Desi adalah seorang guru di sebuah sekolah negeri, saat ini ia memiliki 3 orang anak. Si sulung bernama Bagas, adiknya Rafi dan si bungsu bernama Aqilla. Jarak umur mereka rata-rata 2 tahun. Kehidupan rumah tangga Desi awalnya baik-baik saja. Namun, kebutuhan ekonomi yang kian mendesak membuat suami Desi mencoba mencari pekerjaan di luar kota. Suami Desi bekerja di luar kota demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, siapa sangka ternyata Ridwan menikah lagi diam-diam tanpa sepengetahuan Desi. Akibatnya, Ridwan menjadi abai dengan nafkah untuk anak-anaknya. Bahkan seringkali tidak memberi nafkah sama sekali, sehingga Desi harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ya, anak-anaknya memiliki ayah tapi nasib mereka tak jauh berbeda dari anak yatim yang tidak memiliki ayah. Bahkan terkadang untuk makan pun Desi harus berhutang. Sungguh menyedihkan kehidupannya. Pernikahannya bagai tergantung.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yayuk riyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30. Ridwan Berulah
Desi yang sudah mengetahui alasan suaminya pindah kerja ke Jakarta, merasa masa bodoh dengan apa yang terjadi. Desi tidak perduli lagi dengan pernikahannya yang seperti digantung. Saat ini, Desi hanya fokus untuk menjaga anak-anaknya. Desi berusaha semaksimal mungkin untuk membuat anak-anaknya bahagia dan mencukupi semua kebutuhan anak-anaknya.
Alhamdulilah, saat ini Desi sudah menjadi guru P3K. Dan saat ini, dia sedang mengikuti kegiatan PPG. Desi berjuang seorang diri, semaksimal mungkin agar bisa lulus dalam kegiatan PPG. Sekarang, Desi fokus pada kegiatan PPG nya yang sudah memasuki modul 5.
'Semangat Desi, semangat.' , gumamnya memberi semangat pada dirinya sendiri.
'Aku pasti bisa, aku bisa lulus dengan nilai terbaik.' , do'a Desi dalam hati.
Dalam modul 5 membahas tentang Matematika Dasar. Di dalamnya mencakup operasi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Konsep-konsep dasar lainnya meliputi pecahan, desimal, persentase, eksponen, rasio, notasi ilmiah, dan rumus.
Desi sejak kecil menyukai pelajaran matematika. Karena itu, dia sangat antusias mengerjakan modul 5 ini. Tahap demi tahap Desi lalui dengan baik. Semua itu, membuat Desi bersemangat mengerjakannya.
Jam pulang sekolah pun berakhir, Desi pulang bersama kedua anaknya, Bagas dan Rafi. Sebelum pulang, Desi tidak lupa menjemput Aqilla di rumah mbok Muna.
Malam ini, suaminya nelpon. Ternyata, Ridwan minta bantuan Desi. Ridwan mau pinjam uang sama Desi, 2 juta.Tentu saja Desi menolak. Lagian darimana dia dapat uang segitu.
"Dek, tolong bantu mas dulu. Mas lagi ada masalah ini. Pinjami dulu mas uang 2 juta." , ucap Ridwan.
"Mas, yang benar aja, mana ada aku uang segitu." , jawab Desi.
"Tolong dulu sekali ini aja, nanti mas ganti." , ucap Ridwan lagi.
"Nggak ada mas." , jawab Desi.
"Saya selama ini, nggak pernah minta gaji kamu ya. Nggak usah kerja kalau nggak bisa bantu, buat apa kerja, nggak ada gunanya. Di rumah aja jagain anak-anak. Tolong dulu, pinjam siapa kek, teman atau adekmu itu. Saya lagi ada masalah begini, kamu nggak mau bantu." , jawab Ridwan sambil marah-marah.
Desi hanya bisa menangis dalam hati, tanpa suara. Jika suaminya sudah menggunakan kata kamu dan saya berarti sudah marah sekali. Tapi apa kesalahan Desi, disuruh nggak usah kerja tapi tiap bulan nggak dikirimin uang. Terus darimana anak-anaknya makan??? Kadang Desi merasa, entah dimana akal pikiran suaminya, dimana hati nuraninya. Desi sudah berusaha diam apapun yang dilakukan oleh suaminya, dia tidak pernah protes. Namun, beginikah balasannya? Suaminya bilang nggak pernah minta uang gajinya. Ya wajarlah sebenar nya. Uang istri ya uang istri, tidak ada hak suami di dalamnya apalagi uang itu juga dipakai untuk membiayai anak-anaknya. Desi tidak habis pikir dengan semua ini.
"Tapi mas, 2 juta uang darimana?" , jawab Desi.
"Coba pinjam dulu sama siapa kek. Pinjol juga nggak papa." , jawab Ridwan sekenanya.
Akhirnya, Desi mengalah. Dia mau coba pinjam di koperasi sekolahnya.
"Iya mas, nanti tak coba pinjam di koperasi sekolah. Tapi nanti jangan lupa cicilannya dibayar." , jawab Desi.
"Iya. Takut sekali nggak dibayar." , jawab Ridwan asal.
"Ya sudah mas." , jawab Desi.
Kemudian, telpon dimatikan. Desi masih kaget dengan apa yang barusan dia dengar. Dia tidak percaya, demi perempuan itu, ya pasti demi siapa lagi kalau bukan istri sirinya. Suaminya sampai begitu. Marah tidak jelas, meminta sesuatu di luar nalar. Akhirnya Desi mengalah. Dia tidak ingin ribut.
