NovelToon NovelToon
Kusut

Kusut

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Aurora_Arista

Alsa, gadis introvert yang menyukai sosok Ken secara diam-diam, baginya Ken adalah lelaki yang begitu baik karena hanya dia lah yang mau menjadi teman Alsa. Kebaikan Ken disalah artika oleh Alsa, hingga sebuah kenyataan pahit terpampang di depan matanya. Ken menjalin kasih dengan gadis lain.

Di tengah keterpurukannya atas cinta pertama yang berakhir tragis, sosok Davin selalu hadir dengan kasih sayang yang begitu besar padanya. Hingga Alsa terlena dan mengerti arti mencintai yang sesungguhnya.

Davin, seorang pria yang menjadi suami dari mendiang Kakak perempuannya kini menjadi alasan Alsa untuk tetap bertahan meski berbagai cobaan berat ia lalui.

Akankah semuanya berakhir bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora_Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Tiga hari kemudian kondisi kesehatan Alsa sudah membaik setelah mendapat perawatan di rumah sakit, selama itu pula Ken setia menemani Alsa. Bahkan lelaki itu rela ijin sakit demi menjaga Alsa.

Dan kini mereka sudah sampai di luar kota, butuh enam jam perjalanan jika dari apartemen Davin ke kota ini.

Kenzo yang sudah mendengar cerita Alsa mengenai hubungannya dengan Davin, membuat pria itu enggan mengembalikan Alsa pada Davin. Maka ia memutuskan membawa gadis itu pergi jauh ke luar kota, tepatnya di rumah tante Kenzo.

"Siang, Tante." Kenzo menyapa seorang wanita paruh baya yang membukakan pintu untuk mereka, wanita itu nampak terkejut dan detik berikutnya ia tersenyum bahagia. Segera ia memeluk Kenzo hangat, lelaki itu tersenyum membalas pelukan si wanita.

"Ken, udah lama kamu gak main ke sini. Ayo masuk, kakak kamu pasti senang melihat kamu datang, Ken."

Dan mereka pun masuk ke dalam rumah tante Kenzo yang megah, beberapa pelayan yang berpapasan dengan mereka menunduk penuh hormat.

"Gadis ini siapa, Ken? Cantik sekali, apa dia pacar kamu?" Tanya wanita itu sembari melihat Alsa, senyum anggun Vani terukir kala melihat gadis yang dibawa keponakannya itu tersenyum malu-malu.

"Dia adik kelas aku, Tan. Boleh gak kalau dia tinggal di sini untuk sementara, aku bakalan urus surat-surat kepindahannya dulu. Setelah aku lulus, aku bakalan ajak dia tinggal di apartemen aku, Tan." Kenzo menjelaskan pada Vani, wanita itu tersenyum.

"Kamu mau pindahin sekolahnya di sini? Apa orang tuanya gak nyariin? Kamu gak bawa kabur anak gadis orang, kan?" tanya Vani beruntun, pasalnya ia takut jika Ken benar-benar membawa kabur anak gadis orang seperti Papa Kenzo yang membawa kabur mamanya.

"Enggak sih, Tante. Alsa yatim piatu, dia tinggal sendiri selama ini," jawab Ken ragu, ia sadar mau dijelaskan bagaimanapun juga, tindakannya ini bisa disebut membawa kabur anak gadis orang.

"Ya sudah, nama kamu siapa, Nak?" tanya Vani ramah, wanita itu menatap pada Alsa yang duduk sembari memegang lengan Kenzo.

Ia merasa takut jika bertemu orang baru, Davin mengatakan pada Alsa untuk tidak mempercayai orang yang baru ia kenal. Namun wanita yang ada di depannya ini adalah tante dari orang yang ia cintai. Jadi, haruskah ia menjaga jarak?

"Nama saya Alsa Faresta, Tante," jawab Alsa lembut, wanita itu menarik tangan Alsa untuk duduk di dekat dirinya. Vani memang sejak dulu menginginkan anak perempuan, dan ia sangat menyukai Alsa yang dinilai sebagai gadis sopan.

"Panggil tante, mama. Ya, Sayang?" ucap Vani yang membuat Alsa terkejut, entah sudah berapa lama ia tak lagi memanggil 'Mama.

"Tante Vani itu dari dulu pengen anak perempuan, Ca." Kenzo menjelaskan. Alsa tersenyum kemudian mengangguk setuju dengan panggilan itu.

Tak lama kemudia seorang lelaki seusia Davin turun dari lantai dua, sepertinya ia akan pergi. Melihat dari pakaiannya yang begitu rapi.

"Gerry, kamu mau kemana?" tanya Vani heran, kemudian lelaki yang disapa Gerry itu menghentikan langkahnya. Bertos ria dengan Ken, dan dia menatap bingung pada Alsa.

"Bawa kabur anak orang, lo?" tanya Gerry sedikit keras, membuat Ken geram dan melayangkan tinjuan kecil ke lengan Gerry.

"Enggak lah, dia itu Caca. Adik kelas gue, Bang,"

"Cantiknya," puji Gerry sambil mencubit pipi Alsa gemas, sedangkan yang dicubit langsung beringsut takut. Ia kembali menempel pada Ken, membuat Gerry tertawa dengan tingkah lucu Alsa.

***

Tujuh bulan telah berlalu, dan Davin belum juga menemukan Alsa. Dia yang dulu memiliki sifat ramah, terbuka juga hangat. Kini ia berubah.

Davin yang sekarang adalah orang yang sangat dingin, tertutup bahkan ia tak pernah tersenyum sedikit pun. Kesan ramah dan hangat yang dulu ia sandang, kini lenyap entah ke mana.

