Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17
"Mas, kalaupun benar aku menampar nya,itu hal wajar dia kurang hajar kepada ku!" ucap Ruby tak mau kalah,dia terus membela dirinya.
"Naya, apa yang sudah kau katakan kepada mama mu?" tanya papa Robi kepada Naya untuk memastikan.
"Pa, aku hanya mengatakan kalau bibi harus lebih sering membantu Mala,aku lihat dia sangat kelelahan merawat anak sendiri, itu saja, bibi marah dan langsung menampar ku," ucap Naya dengan wajah sedihnya.
"Apa? Tidak dia tidak hanya mengatakan itu!"
Suara mama Ruby malah semakin lantang, tidak butuh waktu lama orang-orang pun menjadikan mereka tontonan. Papa Robi yang malu akan perbuatan istri muda nya pun sontak sangat marah, dan semakin marah.
Plak ... plak ...
Pada akhirnya, dua tamparan keras dari papa Robi, berhasil mendarat tepat di kedua pipi Ruby, yang membuat sudut bibir mama Ruby mengeluarkan darah segar.
"Akhhh ... "
Terdengar ringisan kesakitan mama Ruby sambil memegang kedua pipi nya.
"Mas! Kau gila! Kau benar-benar sudah gila!" ucap mama Ruby yang kemudian berlari menaiki tangga meningal kan aula pesta.
Sementara itu Naya tersenyum kecil melihat bagaimana dia bisa sedikit memberi pelajaran kepada mama Ruby, setidaknya mama Ruby bisa merasakan apa yang di rasakan oleh Mala selama ini.
"Pa, seharusnya papa tidak melakukan hal itu kepada bibi, aku jadi tidak enak," ucap Naya sambil menatap iba kepada papa Robi.
"Naya, papa benar-benar minta maaf atas kejadian ini, Samuel, kau bawa Naya pulang dan istirahat, acara nya juga sudah selesai," ucap papa Robi yang kemudian berjalan meningal kan tempat itu menghampiri para tamu-tamu nya dan meminta maaf dengan teliti karena kejadian barusan yang merusakkan suasana pesta.
Sementara itu dari kejauhan mama Zena berdiri sambil tersenyum menatap ke arah Naya.
_"Aku bahkan belum mengajarkan trik apapun kepada nya, dia sudah pintar saja, setidaknya wanita itu malam ini merasakan rasa sakit di kedua pipi nya, ini sangat menyenangkan sekali," batin mama Zena yang saat ini sedang meneguk jus yang ada di tangan nya._
Tiga puluh menit kemudian.
"Hahaha, hahah," terdengar gelak tawa kecil seseorang yang saat ini duduk di dalam mobil.
"Apa yang kau tertawakan?!" marah Samuel sambil menatap Naya yang sedari tadi berusaha menahan tawa dia bahkan sesekali tidak biasa menahan dan mengeluarkan tawa-tawa kecil yang lucu.
Mendengar Samuel yang menegurnya, Naya pun sontak menutup mulut dan kemudian menatap ke arah Samuel.
"tidak ada,aku tidak menertawakan apa-apa mungkin salah dengar," jawab Naya masih dengan mulut yang di tutup sedikit agar tidak terawa, karena baginya kejadian tadi itu sangat lah lucu.
"Sudah berani menjawab aku ya?" ucap Samuel lagi.
Karena takut Naya pun bingung hendak menjawab apa, ingin bicara panjang dia takut Samuel akan mengira dia cari perhatian atau sok akrab dengan nya.
Namun di luar dugaan Naya, Samuel memalingkan wajahnya dan kemudian tersenyum kecil,dia juga terlihat sedang menyembunyikan kegelian hati akibat kejadian tadi.
"Tuan tertawa ya?" tanya Naya berusaha melihat wajah Samuel.
Samuel yang menyadari itu sontak membalikkan wajah untuk kembali menatap Naya, akan tetapi karena Naya sejak awal sudah mencoba melihat wajah Samuel, tampa sengaja bibir keduanya pun bertemu dan terjadilah sebuah ciuman tampa sengaja.
Mata Naya melotot,ini adalah kali kedua dia merasakan bibir Samuel, dan ini benar-benar membuat Naya seperti terhipnotis, dia bahkan tidak mampu bergerak.
