REVISI...!!
Ketika ketiadaanku menjadi angin segar untuk mu maka aku bersedia pergi dari sisi kehidupanmu.
Dan
Ada cerita yang sejak detik itu harus berubah menjadi kenangan.
Nama nya Azura, wanita ini terpaksa menikah dengan laki-laki yang bernama Elvan. Elvan berjanji akan membiayai semua biaya perawatan ibu Azura selama dia menjadi istri nya.
Laki-laki yang awal nya di kenal sangat baik oleh Azura ternyata seorang yang kejam. Wanita ini memutuskan untuk pergi di saat diri nya tahu bahwa Elvan dan ketiga sahabat nya hanya menjadikan nya seorang wanita taruhan.
Jangan Lupa Like Rate Coment And Vote.
Selamat membaca😊😊
Follow👇🏻
IG:Riani.Vii
FB:Ni R
Tw:Ni R
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18. Tentang Elvan
"Apa yang akan kita lakukan mah?" tanya Ines pada mamah nya.
"Apa yang biasa kita lakukan." ucap Shinta santai.
"Elvan sangat membenci ku sekarang mah, bagaimana bisa aku mendekati nya sekarang."
"Kamu tenang aja sayang, mamah akan membantu kamu."
Shinta tertawa sinis, kemudian Shinta mengambil ponsel milik nya untuk menghubungi seseorang.
Restoran biasa, Shinta dan Risma sudah janjian untuk bertemu.
"Apa yang membuat mu gelisah Shinta?" tanya Risma.
"Elvan, dia selalu mengacuhkan Ines."
"Anak itu sama saja dengan papah nya." ucap Risma tertawa cengir.
"Jika kau tak bisa menyatukan Elvan dan Ines kembali, bagaimana bisa kita mengambil semua harta peninggalan suami mu itu?"
" Kamu tenang saja, aku masih punya Viska yang selalu mendukung semua rencana ku."
"Kak, kau jangan mengandalkan anak tiri mu yang masih bocah ingusan itu."
"Tenang lah Shinta, aku punya cara agar Elvan mau menikahi Ines dan menceraikan perempuan miskin itu."
"Apa rencana mu kak?"
"Aku akan mengancam Elvan akan memberi tahu siapa aku sebenar nya pada Viska dan Vilna." ujar Risma.
"Apa kau yakin rencana mu akan berhasil kak?"
"Aku sangat yakin."
Sekilas tentang keluarga Elvan Hermawan prabaswara, Anak pertama pasangan Hermawan Prabaswara dan Triana Arviana. Ibu Elvan meninggal saat melahirkan anak kembar mereka Viska Hermawan Prabaswara dan Vilna Hermawan Prabaswara. Saat ibu nya meninggal, Elvan sudah duduk di kelas lima sekolah dasar. Satu tahun kematian Triana,Hermawan kembali menikah dengan wanita janda tanpa anak yang bernama Risma Wardani.
Niat licik Risma muncul saat adik nya yang bernama Shinta Wardani yang tak pernah ia kenalkan pada keluarga Hermawan datang untuk membuat rencana licik. Risma dan Shinta bermain halus untuk menyingkirkan Hermawan agar bisa mengeruk semua harta kekayaan nya. Namun rencana nya meleset saat Hermawan membuat daftar ahli waris sebelum meninggal. Hermawan hanya memberikan seluruh harta nya untuk ketiga anak nya dan hanya sedikit untuk Risma. Dan hal itu membuat Risma merasa marah dan dendam.
Risma mendatangi Elvan ke kantor, "Ada masalah apa?" tanya Elvan.
"Santai Van, mamah kesini hanya memberi penawaran pada mu." ucap Risma dengan senyum yang terus mengembang.
"Penawaran apa?"
"Hanya penawaran kecil, kau menceraikan istri mu lalu menikah dengan Ines atau aku akan memberi tahu pada ke dua adik mu siapa aku sebenar nya.
Elvan sedikit tegang, bagaimana pun selama ini keluarga nya tak pernah memberi tahu siapa Risma yang sebenar nya.
Elvan melipat ke dua tangan nya, "Katakan lah, dengan begitu aku jauh lebih tenang karena anda telah membantu ku menjelaskan siapa jati diri anda sebenar nya."
Risma kaget dengan jawaban Elvan "Apa kau yakin?"
"Aku yakin, dan kenapa mamah Risma ini ingin sekali aku menikah dengan Ines? ada hubungan apa kalian?" tanya Elvan penuh selidik.
Risma gugup, wanita itu mulai goyah menghadapi Elvan. "Seharusnya kau tidak boleh melupakan jasa ku karena telah merawat ke dua adik mu."
"Ciiiihhhh.....Bukan kah anda di bayar lebih oleh papah ku?"
"Jaga bicara mu Elvan." bentak Risma.
"Sudah ku bilang, jangan pernah ikut campur urusan ku, jika kau mengancam ku untuk memberi tahu ke dua adik ku, aku malah sangat berterima kasih."
Tanpa berkata, Risma keluar dari ruangan Elvan dengan kaadaan kesal. Wanita itu kemudian langsung pulang kerumah.
"Cari tahu siapa Risma sebenar nya." perintah Elvan dari sebrang telpon.