NovelToon NovelToon
Gio Adipati Mahendra

Gio Adipati Mahendra

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Mata-mata/Agen / Raja Tentara/Dewa Perang
Popularitas:31.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nabbhan

Kembalinya Gio Adipati Mahendra mengubah semua yang ada di kota A. Gio yang dulunya seorang pria yang lemah sekarang malah menjadi seorang pria yang tidak terkalahkan di kota A dan dinegara mereka.

Gio kembali setelah 5 tahun menghilang karena sesuatu hal tapi dia kembali bukan untuk balas dendam yang pertama dia ingin menemukan istri dan anaknya kira-kira sekitar 5 tahun sekarang dan juga istri cantiknya tidak lupa dia sangat merindukan mereka meski Gio baru pertama kali bertemu dengan Viona tapi dia sudah jatuh cinta denganya, tentu 5 tahun tampa seorang istri banyak godaannya mau bagaimana lagi takdir yang sudah memperlakukan mereka seperti ini.

Bagaimana bisa baru pertama kali, Sudah memiliki anak suatu pertanyaan besar bukan?

Simak cerita selanjutnya di next eps....

Ini Hanya fiksi kesamaan Nama tempat dan lain-lainnya murni ketidak sengajaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nabbhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

Tiba-tiba saja banyak orang yang menyadari jika kursi paling pojok sedang melakukan tindak kekerasan. Dan semua mata saat ini tengah mengarah kepada Elena dan Alfan.

Surat musik dj yang tadinya mencekik telinga kini sudah dimatikan. Lampu redup berubah menjadi terang menerang.

"Nona... hentikan... dia bisa meninggal jika seperti ini..."

Seorang pengujung mencoba untuk membuka suara agar Elena mau menghentikan tindakannya. Sedangkan Elena seakan tuli dengan perkataan pengunjung itu.

Saat ini Alfan sudah kehabisan oksigen untuk bernafas, kemungkinan jika Elena tidak menghentikan tindakannya Alfan akan meninggalkan beberapa menit lagi.

"Berhenti... " mendengar perintah dari tuannya Elena pun lepaskan cekikkannya kepada Alfan.

"Sayang... hikss... kamu baik... baik saja?" Kaina yang dari tadi hanya bisa histeris, melihat Alfan di lepaskan langsung memeluk kekasihnya itu.

"Ah-aku akan melaporkan kalian berdua"

"Benar tuan saya akan mengurusnya agar mereka berdua di penjara" Salah satu pengunjung mencoba menjadi pahlawan dipihak Alfan dan Kaina.

"Saya peringatkan sekali lagi kalian hapus atau..." Gio yang dari tadi diampun membuka suaranya.

"Kalian hapus saja berita tentang Nona Viona"

tak.. tak... tak... Suara sepatu bertemu lantai terdengar berjalan menuju kearah mereka ber 4.

"Tapi tuan... "

"Kalian mau di pecat?" Potong Bastian.

Bastian datang karena mendapatkan kabar jika perusahaan iklan keluarga, sedang mendapatkan masalah, dan juga kebetulan ia ada meeting disekitar perusahaan tersebut.

"Kaina... hapus berita itu... "

"dan berikan penjelasan bawah kalian sudah memberikan berita bohong" Ucap Gio menyambung perkataan Alfan.

"Saya tidak ingin untuk membuat berita baru"

"Jika kamu tidak ingin mengentik untuk kami, Elena bisa mengentik dengan begitu banyak kenyataan tentang perusahaan ini yang mengakibatkan perusahaan kalian tidak bisa buka lagi bagaimana?"

"Aku tidak peduli aku hanya akan menghapus saja" Bagi Kaina itu hanya ancaman kecil yang tidak berguna.

"Tuan G tidak akan sekuat itu di kota masih kuatan keluarga Maxime dan Federico"

Dengan sedikit gerakkan mata dari Gio, Elena langsung mengambil alih komputer yang di pakai Kaina untuk menghapus berita yang beredar saat ini.

ting...

Dalam beberapa menit berita yang di buat oleh Elena menyebar diseluruh kota bahkan menjadi trending topik. Tidak ada yang menyangka jika perusahaan iklan Superstar di bawah tanahnya ada bar tersembunyi.

