NovelToon NovelToon
Gadis Culun Kesayangan

Gadis Culun Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / Nikahmuda
Popularitas:829
Nilai: 5
Nama Author: RalenS

seorang gadis cantik berkulit putih berdiri menatap penampilan pada sebuah cermin...

Rambut di kepang dua, mengunakan kaca mata tebal, wajah nya natural tampa riasan make up tebal seperti gadis lainnya....


Bahkan baju yang di kenakannya kebesaran sehingga menutupi body aslinya....


" Satu hari sejuta impian, semangat Jasmine
kamu pasti bisa" gumam nya tersenyum manis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RalenS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Helena bertemu Jasmine

" Nyonya Helena selamat datang" ujar Tamara menghampiri wanita yang menjadi pelanggan tetap di tokonya

" Hai Nyonya Tamara,maaf kemari tanpa memberi kabar" ujar Helena

Helena adalah pelanggan tetap di toko bunga milik Tamara

" Nyonya Tamara bisa membantu saya memilih bunga yang cocok untuk seseorang yang spesial" ujar Helena

" Apa nyonya ingin memberi buket untuk suami nyonya?" tanya Tamara tersenyum kecil walaupun sedikit merasa lucu dengan pertanyaan nya...

Helena terkekeh geli mendengar Perkataan Tamara

" Bukan untuk ku tapi untuk seorang gadis yang cantik, anggun dan sangat menggemaskan" ujar Helena

Tamara mengangguk-anggukan kepala lalu mengajak Helena menuju bunga yang di pajang dan yang tersedia di toko nya...

Helena mengerutkan keningnya saat melihat seorang gadis muda yang menatap tersenyum ke arahnya, Tamara yang melihat itu pun memanggil Jasmine mendekat

" Jasmine ini adalah nyonya Helena dia pelanggan tetap toko kita " ujar Tamara

" Nyonya Tamara perkenalkan Jasmine karyawan baru saya yang akan membantu pekerjaan saya saat ini" tutur Tamara

Jasmine mengulurkan tangannya tapi Helena hanya menatap nya datar, Jasmine menurunkan tangannya sedangkan Tamara merasa kasian melihat Jasmine

" Nyonya Tamara saya ingin melihat bunga itu" tunjuk Helena pada sebuah bunga di atas meja yang baru saja di rangkai...

Tamara melihat bunga itu dan dia tahu bunga itu baru saya di rangkai oleh Jasmine

" Baik nyonya,bunga ini adalah satu-satunya di toko ini, karena baru saja di rangkai oleh Jasmine dan nyonya adalah yang pertama mendapat kan nya" tutur Tamara dengan rasa bangga pada Jasmine

Helena melirik sekilas pada Jasmine

" Aku seperti tidak menyangka bunga cantik ini di rangkai oleh gadis seperti nya" batin Helena

( Bunga yang di rangkai oleh Jasmine)...

Setelah membayar bunga itu Helena juga memberikan tip untuk Jasmine lalu pergi...

" Kamu hebat Jasmine,bunga pertama mu sudah laku terjual" puji Tamara dengan raut wajah puas...

Jasmine merasa senang dan semakin semangat untuk belajar merangkai bunga lagi

Helena memarkirkan mobilnya di sebuah perusahaan milik Suaminya yang saat ini sudah di ambil alih oleh Wiliam.

Para karyawan yang melihat nya tersenyum dan menyapa nya

Wiliam yang saat itu sedang mengerjakan pekerjaan nya menoleh ke arah pintu yang di buka dan melihat siapa yang berani masuk tanpa mengetuk pintu, Wiliam sudah ingin marah tapi saat melihat siapa pelakunya hanya bisa meredam nya

" Nak, mama bawakan Makanan kesukaan kamu" ujar Helena lalu menatanya di atas meja dalam ruangan itu

Helena mendekat pada putra nya dan menarik tangan nya untuk segera menyantap makanan yang di bawa nya

" Mama seharusnya tidak perlu repot-repot membawa makanan,aku bisa keluar untuk sekedar makan" ujar Wiliam

" mama tahu kamu pasti sibuk dan seringkali lupa waktu" tutur Helena

Akhirnya Wiliam pun mengikuti kemauan mamanya ,di sela-sela makannya Helena bercerita jika dia mendapatkan undangan makan malam di sebuah restoran

" Wiliam sayang karena papa kamu tidak bisa menemani mama jadi kamu harus mau menemani mama ya sayang" bujuk Helena

" Mah aku sibuk" ujar Wiliam

" Kamu punya asisten nak lagi pula mama ingin mengajak kamu menemani mama memenuhi undangan makan malam saja"ujar Helena

Akhirnya Wiliam menuruti keinginan mama nya

suara langkah kaki menuruni tangga membuat sepasang suami istri melihat ke arah tangga...

