NovelToon NovelToon
Secretary & Secret Baby

Secretary & Secret Baby

Status: tamat
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pasha Ayu

Habis manis sepah dibuang, begitulah kiranya Alex memperlakukan Lilyana setelah merenggut kesuciannya.

Lantas hal mengejutkan terjadi, sebab setelah melahirkan bayi perempuan, Lilyana justru menjadi sekretaris pribadi Axel yang notabenenya saudara kembar Alex sendiri.

"Dari semua pria, kenapa harus Axel yang menyukai Lilyana?" Alex.

"Dari semua orang, kenapa harus Alex yang meniduri Lilyana ku?" Axel.

"Aku tidak pernah menyesal mengenal Alex, karena Livia berasal darinya. Dan aku tidak pernah menyesal bertemu dengan Axel, sebab karena dirinya lah aku menjadi kuat." Lilyana.

Terjebak diantara dua pemuda tampan yang masih satu darah. Pada siapakah hati Lily berlabuh? Dengan siapa Lily mengakhiri status single mom nya?

Simak kisahnya di sini....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pasha Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengunduran

...Adanya khawatir kepada siapa Lily terjatuh, itu wajar gess, karena cerita ini dibuat dengan plotwist. So semakin kalian khawatir dan cemas, anggap saja aku berhasil menyampaikan konflik cerita ini. Jangan bosan dan tetap stay tune everyday. Jangan lupa koreksi typo, sebut nama dan lainnya yak, haha, akooh suka jereng matanya kalo nulis buru-buru up wkwk....

...🎬🎬🎬🎬🎬...

Pagi hari setelah malam kelam itu. Alex masih tertidur di atas ranjang berukuran kecil. Di sisinya masih ada Lily yang memeluk tubuh bidangnya, satu jaket menghangatkan keduanya.

Dreeeett....

Ponsel Alex bergetar, masih terpejam Alex meraba gawai tipisnya dari atas nakas. Ia ambil kemudian mengangkatnya asal saja.

"Hmm." Suara geraman Alex membuat Lily terbangun dan beranjak dari mimpinya.

📞 "Lex, .."

Mendengar suara gadis yang paling dikaguminya, Alex beringsut dan membuka matanya. "Angel."

Berpura-pura masih tidur, diam-diam Lily mendengar percakapan Alex dan seorang wanita yang entah siapa. Sesuai negaranya, percakapan sehari-hari mereka menggunakan bahasa asing.

Semalam pemuda gagah itu menikmati setiap lenguh yang Lily gaungkan, lalu apakah pantas Alex terdengar antusias saat menjawab penelpon wanita?

Alex bangkit. "Angel."

📞 "Kamu di mana? Semalam aku menunggu mu datang. Tapi ponsel mu tidak aktif."

"Menunggu ku?" Alex tersentak, sudah bertahun lamanya Angel tak pernah merespon dirinya, kemudian hari ini Angel bilang menunggu dirinya. "Kamu serius menunggu ku?"

📞 "Yah Lex. Aku menerima cinta mu."

"Apa?" Alex berdiri seketika itu juga, alangkah bahagianya ia mendengar jawaban dari wanita idamannya. "Serius?"

📞 "Sekarang jemput aku."

Alex mengangguk cepat. "Aku segera datang."

"Lex, ..." Lily menegur namun Alex segera membungkam mulutnya dengan sebelah tangan. "Sstt."

📞 "Lex, ada suara siapa di sana?" Angel curiga.

"Ini, ... Kak Cheryl. Dia di sini." Alex terpaksa berbohong demi tak membuat Angel berubah pikiran.

📞 "Oh, ..."

"Aku matikan dulu, nanti aku telepon lagi."

"Baiklah."

Alex mematikan sambungan telepon lalu menatap Lily seksama. "Sudah siang, sudah ada signal juga, mungkin sebentar lagi Morgan datang, biasanya dia yang datang paling awal." Katanya.

Lily menggeleng. "Aku tidak tanya itu. Aku cuma mau tahu, siapa yang barusan menelepon mu? Kau punya kekasih Lex?"

Alex terkekeh. "Kau tahu aku punya banyak kekasih bukan?" Entengnya.

"Kemarin kamu bilang, ..."

