NovelToon NovelToon
Keturunan Terakhir Manusia Harimau Sumatera

Keturunan Terakhir Manusia Harimau Sumatera

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Time Travel / Light Novel
Popularitas:28.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yuliana.ds

seorang pemuda remaja yang bernama Gilang, dipindahkan dari sekolah lamanya menuju sekolah baru yang berada di Sumatera.
Sumatera itu sendiri adalah tempat kelahiran asal Gilang dan orang tuanya sebelum pada akhirnya mereka pindah ke kota Jakarta.
di sanalah Gilang diuji untuk mendapatkan jati dirinya yang sesungguhnya.
pernyataan bahwa gelang bukan seorang manusia biasa, membuat gelang shock namun tidak membuat gelang depresi.
tugasnya kali ini, selain mencari jati dirinya ialah mengumpulkan semua keturunan terakhir dari inyek leluhur/manusia harimau.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliana.ds, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 18

           Festival perayaan yang diadakan di kampung kumayan memiliki banyak kegiatan yang sangat asyik dan seru.

      Hal itu mampu membuat Gilang dan teman-temannya terpukau akan keragaman kegiatan bahkan perlombaan yang berada di dalamnya.

      Bilang dan teman-temannya sungguh menikmati kegiatan festival tersebut. Bahkan mereka ikut berantusias di dalam perlombaannya.

       Diantara banyaknya perlombaan yang ada di sana, salah satunya ialah menakut-nakuti manusia dengan sebuah kostum yang menyeramkan, menyalakan lampion, berjoget barongan, sirkus binatang buas, namun mereka tidak menampilkan harimau di dalamnya. Karena dipercaya harimau itu adalah puyang /penjaga bagi suku mereka.

     Terlihat mereka sangat menikmati acara malam itu. Dan tiba-tiba tanpa disengaja mereka bertemu oleh beberapa teman satu sekolah yang sama dengan Gilang.

     "Wee.. ada kalian juga,, barang siapa aja?.."

     Tanya Gilang kepada teman-teman yang baru dia temui, diantaranya ada Tasya, Alina, qalang, dan beberapa murid yang namanya tidak terlalu familiar untuk Gilang.

     "Ya,, biasanya kita selalu ikut acara ini."

     Jawab Tasya sembari menurunkan senyum manisnya.

     "Kamu sendiri datang sama siapa lang..?"

     Surat Alina mengeluarkan suara untuk bertanya seraya memecahkan suasana yang hening.

      "Gue? Kebetulan teman-teman gue yang dari Jakarta dateng, jadi sekalian aja gue ajakin mereka sambil lihat-lihat acaranya."

      Jawab gilang dengan pasti sembari menoleh ke arah teman-temannya yang masih sibuk bermain.

     "Oh ya,!.. di mana teman-teman kamu.. ajakin sini aja biar bisa saling kenal bareng."

     Ucap qalang menimbali setelah se dari tadi ia mendengar kan saja. Bahkan teman-temannya yang lain pun ikut menganggukkan tanda setuju.

        "Bentar.."

       Ucap Gilang, yang kemudian ia berteriak memanggil teman-temannya untuk berkumpul dengan Gilang agar bisa berkenalan oleh teman-teman Gilang yang lain seraya mengumpulkan teman lebih banyak.

     "Woi sini bentar.. ada teman-teman dari sekolah gue nih, kenalan dulu sini."

       Teriak gelang kepada teman-temannya yang kemudian di imbau oleh teman-teman Gilang yang dari Jakarta.

       "Oee.. Lang, siapa nih cakep-cakep bener.."

        Teriak xlay yang baru turun dari motor putar ruang yang baru dia main kan.

    Akhirnya semua teman-teman Gilang pun berkumpul menjadi satu tempat di mana para teman-teman Tasya berada juga.

       "We bro,, ini teman-teman gue yang dari sekolah baru, dan Tasya Alina, ini temen-temen gue yang dari Jakarta."

      Ucap gelang menjelaskan hal tersebut kepada teman-teman yang lain dari dua belah pihak.

