NovelToon NovelToon
Tentang Rasa

Tentang Rasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:600.7k
Nilai: 5
Nama Author: nasya kamila

Tak lebih indah dari intan permata
Mengurai ketulusan persemaian jiwa
Bukan dahaga pengemis duka
Bukan lara pelerai luka

Ikatan yang tak pernah berdiri
Diatas panggung perintih hati
Meski harus menari
Diatas duri-duri yang berbisik lirih

Demi ikatan yang berarti abadi
Sampai mata ini tertutup rapi
Dihadapan sang Ilahi.

***

Nadya Syafina (Nadin) harus rela dicabut uang bulanan nya oleh ayahnya. Setelah menolak dijodohkan dengan anak rekan bisnis ayahnya yang ternyata adalah mantan pacar Nadin.

Tanggung jawab terhadap Bunda nya yang sedang sakit dan adik kesayangannya memaksanya bekerja di sebuah kantin perusahaan.

Bagaimana Jika Bos perusahaan itu adalah musuh bebuyutannya dan seorang yang diam-diam mengaguminya dimasa lalu?

Bagaimana juga jika mantannya masih mengejarnya dan mengharapkannya kembali?

Lalu siapa yang akan dipilih Nadin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nasya kamila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Cemburu

Titan Pov

Pertemuan ku kembali dengan Nadin, membawa cerita tersendiri dalam hidupku. Nyatanya rasa kagum ku pada perempuan itu semakin besar saja. Baik, tegas, mandiri, lucu, galak dan tentunya tidak matre seperti perempuan-perempuan yang kukenal sebelumnya.

Aku yang biasanya cuek terhadap perempuan lain nyatanya kini punya hobi baru yang sungguh menyenangkan. Mau tau apa? Tentu saja menggoda Nadin.

Aku suka saat dia merasa sebal padaku.

Aku suka saat dia marah-marah padaku.

Dan aku suka saat dia sudah terlalu kesal maka dia memonyong-monyongkan bibirnya. Ingin rasanya ku kecup bibir itu. Tapi aku cukup bisa menahanya kalau tidak sudah pasti sepatunya akan bersarang di muka ku yang ganteng ini.Setidaknya aku pernah merasakan pipinya sekali. Ya dia adalah Nadin ku gadis bar-bar yang mampu meluluhkan hati ku.

Sayangnya aku harus berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkan nya. Aku serius saat mengajak Nadin menikah. Namun agaknya tidak semudah yang kubayangkan. Nadin tidak tergiur dengan wajah dan harta yang ku punya. Atau jangan-jangan Nadin mencintai pria lain?

Aku baru ingat dengan pria yang mengantarnya bekerja kemarin. Pria blasteran yang gantengnya sebelas duabelas denganku. Dia sebelas dan aku tentu saja yang duabelas. Yang pasti aku lebih ganteng darinya dong.Ceh kenapa aku jadi aneh begini.Dulu aku tidak senarsis seperti sekarang ini.

Aku mengetuk-etukan bolpoin ku ke meja. Berasa sepi hari ini gak ada Nadin. Jadi iri banget ama Devan, pria kecil itu bebas memeluk Nadin ku sesuka hatinya.

" Kenapa saat Nadin udah bekerja jadi Babysitter Devan sekarang aku jadi kesepian gini? Kemarin Nadin bisa bolak-balik masuk keruangan ku? Tapi sekarang aku belum lihat dia dari pagi karena harus nganterin Devan kesekolah. Harusnya kemarin aku paksa aja Nadin supaya dia mau nikah ama aku,supaya aku bisa puas lihatin dia "Monolog ku sambil mengacak rambutku frustasi.

"Kenapa lo? "

Srettttt

Aku refleks kaget dan memegang dadaku. Seorang Pria masuk tiba-tiba tanpa mengetuk pintu. Untung aja aku gak punya riwayat penyakit jantung.

Aku melirik kearah sumber suara. Nampak seorang laki-laki yang menyebalkan tapi sangat aku butuhkan itu masuk keruangan ku tanpa permisi dan langsung saja duduk di hadapanku.

