NovelToon NovelToon
Manual Book: Obsesi Tersembunyi Sang CEO Dingin

Manual Book: Obsesi Tersembunyi Sang CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / CEO / Mantan / Nikah Kontrak
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Zel, kita cuma nikah kontrak! Berhenti kirim kurir obat ke sekolah, aku malu sama guru-guru lain!"
Dazello Zelbarra, CEO dingin itu justru menarik Runa ke pelukannya. "Di catatanku, jam segini lambungmu mulai perih karena kamu lupa sarapan. Aku tidak peduli kamu malu, Runa. Aku hanya peduli kamu tetap hidup untuk melunasi kontrakmu padaku."
Runa Elainzica, guru honorer yang ceroboh dan pelupa, terpaksa menikahi mantan pacarnya, Dazello ‘Azel’ Zelbarra, demi menyelamatkan sekolahnya dari kebangkrutan.
Runa mengira Azel membencinya. Namun, ia tak pernah tahu bahwa di ponsel Azel terdapat aplikasi rahasia berjudul "Runa’s Manual Book". Sebuah catatan obsesif berisi ribuan detail tentang kebiasaan kecil Runa, pantangan makannya, hingga cara melindunginya saat badai datang.
Dunia mereka berbeda, tapi di buku catatan Azel, nama Runa sudah tertulis sebagai milik sahnya... selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Pagi itu, suasana di SD Pelita Harapan yang biasanya tenang mendadak pecah oleh deru mesin mobil sport merah yang berhenti tepat di depan lobi. Arlan turun dengan kacamata hitam, membawa buket bunga mawar putih besar yang sangat mencolok.

Runa, yang baru saja selesai mengajar kelas pertama, hampir menjatuhkan buku absennya saat melihat Arlan berjalan santai melewati koridor sekolah, menyapa para guru dengan senyum menawannya yang penuh kepalsuan.

"Halo semuanya. Saya Arlan Dirgantara," ucap Arlan saat beberapa guru mengerumuninya di depan ruang guru. "Saya ke sini ingin menjemput calon istri saya, Runa."

Kalimat itu bagaikan bom. Seluruh guru, termasuk Bu Ratna, langsung menatap Runa dengan mata berbinar-binar.

"Calon suami, Runa? Ya ampun, Run! Ganteng banget, kaya lagi! Kamu kok diam-diam saja?" seru Bu Ratna heboh.

Runa terpaku di tempatnya. Wajahnya pucat pasi, tangannya gemetar hebat. "Arlan... kamu ngapain di sini? Kamu jangan asal bicara!"

Arlan mendekat, dengan berani merangkul bahu Runa di depan semua orang. Runa ingin menepisnya, tapi Arlan berbisik sangat pelan di telinganya, "Kalau kamu membantah, aku akan teriak di depan mereka semua bahwa sebenarnya kamu sudah menikah dengan Azel. Kamu mau rahasiamu terbongkar sekarang?"

Runa membeku. Ancaman itu telak mengenai titik terlemahnya. Ia hanya bisa menunduk, membiarkan rekan-rekannya memuji betapa serasinya mereka. Di dalam hati, Runa merasa sangat kotor dan berdosa pada Azel, tapi ia terlalu takut untuk menghancurkan ketenangan sekolahnya.

Di sudut lain, Pak Haris selaku kepala sekolah sekaligus perwakilan komite yang telah diberi mandat khusus oleh Azel untuk menjaga Runa, melihat kejadian itu dari jauh. Ia segera masuk ke ruangannya dan menekan nomor darurat yang hanya diberikan kepada orang-orang tertentu.

Di pusat kota, di dalam ruang rapat dewan komisaris Zelbarra Group yang tegang, ponsel Azel bergetar.

Azel mengangkat telepon itu tanpa permisi dari para pemegang saham. "Ada apa, Pak Haris?"

"Pak Azel... gawat. Pak Arlan datang ke sekolah. Dia... dia mengaku sebagai calon suami Ibu Runa di depan semua guru. Ibu Runa tampak tertekan tapi tidak bisa membantah," lapor Pak Haris dengan suara pelan.

BRAK!

Azel menggebrak meja marmer di hadapannya hingga beberapa gelas air mineral terguling. Aura di ruangan itu mendadak turun drastis menjadi sangat dingin dan mematikan. Asisten setianya, yang sudah bertahun-tahun bekerja, sampai harus menahan napas melihat rahang Azel yang mengeras hingga pembuluh darah di lehernya menonjol.

