NovelToon NovelToon
Terjebak Diantara Cinta Dan Dendam

Terjebak Diantara Cinta Dan Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Cinta Murni / Romansa
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Fajar Riyanti

Finn kembali untuk membalaskan dendam kematian kedua orang tuanya. Dengan bantuan ayah angkatnya, Finn meminta dijodohkan dengan putri dari pembunuh kedua orang tuanya, yaitu Selena.

Ditengah rencana perjodohan, seorang gadis bernama Giselle muncul dan mulai mengganggu hidup Finn.

"Jika aku boleh memilih, aku tidak ingin terlahir menjadi keturunan keluarga Milano. Aku ingin melihat dunia luar, Finn... Merasakan hidup layaknya manusia pada umumnya," ~ Giselle.

"Aku akan membawamu keluar dan melihat dunia. Jika aku memintamu untuk menikah denganku, apa kamu mau?" ~ Finn.

Cinta yang mulai tumbuh diantara keduanya akankah mampu meluluhkan dendam yang sudah mendarah daging?

100% fiksi, bagi yang tidak suka boleh langsung skip tanpa meninggalkan rating atau komentar jelek. Selamat membaca dan salam dunia perhaluan, Terimakasih 🙏 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fajar Riyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 : TDCDD

"Glenn..."

Tuan Hendra berjalan mendekati putranya saat melihat putranya itu masuk ke dalam rumah. Malam ini dia memang sengaja tidak ikut hadir di acara pertunangan putri sahabatnya, Tuan Hendra masih merasa kecewa atas keputusan Tuan Andreas.

"Bagaimana pestanya? Apakah menyenangkan?" tanya Tuan Hendra.

Glenn mengangkat kedua bahunya, "Sama seperti pesta lainnya, sangat membosankan."

Tuan Hendra terkekeh, "Membosankan karena kamu tidak membawa pasangan. Coba kalau kamu datang membawa pasangan, pasti akan beda cerita."

"Bagaimana jika Papa kenalkan kamu dengan seorang gadis, apa kamu mau?" tanya Tuan Hendra.

Glenn mengerutkan keningnya, "Tumben sekali Papa main jodoh-jodohan begini. Ada apa, Pa?

Tuan Hendra tertawa, menepuk-nepuk punggung Glenn, "Tidak apa-apa, Papa hanya khawatir kamu merasa patah hati karena Selena bertunangan dengan laki-laki lain,"

"Apa yang Papa katakan, aku dan Selena memang sudah berteman sejak kecil. Tapi aku hanya menganggapnya sebagai teman saja, tidak lebih," terang Glenn.

"Sungguh?"

Glenn mengangguk yakin, "Ya, Pa. Aku tidak memiliki perasaan semacam itu terhadap Selena. Kami lebih cocok jadi teman."

"Kalau begitu kamu setuju jika Papa menjodohkan kamu dengan wanita pilihan Papa?" tanya Tuan Hendra.

"Terserah Papa saja." Glenn mengusap bahu Papanya. "Aku ke kamar dulu ya Pa?"

"Ya sudah, istirahatlah sana,"

Glenn berjalan menaiki tangga dan masuk ke dalam kamarnya. Dia membuka jasnya dan melemparkannya ke atas sofa. Diatas ranjang besarnya, Glenn membaringkan tubuhnya terlentang. Bayangan wajah gadis yang tadi menabraknya tiba-tiba muncul di benaknya.

"Kenapa tadi dia bisa dikejar-kejar oleh anak buah om Andreas, apa dia membuat masalah?"

"Tapi... Kenapa tadi om Andreas malah diam saja dan membiarkannya pergi? Sebenarnya apa yang sudah gadis itu lakukan? Aku bahkan tidak melihat dia membawa barang-barang curian, tidak mungkin kan dia mau maling didalam pesta tadi?"

Glenn tak henti-hentinya membuat dugaan sendiri, hingga rasa kantuk mulai menghampirinya dan membuatnya terlelap.

💛

💛

💛

Plakkk...

Plakkk...

Tuan Andreas menampar wajah Giselle dengan telapak tangan dan punggung tangannya. Ujung bibir gadis itu bahkan mengeluarkan sedikit darah akibat tamparan yang begitu keras.

Sementara Bi Nilam dan Kayla tidak bisa berbuat apa-apa selain menjadi penonton, para anak buah Tuan Andreas tengah memegangi tangan mereka dengan kuat. Teriakan dua wanita itu bahkan tak dihiraukan sama sekali.

"Sudah habis kesabaran Papa sama kamu Giselle!!! Apa yang mau kamu lakukan di pesta tadi, hah??? Kamu mau menggagalkan acara pertunangan kakak kamu, iya??" Tuan Andreas merasa darahnya mendidih, sudah sejak dipesta tadi dia menahan kekesalannya.

Giselle tersenyum pahit, menahan rasa sakit diwajahnya, "Aku tidak bermaksud seperti itu, aku hanya ingin ada di hari bahagia kakak, apa itu salah?"

"Ya, salah! Kesalahan kamu ini sangat fatal. Jika Finn dan ayahnya tau keluarga Milano menyembunyikan anak haram, mereka bisa saja membatalkan pertunangan tadi!!!" Tuan Andreas mendekat, menjambak rambut Giselle dengan kuat, membuat si pemiliknya meringis menahan sakit sekaligus perih.

"Kali ini Papa sedang tidak ingin mencambuk kamu, tapi Papa akan memberikan hukuman yang lebih dari itu. Mulai sekarang, Kayla tidak Papa ijinkan untuk menemui kamu lagi disini, menurutlah jika kamu tidak mau Papa sampai melakukan sesuatu yang buruk pada temanmu itu! Papa bisa saja membunuhnya, paham?!!" Tuan Andreas melepaskan tangannya dari rambut Giselle, dia menatap para anak buahnya yang sedang berdiri disana.

