NovelToon NovelToon
Sistem Terkuat

Sistem Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Transmigrasi
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Yann_Story

Ethan, seorang Assassin paling mematikan di Neo-Veridia, memilih akhir tak terduga di hidupnya. Tanpa dia sadari, takdir membawanya ke sebuah tempat yang jauh berbeda dari sebelumnya. petualangan yang seru dan menegangkan pun tak bisa dia hindari untuk menemukan jawaban bagaimana dirinya bisa terseret ke tempat misterius ini. Apa yang sebenarnya yang terjadi pada Ethan? Bisakah dia menemukan jawaban dari semua ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yann_Story, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasukan Bayangan Logam Hitam

Malam itu, di dalam ruang bawah tanah bekas markas Sekte Sanca Suci cabang Kota Logam Hitam yang kini telah diubah menjadi ruang simulasi taktis, lima ratus petarung pilihan berdiri dalam barisan yang teramat rapi. Mereka adalah para kultivator pengembara dan pengawal Paviliun Lelang yang terkenal kejam, tangguh, namun selalu setia pada koin emas dan batu spiritual.

Namun, malam ini, wajah-wajah garang itu dipenuhi oleh raut kebingungan. Di depan mereka masing-masing, sebuah kotak logam fraktal terbuka secara otomatis, menyajikan sebuah Senapan Pulsar Gauss V1 yang hitam legam, berkilat di bawah lampu neon buatan sistem Ethan.

Ethan duduk di kursi roda mekanisnya di atas panggung utama, didampingi oleh Mu Rong yang berdiri anggun di sisinya. Di antara keduanya, ada keheningan yang sedikit canggung namun dipenuhi oleh ketegangan emosional yang halus.

Sejak pertempuran hebat tempo hari di mana Ethan hampir mengorbankan nyawanya, perasaan terpendam di antara mereka mulai tumbuh subur. Mereka saling menyukai, sebuah rahasia yang tersimpan dalam tatapan-tatapan sekilas dan perhatian kecil yang belum sempat dideklarasikan dengan kata-kata.

"Kalian semua adalah petarung yang biasa mengandalkan Qi kasar, bertarung dalam jarak dekat, dan menganggap bahwa kultivator dengan ranah lebih tinggi adalah dewa yang tak tersentuh," suara Ethan menggema melalui pengeras suara internal ruangan, terdengar dingin dan berwibawa meski fisiknya masih memulihkan diri. "Mulai malam ini, lupakan semua doktrin sampah itu."

Ethan mengangkat tangan kanannya, mengetuk sebuah gawai siber di pergelangan tangan.

[ Mengaktifkan: Protokol Indoktrinasi Taktis Saraf Mikro (Biaya: 5.000 Poin Sistem). ]

[ Sisa Poin Sistem: 19.750 Poin. ]

BZZZZT!

Sebuah gelombang frekuensi rendah terpancar dari langit-langit ruangan, langsung berinteraksi dengan cincin pengikat spiritual (yang sebenarnya merupakan implan pelacak bio-metrik) yang dipasang di pergelangan tangan lima ratus petarung tersebut.

Dalam sekejap, ribuan data memori taktis—mulai dari cara memegang senjata, kalkulasi jarak angin, koreksi gerak rekoil, hingga formasi pengepungan militer masa depan—terunggah langsung ke dalam korteks serebral mereka.

"Ugh...!" Beberapa petarung mengerang memegangi kepala mereka saat volume informasi raksasa itu memaksa masuk. Namun, hanya dalam waktu lima menit, mata mereka yang semula bingung berubah menjadi sangat tajam dan fokus.

Cara mereka memegang Senapan Gauss di tangan mereka berubah seketika; tidak lagi canggung, melainkan sangat natural seolah senjata itu telah menjadi perpanjangan dari lengan mereka selama puluhan tahun.

