NovelToon NovelToon
Gadis Dalam Lukisan

Gadis Dalam Lukisan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Janda / Romansa
Popularitas:27.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Alethea adalah seorang kurator museum yang bekerja di museum national gallery art di Washington. Dia sudah dua tahun ditingga! suaminya yang meninggal akibat kecelakaan ski. Suatu hari, dia mendapatkan kiriman lukisan wajahnya. Pengirimnya tertanda dari kota kecil di Irlandia. Alethea diutus oleh bossnya untuk mencari pelukisnya. Tidak mudah untuk mencari hingga dia tiba di desa kecil bernama Cedliff. Di sebuah hotel desa dia bertemu dengan Satoru Shinoda yang terkejut melihatnya. Tanpa Alethea tahu, Satoru adalah pelukisnya. Satu pertanyaan. Mereka belum pernah bertemu sebelumnya tapi bagaimana Satoru bisa melukis wajah Alethea?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satoru Ke Washington

Alethea kembali ke hotel bersama dengan Satoru. Keduanya lebih memilih untuk jalan kaki meskipun musim dingin di New York. Entah memang semesta sedang mendukung mereka tapi New York cerah hari ini.

"Kamu kapan kembali ke Washington?" tanya Satoru.

"Besok kami sudah kembali. Kamu? Apa masih di New York?" balas Alethea.

"Yup. Aku mulai keliling New York untuk sementara waktu. Biasa, promosi." Satoru mengangkat wajahnya. "Aku senang hari ini tidak turun salju."

"Aku juga. Jangan kamu ajak aku makan malam, Satoru. Aku sangat kenyang ini! Sudah brunch, makan siang ditambah minum teh sore. Apakah kamu hendak membuat aku gendut?" kekeh Alethea.

"Tidak juga. Aku hanya senang bisa bersama denganmu. Dan bukankah seorang wanita jika sedang senang pasti makan terus apalagi yang enak," gumam Satoru.

"Iya tapi bukan porsi banyak, Satoru!" protes Alethea.

"Lho apa kamu tidak suka dengan makanan tadi?" tanya Satoru dengan wajah polos.

Alethea menghela napas panjang. "Bukannya aku tidak suka ... Aku suka makanannya enak-enak. Tapi terlalu banyak. Serius, aku tidak sanggup makan malam ini!"

"Bagaimana kalau kita makan salad? Itu kan sayur. Jadi tidak mengenyangkan tapi bikin segar badan." Satoru menarik lembut tangan Alethea. "Aku tahu sebuah restaurant yang isinya jualan salad dan sayur saja."

"Satoru!" protes Alethea. "Aku sungguh kenyang ...."

"Hanya sayur kok," eyel Satoru.

Alethea menggelengkan kepalanya. "Ampun deh kamu tuh!"

Satoru tertawa.

***

Alethea tiba di kamar hotel menjelang pukul sepuluh malam dan Jennifer sudah menunggu dengan gelas anggur di tangan. Alethea tersenyum ke arah bossnya.

"Bagus ya Thea! Kamu sudah membuat aku manyun sendirian sementara kamu malah berkencan dengan Satoru Shinoda!" omel Jennifer yang sedikit mabuk.

"Kami hanya mengobrol biasa," jawab Alethea santai.

"Dengan bergandengan tangan? Thea, jangan bohong padaku! Kalian ada apa-apanya kan? Katakan padaku!" protes Jennifer.

"Bagaimana kamu tahu?" tanya Alethea sambil melepaskan jaketnya.

"Kalian begitu asyik berdua sampai-sampai tidak melihat aku yang cantik ini berada satu restoran! Aku ada di sana!" Jennifer menatap tajam ke arah Alethea.

"Gommennasai kalau aku tidak tahu. Kami hanya mengobrol macam-macam kok."

"Itu kencan! Kencan! Dating! D A T I N G!" balas Jennifer dengan wajah judes.

Alethea tertawa kecil. "Good night Jenny."

