NovelToon NovelToon
The End Of Before

The End Of Before

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:33.6k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di usia 27 tahun, Vivian Wheeler mengira hidupnya sempurna—hingga ia mendapati dirinya menjadi "pelakor" tanpa sengaja dalam satu hari yang sama.

Setelah memergoki pengkhianatan George, Kekasihnya, yang ternyata telah beristri, Vivian kembali dihantam badai saat dituduh sebagai selingkuhan oleh seorang remaja histeris yang mengamuk hingga merusak mobil Porsche-nya.

Penyebabnya? Logan Enver-Valerio, pemuda 20 tahun yang angkuh, menggunakan foto Acak Vivian sebagai alasan palsu untuk memutuskan Moana.

Tak terima dihina "wanita tua" dan dijadikan tameng, Vivian mendatangi kampus Logan dengan penampilan yang menipu usia, siap memberi pelajaran pada bocah ingusan tersebut.

Pertarungan ego antara sang pewaris tegas dan brondong ini pun dimulai. Siapakah yang akan menyerah saat mulai mencampuradukkan dendam dan obsesi?

🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#18

Aroma kopi yang dipanggang dan wangi roti sourdough segar memenuhi udara di Le Grand Café, sebuah tempat makan siang bergaya Paris di jantung Beverly Hills. Cahaya matahari musim semi yang cerah menembus jendela kaca besar, menciptakan bayangan estetis di atas meja marmer putih. Namun, bagi Vivian Wheeler, suasana cantik ini terasa seperti ruang interogasi dengan dekorasi bunga lili.

Isabella-Valerio duduk dengan anggun, matanya tak lepas dari sosok Vivian yang kini sudah berpakaian lengkap namun masih tampak pucat. "Sayang, pesanlah steak wagyu ini, atau mungkin sup asparagus? Kau harus makan yang banyak, biar bayimu sehat. Nutrisi di trimester pertama sangat krusial, tahu?"

Logan, yang duduk di samping Vivian, hanya bisa terkekeh pelan. Ia menyandarkan punggungnya ke kursi kayu ek, menyesap iced americano-nya dengan santai. Melihat ibunya yang biasanya dingin dan otoriter kini berubah menjadi sosok nenek yang sangat protektif adalah hiburan yang tak ternilai harganya bagi Logan.

Vivian memberikan tatapan tajam yang seolah-olah bisa melubangi tengkorak Logan jika ia tidak segera berhenti tertawa. Di bawah meja, Vivian mencubit paha Logan dengan sangat keras.

"Aw!" Logan meringis kecil, namun segera mengubahnya menjadi senyum manis saat Isabella menoleh.

"Jadi," Isabella meletakkan serbetnya di pangkuan, "Kapan kalian akan menikah? Aku tidak mau cucuku lahir sebelum janji suci diucapkan. Tapi jangan khawatir, Vivian, kau tenang saja. Setelah kau lulus dari kampus nanti, Mommy akan menyiapkan apartemen penthouse baru di kawasan Bel-Air untuk kalian berdua hidup mandiri."

Deg.

Jantung Vivian serasa berhenti berdetak. Ia membeku dengan garpu yang menggantung di udara. Lulus dari kampus?

Logan yang baru saja menelan kopinya hampir tersedak. Ia menahan tawa sekuat tenaga hingga bahunya bergetar. Rupanya, karena Logan masih berstatus mahasiswa, Isabella secara otomatis berasumsi bahwa kekasih pilihan putranya adalah rekan sesama mahasiswa—mungkin kakak tingkat yang terpaut satu atau dua tahun. Isabella sama sekali tidak menyangka bahwa wanita di depannya adalah seorang pengusaha sukses yang sudah lama meninggalkan dunia akademik.

Vivian mengepalkan tangannya di bawah meja. Ini murni kesalahannya. Jika saja sebulan lalu ia tidak mengaku hamil demi sebuah ikat rambut, ia tidak akan terjebak dalam lubang imajinasi Isabella yang makin dalam.

"Sayang, kau dijurusan apa?" Isabella bertanya dengan nada antusias. "Apa kau satu kelas dengan pria brengsek ini? Dia sering membolos, bukan?" lanjut Isabella sambil menunjuk Logan dengan dagunya.

Logan berdehem, mencoba menyelamatkan situasi sebelum Vivian meledak. "Dia tidak kuliah bersamaku, Mom. Dia... dia punya jalannya sendiri."