"Ini... ini luar biasa!" Salah seorang kapten petarung, seorang pria bertubuh kekar di Ranah Pemurnian Qi Tingkat Sembilan bernama Ba Jiao, menatap senjatanya dengan tangan gemetar karena bersemangat. "Tuan Muda, di dalam kepala saya sekarang... saya tahu persis bagaimana cara meledakkan kepala seorang ahli Ranah Pondasi Spiritual dari jarak delapan ratus meter!"

Ethan mengangguk tipis. "Gunakan minggu ini untuk menyempurnakan sinkronisasi tubuh kalian. Pasukan ini akan dinamakan Corps Shadows Cyber. Kalian adalah garis pertahanan pertama dan terakhir kota ini."

---

Sementara Kota Logam Hitam bertransformasi menjadi sebuah benteng industri modern yang menakutkan, di Wilayah Pusat Langit Kedua—tepatnya di puncak Gunung Sanca Ungu yang megah—suasana mencekam sedang melanda Aula Agung Sekte Sanca Suci.

Aula yang megah itu dihiasi oleh pilar-pilar batu giok hitam berselimutkan ukiran ular naga raksasa. Di atas takhta tertinggi yang terbuat dari tengkorak binatang buas ranah tinggi, duduk seorang pria tua bertubuh kurus kering dengan jubah ungu tua. Kulitnya memancarkan pendaran hijau pucat, dan sepasang matanya memiliki pupil vertikal persis seperti ular beludak.

Dialah Leluhur Sanca Suci, penguasa mutlak sekte yang kekuatannya telah mencapai Ranah Inti Emas Tahap Akhir setengah langkah menuju Ranah Jiwa Baru.

"Dua minggu..." suara Leluhur Sanca Suci terdengar mendesis, membuat suhu di dalam aula besar itu turun drastis. Ratusan murid inti dan penatua luar yang berlutut di bawah tidak berani bernapas. "Sudah dua minggu sejak Wu, Liu, dan Zhao pergi ke Kota Logam Hitam untuk mengambil alih tambang... dan tiga lentera jiwa mereka di Aula Leluhur padam secara bersamaan tiga hari yang lalu."

BRAKK!

Leluhur Sanca Suci menggebrak sandaran takhtanya hingga hancur berkeping-keping. Tekanan Qi yang teramat kuat dan berat meledak keluar dari tubuhnya, membuat beberapa murid di barisan depan memuntahkan darah karena tidak kuat menahan tekanan mental tersebut.

"Siapa? Siapa yang berani membantai tiga tetua agung sekteku di tempat terpencil seperti itu?! Apakah Keluarga dari kota utama mulai ikut campur?!" raung sang Leluhur, mengira ada kekuatan besar dari kota pusat yang bermain di balik layar.

Seorang penatua urusan informasi merangkak maju dengan gemetar. "L-Melapor Leluhur... Berdasarkan intelijen terakhir sebelum jimat transmisi di area itu terblokir secara misterius, tidak ada pergerakan dari Keluarga di kota utama."

"Namun, Kota Logam Hitam saat ini dikabarkan telah dikuasai oleh dua orang buronan misterius. Salah satunya dikonfirmasi sebagai Nona keluarga Mu, dari alam bawah, dan satunya lagi adalah seorang pemuda asing tak dikenal yang bersamanya. Pemuda itu memiliki metode yang sangat aneh... dia membunuh tanpa menggunakan hukum Qi yang kita kenal."

1
teguh andriyanto
tetap semangat Thor... semoga selalu sehat.💪
Yann_Story: siap, makasih🥰
total 1 replies
teguh andriyanto
cakep, ngga bertele2. ngga banyak jurus2 aneh. taktis ala assassin. mawar merekah dl buat author
Yann_Story: hehe🥰
total 1 replies
Panggil Zain Aja
boleh lah, rajin banget update pulak
Yann_Story: hehe🥰
total 1 replies
Bruce Fezz
keknya menarik nih buat di baca 🌚☕
Yann_Story: hehe🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!