NovelToon NovelToon
Sang Penerus

Sang Penerus

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ai Aiy

Seorang pemuda tampan dari sebuah alam bawah dan dari sebuah perkumpulan keluar SING yang ada di sebuah wilayah mencoba dan terus mencoba. Entah apa yang akan di laluinya.
simak terus jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Aiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesabaran Habis.

Melihat temannya mati meregang nyawa dan tubuhnya hilang lumer menjadi cairan, hanya tinggal buih saja.

Ketiga pemuda yang duduk di samping pemuda yang sudah tewas tadi menjadi terkejut dan terperanjak. Mata mereka melotot, mulut mereka terbuka lebar, rahang mereka hampir jatuh ke lantai.

Salah satu dari pemuda itu cepat tersadar dan menunjuk kearah sekelompok wanita cantik yang tidak jauh dari tempat mereka dan berkata dengan nada marah.

"Wanita sialan, berhati kejam. Pasti kalian pelakunya, kan? Hayo cepat mengaku, aku pasti akan melaporkan semu ini pada tetua kami!"

Pemuda itu berasal dari perguruan Racun Utara. Kedua kelompok itu sama sama dari aliran hitam. Tapi, kelompok wanita cantik itu memiliki aliansi.

Dari keterangan dan dari informasi yang di dapat oleh Paman TIGER LON, Kelompok wanita cantik ini mengabdi pada satu sosok penguasa tertinggi. Yaitu Raja Kegelapan yang bernama DABBAH.

Dan kelompok Aliansi mereka terdiri dari...

IFRIT. Kelompok aliansi pertama.

JASASAH. Kelompok aliansi kedua.

MAHISASURA. Kelompok aliansi ketiga.

BAKASURA. Kelompok aliansi ke empat.

RAKSHASA. Kelompok aliansi ke Lima.

LEVIATAN. Kelompok aliansi ke enam.

LOE NESIA. Kelompok aliansi ke tujuh.

NAGA SUARA. Kelompok aliansi ke delapan.

KANDOLE. Kelompok aliansi ke sembilan.

Mereka semua tunduk di bawah satu kekuasan yaitu Raja Kegelapan DABBAH.

Kelompok KANDOLE ini terdiri dari dua pemimpin yang satu perempuan, anggota semuanya perempuan. Dan pemimpin satu lagi seorang pria, semua anggotanya pria.

Salah satu teman pemuda yang tewas tadi tiba-tiba berlari keluar, tapi naas baginya.

Belum sempat beranjak keluar dari pintu restoran tersebut, tiba-tiba sebuah paku beracun menghantamnya tepat di belakang kepalanya.

WUSHHH....

TAK...

BRUAK...

Pemuda itu terjatuh dan seperti temannya juga. Tubuhnya lumer mencair jadi buih.

SING KANG yang melihatnya dari kejauhan benar benar kagum akan kecepatan wanita cantik itu dalam hal kecepatan membunuh lawannya. Tapi terasa sangat di sayangkan dan membatin "Wanita cantik kok tangannya berlumuran darah. Berhati kejam" Membatin dalam hati SING KANG.

SING KANG hanya meliriknya saja, dia tak ingin mencampuri urusan orang lain. Terlalu malas baginya, itu urusan mereka. Kenapa dia yang repot.

Ia hanya diam saja dan kebetulan hidangannya sudah datang. SING KANG mulai menyantap makanannya dengan lahap.

Melihat pemandangan yang sangat mengerikan di depan mata mereka, semua pengunjung rumah makan itu jadi ketakutan.

Mengapa tidak, mereka semua melihat empat tubuh manusia mencair dan akhirnya menjadi buih.

Segera saja dan Tanpa di komando berhamburan keluar dari rumah makan tersebut.

SING KANG masih terus menikmati makanannya tanpa lagi menghiraukan apa yang sedang terjadi di sekitarnya.

Tapi tiba-tiba yang membuatnya sangat geram dan marah. Sesuatu masuk kedalam makanan yang sedang disantapnya.

Mengapa dia tidak jadi murka, karena makanan itu makan terakhir dan juga makan penutup favoritnya. Dendeng balado.

Dengan sangat cepat SING KANG mengibaskan tangannya dan...

SWUSSS...

TAK....SETT....

Ketika angin pukulan SING KANG yang tidak berwujud dan berbentuk bertemu dengan HAWA RACUN yang di tiupkan dari mulut salah satu wanita cantik itu.

Hawa Racun itu jatuh di atas lantai dan menjadi asap yang berwarna merah. Baunya terasa sangat menjijikkan.

SING KANG jadi hilang selera makan. Berbalik arah menatap kearah sekolompok wanita cantik itu dengan pandangan sangat. tajam.