"Oh!" Isabella mengangguk-angguk paham, mengambil kesimpulan sendiri dengan cepat. "Jadi beda fakultas ternyata? Baiklah, aku mengerti. Pasti kau dijurusan seni atau desain, ya? Aura mu sangat artistik. Baiklah, kita makan sekarang. Tidak baik membiarkan bayi menunggu."

Vivian hanya bisa tersenyum kaku, tidak berani membantah. Ia merasa seperti penipu ulung. Di satu sisi, ia adalah bos di perusahaannya sendiri, namun di depan calon ibu mertua palsunya, ia kini menjadi "mahasiswi hamil" yang butuh asupan nutrisi. Mereka berdua, Logan dan Vivian, seolah sepakat dalam diam untuk tidak mengatakan yang sebenarnya. Vivian masih terlalu malu, dan Logan terlalu menikmati kegilaan ini.

Setelah makan siang yang terasa seperti maraton mental itu berakhir, Isabella berpamitan. Ia harus menghadiri rapat yayasan amal, namun sebelum masuk ke mobil Bentley-nya, ia memeluk Vivian erat.

"Jaga dirimu, menantuku. Logan, antar menantu dan cucuku dengan selamat. Jangan ngebut-ngebutan!" pesan Isabella tegas sebelum mobilnya melaju pergi.

Begitu mobil Isabella menghilang dari pandangan, Vivian langsung berbalik menghadap Logan dengan napas memburu. "Kau puas?! Lihat apa yang kau lakukan, Logan! Sekarang ibumu mengira aku mahasiswi hamil yang butuh apartemen!"

Logan tidak tampak merasa bersalah sedikit pun. Ia justru memakai kacamata hitamnya dan menyeringai. "Jangan marah-marah, Sayang. Kasihan bayi kita. Nanti dia lahir dengan kening berkerut sepertimu."

"Menyebalkan!" Vivian mendesis, namun sedetik kemudian ia justru tertawa kecil, tawa yang terdengar sedikit frustrasi namun geli. "Rupanya kegilaanmu itu turunan dari Mommy-mu. Dia benar-benar bisa membuat skenario film hanya dalam satu kali makan siang."

"Ahahaha, kau baru sadar?" Logan tertawa lepas, suara tawa yang maskulin dan jujur.

Namun, tawa Logan mendadak mereda. Ia menatap Vivian dengan tatapan yang kembali berubah intens. Ingatannya melayang pada fakta bahwa sebulan lalu Vivian mengaku hamil demi ikat rambut—saat ia masih berhubungan dengan George.

"Ngomong-ngomong, Vivian..." Logan mendekat, suaranya merendah. "Jadi kau benar-benar hamil anak George waktu itu, Sayang? Makanya kau menggunakan alasan itu di butik?"

Deg.

Pertanyaan Logan murni berasal dari rasa penasarannya. Mengingat Vivian adalah wanita dewasa yang matang, Logan berasumsi bahwa Vivian mungkin memang pernah mengalami kehamilan atau setidaknya sudah melangkah sejauh itu dengan mantan kekasihnya.

Vivian terdiam. Ia menatap mata gelap Logan, melihat keseriusan di sana. Vivian memutuskan untuk tidak langsung membantah. Ia ingin melihat sejauh mana "bocah" ini bisa menerima kenyataan pahit jika itu benar terjadi.

"Kalo aku memang pernah hamil anak pria lain... atau bahkan jika aku benar-benar hamil sekarang, apa kau masih mau menjalani kontrak ini denganku, Logan?" pancing Vivian, suaranya tenang namun penuh selidik.

Logan tidak memalingkan wajah. Ia justru melangkah maju, memangkas jarak hingga Vivian bisa merasakan napas hangat Logan di keningnya. Ekspresi nakalnya hilang, digantikan oleh keseriusan yang sangat dewasa.

"Dengar, Vivian," ucap Logan dengan nada yang sangat rendah. "Aku tidak peduli kau pernah hamil anak George, atau pria mana pun di masa lalu mu. Itu urusanmu sebelum mengenalku. Tapi kalau kau sudah bersamaku, yang aku pedulikan hanyalah apa yang ada di antara kita. Jika ada anak, maka itu adalah anak kita. Aku yang akan menjadi ayahnya."

Vivian tertegun. "Kenapa kau seserius itu, Logan? Ini hanya kontrak."

