#timetravel
Sebenarnya aku seharusnya sudah mati kan? kenapa tiba tiba aku berada di dunia seperti manhwa... aku baru aja selesai baca ini novel? loh kok bisa masuk?
dan lagi kenapa aku jadi villainess kejam yang akan mengganggu tokoh utama cowok dan cewek yang ada di dunia ini! Elisia Verderick salah satu anak marquiss ternama di dunia novel itu, aku tidak mau berususan dengan pria pria obsesif di dunia ini.. bahkan sampai dikurung!?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kensujishisu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 18
Aku kemudian menunjukkan lambang Vederick ke mereka, dan mata mereka bertiga membulat melihat lambang Vederick yang kupegang.
"Menurutmu? jika kamu melihat ini aku bangsawan dari mana ? beraninya kalian berbicara tidak sopan seperti itu padaku, kalian mau mati??? "
Aku akan memanfaatkan rumor ku sebagai Elisia yang galak agar mereka tidak berani melawanku, aku tidak peduli itu bahkan sepertinya julukan itu sedikit membantuku.
"Nona Elisia Vederick???? "
"Hey bagaimana bisa Nona Elisia Vederick mau ikut campur ke urusan kita seperti ini apa yang terjadi. " Bisik salah satu pembuli itu ketemannya namun kedengaran olehku.
Aku tidak tau apa yang mereka pikirkan, itu bodoh sekali, pasti mereka mengira bahwa Elisia Vederick yang sombong itu tidak akan mau mencampuri urusan kekanakan seperti ini selain urusannya dengan Putra Mahkota.
"Maaf kan kami nona tapi nona tidak perlu mengkhawatirkan kami bukankah dia pantas mendapatkan hal ini. "
"Sudah kubilang apa yang kalian lakukan itu mencemarkan nama baik bangsawan! kalian tidak dengar aku? kalau kalian masih mengganggu Putra Duke Tequeila kalian yang akan berurusan dengan Vederick nanti! " Tegasku, membuat mereka ketakutan tampaknya mereka memandang serius ucapanku.
"MAAFKAN KAMI NONA... KAMI BERJANJI TIDAK MENGULANGI NYA LAGI, BAIKLAH KAMI AKAN PERGI TERIMAKASIH NONA.. "Bocah ketiga itu pun pergi meninggalkan ku dan Varenze, dan lari terbirit birit karena takut denganku.
Varenze yang linglung pun berusaha bangun akibat pukulan yang ada padanya itu dia terluka, dan lebam disekujur tubuhnya.
Suatu hal yang sangat membuat Varenze menderita selalu kurasakan saat membaca novel ini Varenze tidak mendapatkan pengawal karena dia tidak memiliki keuangan yang memadai saat ini.
Tidak dapat asupan yang cukup dan kasih sayang dari orang tuanya, ayahandanya pun sudah tewas.. aku sangat tertekan ketika membaca novel itu.
Dia berjuang sendiri hingga dia dewasa mendapatkan kejayaannya sendiri dan menghapus pengasingan dari julukannya itu dan perlahan disegani oleh bangsawan karena kecerdasannya dalam berdagang.
Bangsawan itu menurutku tidak lebih hanya julukan pajangan dengan moral kesombongan, suka berinvestasi dan suka mengambil keuntungan sendiri, jika tidak diuntungkan tidak mau ikut campur.
Aku sendiri tidak ingin orang lain seperti diriku, menderita , dan susah selama hidupnya.
Aku kemudian meraih lengan Varenze meletakkan lengannya di punggung ku mengangkatnya untuk berdiri dan memapahnya, dia tampak terkejut melihatku melakukan hal seperti ini.
"Nona... Nona Vederick maaf, tidak apa apa saya bisa berjalan sendiri, Sebelumnya saya sangat minta maaf karena membuat nona sampai harus melakukan hal menjijikan seperti ini, saya berutang budi pada nona saya sangat berterimakasih, sekarang saya tidak apa apa, tidak perlu khawatirkan saya. "
"Tidak, saya tidak bisa membiarkan anda terluka seperti ini, hal tadi tugas saya juga tidak mungkin saya mengabaikan orang yang terluka begitu saja. "
Aku tetap memapah Varenze dengan tenaga anak kecil ini, dia sungguh berat sepertinya aku tidak bisa mengangkatnya satu meter pun.
Namun bantuan datang Medina yang tampak mencariku berlari kearahku, aku merasa bersalah karena meniggalkan kan nya duluan tadi.