"Rapat selesai. Keluar semua," desis Azel dengan suara yang sangat rendah namun penuh ancaman.

Tanpa banyak bicara, para petinggi perusahaan itu lari berhamburan keluar. Mereka tahu, singa Zelbarra sedang dalam puncak amarahnya.

Azel berdiri di depan jendela besar kantornya, menatap ke arah sekolah Runa berada. Tangannya mengepal kuat hingga buku jarinya memutih.

’Brengsek kau, Arlan.’

Hatinya berperang hebat. Separuh jiwanya ingin segera meluncur ke sana, menghancurkan wajah Arlan di depan semua orang, dan mengumumkan kepada dunia bahwa Runa adalah miliknya yang sah. Namun, separuh jiwanya yang lain teringat wajah memohon Runa kemarin pagi—wajah yang sangat ingin melindungi dunianya yang sederhana.

"Aku mau tetap jadi Runa yang biasa, Zel..." kalimat itu terngiang di kepalanya.

"Pak... mobil sudah siap. Kita ke sekolah sekarang?" tanya asistennya hati-hati.

Azel terdiam cukup lama, napasnya memburu. Ia mengambil ponselnya, jarinya gemetar antara ingin menelepon Runa atau tetap diam. Ia tahu, jika ia datang sekarang, ia akan memenangkan egonya tapi menghancurkan keinginan istrinya. Tapi jika ia diam, Arlan akan terus mengotori kehormatan pernikahan mereka.

"Siapkan pengawal. Tapi jangan masuk ke sekolah," perintah Azel akhirnya. "Tunggu di radius dua blok. Kalau dalam sepuluh menit Arlan tidak keluar dari sana, aku sendiri yang akan meratakan sekolah itu dengan tanah."

Azel duduk kembali di kursinya, memejamkan mata rapat-rapat. Dia sangat marah, sangat cemburu, tapi dia sedang belajar satu hal yang paling sulit baginya: menghargai privasi orang yang dia cintai, meski itu artinya jantungnya harus serasa diremas-remas melihat istrinya "diakui" oleh pria lain.

Di mejanya, ia kembali membuka aplikasi catatan. Tangannya mengetik dengan kasar:

’Catatan: Hari ini Arlan melampaui batas. Aku menghargai Runa, tapi Arlan harus membayar ini dengan seluruh harga dirinya di pasar saham besok pagi. Dan Runa... sepulang sekolah nanti, aku tidak akan melepaskannya meski dia memohon.’

1
Ayusha
ya ampun kirain aku yg kelewat baca beneran ke IGD. 😄
Ayusha
nyatet nya tar aja kenapa si jel, lg panik masih sempet2nya nulis /Facepalm/
Ariska Kamisa: 🤣🤣🤣🤣
kelakuan ajel emang...
total 1 replies
Ayusha
ya ampyuun sampe segitunya jel /Facepalm/
Ayusha: kalo aku di posisi Runa mungkin udh gila. gila karena ke absurdan Ajel, dan Ter gila2 Karena kebucinan nya 🤣🤣
total 2 replies
Ariska Kamisa
/Pray//Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
Ayusha
/Joyful//Joyful/
Ayusha
katanya kayak meluk kayu kering, emang masih naf su juga 🤣
Ariska Kamisa: emang dasar ajel mah bilangnya apa tapi kelakuannya apa 🤭🤭🤭
total 1 replies
Ayusha
balon kali terbang /Sob/
Ayusha
mantap jel, aku padamu 😍
Ariska Kamisa: ♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Nesya
dapat suami yang mencintai, mertua yang baik dan pengertian beruntung ny kamu runa, nikmati harimu runa waktunya bahagia
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Nesya
👍🏻👍🏻
Ariska Kamisa: terimakasih jempolnya kak♥️♥️♥️
total 1 replies
Ayusha
sa ae lu jel. melting kan gue 🤭
Ariska Kamisa: ♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Ayusha
tinggal bilang "menikahlah denganku"
apa susahnya sih, pake alesan dijodohin segala 🤣
Ariska Kamisa: tsundere banget ya kak ...🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
Ayusha
oke, tim cowok posesif dengan segala obsesi nya🤭
Ariska Kamisa: oke satu tim kita kak.. terimakasih banyak ♥️♥️♥️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!