NovelToon NovelToon
Gadis Kecil, Penakluk Tuan Muda

Gadis Kecil, Penakluk Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cintapertama / Balas Dendam
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Roha

Zahra Aulia, putri Lili Kirana, tumbuh dengan dendam setelah ibunya meninggalkannya di hari ulang tahunnya yang ke-5. Lili dipaksa menikah dengan Bara Hendra, tapi akhirnya ditinggalkan. Zahra diusir keluarga Hendra dan berjanji membalas dendam. Dia mendekati tuan muda Henderson, orang terkaya dan kejam, untuk perlindungan dan balas dendam. Tapi, apakah dia bisa menaklukkan hati Henderson dan mencapai tujuannya?"

mendekati tuan muda Henderson bukan lah sesuatu yang gampang, selain kejam dia juga tidak suka wanita yang sengaja datang karena tujuan tertentu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kamu wanita ku.

Lili kembali menutup pintu , tapi orang yang ada di luar pintu langsung menahan pintu itu.

Tenaga lili untuk menutup pintu bahkan tidak sebanding dengan orang yang ada diluar.

" kenapa saya tidak bisa masuk..? Ini rumah ku..! " laki laki tampan itu masuk dan dia adalah bara Hendra suaminya lili.

Lili takut saat bara memaksa untuk masuk ke kamar Nya, apalagi keadaan bara saat itu dibawah pengaruh alkohol.

" mas ,kamu ngapain ke kamar saya..? kamu juga bau alkohol. " ujar lili mencoba mendorong tubuh bara keluar dari kamarnya.

Bara memegang kedua pundak lili sambil tersenyum.

" kenapa saya gak bisa masuk..? Ini rumah saya, apa Perlu saya izin sama kamu yang cuman numpang..? " ujar bara sambil menatap tajam ke lili.

Tatapan mata bara juga tidak seperti biasanya, dia memandangi tubuh lili dari ujung kaki sampai kepala sambil tersenyum.

tatapan itu membuat lili ketakutan, seakan akan bara akan mau menelannya hidup hidup.

" kenapa kamu cantik sekali malam ini..? Kamu sengaja menggoda saya..? Baguslah kalau gitu, saya juga lagi butuh .."

Plak..!

lili menampar bara sebelum kata kata nya dilanjutkan.

Bara malah tersenyum dan tertawa terbahak-bahak. " cuman segitu kekuatan mu..? Maaf tidak terasa. " bara malah mendorong tubuh lili hingga terbaring di ranjang.

" brengsek..! Kamu mau ngapain..? Kamu mau macam macam...? " lili bangun kembali tapi sia sia , bara sudah duluan mendorong nya kembali.

" layani aku malam ini..." bisik bara ke telinga lili,membuat gadis itu merinding ketakutan.

" apa..? Melayani kamu..? Ogah..?! "

" Kenapa..? Kamu itu wanita ku, istriku. sudah menjadi hak mu melayani ku." ujar bara menggenggam tangan lili sambil tersenyum.

" lepaskan..! Dasar brengsek..! " lili melepaskan genggaman tangan dari bara.

" coba saja kalau bisa.." ujar bara sambil tertawa terkekeh kekeh melihat lili memberontak dalam genggaman nya.

" saya ini menjijikan,kotor dan bau. Kenapa kamu malah suka saya melayani kamu...?! Lepaskan..! "

" iya kamu memang jelek saat kamu tidak merawat diri dan berdandan. Dan saya tau kamu sengaja melakukan nya. tapi gapapa, malam ini kamu cantik sekali, dan menurut saya kamu mungkin sengaja membuat saya tergoda.." bara mendekatkan wajahnya ke wajah lili yang memberontak itu.

" sengaja apaan..?! ,kamu saja yang kegeeran. Aku gak mau disentuh sama kau, bara Hendra..! " lili berhasil melepaskan genggaman nya dan langsung menampar bara dengan sangat keras.

Plak......!

Bara terdiam dan memegang pipinya yang memerah karena tamparan lili.

" ha-ha-ha, berani juga kamu ya. Belum pernah ada yang berani menampar saya, bahkan ayah dan ibu saya saja gak pernah. Saya heran sama Lo , wanita lain malah mau dan berusaha naik di ranjang gue, kenapa kamu jadi bodoh..?! "

" karena saya gak mau sama Lo..! laki laki brengsek yang mempermainkan banyak wanita..! "

" mempermainkan...? Mereka yang mau , kenapa jadi saya yang kamu salahkan seakan akan saya yang memaksa mereka. dengar ya wanita wanita itu menawarkan diri tanpa saya minta.."

" okey, mungkin saja kamu benar. Tapi saya lili Kirana tidak sama dengan wanita wanita murahan itu..! Lepaskan...! " lili berhasil lepas dan bangun dari ranjang dia segera berlari ke pintu untuk keluar dari kamar itu.

Melihat mangsanya lari bara langsung berlari menangkap nya dan membopong nya masuk ke kamarnya sendiri.