       Mereka pun saling berkenalan satu sama lain saling menjabat tangan juga menyapa satu sama lain.

       "Wih ternyata orang kampung cakep-cakep juga ya.!! Menurut gue sih nggak buruk tinggal di sini, pantes elo betah nggak mau pulang lagi ke Jakarta."

       Ucap Bona sembari menggoda Gilang yang hanya tersenyum dan mencibir tentang apa yang Bona ucapkan tersebut.

        Bahkan juga disusul deh teman-temannya yang lain ikut tertawa karena candaan Bona tersebut memecahkan suasana.

      "Ya udah kita lanjut main lagi yuk, kan udah pergi ke mana aja!??.."

      Tanya Gilang terhadap Alina dan teman-temannya, namun Tasya menerobos menjawab pertanyaan tersebut.

      "Oh kita juga baru datang kok, belum banyak yang kami lihat, kita gabung aja kita cari tempat yang lain juga.!"

      Ucap Tasya seraya mengajak Gilang dan teman-teman baru mereka untuk berkeliling dan melihat sesuatu yang belum pernah melihat mereka lihat atau mencari-cari sesuatu keseruan di balik sebuah acara festival yang meriah.

      Mereka pun asik dengan permainan mereka masing-masing ada yang masuk ke rumah hantu, ada yang menonton layar tancap, ada yang sembari berjalan-jalan dan memakan cemilan yang mereka beli di jalan, juga ada yang hanya iseng melihat-lihat saja.

      Di sisi lain, Alina dan Galang sembari berjalan melihat-lihat pemandangan dan keramaian yang ada di depan mereka, juga menuju ke arah pusat acara.

       Namun di tengah perbincangan mereka, mendadak tiba-tiba perut Alina  terasa sakit.

       "Duh Lang, aku mules nih.. kamu tunggu sebentar ya aku mau ke toilet sebentar, udah nggak tahan soalnya."

       "Hahaha, ya udah sono pergi jangan ditahan-tahan. Gue tunggu sini ya cepetan.!"

           "Ya.."

       Alina pun menjawab Gilang dengan sembari berjalan meninggalkan area tempat tersebut menuju ke toilet umum yang berada tidak jauh dari tempatnya.

        Dan Gilang tetap melihat-lihat dan mengamati beberapa perilaku orang-orang yang berada di sana yang menurut Gilang itu lucu dan menyenangkan.

        "Hahaha nggak nyangka juga di sini ternyata lumayan asik, nggak sebering yang diceritain nyokap."

        Ucap gilang dengan menempatkan kedua tangannya di pinggang sembari menyunggingkan seringaian yang lebar.

        "Hei lang.. Kamu sama siapa?"

        Ucap Tasya yang tiba-tiba datang dan melihat ke seluruh arah, namun tidak menemukan seseorang yang Tasya kenal dekat dengan Gilang.

          "Oh tadi gue sama Alina, cuman dia kebelet ke toilet jadi gue disuruh tunggu di sini sama dia."

        Sahur Gilang menjelaskan keadaan dan kondisi nya sekarang.

          "Oh gitu, lang kamu suka ini nggak.?

        Tiba-tiba Tasya mengalihkan pembicaraannya dan menunjuk kepada sebuah makanan ringan, sebut saja itu adalah kembang gulali yang mana makanan itu juga banyak didapatkan di manapun.

         Tanpa ragu Tasya mengambil 2 dan 1 disodorkan kepada Gilang.

      "Aku suka banget tahu ini, rasanya manis banget. Tapi aku lebih suka kalau aku makan ini sama temen aku, jadi kali ini aku traktir kamu dan kamu nggak boleh nolak ya."

        Ucap Tasya yang menyodorkan kembang gulali tersebut kepada gelang lalu ia membuka bungkus kembang gulali miliknya sendiri, dan tanpa menghiraukan keputusan Gilang mau atau tidak menerimanya, Tasya terburu-buru mengalihkan nya lagi.

        "Eh gue kan nggak minta kayak ginian, lu asal main kasih-kasih aja. Nih lo aja yang makan semuanya gue nggak suka terlalu manis..!"

