NovelToon NovelToon
Kemelut Cinta CEO Duda

Kemelut Cinta CEO Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa
Popularitas:76.2k
Nilai: 5
Nama Author: 💘 Nayla Ais 💘

Menjadi duda di usia muda membuat hati sang CEO menjadi dingin, apalagi trauma masa lalu mengenai rumah tangga membuatnya menutup diri untuk yang namanya Cinta.

Simak kelanjutan kisahnya, tapi disarankan sebelum membaca ini agar terlebih dahulu membaca karya Lepaskan Aku, agar bisa semakin faham jalan ceritanya, karena karya ini adalah lanjutan dari kisah penuh lika liku rumah tangga dari cerita tersebut.

Jadi, tunggu apalagi. Yuk cap cus, baca dan nikmati kisah nano nano yang ada di cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💘 Nayla Ais 💘, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan Nayla

Ara, Atika, dan juga Sintia ikut merayakan keberhasilan Luna, mereka hari ini ke rumah Ara. Ara yang tidak pernah memegang alat alat dapur kini ikut turun tangan meskipun sudah di larang asisten rumah tangga dan juga Nayla Ibunya.

" Sayang, sudah nggak usah ikut- ikutan. Mama takut kamu terluka, kalau sampai itu jatuh. "

Ara mengatur piring dan gelas di meja makan, tinggal menunggu ketiga temannya datang.

Ara mondar-mandir karena sudah hampir setengah jam menunggu ketiga sahabatnya itu belum juga sampai di rumahnya.

" Sayang, sudah dong. Mending kamu duduk, Mama pusing lihat kamu begitu. "

Ara duduk di samping Ibunya meskipun hatinya gelisah, Ia merogoh ponselnya mencoba menghubungi salah satu di antara mereka namun tiba-tiba terdengar keramaian di luar.

" Assalamu'alaikum. "

" waalaikum salam, nah itu siapa yang datang. Kata Mama juga apa, nggak sabar sih. Ayo.... ! "

Ara dan Nayla segera keluar menyambit tamu mereka, dengan wajah berseri-seri Atika dan Juga Sintia menyalami Nayla, mencium punggung tangan Ibu dari Ara itu bergantian.

" Assalamu'alaikum Tante. "

" Waalaikum salam. "

Tinggal Luna yang melangkah ragu, Ia tidak yakin akan bertemu dengan Ibu dari sahabatnya.

" Luna, ayo. Kenalin ini Mamaku yang paling cantik dan baik. Mama, kenalin ini Luna, temannya Ara yang sering Ara ceritakan kemarin. "

Luna menyalami Nayla dengan santun, jantung Nayla berdebar ketika melihat wajah dan senyum sahabat dari Putrinya.

" Mama, kok bengong. Bukannya di suruh masuk. " Protes Ara yang melihat Ibunya malah melamun ketika Luna memperkenalkan namanya.

Nayla tersenyum ramah mencoba menghilangkan keterkejutan nya.

" Ah iya sayang, ayo masuk semua. Tante sudah siapkan makan siang yang enak, hihi canda. Setidaknya enak buat Ara, semoga enak juga buat kalian. "

Atika dan Sintia yang sudah tahu mengenai keluarga Ara tidak merasa canggung lagi, berbeda dengan Luna yang baru saja menginjakkan kaki di rumah mewah itu.

" Guys, kita makan siang dulu ya, mumpung masih hangat. Habis itu kita lanjut keatas. "

Begini cara mereka merayakan keberhasilan Luna, seharusnya mereka merayakan di luar rumah tapi tentu saja Ara tidak punya keberanian untuk datang ke tempat - tempat tertentu, belum juga kalau Mas nya tau, Ia pasti tidak akan di ijinkan.

Atika dan Sintia mengangguk setuju sementara Luna ikut - ikutan saja. Nayla terus memandangi wajah Luna, Ia mencoba mengingat- ingat seseorang yang wajahnya persis dengan wajah gadis cantik itu.