Tubuh lili kembali tertidur diatas ranjang yang berbeda. Itu adalah ranjang nya bara , dan sekarang mereka berada di kamar itu.

Bara menutup pintu kamar, agar mangsa yang di dapatnya tidak melarikan diri.

" kamu memang unik dari wanita wanita itu, makanya saya sengaja pulang hari ini dan tidak mau menginap disana. Saya mau tau bagaimana sih , rasanya dilayani istri sendiri.."

" kurang ajar..! Kau kurang ajar..! "

" kurang ajar bagaimana..? Kita sudah sah, dan kalau kita melakukan nya saya rasa itu bukan sesuatu yang haram kan..? Itu halal..! "

Bara melepaskan bajunya, terlihat otot otot perut nya yang terbentuk, dada nya yang lebar membuat dia terlihat gagah tanpa baju di depan lili.

" lepaskan brengsek..! dasar gila..! "

" saya memang gila, saya gila karena kamu..! Ha-ha-ha." bara kembali mendekatkan wajahnya, berbisik ditelinga lili dengan suara yang kecil sekali, seperti desis ular kalau berjalan.

bara mencium lili , mulai dari pipinya hingga kening nya.

Dalam genggaman bara , lili meneteskan airmata nya dia menangis.

bara yang dipengaruhi alkohol,malah makin liar . Malam itu menjadi malam pertama mereka.

gaun putih yang dipakai nya dan merupakan hadiah dari Nevi laki laki yang dicintai nya itu,malah bara yang menodainya.

Lili merasa hidup nya sudah tidak bisa kembali lagi dengan Nevi, karena bara sudah mengambil kehormatan nya.

Ke esokan harinya bara

bangun dan memegangi kepalanya yang masih terasa sakit.

Bara mengarahkan pandangannya dan melihat wanita yang sedang tidur bersamanya. " lili..? Kenapa dia bisa ada di kamar saya..? "

Bara memukul mukul kepalanya mencoba mengingat-ingat apa yang terjadi semalam.

" aku mabuk terlalu banyak semalam, tapi kenapa aku malah mau tidur dengan wanita ini..? " bara memandangi wajah lili yang masih tertidur itu.

Bara tersenyum, entah apa yang terjadi pada dirinya. Dia beranjak dari tempat tidur dan melangkah menuju kamar mandi. Hari ini dia akan ke kantor untuk mengadakan meeting dengan rekan bisnis.

Selesai mandi dan berpakaian, bara melihat lili masih tertidur dan tidak mau mengganggu nya apalagi sampai membangun kan nya.

Mungkin saja kah bara sudah berubah..?

Bara bahkan membaguskan selimut lili , dan meninggalkan nya di kamar.

Tidak lama setelah bara pergi ,lili tersadar dan langsung melihat di samping nya.

" kemana dia..? Apakah sudah pergi begitu saja..? Tapi kenapa dia tidak membangun kan saya apalagi mengusir saya..? biasanya juga selalu begitu. " tanya lili keheranan, dia segera bangun dari tempat tidur membersihkan nya dan keluar. Gaun putih yang dikenakan nya semalam juga dibawanya kembali ke kamarnya untuk di bersihkan.

" Untung saja mereka masih belum pulang." lili kembali membersihkan rumah seperti biasa. Menyapu, dan mengepel rumah besar itu.

lili melangkah keluar rumah saat pekerjaan nya semua sudah selesai.

" mau kemana non..? " tanya pak satpam saat melihat nya.

" mau keluar sebentar pak " ujar nya.

" biar bapak bantu non, siapa tau tuan dan nyonya melihat mu. "

" gak lama kok pak. Saya akan pulang dalam 5 menit. "

" baiklah , semoga saja saat non pulang mereka masih belum pulang."

dengan langkah cepa lili pergi di tempat percetakan foto untuk mencetak foto foto nya yang semalam. Diperjalanan dia melihat bakso di gerobak dan langsung membelinya agak banyak, karena ingin membagikan kepada pak satpam sebagian.

" pak ini bakso untuk bapak. "

" makasih non.."

Pi....i..!

suara klakson mobil terdengar. Pak satpam dan lili terkejut.

" non, mereka pulang..! Cepat masuk ke dalam rumah. "

Lili berlari kedalam rumah, tapi bakso yang dibawanya terjatuh.

" bakso ku..! " ujar lili berbalik melihat baksonya terjatuh ke tanah.

bakso itu sudah dibungkus ,masih bisa diambil. cuman, Tidak ada kesempatan mengambil nya kembali.

lili langsung masuk dan langsung ke kamar nya untuk meletakkan foto-foto yang sudah dicetak Nya.

Nafasnya ngos ngosan karena berlari bagai dikejar maling.

1
DISTYA ANGGRA MELANI
Owalh ini awal kehidupan penderitaan lili sampe dengn Zahra nnti lahir bru dibuat meninggal tho... Smngt deh kak author..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!