Medina yang terkejut lalu bertanya kepadaku, dan aku menjelaskannya dia langsung memanggil pengawal Vederick untuk menggendong Varenze masuk kedalam kereta kuda.
Jika aku membawa kembali ke kediaman Duke Tequeila itu pasti akan memakan waktu dan jika aku membawanya ketempat teman setia adik kaisar, pasti akan merepotkannya.
Jadi aku berencana untuk merawatnya sementara di dalam mansion Vederick, sepertinya Marquiss Vederick dan istrinya akan terkejut melihat putrinya membawa Putra seorang Duke yang diasingkan ini.
Dalam perjalanan didalam kereta kuda aku melihat Varenze menatapku dengan tatapan semu, aku turut perihatin atas kondisinya sekarang.
Bagaimana anak sekecil ini melewati masa sulit ini di usianya yang masih menginjak sepuluh tahun.
Dia melewati banyak kesulitan tapi dia tetap menjadi pria yang baik sampai akhir hayatnya berkebalikan dengan dua pemeran utama lainnya Vion dan Edwin.
Itu sebabnya Varenze menjadi karakter utama pria favoritku dengan Lea walaupun akhirnya mereka tidak bisa bersatu.
Itu sungguh membuat hatiku sakit, banyak sekali orang yang tidak menyukai keputusan author sejujurnya, karena pria baik seperti Varenze tidak bisa bahagia atas cintanya.
"Nona, saya sangat merepotkan anda.. saya bahkan tidak menyangka anda akan merawat saya sampai seperti ini, saya benar benar tidak apa apa... saya baik baik saja sekarang. "
"Anda tidak merepotkan saya, bagaimana bisa saya direpotkan yang memang harusnya menjadi kewajiban saya.. Saya ingin anda tau bahwa bangsawan yang benar benar mau membantu itu ada contohnya saya.. jadi saya mohon Terima bantuan ini.. tuan muda Varenze Tequeila."
"Nona mengetahui saya itu sungguh kehormatan bagi saya, saya mengucapkan terimakasih banyak! "
"Tidak masalah, saya juga ingin berteman dengan anda kok, bukan hanya sekedar membantu Anda saja.."
"A-anda mau berteman dengan saya? bukankah itu tidak menguntungkan untuk nona, mengapa nona mau berteman dengan saya? "
Pasti dia sangat terkejut mendengar ku mengajaknya berteman selama ini tidak ada yang benar benar mengatakan itu kepadanya, dinovelnya bahkan Lea tidak ada mengatakan hal seperti itu, kemungkinan karena Lea sudah menganggapnya sebagai teman dari awal.
"Saya tidak berteman untuk mengambil keuntungan, saya berteman dengan ketulusan jadi maukah anda berteman dengan saya? "
Mata Varenze berbinar-binar dia tampak sangat senang mendengar hal ini membuat perasaanku sangat lega melihatnya bisa tersenyum kembali.
Apakah ini rasanya memiliki kedudukan tinggi yang bisa membantu seseorang dan membuat orang yang terluka itu tersenyum...
"Pasti! saya sangat senang bisa berteman dengan nona sebuah kehormatan bagi saya... terimakasih nona. "
"Hahaha ini adalah hal yang biasa anggap saja kita sudah berteman sejak lama jangan sungkan kepadaku okay. "
Aku tidak menyangka hari ini aku membawa pemeran pria kedalam mansionku, sepertinya rute cerita di novel ini bisa berubah atas perilaku ku sekarang, jika aku tidak membantu Varenze hari ini kemungkinan aku tidak akan bertemu dengannya.
Hingga aku sudah bisa berteman dengan Varenze dan Lea misiku untuk mendekatkan mereka tidak akan melemah, orang baik harus bertemu dengan orang baik agar bahagia.
Sementara aku akan mengambil di jalur tengah, tidak berpasangan dengan siapapun tapi hidup bahagia dan tenang tanpa mengganggu orang lain.
Bukankah seharusnya itu yang akan kudapatkan, ya dari awal sampai akhir bukankah begitu, aku tidak mengharapkan cinta atau apapun itu.
Cinta sebagai kekasih... itu tidak memungkinkan bagiku kan, pasti akan menjadi bahaya di kedepannya karena aku tidak bisa mengatasinya dengan baik.
Aku melihat Varenze yang tidak berhenti menatapku, aku penasaran apa yang dia pikirkan sekarang saat menatapku, kemungkinan perubahan sikap Elisia yang tidak sesuai rumor sepertinya.
Lihatlah Varenze aku bukan Elisia yang asli jadi aku bukan orang jahat itu lagi.
Huft tidak mungkin aku mengatakan hal itu.