Kadang Desi berpikir, apa lebih baik dia bercerai saja. Tapi,yang dia takutkan adalah anak-anaknya semua akan diambil oleh suaminya. Apalagi suaminya adalah tipe pendendam juga wataknya keras dan nekat.
Desi hanya bisa pasrah dan mencoba mengalah demi anak-anaknya.
Sebenarnya, Desi punya simpanan uang sedikit-sedikit. Tapi, dia pura-pura pinjam di koperasi agat suaminya mau menggantinya nanti.
Keesokkan harinya, Desi mentransfer uang yang Ridwan minta. Dia tidak mau banyak komentar lagi.
"Mas, kirim ke rek yang mana?" , tanya Desi.
"Rek BNU aja." , jawab Ridwan.
"Iya mas. Tunggu sebentar." , jawab Desi.
Akhirnya, Desi mengirim uang melalui aplikasi m banking nya. Dan tidak lupa mengirim bukti tf nya ke suaminya.
"Mas, coba di cek. Sudah tak tf barusan." , ucap Desi.
"Iya. Makasih banyak. " , jawab Ridwan.
"Sama-sama." , jawab Desi.
Kemudian, Desi lanjut mengerjakan modul nya. Sudah sampai di modul 5. Alhamdulillah, Desi masih bisa mengikuti kegiatan PPG nya dengan baik.
Materi modul 5 ini, berisi penjumlahan yang kompleks. Penjumlahan digabung dengan materi perkalian. Sehingga memerlukan ketelitian dalam mengerjakannya. Syukur alhamdulilah, Desi masih bisa mengikutinya.
Dalam tanya jawab juga digabung dengan materi yang kompleks sehingga memerlukan jawaban yang harus teliti.
Malam itu, anak-anak Desi sudah tidur semua. Desi mencoba untuk beristirahat dulu.
Namun, Desi tidak bisa tidur. Dia mencoba memejamkan matanya, namun tetap tidak bisa tidur. Dia pusing dengan semua yang telah terjadi.
Daripada tidak bisa tidur, Desi memilih lanjut mengerjakan modulnya. Desi meresume modul 6. Namun, belum dia kumpulkan.
'Lumayan dapat meresume modul 6.' , gumam Desi .
Akhirnya, setelah selesai meresume modul 6, Desi menyimpannya dulu karena belum waktunya untuk dikumpulkan.
Malam semakin larut, namun Desi belum juga bisa tidur. Akhirnya, Desi mencoba membuka aplikasi membaca novel. Sampai akhirnya , entah jam berapa Desi baru bisa tidur karena saat bangun dia masih merasa ngantuk. Namun, hari sudah pagi, mau tidak mau dia harus bangun dan bersiap-siap pergi ke sekolah.
Desi lalu mandi dan solat subuh. Habis itu baru memasak untuk dia dan anak-anak sarapan dan untuk bekal makan siang nya. Saat sedang memasak, Bagas bangun. Desi menyuruh Bagas mandi lebih dulu baru nanti membangunkan adek nya Rafi. Selesai masak, Desi bersiap-siap berangkat ke sekolah.
Saat semua sudah rapi, mereka lalu berangkat ke rumah mbok Muna terlebih dahulu untuk menitipkan Aqilla. Baru kemudian berjalan kaki menuju sekolah.
Sampai di sekolah, waktu sudah menunjukkan pukul 7 kurang 5 menit. Sebentar lagi bel masuk berbunyi.
Anak-anak masih bermain lari-larian. Mereka begitu gembira seolah-olah tidak ada beban dalam hidupnya. Rasanya Desi ingin kembali menjadi anak kecil lagi. Supaya tidak pusing memikirkan beban hidup. Namun, itu semua tidak mungkin. Desi hanya bisa pasrah menghadapi semua ini. Desi hanya bisa berdo'a agar diberikan kekuatan menghadapi semua cobaan ini.
Hari ini, tidak ada guru bidang. Jadi dia full mengajar hari ini. Mulai dari jam 7 pagi sampai jam 12 siang. Desi pelan-pelan melewati hari ini karena badan juga lagi kurang sehat. Tadi.dia meminta anak-anak untuk belajar dengan sungguh-sungguh agar tidak mengalami kesulitan nantinya saat ada PR.
wanita bucin laki pulang cm nyelup gk ngasih uang masih di terima ya mungkin terong nya mantab mkne desi masih mau laki bekasan gundik. 🤣🤣🤣
kl istri ke 2 rizwan pasti lbih cetar, Dan Pinter. gk mau cari duit hidup bagai princes uang Dr rizwan. 🤣. sdng desi wanita bodoh gk di kasih duit saja diam 🤣.
laki nikah lagi gk nuntut cerai alasan laki marah. mbelgedes gk percaya. yg Ada desi bucin ma rizwan. jd walau burung rizwan dah di bagi ma gundik masih mau dia. 😄🤣
cm alasan takut ma suami walau gk di nafkahi. yg aslinya Desi bucin ma rizwan. walau gk di kasih duit Dan hrs Banting tulang masih Cinta asal rizwan pulang Dan kelon ma dia 🤣.
jd biar saja smpe tua Banting tulang sendiri.
kl wanita berkelas mah ogah mnding janda toh sama sama nyari duit sendiri urus anak sendiri.
tp kl wanita kampung gk berkelas ya kayak desi jd babu, keset, ngurus anak masih nyari duit pun mau 🤣🔥 mang gk berharga juga.
kl wanita cerdas berkelas pasti dah cerai tu sm laki model bgitu.
tp desi kn wanita kampung, bucin ma ridwan. mau ridwan gk ngasih duit pun masih mau 😄.