Disana juga ada minum-minuman keras yang mereka produksi sendiri tidak menutup kemungkinan jika sentar lagi perusahaan itu akan bangkrut.

"APA YANG KALIAN BERDUA LAKUKAN" Alfan begitu kesal dengan apa yang dia dapat hari ini begitu sial.

Banyak dari perusahaan-perusahaan, investor yang menarik kembali saham mereka yang mengakibatkan penurunan yang begitu drastis.

"Kaina cepat hapus berita yang baru ini... "

"Iya... "

"Astaga tidak bisa... " Kaina sudah mencoba beberapa kali bahkan ribuan kali tetap saja sama tidak bisa di hapus beritanya.

"Ah... tinggal hapus saja tidak bisa" Alfan langsung merebut leptop yang di pegang Kaina.

"Yang benar saja... "

Disini Bastian begitu terkejut dengan apa yang baru saja di lakukan Gio dalam beberapa menit bahkan kurang dari 1 jam, satu perusahaan sudah diambang kebangkrutan.

"Tuan bagaimana ini... "

"Aku tidak ingin ikut campur dalam urusan ini kalian urus saja keluarga Winata mencabut saham dari perusahaan kalian" Perkataan yang keluar dari mulut Bastian bagaikan petir yang menyengat Alfan dan Kaina disiang hari.

Semua orang yang berada di ruang satu persatu memasuki lift. Sebagian dari mereka sudah mencabut saham mereka dari perusahaan. Bastian juga sudah pergi kini hanya sisa Kaina, Alfan, Gio, dan Elena.

"Tuan bagaimana ini... "

"BUKAN SALAH AKU... " Alfan begitu kesal hingga ingin mecekek Kaina.

"Elena... ayo... " Gio pun berjalan terlebih dahulu diekori oleh Elena.

"Tunggu..." perkataan Alfan membuat langkah kaki Elena dan Gio berhenti.

"Tuan... maafkan saya... apa bisa perusahaan saya balik lagi?"

"Iya... tunggu saja... "

"Iya tuan... setelah ini saya akan menurutin perintah tuan" Gio membalas perkataan Alfan dengan sedikit anggukan.

...***...

Saat ini mobil jep tengah memasuki halaman perusahaan chirs. Mereka berdua harus mengurus beberapa hal. Sebelum itu Gio memutuskan untuk pergi perusahaan Angle beauty.

"Bagaimana?" Melihat Gio datang Viona langsung berdiri.

"Baik... "

"Syukurlah... "

Beberapa menit berlalu kini mereka dilanda dengan kencangungan yang datang. Karena tidak ada topik yang melanda. Merasa suasana tidak baik Gio memutuskan untuk pergi.

"Apa aku boleh pergi?... "

"Ke-kemana... "

"Berkerja... "

"Baiklah... "Gio memutuskan untuk menyusul Elena di ruangannya.

Didalam ruangan saat ini Elena sedang membolak balik dokumen. Agar dia bisa mengecek apakah ada yang kurang.

"Tuan... seperti yang dibilang saya kemarin jika kita mendapatkan undangan dari keluarga Winata"

"Aku akan datang... "

"Dengan nona Viona?... "

"Sepertinya dia tidak akan datang tapi aku akan tetap memberitahunya"

"Benar tuan agar tidak ada kesalahan pahaman nantinya"

Mau bagaimanapun Arthur dulu adalah calon mertuanya, Takutnya nanti ada berita yang tidak-tidak tentang Gio dan mantan calon istrinya bukan.

Detik... mejadi menit.... menit menjadi jam begitu cepat waktu berlalu waktu pulang kerja yang ditunggu-tunggu oleh karyawan kini sudah tiba.

Sebelum pulang Gio memutuskan untuk mampir dulu keruangan Viona melihat wanita itu tengah melakukan apa.

"Hai... " sapa Gio.

Viona yang kini tengah sibuk dengan leptop yang didepannyapun tidak mendengar ada orang yang masuk kedalam ruangannya.

"Viona... " Tidak ada jawaban.

"hem.... sayang... " ada kecanggungan ketika mengucapkan kata itu, untuk menguranginya Gio menggaruk lehernya yang tidak gatal.

Pipi Viona seakan memerah mendengar kata Sayang sudah lama tidak ada yang mengatakannya, meski Wiliam dulu sering mengatakkannya akan tetapi ini berbeda.