"Mulai hari ini kunci mereka berdua dikamar masing-masing. Dan gadis itu, jangan biarkan dia menginjakkan kakinya lagi di rumah ini!!!" perintahnya pada anak buahnya.

"Siap Tuan," jawab mereka serempak.

Kayla dibawa keluar dan dimasukkan ke dalam mobil oleh anak buah Tuan Andreas, sementara Bi Nilam bawa ke kamarnya dan dikunci dari luar.

Tuan Andreas menarik pergelangan tangan Giselle dan membawanya ke kamarnya. Dia mengambil ponsel Giselle di atas nakas dan memberikannya pada salah satu anak buahnya yang mengikuti dibelakangnya.

"Papa akan mengurung kamu dikamar dan tidak akan memberikan fasilitas apapun lagi, handphone kamu Papa sita. Jika kamu masih memberontak dan membuat masalah, Papa tidak akan segan-segan membunuh pelayan tua itu dan sahabat baik kamu itu. Papa harap kali ini kamu bisa paham, karena Papa tidak main-main dengan ucapan Papa!"

Tuan Andreas meninggalkan kamar Giselle dan mengunci pintunya dari luar. Sebelum keluar tadi, anak buah Tuan Andreas sudah memastikan lebih dulu jika jendela kamar itu sudah terkunci dengan rapat.

"Jaga mereka berdua dengan baik. Selain aku, tidak ada yang boleh membuka pintu kamar ini!" titah Tuan Andreas, dia menyimpan kunci kamar itu dikantong jasnya.

"Baik Tuan,"

Tuan Andreas menuju ke halaman rumah dan menyuruh anak buahnya untuk mengantarkan Kayla pulang, dia juga meminta anak buahnya untuk terus mengawasi gadis itu dan memastikan supaya Kayla tidak datang menemui Giselle lagi.

Suara derum mobil terdengar pergi menjauh, meninggalkan rumah pengasingan. Giselle hanya bisa meratapi nasibnya, dia memukul-mukul pintu kamarnya dan mulai menangis sesenggukan. Karena dirinya, Bi Nilam dan Kayla ikut menjadi korbannya.

"Kayla... Bi Nilam... Maafkan aku, karena aku kalian jadi ikut kena masalah..."

Tangis Giselle terhenti saat dia melihat ada bayangan hitam yang sedang mendekat ke arahnya. Giselle menegakkan tubuhnya dan segera menghentikan tangisannya saat menyadari bayangan itu udah semakin dekat.

Perlahan, Giselle membalikkan tubuhnya. Dia dibuat terkejut saat melihat seseorang berpakaian serba hitam, menggunakan topi dan masker dengan warna senada sedang menodongkan pistol ke arahnya.

"Akhirnya kita bertemu lagi, Nona Giselle Milano!"

...✨✨✨...

1
Mrs.Riozelino Fernandez
candu...candu...
finn udah ketagihan ya...
Zhu Yun💫: Udah ngebet dia kak /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Mrs.Riozelino Fernandez
pandai bela diri kan gak harus jadi orang jahat...
kk ku 3 orang pandai bela diri tapi gak pernah buat masalah😅
Zhu Yun💫: Mungkin Tuan Hendra tidak ingin anaknya ikut terjerumus dalam dunia hitam seperti dirinya /Grin/
total 1 replies
Mrs.Riozelino Fernandez
pasti orang orangnya Finn ini...
arsyila quinza amalia
semangat ngetik kaka
Zhu Yun💫: Siap kakak 🙏🥰
total 1 replies
arsyila quinza amalia
next
dewidewie
ehemmmm/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
dewidewie
terus pelayannya dibiarkan tak pakai apa apa atau gimana nih
Zhu Yun💫: Pakai daleman doang /Joyful//Joyful//Joyful/
total 1 replies
dewidewie
persiapan yang matang/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
dewidewie
Beneran ntar nyesel lo Finn
dewidewie
dah dig dug der ya Finn
F.T Zira
ternyata nyalimu bagaikan kerupuk kadaluarsa🤧🤧🤧
F.T Zira
bakat main kuda kudaan maksudnyaaa.. ehhh🤣🤣😆😆
Zhu Yun💫: Ya emang itu yang dimaksud /Joyful//Joyful//Joyful/
total 1 replies
F.T Zira
berani dong sayang.. apa sih yang gak buat cantikku ini.. eaaaaa😝😝💃💃💃
Zhu Yun💫: Yang penting ada imbalan ngadonnya ya /Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
F.T Zira
dihh kang modus mulai beraksi.. sekertaris atau sekertaris😏😏
Zhu Yun💫: Biar bisa ngadon tiap hari /Joyful//Joyful/
total 1 replies
F.T Zira
Glenn seneng, tapi Finn kebakaran jenggot/Joyful//Joyful/
F.T Zira
selena seketika kalah saing/Joyful//Joyful/
arsyila quinza amalia
extra part ka
arsyila quinza amalia
next author
F.T Zira
aku berharap si aki keselek/Tongue//Tongue//Tongue/
Zhu Yun💫: Bara api menunggu 🔥🔥🔥🔥
F.T Zira: auto log in ke akhirat klo keselek dongkrak/Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
F.T Zira
pemalunya dikit doang kalo Giselle mah.. mana ada pemalu nyosor laki laki yg gak di kenak/Tongue//Tongue/
Zhu Yun💫: anak rumahan yang satu ini emang beda /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
F.T Zira: yg anak di depan aja kalah/Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!