NovelToon NovelToon
Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Status: tamat
Genre:Cerai / Romansa / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: orang jelek

SUDAH SELESAI DI REVISI!!


Dan ada perubahan alur nya. Jika tidak keberatan mohon baca ulang, tidak juga tidak apa apa si hee



Namaku Maya, Aku adalah seorang pembantu dari keluarga Rian mahesa wiratmaja. Aku terpkasa menikah dengan seseorang yang tidak menginginkan ku, setiap hari aku menjalani kehidupan dengan kesedihan serta air mata.

Ya di rumah mewah nan megah ini lah aku meratapi nasib ku. nasib yang membuat ku harus bertahan hidup demi mempertahkan nasib bayi yang aku kandung. Mas Rian dia suamiku yang sama sekali tak pernah menganggap ku ada, Aku hanya bisa berdo'a setiap hari kepada Allah. agar Allah memberikan hidayah kepada mas Rian, agar dia bisa menerimaku sebagay istrinya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon orang jelek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17

"Ehemmm... " Jafran berdehem dan terus mendekati Maya, membuat Maya mati kutu entah hukuman apa yang akan di berikan oleh Jafran sebenarnya.

"Tu-tuan, anda mau apa? " tanya Maya gugup. Jafran menyeringai dia sepertinya sangat suka melihat Maya gugup seperti itu.

"Tentu saja mau memberikan hukuman" jawab Jafran masih dengan memandang wajah Maya tajam.

"Sa-saya, minta maaf Tuan, saya salah tidak seharusnya saya mengatai Tuan! tolong maafkan saya " ujar Maya yang mengakui kesalahannya, wajahnya sudah memelas dan mata yang berkaca kaca dia takut Jafran berbuat yang aneh aneh padanya.

Melihat kegelisahan dan kegugupan Maya rasanya Jafran ingin terbahak karena sudah berhasil mengerjai Maya. Dan sekuat mungkin dia membungkam mulut dan menggigit bibir bawahnya agar tawanya tak pecah.

"Saya - saya janji tidak akan mengulanginya lagi dan mengumpat ataupun mengatai anda lagi Tuan, saya mohon tolong jangan macam macam dengan saya. Tuan, kalau Tuan macam macam saya... Saya akan" ucapan Maya terpotong karena Jafran .

"Akan apa? Kamu akan melakukan apa padaku, kamu kan tau aku pemilik rumah ini, dan aku berhak melakukan apapun dan menghukum siapapun terutama anda nona Maya! " kata Jafran menekankan kata terakhir nya.

Rasanya Maya ingin menangis saja mendengar penuturan Jafran. Masa hanya karena dia mengatai Jafran urusanya jadi serumit ini.

"Tuan tolong maafkan aku" ujar Maya memohon kentara sekali dia sangat takut.

Akhirnya Jafran berhasil mengerjai Maya dan tawanya langsung pecah begitu saja membuat Maya kebingungan.

"Mfffttt hahahaha!! " Jafran tertawa dengan wajah mendongak ke atas serta bertolak pinggang , sungguh ini sangat lucu sekali baginya dan juga tawanya belum bisa ia hentikan sampai membuat mata Maya menyipit lalu sadar jika dia sedang di kerjai oleh Maya.

"Dasar memang anda orang aneh, kenapa aku sangat bodoh sampai sampai aku di kerjai oleh anda, Tuan! " gerutu Maya dan memukul Jafra dengan bantal.

"Hahaha, habisnya kau sangat lucu sekali itu membuat aku ingin selalu mengerjaimu, apa lagi melihat wajah memelas mu hahahah" lagi Jafran belum bisa berhenti tertawa.

"Ehem ehem, baiklah kali ini aku serius ingin memberikan mu hukuman"

"Apah, bukannya tadi bilang hanya bercanda" kata Maya yang tak terima jika ia di permainkan lagi nantinya.

"Tidak, kali ini aku serius kamu harus aku hukum, dan hukumannya kamu harus ikut aku kekantor besok" ujarnya kali ini menampilkan wajah datar dan pergi dari kamar Maya begitu saja.

"A-apa? Ke kantor, tapi untuk apa, Tuan tunggu" ujar Maya berlari keluar kamar mengejar Jafran karena ingin meminta penjelasan.

PAGI HARI

Jafran dan Maya sedang sarapan mereka sarapan sudah biasa berdua kalau orang lain melihat mungkin mereka di sangka suami istri tapi nyatanya bukan.

"Apa kamu sudah siap? " tanya Jafran di sela sarapanya .

" Apa? Siap, memang kita mau kemana? " tanya lagi dengan mulut ber kunyah.

"Seperti nya kamu lupa, aku kan sudah bilang padamu dan memberi hukuman, kenapa kamu pelupa sekali si" geram Jafran.

"Ah iya,saya baru ingat Tuan. " jawab Maya.

"Ikutlah, denganku. ke kantor Rian!" ucap Jafran saat Maya minum dan alhasil membuat Maya tersedak.

"Uhuk.. uhuk.. " melihat itu Jafran menggeleng kepala dan senyum tipis, sementara Maya menyipitkan matanya.

-

-

-

🌹🌹🌹🌹🌹

Di kantor Rian sedang fokus dengan banyaknya pekerjaan. Tapi fokusnya terihkan dengan ketukan pintu dan menampikan sosok Adimas sekertaris nya.