"Wajahmu kenapa?... elergikah?... " tangan Gio sambil memegang pipi Viona yang memerah.

"Eh... kenapa malah tambah merah?... " Sentuhan Gio bagaikan petir yang membuat pipi Viona malah tambah merah.

"Ada apa dengan diriku ini... " -Batin Viona.

Viona dari tadi diam karena merasakan ada yang berbeda pada dirinya saat ini. Namun karena tidak pernah merasakan apa yang saat ini ia rasakan jadi hanya bisa diam.

"Apa aku salahnya..."-Batin Gio.

Disisi lain Gio merasa dirinya melakukan kesalahan kepada Viona hingga wajah Viona memerah. Kini yang mereka lakukan adalah saling menatap satu sama lain. Entah dorongan darimana Gio malah mendekatkan bibirnya ke arah bibir Viona.

"Pak... Ibu... " Mendengar suara entah dari mana datangnya, Gio langsung menjauhkan wajahnya dari wajah Viona.

"Aku tadi kenapa... " -Gio.

"Itu seperti waktu itu kah?... "-Batin Viona.

"Ibu kenapa Elergi kah?" tanya Tara yang melihat wajah Viona saat ini, bagaikan kepiting rebut yang baru saja di angkat sangat merah bahkan tomot saja kalah.

"Tidak aku baik-baik saja... " Elak Viona padahal lagi merasakan gejolak hati yang berdetak begitu cepat.

"Maaf menggangu waktu kalian... "

"Hem... iya ada apa... "

"Pak.. bu... perusahaan angle beauty mendapatkan undangan ulang tahun dari keluarga Winata... " Belum sempat Tara menyelesaikan perkataannya Viona sudah lebih dahulu untuk memotong.

"Aku tidak bisa hadir cari yang lain saja... " Viona memotong perkataan Tara.

"Aku akan datang kesana apa boleh?... " Tanya Gio meski bisa langsung saja pergi sendiri juga harus bisa menghargai Viona yang sekarang menjadi istrinya.

"Tapi... "

"Kau tenang saja aku bersama Elena... "

"Elena siapa?... "

"Dia... yang kemarin bersama dengan ku... kau tenang saja aku dan dia tidak memiliki hubungan apapun, Aku menga... "-Terpotong

"Aku percaya... " Viona memotong perkataan Gio.

"Syukur lah... " Ada kelegaan sendiri kalau Viona percaya kepada Gio jadi tidak akan ada keraguan lagi diantara mereka.

"Baik itu saja kalian boleh lanjut... " Pamit Tara langsung menghilang di balik pintu.

"Kita lanjutkan?... "

1
Glastor Roy
woyyy
Glastor Roy
up
Glastor Roy
lanjuttt
Glastor Roy
up
Eko Eko
lanjut kk
✨️Queenna~
Terimakasih Adipati sdh menyayangi Gio tak seperti Elmira
✨️Queenna~
yang bener tuh tidak berguna sama sekali, klo tau Gio lebih kaya nanti minta²
✨️Queenna~
Semoga, berdoalah
✨️Queenna~
berkat bantuan kakany tuh
✨️Queenna~
Yuk yuk, ada kabar apa nih
✨️Queenna~
Bisa ya,trus bagaimana cara mentidak peliharakan keb0doh@n?
✨️Queenna~
wah kasihan Fio salah nusuk org,sakit g tuh? sakit lah pastinya
✨️Queenna~
rasain tuh
✨️Queenna~
Jangan pernah meremehkan org lain, coba lihat dirimu sendiri apakah kmu lebih baik dari dia or sebalikny?
✨️Queenna~
wah sampai di lindungin negara segala
✨️Queenna~
nah,sekarang tau kan siapa Gio sebenarnya.
Jangan menilai org dari luar nya saja .
Karena bisa saja luarnya terlihat dingin ternyata dalamnya hangat
✨️Queenna~
🤣🤣 segitu nya sampai di kira gil4.
✨️Queenna~
Akhirnya Kaila bisa bermain bersama ayah seperti yg ia harapkan
✨️Queenna~
yg benar tidak akan memaafkan ayah lagi?
✨️Queenna~
kasihan Kaila butuh kasih sayang seorang ayah, Vio berilah Gio kesempatan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!