Tapi akhirnya dia jadi malas meladeni wanita wanita cantik itu, bergerak berdiri dan memanggil sang pelayan dan langsung mengeluarkan beberapa keping emas.

Tapi, sang pelayan yang biasa melayaninya itu menolak bayaran SING KANG dan berkata.

"Maaf Tuan Muda, untuk kali ini biar aku yang bayar saja. Uang yang Tuan Muda berikan masih banyak dan masih aku simpan.Silakan, Tuan muda! Aku sudah membayar kepada manager rumah makan ini" Ucapnya tersenyum ramah.

SING hanya bisa membalas senyum sang pelayan itu dan berkata pelan "Baiklah. Terimakasih!"

Setelah itu, ia berlalu dari rumah makan tersebut. Lalu SING KANG berjalan santai. Kemudian tanpa mempedulikan tatapan sekelompok wanita berpakaian merah keluar dari pintu rumah makan itu dengan hati tidak puas.

Mengapa begitu, karena sedikit ada gangguan dan santapannya jadi terganggu.

Wanita cantik yang menyerang SING KANG tadi jadi tercengang dan bergumam pelan.

"Bagaimana bisa remaja lugu itu bisa melihat hawa racun yang aku keluarkan,? Itu adalah Racun Ilusi! Belum pernah ada kejadian yang bisa melihat dan menyadarinya,?" Ucapnya di hiasi pikiran yang sangat penasaran.

Teman temannya juga heran, bahkan aku juga kebingungan. Tapi para pembaca yang sangat menikmati. Karena mereka cuma membaca saja tanpa....Dan tidak luput dari sasaran target yang mereka tuju selama ini baik itu sasaran yang kuat maupun sasaran bias saja.

SING KANG yang sudah melangkah keluar di depan pintu, tiba-tiba mendengar suara desingan sangat halus. Desingan itu tidak berbentuk dan berwujud.

Tapi kalau di lihat dengan kekuatan jiwa yang sudah mencapai tahap tiga. Desingan itu berupa Hawa Racun yang terbentuk melalui Ilusi.

Dengan sekali kibasan lengan bajunya kearah belakang, Racun Ilusi itu segera berpindah kearah lain dan jatuh mengeluarkan asap bau yang sangat menjijikkan.

Melihat serangan Racun Ilusinya tidak menemui sasaran, salah satu teman wanita yang ada di sampingnya langsung mengeluarkan serangan lagi.

Melihat itu, kesabaran SING KANG mulai habis dan tanpa menunggu wanita itu menyiapkan serangan untuk yang ketiga kalinya.

Segera saja SING KANG berpindah tempat dan mengeluarkan satu jurus dari TEKNIK RUANG dan WAKTU. Jurus MEMBUNGKUS SEMUA MANGGA.

SING KANG langsung membungkus semua tubuh wanita cantik itu dan melemparnya keluar dari rumah makan tersebut satu persatu.

WHUSSSSS.....

GE DE..BUK..BUK..BUK..BUK..BUK..BUK..BUK..BUK..BUK..BUK..BUK..BUK..BUK..

..AAH.. AAH.. AAHH.. AAHH.. AAHH..AAHH..AHH..AHH.. AAHH..AHHH..AAH..AAHH..

Para wanita cantik berbaju merah itu sangat terkejut mendapati tubuh mereka di bungkus kedalam sesuatu tak berbentuk dan tak berwujud, ketika mereka mencoba melawan. Semua kekuatan mereka menghilang dan tidak bisa.

Hinga baru tersadar ketika tubuhnya terjatuh di depan rumah makan dan mengeluarkan desahan yang sulit di jelaskan dan di artikan. Antara sakit dan keenakan.

Dukung terus cerita ini dengan cara seperti biasanya.

Li..Ke..

Su..Ka..

Vo..Te..

Ha..Di..Ah..

I..Kl..An..

Jangan lupa masukan dan sportnya.

Ada kelanjutannya pada halaman sebelah. Simak terus jalan ceritanya.

1
Ros 🍂
semangat Thor 💪🏽
Yu Yub
Lanjut kakak
Yu Yub
Jos deh...
Yuli Yulia
Semangat
Yuli Yulia
Kuatkan dirimu.
Yu Yub
Ngak akan
Yu Yub
Tentulah
Yuli Yulia
Nah, ngaku kan
Yuli Yulia
Aku tidak kok
Yu Yub
Dari sana
Yu Yub
Aku juga sama
Yuli Yulia
Dari sini
Yuli Yulia
Aku tidak kok
Yu Yub
Apa dia sakit, aku rasa dia sakit
Yu Yub
Ada apa dia mirip lirik sih
Yuli Yulia
Mungkin dia butuh obat
Yuli Yulia
Kok dia menatap kearahku
Yu Yub
Aku rupanya.
Yu Yub
Kok, sedikit amat
Yuli Yulia
Iya,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!