Logan hanya tersenyum smirk, kembali ke mode misteriusnya. "Sepertinya Mommy-ku akan menyiapkan pernikahan dalam waktu yang sangat cepat setelah ini. Dia tidak pernah main-main soal cucu."

Vivian memutar bola matanya, mencoba mengusir rasa haru yang tiba-tiba muncul karena ucapan Logan. "Mimpi saja. Aku akan membuat alasan keguguran nanti malam agar rencana pernikahan itu gagal total. Aku tidak mau terjebak dalam keluarga gila ini lebih lama lagi."

"Silakan dicoba, Kak," tantang Logan sambil menghidupkan mesin Mobilnya. "Tapi hati-hati, biasanya apa yang kita pura-pura lakukan, bisa menjadi kenyataan jika kau terlalu sering mengucapkannya."

Vivian mendengus, namun saat ia menatap Profil pria itu dari samping, ia menyadari satu hal: ia tidak lagi merasa terhina disebut mahasiswi, dan ia tidak lagi merasa benci pada kebohongan "bayi" ini.

Ada sesuatu tentang cara Logan melindunginya yang membuat Vivian merasa, mungkin, hanya mungkin, kegilaan ini adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidupnya yang kaku.

1
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
heh🤣🤣 bisa ae si vivian 😄
Ros 🍂: hihi🤭😅
total 1 replies
Hana Nisa Nisa
nyimak dulu
Ros 🍂: semoga Betah kak🫶
total 1 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Lnjtkn, Ade 🥳🥳🥳
Ros 🍂: cerita Tentang Elowen-Valerio sudah di Up kak.
judul nya The Pretense🥰 semoga sukaaaak🥰
total 1 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Akhirx, Happy Ending 🥳🥳🥳
Ros 🍂: iyaaa kak🥰🫶
total 6 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Elowen hrs 'dtangani' dg bener biar gk mnimbulkn khancuran yg lebih parah lg
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Iya, Ade, Syukurlh 🙈🙈🙈
total 2 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Felix udh berkomitmen 👍👍👍
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Hi hi Bgitulh klo lagi love², dulu denger ny, sakit telinga ... Skrng, mlahan jd musik fav 🤣🤣🤣
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Huaaa, Iya, Ade 🤣🤭🙈
total 2 replies
Susi Ani
ok di tggu juga silogan pny cucu perempuan
Ros 🍂: heheh siap kak🤭
total 1 replies
ren_iren
agak2 memang kayaknya si elowen ini....
Ros 🍂: wkwkwk🤭
total 1 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Aduh ngakak guling², rasain lh, salah sendiri dulu sok²n nolak Kim 🤣🤣🤣
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Iya, Adeee, tpaksa mngalah y 🙈🙈🙈
total 5 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Crazy tp hidup y, Felix 🤣🤣🤣
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Felix, dirimu baru sadar y saat Kim gk merecoki hidup mu
Ros 🍂: hihihi 🤭
total 3 replies
🥱Fitur AI 💤
Makasih sudah mampir kakak 🙏👍
🥱Fitur AI 💤: ok kk
total 2 replies
Dev..
tp memang dari awal udh ngira klo florence pasangannya sama Alvaro..mrk bisa saling melengkapi 🤗
Dev..: chemistry.nya Florence lebih dapet klo sama Alvaro thor😊 berarti author berhasil bangun feel.nya..
total 2 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
hi hi geli juga, ini Kim pnggil Felix, 'Bub' 🤭🤭🤭
Ros 🍂: ma'aciw kak🥰
total 5 replies
ren_iren
yg dimiliki wanita yg sedang jatuh cinta hanya harga diri... jika harga diri sudah dicederai lebih baik mengundurkan diri memilih pergi dan tak menengok lagi.... ciaaattttt😂😂😂
Ros 🍂: Aaaaa Asik kata-kata nya kak😍
total 1 replies
winpar
seruuuu
Ros 🍂: Semoga tetap menetap ya Kak🥰
total 1 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Wkwkwk kdng² perlu cwe 'crazy' utk cwo sperti Felix 🤣🤣🤣
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Siap² edisi segi tiga ini 🤦🤦🤦
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁🧸𝐘𝐖💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
OMG, Logan lambaikn bendera putih, Rqz hny ingin Cucu Cwe 🤣🤣🤣
Ros 🍂: hihihi🤣🫶
total 7 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!