" Ma. " Panggil Ara pelan, karena sejak tadi Ibunya selalu memperhatikan Luna.

Ara hanya takut Luna menyadarinya dan merasa tidak nyaman.

" Ah iya sayang, ayo makan yang banyak ya. Tambah lagi kalau suka, ini semua buat kalian juga, kalau tidak habis bisa kalian bawa pulang. "

Makan siang terasa sangat ramai, Ara benar-benar merasa senang hari ini. Seusai makan Ara langsung mengajak ketiga sahabatnya kekamarnya.

Tapi tidak dengan Luna, sehabis makan Ia bermaksud membantu asisten rumah tangga merapikan meja makan namun Nayla menolak.

" Eh tidak usah Nak, kamu naik keatas saja bareng Ara dan yang lainnya. Ini biar Bibi yang kerjakan. "

Ara yang baru akan menaiki anak tangga segera berpaling mendengar suara Ibunya yang ternyata berbicara pada Luna.

" Lun ayo. " Panggil Ara lagi.

Luna akhirnya ikut naik keatas, sampai di atas Luna menatap kagum kamar Ara. Kamar yang luas bahkan melebihi rumah kontrakan nya dengan nuansa pink, dengan pasilitas lengkap di dalamnya bahkan sampai tempat gym juga ada.

Atika dan Sintia langsung lari mencoba berbagai macam alat olaraga yang tersedia disana. Ara membiarkan teman temannya melakukan apa saja yang mereka sukai.

" Lun, kamu nggak ikutan, atau mau nonton TV. "

Sebenarnya Ara mengundang teman- temannya kemari bukan tanpa alasan. Salah satunya adalah Ia ingin memperkenalkan Ara pada Ibunya dan satu lagi Ia ingin memberikan hadiah dari Ibunya buat Atika dan Sintia.

Kebetulan sang Ibu kemarin keluar kota dan sudah kebiasaan kalau wanita itu akan membawa oleh-oleh lebih untuk kedua sahabat Putrinya itu.

" Tidak apa - apa Ra, kalau begitu aku nonton TV saja. "

Setelah puas bersenang-senang akhirnya mereka berpamitan, namun sebelumnya itu Ara membagikan hadiah untuk ketiga sahabatnya itu.

" Ini untukmu Tika, dan ini untukmu Tia. "

Atika dan Sintia bersorak riang, mereka memang sudah sering mendapatkan hadiah dari orang tua Ara jadi tidak heran lagi.

" Ini untuk mu Lun. "

Ara memberikan hadiah buat Luna namun Luna enggan menerimanya.

" Buat apa Ra, nggak usah lah. "

" Ambil saja Lun, sebagai tanda pertemanan kalian. Ara akan sangat kecewa kalau Nak Luna tidak mau menerima nya. "

Nayla melangkah menghampiri keempat gadis berparas cantik- cantik itu. Di belakang Nayla ada juga beberapa asisten yang juga terlihat membawa beberapa barang di tangan mereka.

Luna akhirnya menerima pemberian Ara dan juga Ibunya, mereka berpamitan sebelum akhirnya pulang kerumah masing-masing.

" Sering- seringlah kemari lagi ya Nak, biar Ara ada tamannya. "

Luna, Atika dan Sintia mengangguk. Mereka berterima kasih dan berpamitan pulang.

" Sayang, tunggu sebentar. "

Nayla mengejar Ara yang sudah lebih dulu masuk, Ara langsung berhenti melihat Ibunya mengejarnya.

" Iya, ada apa Ma. "

Nayla mengajak Ara duduk di sofa, Ia ingin tau sesuatu soal Luna yang seperti nya mengingatkannya pada seseorang.

