, yg hanya melihat mu yg jd korban..
Mereka yg bisa melihat wujud asli mu, pasti tau bahwa kelakuan mu bagai setan..
Memanipulasi, menghasut, bahkan tega playing victim asal terwujud keinginan..
Kau menghalalkan segala cara untuk mencari simpatisan..
Agar terlihat seperti anak baik, padahal akhlaknya bagai siluman.. 😏
Kedan Bawel 🍒: Kodok brewok dia mahh.. 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ternyata dianiaya Karen dipenjara 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: kasihan, tapi AQ syuka🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
masihkah akan tertutup matanya 🤔
Noer: dirinya sendiri gak mau buka mata kak, jadinya sudah ya kan
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
maafmu gak guna 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: jangan, nanti lautnya tercemar 🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!