         Ucap bilang sembari menyodorkan permen gulali yang sempat Tasya berikan padanya.

        Dan tanpa terasa Mereka pun telah berdebat sembari meninggalkan tempat tersebut.

         Gilang bahkan lupa bahwa iya tadinya bersama Alina yang sekarang masih berada di toilet.

       "Eh lang lihat deh, di sana ada kora-kora kamu berani naik nggak?.."

      "Dih, lo ngeremehin gue!?.. itu mah kecil, cetek. Kenapa lo mau taruhan sama gue,.!??.."

      "Ya kalau kamu berani, ayo!!.."

      "Dih resek nih anak, lo nantangin gue. Ayo siapa takut Kita buktikan siapa paling jago di antara kita.."

      Ucap Gilang yang terpancing oleh pengalihan yang Tasya lakukan kepada Gilang untuk mengalihkan perhatiannya dari Alina.

        Tasya pun menyunggingkan seringaian puas, karena usahanya membuahkan hasil dan tidak sia-sia.

       Maaf ya Lin, tapi aku nggak suka kalo kamu dekat-dekat sama Gilang. Dari awal juga Gilang kenalnya duluan sama aku, dan seharusnya dekatnya juga sama aku dong.

       Batin Alina sembari menyunggingkan seringaian liciknya yang tanpa diketahui oleh Gilang. Akhirnya mereka meninggalkan tempat tersebut dan menuju kora-kora yang akan mereka naiki.

1
Zay Zay
plis dech,kl g' ad niatan up lg mendingan g' usah buat cerita dech.percuma dong kl lg asik" nya baca trs hrs nunggu lamaaaaaaaaaaaa bnget up nya,ngegantung org aj.😡😡😡😡😡😡
^°•jerryAw•°^: 😅😅🙏🙏🙏sorry untuk keterlambatan nya dikarenakan host nya sedang melakukan perjalanan jauh jadi belum bisa up, tapi akan tetap di usahakan untuk up lagi kok 🙏🙏
total 1 replies
Dom Way
Luar biasa
Dhe'Rholland
ghhj
Redmi Gray
ni novel kok gak update update ya?
Riszkuma
ini pasti si penulis penonton 7 Manusian Harimau ya😂
Riszkuma: Saya pribadi bahkan menyukai legenda ini😁 meski saya bukan Orang Sumatera terlepas itu nyata atau tidak soalnya hal seperti ini kan biasanya dari cerita mulut kemulut orang tua zaman dulu. saya tahu Legenda ini pun gara-gara baca novel tahun 70-an yang mengisahkan 7 Manusia Harimau itu mungkin penulisnya juga yang karya Motinggo Busye itu terinspirasi dari legenda ini juga dan mulai Habis baca novel itu meski bahasanya itu Uh kita tahu sendiri novel lama itu apalagi yang berlatar belakang Sumatera itu campuran bahasa melayunya itu banyak sekali dan secara ejaan pun sangat berbeda jauh dengan ejaan sekarang tapi saya berusaha memahami isinya itu sampai jadi tugas bahasa Indonesia Saya waktu sekolah😅😅 Tapi jujur saya memang menyukai salah satu legenda Sumatera yang tentang harimau ini dan di sana juga Kan katanya hewan harimau itu sangat dihormati ya sama orang Sumatera Coba deh Kakak author kalau punya inspirasi cerita dari legenda ini coba buat cerita yang lain gitu Kayaknya seru juga tapi temanya nggak jauh-jauh beda gitu dari Manusia Harimau ini itu kalau Kakak punya waktu atau dapat inspirasi ya😅🙏
total 5 replies
Peras
Ondeh, ko carito leluhur den, lah lamo den mancaliak carito macam ko, trimo kasih salam dari si kumbang Pariaman
^°•jerryAw•°^: 😅😅 terimakasih jangan lupa di dukung terus yah..
total 1 replies
Alpha
hmmmmmmmmm
dewi
ini keren loh
dewi
cerita ini bagus, kayaknya ada masa depan hahaha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!