"Kemarin aku berbohong." Sela Alex.

Bagai di sambar petir, Lily terhenyak, semalam laki-laki ini tidur bersamanya dan esoknya, "Lex, kau bahkan sudah, me, ..."

"Maaf, tapi." Lagi, Alex memotong. "Kau hanya wanita taruhan Lily cupu, kenapa juga kau harus menjebak ku dengan cinta satu malam hmm? Aku tidak berniat tidur bersama wanita seperti mu."

"Aku tidak menjebak mu." Sanggah Lily.

"Tapi kau datang ke sini dan aku terpaksa melakukan itu. Semalam kau hampir mati kedinginan di sini."

Lily tertampar, bukannya bertanggung jawab Alex justru menuding dirinya. "Lalu kalau aku hamil bagaimana?"

"Kita pikirkan lagi setelah ini!" Alex meraih jaket tebalnya kemudian memakainya seperti bersiap meninggalkan tempat.

Benar saja, tak lama Morgan datang lebih awal dari teman lainnya. "Kalian di sini berdua?" tegurnya bingung.

"Kami terkunci!" Alex pergi begitu saja, lalu Lily menundukkan wajahnya saat tak kuat menahan air mata dan isaknya.

"Kamu tidak apa-apa?" Morgan duduk di sisi ranjang, matanya melirik sprei putih polos itu, ada bercak merah yang tercecer di sana.

"Kalian, apa sudah, berbuat, ..."

"Tidak." Lily menggeleng tanpa mau menatap Morgan. Ia lalu beringsut dari posisinya, tak butuh waktu lama, ia pun keluar.

Satu Minggu setelah Lily menemuinya di kelab malam. Alex mendapatkan kabar mengejutkan dari Morgan.

Lily si anak cupu telah pergi dengan sejumlah perhiasan mahal. Seorang kurir mengembalikan kartu tersebut dan setelah di cek, Alex menemukan banyak sekali belanjaan Lily.

Alex terkekeh. "Jadi dia menipu ku? Padahal kemarin aku sempat merasa bersalah padanya. Tapi dia kabur begitu saja."

"Baguslah, hanya di tipu uang mu, setidaknya kau tidak perlu repot-repot menikahinya bukan? Angel pasti marah padamu."

"Benar." Angguk Alex.

...🎬🎬🎬🎬🎬...

Alex termenung, barusan ia mengingat kembali bagaimana ia meninggalkan Lily setelah meniduri.

Malam semakin larut, mata Alex enggan untuk tertidur. Mungkin kah di kamarnya Lily sedang menangis saat ini? Atau, ...

"Lex, ..."

"Hah?" Alex terjaga dari lamunan, rupanya Angel sudah duduk di sisinya. "Kamu di sini?"

Angel mengernyit. "Aku yang harusnya nanya. Kok kamu di sini? Kamu tidak menjaga ku."

Seperti biasanya, Angel tersenyum saat meraba bagian dada kekasihnya.

"Aku bosan di dalam." Alex menurunkan tangan Angel. "Kamu tidur lah lagi."

Angel mencebik. "Kamu berubah akhir-akhir ini. Kamu bilang kamu sudah tidak lagi meladeni gadis gadis lain setelah bersama ku. Kamu tidak sedang mengincar gadis lain kan?" Tukasnya.

Alex terkekeh. "Tentu saja, kamu lupa selama 17 bulan semua waktu ku hanya untuk mu hmm?" Jawabnya.

"Tapi malam ini kamu berbeda." Sanggah Angel.

Alex belai pipi Angel. "Stop suspecting me, Baby." Berhenti curiga padaku, Sayang.

"Sorry." Angel berujar lirih. Ia kemudian meraba sesuatu yang ada di bawah. "Alex, ..."

"Hmm?"

"Apa dia tidak bisa bangun?" Angel menyindir kekasihnya. Selama ini, Alex tak pernah mau menjajal keperkasaan padanya. "Kamu serius tidak pernah meniduri kekasih mu?"

Alex tergagu, yah benar Alex tak pernah meniduri kekasihnya, sebab saat meniduri Lily, gadis itu bukan siapa-siapa baginya.

"Jawab jujur Lex." Angel mencecarnya.