"Gak ketemu baru dua bulan aja udah acak adul begitu. Bilang sama gue siapa orang yang bisa bikin Mahesa Septian Ceva jadi seperti ini biar aku bikin perhitungan sama dia"

"Berani kamu macam-macam aku patahin leher kamu" Ucapku galak, seketika pria itu terkekeh sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Aku bukan datang untuk kau patahkan leherku tuan Titan? "

"Ceh" Desis ku

Bayu Aksara adalah sahabatku. Pewaris dari Aksara group itu nyatanya lebih nyaman bekerja dengan ku di banding di perusahaan milik keluarganya sendiri. Katanya gak asyik kalau bekerja ditempat nya sendiri gak ada tantangannya. Semprul banget gak sih tuh anak. Tapi aku bersyukur sih karena kehadiran Bayu pekerjaan ku lebih ringan. Setidaknya Bayu bisa ku percaya dibandingkan dengan yang lain.Seperti saat ini, aku harus menariknya kesini untuk membantuku.

"Sungguh aku jadi penasaran dengan rupa orang yang membuat seorang Titan jadi durhaka kepada ku" Sindir Bayu.

"Sebentar lagi kamu akan lihat dia dan awas aja kalau kamu jatuh cinta. Ayo nanti aku kenalkan" Ucapku lalu beranjak dari ruangan ku.

"Ceh"Bayu kemudian berjalan mengikuti ku dari belakang.

Aku terus berjalan menuju kantin perusahaan, entah kenapa aku yakin kalau Nadin ada disana. Masalahnya Devan sudah pulang dari sekolah dari jam 10 tadi dan supir yang mengantar mereka juga bilang sudah mengantar mereka ke perusahaan. Kemana lagi mereka kalau tidak kesana sedangkan diruangan ku tidak ada. Awas aja kamu Nadin karena tidak segera datang kepada ku.

Sesampainya di kantin banyak karyawan yang menyapaku,karena ini memang jam makan siang.Aku pun hanya mengangguk sambil tersenyum kearah mereka sambil sesekali mencari keberadaan Nadin.Tak berapa lama retina ku menangkap sosoknya.Ku lihat Nadin sedang melayani beberapa karyawan dengan cekatan sedangkan Devan sedang asyik mewarnai tak jauh dari Nadin berada. Aku dan Bayu pun memilih duduk ditempat yang pojokan supaya kami bisa leluasa mengobrol dan tentunya memperhatikan Nadin secara diam-diam.

" Katanya ngajakin ketemu sama orang beruntung yang meluluhkan hati seorang Titan,tapi kenapa sekarang kamu ngajakin aku ke kantin.Emang kamu lagi lapar banget ya? "Protes Bayu

" Bisa diam gak entar juga kamu tahu? Omelku.

Tiba-tiba datang seorang laki-laki paruh baya menghampiri kami dengan tergopoh-gopoh.

"Pak Titan suatu keberuntungan bapak mau datang kemari. Pak Titan mau makan apa? " Tanya pria itu yang ternyata adalah pak Ridwan bapaknya Embul sahabatnya Nadin. Sedikit yang aku tau sih.

"Yang itu,dua ya pak" Tunjuk ku asal. Sebenarnya aku belum begitu lapar sih tapi mengingat aku yang sudah kangen habis ama Nadin terpaksa aku datang kemari.

"Yakin kamu mau makan itu tan? Biasanya kamu kan paling gak suka sama yang ada kacang-kacangnya" Protes Bayu.

Saking gak fokusnya aku jadi lupa kalau aku gak pernah makan makanan yang terbuat dari kacang tanah. Gak ada alergi sih cuma geli aja rasanya pas ada di lidah.

"Pak Titan yakin mau pesan gado-gado? Sebenarnya itu gado-gado bukan buatan saya pak. Itu buatan bundanya Nadin. Tapi semua karyawan di sini suka karena memang rasanya enak. Tapi kalau bapak memang tidak suka biar saya buatkan makanan yang lain" Ucap pak Ridwan sopan.

Jadi gado-gado itu bikinan bundanya Nadin? Tiba-tiba ide jahil bersarang di kepalaku.

"Eh gak usah deh pak. Saya mau pesan gado-gado saja. Sekalian panggilkan Nadin dan Devan Juga"

"Baik pak" Jawab pak Ridwan lalu undur diri.

"Yakin kamu tan mau makan itu? kalau nanti kamu muntah-muntah aku gak ikut-ikut ya? " Omel Bayu saat pak Ridwan sudah pergi.

"Berisik kamu yu" Omelku sementara Bayu hanya berdecak kepada ku.

"Tunggu.. tunggu... tadi kalau aku tidak salah dengar bapak-bapak itu sebut nama Nadin. Jangan-jangan orang yang bikin kamu....... Ah sial beneran cewek ternyata. ck ck ck gak nyangka aku kalau pria kayak kamu bisa jatuh ci..... "

Sebelum pria lemes ini ngomong aneh-aneh dan didengarkan oleh karyawan ku, aku bungkam saja mulutnya.