( Rose Arabella)

Bella dan Albert tersenyum melihat pesona cantik Putri mereka Rose Arabella.

" Kamu sangat cantik princess" puji Albert

"Hehehe tentu saja dad karena semuanya menurun dari Momy bella"jawab Rose

Bela yang mendapat pujian dari putri tersenyum malu

" Ya kamu benar Princes pesona Momy mu tidak ada duanya " ujar Albert semakin membuat wajah Bella memerah karena malu

" Sekarang kita berangkat Helena pasti sudah menunggu kita " ujar Bella

Mereka pun segera berangkat

Wiliam memarkirkan mobilnya di depan sebuah restoran mewah

(Laurenzo William)

" Nak tunggu sebentar" ujar Helena saat Wiliam ingin berjalan masuk kedalam restoran

Helena mengambil buket bunga yang di belinya dan memberikan nya pada Wiliam

" Kamu bawa buket ini dan nanti berikan pada seseorang " tutur Helena dengan semangat

"Mah" tegur Wiliam yang merasa keputusan menyetujui ajakan mamanya adalah kesalahan besar...

" Sudah kamu harus nurut" ucap Helena...

Saat memasuki restoran banyak wanita yang mencuri pandang pada Wiliam

" Lihatlah itu nyonya Helena dan Putranya Laurenzo William "

" Wah ternyata tuan Laurenzo memiliki sisi romantis ya, buket itu pasti untuk kekasih nya"

" Ternyata rumor yang beredar itu tidaklah benar, Laurenzo ternyata sudah memiliki kekasih "

" Siapa ya wanita yang beruntung itu" ujar wanita lainnya

Helena tersenyum mendengar bisikan-bisikan itu sementara Wiliam merasa tidak nyaman dan ingin membuang buket di tangan nya

Akhirnya mereka pun telah sampai di sebuah ruangan khusus yang di pesan oleh Bella

Saat pintu di buka Bella tersenyum melihat Helena dan putra nya sudah datang, sementara itu Wiliam melihat seseorang yang membelakanginya

Dari belakang Wiliam merasa tidak asing seperti perna melihat...

" Bella Albert maaf membuat kalian menunggu " ujar Helena mendekati mereka

Bela, Albert serta pun serempak berdiri dan saat berbalik Rose begitu terkejut melihat pria di depannya

Helena dan Bella yang melihat itu berpikir jika Rose terpesona pada Wiliam, sementara Albert memperhatikan Wiliam yang sangat mirip dengan Smith saat masih muda

" Kamu"ujar Rose

" Apa kalian sudah saling mengenal sebelum nya sayang?" tanya Helena

"Suda"

"Belum"

Jawab keduanya bersamaan membuat orang tua mereka bingung, rose tiba' merasa sedih karena Wiliam berkata tidak mengenalnya

" Apa dia melupakan kejadian saat dia menolong ku" batin Rose berpikir tentang hari itu saat Wiliam menolongnya

Rose akui dia memang tidak mengetahui nama pria itu adalah Wiliam pria yang berdiri di depan nya saat ini, tapi rose masih mengingat dengan jelas...

" Oh mungkin maksudnya kalian akan saling kenal setelah ini ya " ucap Helena ingin mencair kan suasana

Helena memberikan kode pada putra nya untuk memberikan buket itu pada Rose

Wiliam berusaha untuk biasa saja walaupun dirinya semakin merasa tidak nyaman saat ini dan Wiliam ingin sekali meninggal kan tempat ini

" untukmu" ujar Wiliam dengan raut wajah datar

Rose tanpa sadar tersenyum dan melupakan kesedihannya lalu menerima buket itu

" Terimakasih tuan" ucap Rose

"kalian belum berkenalan secara resmi" ucap Helena

Rose tersenyum lalu mengulurkan tangannya

" Perkenalkan aku Rose Arabella" ujar Rose ini adalah kali kedua dia memperkenalkan diri

Wiliam terpaksa menerima uluran tangan itu karena menghargai mama nya dan kedua orang tua Rose...

" Laurenzo William" ucap Wiliam menerima uluran tangan itu

Setelah nya acara makan malam itu pun berlanjut, sesekali rose mencuri pandang pada Wiliam dan rose semakin mengagumi Wiliam

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!