Sementara Samuel juga tak kalah kagetnya dengan kejadian ini, setelah menyadari kesalahan itu dia pun buru-buru memegang kedua pundak Naya dan menjauhinya.
"Apa yang kau lakukan bodoh!?" ucap Samuel mengelap bibirnya.
"Aku, aku tidak sengaja, aku hanya ingin melihat,apa kah tuan tertawa, atau tidak," ucap Naya kembali ke mode polos.
"Mengapa kau sekepo itu sampai-sampai ingin melihat aku tertawa atau tidak? Lagian siapa yang tidak tertawa melihat tingkah konyol dan bodoh mu itu?" jawab Samuel ketus.
Sementara itu pak sopir yang melihat kegaduhan dua manusia yang seperti An*ing dan kucing ini, tidak bisa menahan tawa lagi, dia pun terkekeh sendiri sambil mengemudi mobil menuju rumah.
"Jangan tertawa pak," ucap Samuel kesal.
"Ha?" bingung Naya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, Samuel bahkan melarang orang lain untuk tertawa.
Naya pun kembali membenarkan posisi duduk nya, menjadi seperti semula. Sementara Samuel kembali memalingkan wajahnya ke arah luar kaca jendela mobil.
Tidak lama kemudian, mereka pun akhirnya tiba di rumah dengan selamat, keduanya turun dari mobil dan sama-sama berjalan masuk ke dalam rumah, lalu menaiki tangga menuju lantai atas untuk masuk ke dalam kamar masing-masing.
_"Nona dan tuan muda, mereka pasti akan bisa akrab, menurut ku, nona muda sangat lucu, berbeda jauh dengan nona Aurel, dia sombong dan galak," batin pak sopir sambil memarkirkan mobil di garasi._
Sementara itu ...
"Ekting mu hari ini, sangat bagus, terima kasih karena sudah membuat mama senag," ucap Samuel sambil melangkah menaiki tangga.
"Mama senang? Bagaimana bisa tuan muda tau jika mama senang?" tanya Naya kebingungan.
Namun Samuel tidak menjawab atau mempedulikan pertanyaan Naya lagi, dia malah lebih cepat melangkah.
"Ternyata dia hanya tampan tapi pendengaran nya minus," ucap Naya.
" Apa katamu?" Tiba-tiba Samuel berhenti melangkah dan berbalik menatap Naya.
Betapa kagetnya Naya karena Samuel ternyata mendengar ucapannya barusan.
"A ... Anu, aku pikir aku memang berbakat dalam akting, jadi bagaimana jika aku mendaftar jadi pemain film?" ucap Naya kacau.
Samuel yang melihat itu sontak semakin kesal dengan Naya, dia bahkan rasanya ingin mencubit wanita itu sampai menangis.
"Sekali lagi kau bicara yang tidak-tidak di belakang ku, aku akan mengepel tangga ini dari pagi sampai pagi lagi," ancam Samuel yang kemudian melangkah cepat dan masuk ke dalam kamar nya.
Sementara itu Naya terdiam dengan ucapan mengerikan yang di ucapkan Samuel barusan.
"Kalau aku mengepelnya dari pagi sampai pagi lagi, aku pasti akan kehilangan pinggang ku," ucap Naya bergidik negeri dan kemudian mempercepat langkahnya dan masuk ke dalam kamar.
Sementara itu di sisi lain.
"Kurang hajar! Dia benar-benar tidak bisa aku remehkan, dia bahkan bisa membuat aku di tampar mas Robi sampai dua kali! Titisan siapa manusia itu?" ucap mama Ruby yang kini mengompres kedua pipi nya dengan es batu di dalam kamar mandi.
Sudah satu jam, mama Ruby tidak keluar dari kamar mandi karena berusaha keras untuk membuat pipinya tidak bengkak lagi, meskipun begitu, sudut bibirnya terasa sangat perih akibat tamparan keras dari papa Robi.
_"Lihat saja Naya, bagaimana aku akan membalas perbuatan mu ini pasti karena Zena dia lah yang sudah mengajarkan menantu nya untuk menindas aku," batin mama Ruby sambil menatap wajah nya di depan cermin._
Beberapa hari pun berlalu.
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,