"Kamu hutang penjelasan, Thea! Kamu hutang penjelasan!" Jennifer hanya manyun saat mendengar suara pintu kamar tertutup. "Kenapa tidak bilang kalau kalian sudah kenal. Tunggu ... Mungkinkah ...."

Jennifer membalikkan badannya ke arah pintu kamar Alethea. "Otakku terlalu kreatif. Tidak mungkin kan mereka bertemu di Cedliff? Jika bertemu di Cedliff ... berarti ...."

Wanita itu menghabiskan anggurnya. "Aku kebanyakan minum ini jadi otakku kacau."

Jennifer lalu berjalan sedikit doyong menuju kamar tidurnya. Dia tahu harus bisa bangun pagi esok karena pesawat mereka akan berangkat jam dua belas siang.

***

Satoru tetap melakukan safari promosi lukisannya di New York sementara Alethea kembali ke Washington DC. Meskipun begitu, Satoru selalu menghubungi Alethea setiap hari meskipun hanya ngobrol sebentar dan mengirimkan pesan.

"Aku sudah selesai acara promosinya?" tanya Satoru ke asistennya.

"Sudah Mr Shinoda. Jadwal Anda selanjutnya, dua Minggu lagi ke Dubai. Anda ada jadwal libur sekitar sepuluh hari. Bagaimana?" jawab asistennya.

"Bagus. Aku ada waktu libur lumayan." Satoru pun berdiri. "Bonus kamu akan masuk Minggu ini."

Asistennya langsung membungkuk hormat. "Domo Arigato Sensei."

"Pekerjaan kamu bagus. Kita mendapatkan banyak uang dari penjualan lukisan berkat negosiasi kamu. Good job, Shima." Satoru menepuk bahu pria Jepang itu.

Shima dulu adalah anak buah Yakuza Takara Bianchi. Dia masih junior saat masuk menjadi anggota Yakuza. Saat Satoru semakin punya pamor, dia membutuhkan asisten yang mampu berbahasa Inggris dengan fasih. Shima salah satu yang dipercaya Kenta dan Satoru tidak keberatan dengan pria yang sebaya dengannya.

Shima tidak mengecewakan Satoru dan sudah lima tahun ini dia bekerja dengan pelukis itu. Pengetahuan Shima tentang dunia seni karena dia sarjana seni dari sebuah kampus di Osaka. Shima juga seorang negosiator yang cerdas. Tak heran, Satoru mendapatkan banyak keuntungan berkat Shima.

Selain Shima, Satoru juga memiliki bagian keuangan yang dipegang oleh wanita berkulit hitam mirip penyanyi Aretha Franklin, bernama Tyche, dari kantor akutansi Neville. Dia yang mengatur semua keuangan Satoru dari penjualan lukisan.

"Kamu akan kembali ke Tokyo?" tanya Satoru ke Shima.

"Haik. Jujur aku rindu takoyaki khas Jepang. Di sini, kurang," kekeh Shima.

"Tyche?" Satoru menoleh ke wanita yang sedang membuat laporan keuangan ke Thorin Neville.

"Aku kan Tyche from The Bronx. Jadi, aku tetap tinggal di sini. Satoru, aku sudah memasukkan semua uang ke rekening Anda. Gaji saya dan Shima juga sudah masuk. Laporan ke Mr Neville juga sudah," jawab Tyche sambil laporan.

Satoru menerima notifikasi dari ponselnya dan laporan kertas Tyche. "Oke. Kerja bagus semuanya. Shima, hati-hati pulang ke Tokyo. Tyche, selamat bersenang-senang di rumah."

***

Satoru tiba di Washington dan segera menuju museum tempat Alethea bekerja. Satoru bisa melihat bagaimana cantiknya museum itu. Pria itu pun berkeliling hingga Catherine melihatnya. Wanita itu tampak terkejut dan tangannya melakukan bahasa isyarat.

"Ah selamat siang. Aku Satoru Shinoda," senyum Satoru juga menggunakan bahasa isyarat.

