NovelToon NovelToon
The Return Of Mr Darren

The Return Of Mr Darren

Status: tamat
Genre:Action / Mafia / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:386
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

mantan tim keamanan negara yang bernama Darren mengundurkan diri tinggal ditengah hutan, dirinya dikabarkan oleh sahabatnya bahwa presiden hilang. akhirnya Darren dan tim khusus dibawah naungan Samuel menyusun rencana untuk membebaskan presiden Roland dari jeratan musuh. masalah cinta, konspirasi, serta manipulasi diungkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

the return of Mr Darren

...Darren dan Samuel kocar kacir berlari kabur dari pengawal Alexo, tembakan pun diluncurkan agar bisa menumbangkan Darren dan Samuel....

...“Cepatan naik mobil” teriak Darren....

...Belum sempat masuk mobil ban mobil Darren ditembak oleh pengawal Alexo hingga kempes akhirnya mereka berdua berlari menuju jalanan depan villa, “cepat sembunyi” ucap Samuel....

...“Kalian gak bisa lari” ucap salah satu pengawal Alexo yang sudah mengepung mereka berdua dari segala arah....

...“Gimana ini?” Tanya Samuel....

...“Mau gimana lagi kita harus hadapi mereka” ucap Darren....

...“Kamu saja, aku malas”....

...“Nyesel aku ngajak kamu” ucap Darren melirik Samuel dengan tatapan kesal....

...“Jangan banyak diskusi” teriak pengawal yang lanjut mendaratkan pukulan pada Darren yang langsung ditepisnya dengan menghindar dan pukulan tersebut terkena Samuel....

...“Brengsek kamu main pukul saja” ucap Samuel memegang pipi nya yang lebam....

...“50:50” ucap Darren....

...“Oke satu lawan lima siapa yang cepat dia yang traktir” ucap Samuel meledek....

...“Siapa takut” ucap Darren menantang....

...Samuel berkelahi dengan lima pengawal begitu juga dengan Darren, Darren menumbangkan banyak pengawal bahkan pengawal yang semula berkelahi dengan Samuel pun tak luput dihajarnya....

...“Kenapa malah aku yang menghajar nya?” Tanya Darren....

...“Aku capek” ucap Samuel sambil mengeluarkan permen lolipop dari sakunya....

...“Awas belakang mu” teriak Darren memperingatkan Samuel, Samuel membalikkan badan lalu menendang pengawal sampai terjatuh....

...“Lempar pistolmu” teriak Darren yang dengan cepat Samuel melempar pistolnya ke arah Darren....

...Darren menangkap pistol itu lalu ditembakkannya kearah pengawal yang datang dari belakang Samuel dengan jumlah yang semakin banyak....

...Darren melawan banyaknya pengawal dengan menembakinya, dua tangannya menggenggam pistol miliknya dan milik Samuel....

...“Sudahlah tanpaku juga kamu bisa sendiri” gumam Samuel sambil menyenderkan badannya di mobil....

...Beberapa menit berlalu semua pengawal Alexo tumbang dibuatnya, Samuel mengacungkan jempol pada Darren....

...Samuel merangkul Darren, mereka berjalan kaki berdua pergi dari villa Alexo....

...“Ini buatmu” Samuel memberikan permen pada Darren....

...“Kamu lihat aku berkelahi sendiri masih disuruh jalan kaki juga pulangnya, sahabat apa kamu ini sam?” Ucap Darren....

...“Eitsss jangan marah mulu, aku sudah suruh Hans untuk jemput kita. Didepan ada cafe mari kita makan dulu sambil melepas lelah setelah berkelahi” ucap Samuel nyengir....

...“Kamu yang traktir”....

...“Yeahhh aku lagi”....

...“Karena kamu curang, aku ajak kamu itu buat nemenin berkelahi bukan malah menjadi penonton”....

...“Sorry sory.. oke aku traktir tapi jangan sampai lima puluh ribu ya”....

...“Tergantung lah”....

...Sesampainya di markas, ada lylya dan Clara yang menunggu kedatangan Darren. “Papa” panggil lylya berlari ke arah Darren....

...Darren membuka kedua tangannya, menggapai badan lylya yang mungil untuk digendongnya “kenapa? Kamu kangen sama papa”....

...“Emm iya kangen banget” ucap lylya sambil mencium pipi Daren....

...“Hai Ra apa kabar?” Tanya Samuel basa basi....

...“Seperti yang kamu lihat” jawabnya....

...“Oh oke” ucap Samuel sambil mengajak Hans keruang rapat....

...“Lylya sudah makan?” Tanya Darren sambil duduk bersama lylya diikuti Clara....

...“Sudah pa, pa malam ini boleh mama dan aku menginap di rumah papa?” Tanya Clara dengan polosnya....

...“Boleh sekali tapi papa malam ini lembur sayang mungkin lylya dan mama bisa ke apartment papa duluan” ucap Darren sambil mengusap kepala lylya....

...“Yahhh… padahal kan aku mau dibacakan dongeng sama papa” cemberut lylya....

...“Kan ada mama lylya” bujuk Clara....

...“Gini aja, gimana kalau papa beliin buku dongeng buat lylya nanti yang bacain dongeng mama” rayu Darren....

...“Mau pa… hore dapat buku dongeng baru” ucap lylya senang....

...“Di seberang gedung ada toko buku kita bisa kesana sekarang” ucap Darren melihat wajah Clara....

...“Ayo pa ma” ucap lylya menggandeng tangan Darren dan Clara....

...Darren menggendong lylya berjalan menyebrang jalan, “papa gendong biar kamu gak capek jalan”....

...“Lylya kelihatan bahagia sekali bersama Darren, apa aku keterlaluan sudah memisahkan mereka” ucap Clara dalam hati sambil mengikuti Darren berjalan....

...“Lylya pilih buku yang lylya suka” ucap Darren menurunkan lylya....

...“Biar mama yang bantu pilih buku” Clara menggandeng tangan lylya....

...“Terimakasih ma” senyum lylya....

...Darren melihat lylya dan clara saat memilih buku, “rasanya aku ingin terus bersama kalian setiap waktu setiap saat namun aku gak bisa mengorbankan kalian. Sedikit jaga jarak dengan kalian adalah salah satu caraku melindungi kalian” gumam Darren....

...Di villa Alexo bersiap-siap untuk pergi menuju kota Hakam, “semua sudah siap pak” ucap asisten Alexo....

...“Semua hartaku sudah kamu kumpulkan? Sudah kamu cairkan semua dalam bentuk uang?”...

...“Sudah semua pak sesuai instruksi”....

...“Bagus, kita berangkat sekarang”....

...“Lalu bagaimana dengan nona Sintia dan nyonya Selena pak?”....

...“Kamu sudah ikut aku bertahun-tahun seharusnya kamu tahu apa yang harus kamu lakukan dengan mereka berdua, jangan menghambat aktivitasku untuk berburu harta dan kuasa. Kamu bisa lah bawa Sintia ke panti asuhan bilang saja selena sudah mati ditembak Helim, untuk Selena biarkan saja dia di rumah sakit toh ada dokter dan perawat yang merawatnya” ucap Alexo tersenyum sinis....

...“Untuk biayanya pak?” tanya asistennya....

...“Jangan sentuh hartaku, kamu bisa pakai harta Helim yang dirampas Selena atau harta Selena yang dia bawa dari rumah Helim, kalau harta itu habis ya sudah” ucap Alexo....

...“Aku gak suruh Selena untuk hamil anakku, itu kan kemauannya sendiri dengan menjebakku” sahut Alexo melangkah pergi dengan membawa kopernya....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!