NovelToon NovelToon
Veterinary Love

Veterinary Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Perjodohan / Idola sekolah
Popularitas:545
Nilai: 5
Nama Author: Inayusrina

Farra dan Barra adalah murid kelas 3 SMK Kesehatan Hewan dari dua keluarga penguasa industri kesehatan hewan Indonesia—keluarga Barra pemilik Saputra Pet Hospitals (rumah sakit hewan terbesar), sedangkan keluarga Farra pemilik Aurelie Vet Medicine (produsen obat hewan terbesar).

​Dua bulan sebelum Ujian Nasional, hidup mereka berubah total saat dipaksa menikah demi memenuhi janji masa lalu Opa dan Oma mereka. Enggan memicu skandal dan demi fokus lulus UN, keduanya sepakat menikah diam-diam dengan dua aturan ketat: menjadi suami-istri di rumah, tetapi berpura-pura asing saat di sekolah.

​Tinggal serumah sambil menyembunyikan status pernikahan dari teman-teman sekolah ternyata memicu berbagai canggung, kecemburuan, dan drama praktik lapangan. Di tengah tekanan Ujian Nasional dan ego masing-masing, persaingan dingin di antara mereka perlahan berganti menjadi benih cinta yang tak terduga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Inayusrina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Pintu ruang pemeriksaan UGD akhirnya terbuka. Dokter spesialis yang menangani Farra melangkah keluar dengan senyum ramah, menyapa Barra yang masih berdiri gelisah dengan mata sembap di depan pintu.

​"Dokter! Gimana keadaan istri saya? Farra nggak apa-apa, kan?!" cerca Barra panik, langsung menghampiri sang dokter.

​"Istri Anda baik-baik saja, Mas Barra. Mari masuk, beliau sudah sadar dan bisa diajak bicara," jawab dokter menenangkan.

​Barra buru-buru melangkah masuk dan langsung menyergap jemari Farra yang terbaring di atas tempat tidur pemeriksaan. Di dalam ruangan, dokter mulai menanyakan beberapa hal terkait kondisi Farra.

​"Mbak Farra, kalau boleh tahu... kapan terakhir kali datang bulan?" tanya dokter lembut sembari mencatat dokumen medis.

​Farra terdiam sejenak, mengingat-ingat kalendernya. "Terakhir... sekitar dua bulan yang lalu, Dok. Karena sibuk persiapan ujian, saya pikir terlambat haid biasa gara-gara stres."

​Dokter tersenyum manis, lalu menyiapkan alat ultrasonografi (USG). "Mari kita cek area perutnya ya."

​Gel dingin diusapkan ke perut Farra, dan alat pemindai mulai digerakkan. Layar monitor di samping tempat tidur seketika menyala, menampilkan bayangan hitam putih yang bertahap makin jelas. Barra menahan napas, menatap layar itu dengan jantung berdebar kencang.

​"Selamat, Mas Barra dan Mbak Farra. Mbak Farra positif hamil," tutur dokter hangat.

​Belum sempat rasa haru menyergap mereka, dokter memperbesar tampilan layar dan menunjukkan dua titik kantung kehamilan yang terpisah dengan jelas.

​"Dan ini kejutan indahnya... lihat di layar, ada dua kantung janin. Detak jantung keduanya sangat kuat. Selamat, Mbak Farra mengandung anak kembar!"

​Farra menutup mulutnya tak percaya, air mata haru seketika menetes membasahi pipinya. Sementara Barra terpaku membeku, matanya membelalak menatap layar monitor sebelum akhirnya tangis bahagianya pecah kembali. Barra langsung memeluk Farra erat-erat, mencium dahi dan pipi istrinya berkali-kali dengan rasa syukur yang tak terhingga.

​Usai keluar dari rumah sakit dengan kondisi Farra yang sudah jauh lebih segar, Barra dan Farra bersepakat untuk membagikan kabar bahagia ini secara spesial. Barra langsung memesan ruang VIP di sebuah restoran mewah langganan keluarga mereka untuk perjamuan makan malam.

​Lewat telepon, mereka mengundang orang tua Farra (Fendi dan Aghnia) serta orang tua Barra (Byan dan Tasya) untuk hadir tanpa membocorkan alasan utamanya.

​Malam harinya, kedua keluarga besar berkumpul di meja makan berornamen megah. Suasana hangat menyelimuti perbincangan awal mengenai selesainya Ujian Nasional anak-anak mereka.

​"Jadi, ada kejutan apa sampai kita dikumpulin di restoran mewah gini, Barra?" tanya Fendi penasaran sembari menyesap minumannya.

​Barra menyunggingkan senyum miring nan bahagia, lalu meraih sebuah amplop cokelat tebal dari dalam tasnya. Ia menyerahkan amplop tersebut ke tengah meja, tepat di hadapan Tasya dan Aghnia.

​"Ini hadiah atas selesainya ujian kami... dan awal dari babak baru," ujar Barra mantap.

​Dengan rasa penasaran yang membuncah, kedua ibu tersebut membuka isi amplop. Di dalamnya, terbaring dua lembar foto hasil cetak USG beserta surat keterangan dokter.

​Tasya membaca keterangan di surat itu lebih dulu, dan matanya seketika membelalak sempurna. "B-Barra... Farra... ini beneran?!"

​"Ada apa, Tasya?" tanya Aghnia bingung, lalu mengambil foto USG tersebut. Seketika pekikan bahagia keluar dari mulut kedua calon nenek tersebut.

​"FARRA HAMIL?! DAN ANAK KEMBAR?!" seru Tasya dan Aghnia kompak dengan suara melengking bahagia.

​Fendi dan Byan yang mendengar hal itu langsung berdiri dari kursi mereka karena kaget bercampur bahagia. Fendi mendadak terharu dan merangkul Byan erat-erat, sementara Tasya dan Aghnia langsung menghampiri Farra, memeluk dan mencium pipi menantu serta anak mereka bergantian.

​"Terima kasih ya Allah... kita mau punya cucu kembar!" tangis haru Tasya pecah sembari mengusap lembut perut Farra yang masih rata.

​Malam di restoran mewah itu dipenuhi tangis haru, pelukan hangat, dan tawa bahagia dari kedua keluarga besar, menyambut calon anggota keluarga baru yang akan meramaikan kehidupan pernikahan rahasia Barra dan Farra.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!