" Sayang, itu kamu kenal Luna dimana. Hm maksud Mama, dimana asalnya sebelum kalian berteman. Apa dia orang Jakarta sini juga. "

Ara menggeleng pelan

" Ara juga kurang tau Ma, tapi katanya Luna bukan orang Jakarta tapi tinggal di kampung. Coba saja Mama tanya sama Mas Alwi, sepertinya Mas Alwi tau deh. "

Nayla semakin mengerutkan keningnya, punya anak di tanya satu suruh tanya yang lain.

" Mas Alwi, kok bisa Mas Alwi tau padahal apa hubungannya Luna sama Mas mu. "

Ara menepuk jidatnya pelan, apa Ibunya lupa bagaimana karakter Putranya itu.

" Ma, apa Mama lupa bagaimana Mas Alwi. Dia tidak akan mungkin sembarangan menerima karyawan di kantornya tanpa menyelidiki terlebih dahulu. Kalau Mas Alwi sampai menerimanya itu berarti apa. "

Nayla manggut-manggut, benar juga apa yang di katakan Putrinya itu.

" Ya sudah kalau begitu nanti tanya Mas mu saja. "

Ara mentap Ibunya heran.

" Mama, apa ada masalah. Kok sepertinya dari tadi Mama seperti shock melihat Luna. " Ara memberanikan diri untuk bertanya.

Nayla menggeleng, Ia tidak ingin mengatakan semua pada Putrinya sebelum mendapatkan jawaban atas kecurigaan nya kini.

1
Nur Vinna
kereeen
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
klu cinta pasti gugup ya walaupun belum diungkapkan tapi bolehlah berharap
𝙱𝚞𝚗𝚍𝚊 𝙰𝚛𝚞𝚖𝚒❣️
uhui mas duda salting di dekat Luna, kalo suka sama Luna sebaiknya jujur aja, ntar Luna keburu di ambil orang, bisa gigit jari tu mas duda 🤭😁
RAHAYU_ANA ™
semangat
☠⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✆ᶜᵉᶜⁱˡʸᵃ✨❁︎⃞⃟ʂ
Luna di mata2i anak buah Dira dan papa nya seperti nya tuh
Cliff💋🄳🄾🅄🄱🄻🄴'🄰👻ᴸᴷ
sapa yg ngekorin luna🤔🤔
🇦 🇲 🇦 🇳 🇦 🇭 ¹
wow hebat
Cinta Sari²
Untung Alwi gak ikutan buat Ngikutin Luna ..bisa tambah buat Luna takut dong ya 😂 .. next kak 👍👍
Cinta Sari¹
belum apa" dah aja yg sirik di kantor nya Luna ya ..jgn sirik wahai para wanita ..Luna tuh dapat rekomendasi langsung dari keluarga nya pak bos Alwi ..emang mampu bersaing 😁..next kak 👍👍
💘ERIN NANDA²💘
Alwi girang banget tuh ya ampe salting dia 😂😂 ayo mas duda deketin terus biar cepet lepas status dudanya 😁..next kak 👍👍
💘ERIN NANDA ¹💘
Waduh Luna ..ada 2 orang yg buntutin ..Abi ma Dira ya ... sebenarnya gak bakalan di sakitin sih tapi ya takut aja ya kan tiba" ada yg ngikutin kita kemana" tanpa tau siapa yg ngikutin ..gak nyaman juga ..next kak 👍👍
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
aku juga suka gitu🤭🙈🙈
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Waalaikum salam Ara
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
seperti apa ya kira kira orang ini🤭🤭
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
salam kenal dari Rahma ya Ara😁😁
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kenapa harus berbohong Luna,, suatu saat batang pasti tercium
㊍㊍ ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔 CᷠIͦNͮTͤAᷝ❣️
cie" Alwi dah mulai tuh berani ta ngajak jalan ..awal yg baik .. mending gercep Al .. soale Luna banyak yg nguntit tuh 😁..next kak 👍👍
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
wah Alwi dah mulai ajak Luna jalan nih ...duh Pepet terus jangan sampe lepas
Annisa Putri
lanjut
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!