"Pelanin dikit suaranya kenapa? "

Ya Tuhan...

Membawanya kesini memang menguntungkan untuk perusahan ku tapi sangat merepotkan untuk kehidupan pribadiku.

"Ok maaf...maaf.. tapi asli aku penasaran banget sama orangnya" Ucap Bayu antusias.

"Aku kasih tau tapi jangan sampai ketahuan kalau kamu lihatin dia" Dengan cepat Bayu menganggukan kepalanya.

"Kamu lihat arah jam 9" Bisikku. Seketika Bayu menolehkan kepala nya kearah Jam 9.

"O M G" Pekik awal Bayu. Pria ini benar-benar lebay dan bikin malu dan aku hanya bisa menepuk jidatku.

"Sumpah itu cewek yang lo taksir tan? Gak nyangka banget kalau selera lo berubah? " Ucap Bayu sambil melekukkan tangannya menggambar body seorang wanita.

"Biasa aja kale bay? " Ucapku datar

"Ya gak bisa gitu aja dong tan? Ini bukan kamu banget, aku tau selera kamu ya?Kalau ini itu selera aku banget tau" Bisik Bayu. Seketika mataku melotot ke arah Bayu. Bayu sahabatku bisa-bisanya berkata seperti itu. Seleranya...? Sialan jangan-jangan dia mau merebut Nadin dari ku. Seketika hatiku memanas.

"Maksud kamu apa? Jangan bilang kamu suka ya sama dia dan jangan berfikir kamu mau merebut dia dari aku"

"Ceh cemburuan banget. Aku cuma bilang sesuai fakta kan. Kalau aku emang suka cewek yang sedikit berisi" Bisik Bayu di akhir kalimatnya.

Tunggu... tunggu... Bayu bilang apa tadi "Berisi" Nadin ku bukan wanita seperti itu.Tubuh Nadin proposional tidak terlalu gemuk dan tidak terlalu kurus. Seketika aku mengalihkan pandanganku ke arah pandangan Bayu dan seketika tawaku meledak.

Bayu yang melihat itu jadi heran.

Benar-benar bisa dibuat gila aku kalau sampai saingan sama Bayu. Ternyata rasa cemburuku terlalu berlebihan. Gadis yang dilihat Bayu bukan Nadin melainkan Nissa atau Embul sahabatnya.

*

*

*

1
Herlini
suka benar, alur cerita dan bahasanya tdk membosankan,, ak beri 5 bintang deh
Dwi Laras Anggreni
good
Fitriyani
iiih,,,kesel bgt aq sm titan,,,be*o bener,,,baik boleh,tp jgn t*l*l...😠
Fitriyani
setuju aku sm kamu Ale...
Fitriyani
mf lg y thor,mgkn q slh 1 istri yg beda dr istri2 yg lain,klo q ada d posisi Nadin,suami yg kita cinta trnyta nyakitin hati n perasaan,bkn hanya lewat kata tp jg sikapnya,wlwpun sbnrnya itu adlh kebohongan,aq g bs dgn mudah maafin Dy,aplgi dsni mnrt aq Titan bkn nya lgsg mnjlaskn apa yg sbnrnya trjd,malah jd playing victim,klo aq jd Nadin g semudah itu aq mmafkn,,
mf y thor,ini cm pendpt q sndr aja🙏
Fitriyani
mf y thor, sbnrnya q udh feeling sih,tp ttp aja kesel sm Titan 😠
Pipit Sopiah
puassss,,, sukurin mari jogged sama sama
Pipit Sopiah
mak lampir cabe cabean muncul
Pipit Sopiah
seru ceritanya menarik
Pipit Sopiah
mungkin devan anak kakaknya x
Pipit Sopiah
lanjut lagi bacanya
Pipit Sopiah
wah ngakak aku🤣🤣
Pipit Sopiah
aneh ya pelakor dimana mana otaknya ga waras,,
Pipit Sopiah
semangat kamu bisa nad
Pipit Sopiah
sabar nad nad🤭
Pipit Sopiah
lanjut lagi bacanya
Pipit Sopiah
Masih hadir langsung like
Kamila Azmi Rokhit: makasih kak semoga suka ya🤣
total 1 replies
Sriza Juniarti
hempaskan pelakor💪💪👍👍
Sriza Juniarti
aku mampir kk..seru kayaknya
Kamila Azmi Rokhit: Terima kasih banyak kak. Semoga suka
total 1 replies
Fitri Sagustine04
nyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!