Catherine terkejut. "Bagaimana bisa Anda menggunakan bahasa isyarat?"

"Sepupuku ada yang tuna rungu dan selalu ingin tahu berkomunikasi dengan bahasa isyarat jadi ya ...."

"Satoru?"

Satoru melihat ke arah belakang Catherine yang menengok arah mata Satoru.

"Hai. Aku datang kemari untuk berlibur dan menemui kamu," senyum Satoru.

Catherine melihat bergantian. "Kalian pacaran?"

***

Yuhuuu up Siang Yaaaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu

1
Teuing Saha🙃
🤣🤣🤣 Gemesin banget sih kalian berdua
Elsa Fanie
🤣🤣🤣🤣🤣 yakin Nina kram itu pipi karena ketawa terus gara gara satoru🤣🤣🤣🤦🤦,tapi y MW gimana lagi mang seperti itulah Satoru,,dan y bener Thea kamu yg pertama buat Satoru dan semoga kalian jodoh aamiin 🤲
amilia amel
gapapa.... sekali-kali nepo memang diperlukan
D_wiwied
nepo dikit gpp lah wong kamunya udah cantik spektakuler gini.. pdhl biasanya seniman tu rata2 romantis lho koq yg ini oraaa,,, gpp wong masih dalam tahap belajar romantis ya Toru kencan berjalan lancar aja udah bagus bgt itu 🤭😆
Sayem Sayem
yakin tu Toru dah mentok cinta ny sama gadis dlm lukisan ny...jika ia d tunggu rostingan ala pria Pratomo
Elsa Fanie
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 maaf Satoru y Thea tapi yakin , Toru pria baik kok cuma y gen Pratomo ny masih ada JD y begitu 🤣🤣🤣
Kaylaa
lha wes piye....emang modelnya gitu...gak suka basa basi....🤭
D_wiwied
setidaknya hargai kejujuran Satoru, The.. itu udah ajakan paling romantis menurut dia 🤭
ayo kita ke pojokan Nin, kita ketawa bareng 🤣🤣🤣🤣
Sayem Sayem
mb hana visual e makin imut walau mode anime tp lucu bikin gemes🥰🥰
Sayem Sayem
TTS d mulai y toru..
Marsiyah Minardi
Maafkan aku ya Thea ,aku pun ikut ketawa sama kaya Nina
Duh moga kalian akan terus bersama hingga menua hingga ujung usia
Teuing Saha🙃
Berhenti ngakak kamu, Nina🤣🤣🤣 takutnya ngompol 🤭
amilia amel
Thea belum tau kalo "unromantic" adalah nama tengah para lelaki Pratomo 🤭🤭🤭
Nuraisah Aisah
sangat sangat luar biasa, tidak perlu diragukan lagi kalo karyanya Mbak Hana memang the best, tetap semangat dalam membuat karya-karya yang luar biasa kapanpun akan selalu ditunggu
Hana Reeves: mamaciih 🙏🙏🙏
total 1 replies
Elsa Fanie
🤣🤣🤣🤣 biasanya kalo seniman romantis y Thea tapi maaf Satoru masih keturunan Pratomo kok JD y g2, ngajak nikah kaya orang ngajak beli cilok 😁😁😁,tapi nti pas udah nikah pasti romantis kok🤭
Elsa Fanie
nah bener kan blm ketemu j pusing apalagi kalo udah ketemu smw 🤣🤣🤣🤣,
Elsa Fanie
Masyaa Allah cantik ny anak pak Ben dan Bu Joy,,,g sabar y Thea pengen ketemu m yg lain tapi nti kalo udah ketemu jgn pening y 😁😁😁
D_wiwied
jujur aja ya The, cowok2 di klan Pratomo tu hampir semua ga ada yg romantis.. nglamar anak gadis orang ky ngjakain beli bakso 🤭😆😆
Teuing Saha🙃
Tarik terus sampai copot tu kuping, Thea... Ampun deh🤣🤣🤣
Mira Hastati
bagus
Hana Reeves: mamaciih 🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!