Ia yang masih kesal dengan sikap Frans, memutuskan keluar dari perusahaan Ayahnya, berhenti menjadi guru di sekolah Alsa dan memilih kembali mengurus perusahaannya sendiri.

Ia yang memiliki sifat keras kepala enggan untuk melihat kondisi orang tuanya.

Davin duduk di sofa ruang kerjanya, melihat foto Alsa yang ada di ponsel pria itu. Foto saat kelulusan Alsa dari SMP, saat itu adiknya merengek minta dirayakan kelulusannya di cafe yang ada di puncak.

Akhirnya Davin menuruti keinginan Alsa, mereka merayakan kelulusan Alsa dengan makan malam dan menginap di villa keluarga Davin yang ada di sana.

Mengingat hal itu, Davin tersenyum miris. Ia memasukkan ponselnya ke saku celana bahan pria tersebut. Berjalan ke meja kerja dan tersenyum simpul melihat foto Alsa dalam pigura yang ia letakkan di meja kerja.

Alsa sangat cantik dengan dress pink yang di belikan Davin saat ulang tahun ke 15.

Tapi sekarang entah kemana gadis itu pergi, membuat lelaki itu kembali memijit pelipisnya. Pusing ia rasakan menambah penderitaan Davin hari demi hari.

***

Sementara itu Alsa tengah sibuk melayani para tamu di cafe Gerry, ia terus saja memohon pada mama angkatnya untuk mengijinkan gadis itu bekerja di cafe milik Gerry.

Awalnya Gerry pun menolak, ia mengatakan jika ingin sesuatu bisa meminta pada Gerry atau Vani. Namun Alsa menolak dengan alasan tak ingin menjadi beban bagi mereka.

Sekarang ia duduk di kelas 2 SMA, menjadi murid paling pintar di sekolah membuat Alsa mendapatkan bea siswa. Dan jika nilainya tetap di atas rata-rata, maka ia akan mendapat bea siswa untuk melanjutkan kuliah di luar negri.

Alsa melayani dua orang kakak beradik yang tengah bersenda gurau di meja nomor 12, seorang anak perempuan berusia sekitar 7 tahun, dan kakak laki-laki yang masih mengenakan seragam SMA.

Ia ingat Davin, dulu saat ia masih berusia sekitar 7 tahunan. Alsa sering sekali merengek minta Davin mengajaknya jalan-jalan sepulang pria itu dari kampus.

Ia juga ingat dulu sering diantar jemput Davin saat masih duduk di bangku sekolah dasar, tapi kini hanya tinggal kenangan.

Meski ia bersedih, namun Alsa tetap bekerja dengan baik. Menyingkirkan perasaan irinya sesaat, dan melayani mereka dengan ramah.

Gerry yang melihat Alsa begitu cekatan dalam bekerja, tersenyum senang.

Bahkan saat istirahat kerja, Alsa masih menyempatkan diri untuk belajar. Membuat Gerry semakin bangga memiliki adik angkat sepintar Alsa.

_________Tbc.

1
Nur Haya
mantap author cerita nya
Nur Haya
ini cerita beda dr cerita yg lain beda nya ini berasa d dunia nyata klu d novel biasa nya kan sekertaris pribadi nya pintar2 ngk bakalan mau bos nya d jebak semangat thor👍
Nur Haya
sesuai dengan judulnya aq yg baca ikut kusut jg tp penasaran jg mau langsung baca yg terakhirnya tp takut ada yg ketinggalan cerita nya Thor aduh🤦 puyeng aq thor
Nur Haya
sebenarnya aq menyanyangkn perceraiannya soalx si Davin nda selingkuh to d kurang teggas aja dan plimplan tp aq harap dia bisa rujuk klu d liat dr sisi lain kan dr kecil si Davin yg urus JD yah liat kebaikanny yg lain jg klu menurut aq Thor
Nur Haya
aq mampir jg kaya nya menarik cerita nya
Rosa Rosiana
hadir
Laela Ratna Hayati
ya jangan gitu Davin....kejam amat
MiraBeauty
ku kasih kopi ya thor awal cerita yg baik
Kikiraki
sangat bagus dan menarik
herlina lina
bagus thor...
semangat terus untuk novelnya....
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Ceritamu kerennn👍
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Dan di sini aku mau bilang , bahwa cinta itu memang buta ,cinta itu memang bodoh &Cinta itu memang Kejam , karena saking Cintanya sejahat apapun Orang yg kita Cintai dan dengan bodohnya Cinta itu mengharapkan & menginginkan Dia lagi 😌 ya begitulah Cinta 😂
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Sebel sama Davin ,mending milih Kenzo meski Psikopat tapi cintanya Tulus 😁
devita de
Dan entah kenapa aku lebih suka cerita psyco
Ice Bear
bagus bgt thor ceritanya, akhirnya bisa nemu cerita yg endingnya memuaskan lagi setelah sekian lama :v
terus semangat ya thor ditunggu cerita² selanjutnya 😉💘
Ika Yanti Unyil
seneng liat endingny bahagia semua.meski terlalu cepat endingnya.makasih thor.semangat berkarya terus
Pupung Dewi
terimakasih ceritanya bagus banget
Pupung Dewi
lanjut saja
Pupung Dewi
ceritanya bagus dan tidak sangat apik .terus semangat ya thor
Sri Komala
kok akj fikir nya nending yv psyhco dr pd yg labil siken cinta cm buat alsa lah duami nya mlh mentingin ulet bulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!