"Ada apa,Dim." ucap Rian

"Tuan, maaf mengganggu, tapi anda kedatangan tamu dan mereka menunggu persetujuan anda untuk masuk." kata Dimas.

"Siapa, bukannya kamu bilang, kalau hari ini tidak ada jadwal pertmuan? " jawab Rian masih tetap pokus dengan komputer nya.

"Tuan Jafran dan Asisten nya, Tuan." seketika Rian menoleh dan kembali menatap layar komputernya,

"Baiklah, suruh mereka masuk dan tolong bilang pada OB agar membuatkan minuman serta makanan ringan"

"Baik Tuan" jawab Dimas lalu pergi dari ruangan Rian.

Saat kepergian Dimas. Rian termenung memikirkan ada keperluan apa Jafran mendatangi kantornya. Karena tidak biasanya orang itu datang padahal setiap kali ada keperluan mereka akan bertemu di luar kantor ketika makan siang.

.....

Tok... Tok...

"Ya, silahkan masuk" titah Rian dari dalam dia membereskan pekerjaanya sejenak dan merapikan pakaiannya.

"Selamat siang, Tuan Rian" sapa Jafran dan mereka berjabat tangan dengan senyum mengembang di bibir masing masing.

"Selamat siang juga, Tuan Jafran, silahkan duduk" ajak Rian sopan.

Jafran dan Maya duduk bersebelahan. Maya tak mau menatap Rian dia hanya mampu menunduk sebisa mungkin dia ingin menghindari kontak mata dengan suaminya. Eh, mantan lebih tepatnya.

"Ada hal penting apa yang ingin anda sampaikan, Tuan. Sehingga anda datang ke sini, tidak seperti biasanya " tanya Rian to the point.

"Hahaha, anda bisa saja Tuan Rian, saya kesini karena hanya mampir saja kebetulan kami berdua habis ada keperluan di daerah sini, iyakan, sayang" kata Jafran dia memulai askinya kembali di hadapan Rian. Benerkan Rian beralih menatap Dewi alias Maya.

"Oh begitu, rupa nya" kata Rian percaya saja.

"Bagaimana dengan keadaan putri anda, Tuan?" tanya Jafran yang membuat kedua alis Rian terangkat heran.

"Putri saya baik baik saja, dia sangat aktif sekali membuat pengasuhnya selalu kewalahan" ujar Rian tertawa kala mengingat tingkah anaknya.

"Apa, pengasuh? " sahut Maya tiba tiba, hal itu membuat suasana mendadak canggung karena reaksi Maya karena keterkejutan nya.

"Kenapa reaksi anda berlebihan seperti itu? " tanya Rian curiga dan menatap wajah Maya.

Maya gugup dan lidahnya terasa kelu sekali untuk mengeluarkan kata kata. Dia akhirnya menatap Jafran memberi kode meminta bantuan . Jafran yang peka ia pun langsung mengerti.

"Jangan salah faham, Tuan Rian, calon istri saya memang begitu dia tidak bisa mendengar hal yang berhubungan dengan anak! Dia memiliki trauma, maafkan jika reaksinya terlalu berlebihan" ujar Jafran berbohong.

Maya geram dengan Jafran. Apa maksudnya dia mengatakan hal konyol seperti itu. Rasanya ingin sekali Maya memukul wajah tanpa dosa itu.

"Baiklah tidak apa apa." Rian menjeda ucapannya karena OB datang membawa minum dan makanan ringan.

"Terimakasih Mbak" ucap Maya ramah dan seketika Rian terdiam melihat Maya karena suara wanita yang ada di hadapannya ingatkan dia kepada Maya.

"Apa anda baik baik saja, Tuan Rian? Kenapa anda melihat calon istri ku begitu intens" tanya Jafran dengan penuh penekanan. Kenapa dia jadi tidak suka melihat tatapan Rian seperti itu kepada Maya.

"Ah, maaf Tuan. Anda jangan salah faham, saya hanya familiar saja dengan suara calon istri anda" jujurnya.

"Begitu ya, baiklah tidak masalah, mungkin hanya suara mereka saja yang sedikit mirip dengan orang yang anda kenal, tapi tidak dengan wajahnya kan?" ujar Jafran menyeringai menatap Rian.

1
Nurjana Bakir
kebur aja sebekun kahirin
Nofi Aldi
ceritanya banyak ngolor ngidulnya.bikin yg ringkas donk.
Nofi Aldi
jgn bentar bentar putus kasi yg panjang donk ceritanya thor
Nofi Aldi
hoooh tenaaan
Nofi Aldi
jangan macam macam thor
Nofi Aldi
hoo oh tenaaaan
Nofi Aldi
lanjutlanjutin donk
Nofi Aldi
lanjut
Nofi Aldi
sialan Lo thor
Nofi Aldi
teruskan
Nofi Aldi
akting nya keterlaluan
Nofi Aldi
lanjut coy
Nofi Aldi
kembalilah maya
Nofi Aldi
ngawur ceritanya
Nofi Aldi
baru dua baris baca
Nofi Aldi
diancuk
Nofi Aldi
brensek
Nofi Aldi
cerita kacau
Nofi Aldi
balas dendam
Nofi Aldi
e e e kunyuk baru baca sedikit tau dah habis aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!