Alex mengangguk. "Aku jujur, aku tidak pernah tidur dengan semua kekasih ku."

Angel tersenyum. "Harusnya aku pengecualian, karena aku perlu tahu bagaimana kuatnya kau di atas ranjang sebelum kita melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Kamu tahu Lex, hampir semua teman ku bercerai hanya karena hal itu?"

Alex bergeming. Meski dunia sudah semakin modern. Alex masih tak mau setuju dengan permintaan Angel. Bukankah persyaratan Angel sangat bertolak belakang dengan adat budayanya?

...🎬🎬🎬🎬🎬...

Pagi ini Queen Kirana Rain dan asisten rumah tangganya mendatangi penthouse demi bisa menemui Alex Prince Miller.

Dhyrga sang suami selalu senewen saat Alex datang tidak membawa kabar baik.

Sebelum terjadi peperangan antar ayah dan anak, Queen mengalah untuk mendatangi sendiri putranya.

Duduk di atas kursi makan masing-masing, Axel, Alex, Angel dan Queen memulai ritual sarapan pagi bersama.

Satu pelayan sengaja Queen bawa untuk melayani pagi mereka. Sejauh ini obrolan masih cukup baik, Alex, Axel, Queen, Angel masih menikmati hidangan pagi.

Sampai tibalah Rudolf di ruangan makan tersebut. Axel menatap asisten personalnya dengan wajah bingung. "Tumben pagi-pagi sekali datang?"

Rudolf menyodorkan amplop panjang kepada sang Tuan. "Aku di minta Lily untuk menyampaikan surat ini Bos." Katanya.

Tak butuh waktu lama Axel menerima dan membukanya. Kening mengerut kuat mendapati surat pengunduran diri dari sekretaris kesayangannya.

Axel terkekeh samar. "Ini becanda kan?" Ia tatap Rudolf dalam-dalam.

"Serius Bos, dini hari Lily telepon, dan dia serius mau mengundurkan diri, siang ini juga Lily datang untuk berkemas."

"Pengunduran diri?" Alex dan Queen juga tak kalah tersentak. Jujur Alex tak menyangka bahwa Lily semudah itu menuruti kemauannya, bahkan tanpa menerima sepeserpun uang dari koper miliknya.

"Tolak pengajuannya, dia masih ada kontrak kerja dengan Millers-Corpora, dan sampai kapan pun, aku tidak akan pernah mau menyetujui pengunduran dirinya, paham!" Cetus Axel.

Alex terhenyak, rupanya sekuat itu keinginan Axel mempertahankan keberadaan Lily yang pernah satu malam bersamanya.

1
Masita Masita
/Facepalm/
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Ika Alif
waduhh siapa lagi inii
Ika Alif
gengsinya Axel menyakiti lili bang
Ika Alif
semoga Lily jodohnya axel
Mivie
owh angel yg kakaknya mafia itu ya,, lupa namana
Sulis Tiyeas
😍😍😍😍
Oryza Orva Wijaya
top top top
SNN 💠
bagus
chamay (ig: _riiimaa11)
suka ceritanya 👍👍👍
Mama lilik Lilik
ceritanya selalu menarik dan bagus, terimakasih kasih bunda author semoga tatap selalu sehat ttp semangat berkarya 🙏
Dini Mulyati
cerita Alex apa judul ny
Woman explorer🌿
kisah Alex caroline di judul mana? 🙏
Woman explorer🌿: aku udah baca tpi kisahnya gk lngkap disini🙏 pengen sih cerita lngkap nya🙏
total 2 replies
Nur Koni
lily salah org dlm mencintai... yg dia yg dia liat dan dia suka dr pertama adl axel... tp sayngnya di kampis yg dia temui setiap hr adl alex... jd riweh salah krn ga tau klu mereka kembar
Nur Koni: ok kak
total 1 replies
sweet love
luar biasa
aliya
bagus,,,
Giandra
seru ceritanya...suka...🥰🥰🥰🥰
Muhammad Alfan
setuju denganmu mba author alur ceritanya beda dari yg lain ,cerita begitu mah banyak jd cerita alex bisa bikin dgn judul yg lain ,akhirnya heppy ending ya buat semua keluarga miller dan rain .
beloved unyu unyu
ok
Linda Febri
okeee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!