NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Penguasa Abadi

Kembalinya Sang Penguasa Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Lin Feng, seorang Kaisar Abadi yang tak tertandingi di generasinya, yang dikenal sebagai "Penguasa Abadi," tewas dalam sebuah pengkhianatan keji. Murid terdekat dan wanita yang paling dicintainya bersekongkol untuk merebut Kitab Suci Kekacauan Abadi miliknya, sebuah teknik kultivasi tertinggi, tepat saat ia mencoba naik ke Alam Dewa. Meskipun raganya hancur, seutas jiwa ilahinya berhasil lolos dan bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang pemuda yang baru saja mati di dunia fana yang terpencil.

Tubuh baru ini, yang juga bernama Lin Feng, dianggap sebagai "sampah" dengan meridian yang hancur, dikucilkan oleh klannya sendiri, dan dihina oleh tunangannya. Berbekal ingatan dan pengetahuan dari kehidupan masa lalunya yang gemilang, Lin Feng harus memulai segalanya dari nol. Dia akan menggunakan pemahamannya yang tak tertandingi tentang Dao agung untuk menempa kembali takdirnya, menantang langit, dan menapaki jalan menuju puncak kekuasaan sekali lagi, sambil merencanakan balas dendam yang akan m

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Pencerahan dan Perpustakaan Teknik

Beberapa hari berikutnya, Kediaman Bambu Surgawi menjadi dunia kecil Lin Feng. Dia tidak melangkah keluar sama sekali, sepenuhnya membenamkan dirinya dalam kultivasi.

Dia meletakkan seratus batu roh tingkat rendah di sekelilingnya, membentuk formasi pengumpul energi yang jauh lebih efisien daripada yang ada di ruangan itu. Saat dia mulai menjalankan "Kitab Suci Kekacauan Purba," sebuah pusaran energi spiritual yang terlihat terbentuk di atas kediamannya.

Energi dari batu roh dan dari lingkungan sekitar diserap dengan rakus ke dalam tubuhnya. Namun, tidak seperti kultivator lain yang hanya menyerap, Lin Feng melakukan langkah tambahan yang krusial: pemurnian.

Qi Kekacauan di dalam meridiannya bertindak seperti batu kilangan ilahi, menghancurkan dan memadatkan energi spiritual yang masuk, membuang semua kotoran dan hanya menyisakan esensi yang paling murni. Proses ini lambat dan sulit, tetapi hasilnya adalah kualitas energi yang jauh lebih unggul. Ini menjelaskan mengapa satu pukulan darinya, yang didukung oleh Qi Kekacauan tingkat delapan, dapat dengan mudah menghancurkan serangan penuh seorang ahli tingkat delapan biasa. Kualitas mengalahkan kuantitas.

Setelah tujuh hari berkultivasi tanpa henti, Lin Feng akhirnya membuka matanya. Semua batu roh di sekelilingnya telah berubah menjadi debu abu-abu, esensinya telah terkuras habis.

Dia menghembuskan napas panjang. Udara yang dihembuskannya tampak padat dan berwarna putih, membawa aroma yang menyegarkan.

"Fondasi tingkat delapan akhirnya stabil," gumamnya puas. Kekuatannya tidak meningkat secara signifikan, tetapi kontrol dan kemurnian energinya telah mencapai tingkat yang baru. Sekarang, dia siap untuk mulai menyerang kemacetan tingkat sembilan.

Namun, dia tahu bahwa hanya berkultivasi secara membabi buta tidak akan efisien. Dia perlu menyelinginya dengan pemahaman tentang teknik dan pertarungan.

"Saatnya melihat perpustakaan teknik," putusnya.

Dengan status barunya, Lin Feng bisa langsung pergi ke lantai tiga Paviliun Perpustakaan, area yang sebelumnya hanya bisa diakses oleh para tetua dan Kepala Klan.

Lantai tiga jauh lebih kecil dari lantai bawah, hanya berisi beberapa lusin rak buku yang terbuat dari kayu spiritual. Setiap gulungan di sini adalah teknik berharga yang telah dikumpulkan oleh Klan Lin selama ratusan tahun.

Seorang tetua penjaga yang sedang bermeditasi membuka matanya saat Lin Feng masuk. Melihat siapa yang datang, dia hanya mengangguk sedikit sebelum menutup matanya kembali, memberikan akses tanpa pertanyaan.

Lin Feng berjalan di antara rak-rak, mengambil gulungan secara acak dan memindainya dengan kesadaran spiritualnya.

"Teknik Pedang Angin Puyuh, Tingkat Tinggi Alam Kuning... Terlalu banyak gerakan yang tidak perlu, jalur energinya tidak efisien."

"Seni Perisai Batu, Tingkat Puncak Alam Kuning... Pertahanan yang kaku, mudah dipatahkan dengan serangan getaran."

"Langkah Awan Mengalir, Tingkat Rendah Alam Mendalam... Cukup bagus, tapi terlalu bergantung pada medan."

Dia memindai puluhan teknik dalam waktu kurang dari satu jam. Di matanya, teknik-teknik yang dianggap berharga oleh Klan Lin ini penuh dengan kekurangan. Namun, dia tidak sepenuhnya meremehkannya. Dia mempelajari logika di baliknya, cara mereka memanipulasi energi spiritual, sebagai referensi untuk lebih memahami sistem kultivasi dunia ini.

Saat dia sedang asyik memindai, dia merasakan kehadiran lain di lantai tiga. Dia menoleh dan melihat sesosok tubuh yang familier berdiri di sudut yang remang-remang.

Itu adalah Liu Xue'er.

Wajahnya tampak lebih pucat dan kurus dari sebelumnya. Lingkaran hitam samar terlihat di bawah matanya. Dia tidak lagi memancarkan aura dingin yang angkuh, melainkan aura kesepian dan kebingungan. Kekalahannya di atas panggung tidak hanya melukai tubuhnya, tetapi juga menghancurkan harga diri dan keyakinan kultivasinya.

Dia sedang menatap sebuah gulungan teknik es, tetapi tatapannya kosong, pikirannya jelas berada di tempat lain.

Merasakan tatapan, dia berbalik dan terkejut melihat Lin Feng. Wajahnya langsung memerah karena campuran rasa malu, marah, dan perasaan rumit lainnya. Dia secara naluriah ingin berbalik dan lari.

Lin Feng, bagaimanapun, hanya meliriknya sekilas sebelum kembali fokus pada gulungan di tangannya, seolah-olah dia adalah bagian dari perabotan.

Sikap acuh tak acuh ini entah bagaimana lebih menyakitkan bagi Liu Xue'er daripada penghinaan langsung. Dia mengepalkan tangannya, mengumpulkan keberanian, dan bertanya dengan suara yang sedikit bergetar, "Mengapa... mengapa aku kalah?"

Dia tidak bisa mengerti. Tekniknya, kultivasinya, semuanya adalah yang terbaik di klan. Mengapa dia dikalahkan dengan begitu mudah?

Lin Feng tidak menoleh. Dia selesai memindai gulungan di tangannya dan meletakkannya kembali di rak.

"Karena kau hanya mengikuti jalan yang diberikan kepadamu," jawabnya dengan suara tenang sambil berjalan melewatinya. "Kau mengolah teknik es, jadi kau mencoba menjadi sedingin es. Kau berpikir itulah kekuatan. Kau salah."

Dia berhenti sejenak di dekat pintu tanpa melihat ke belakang.

"Es bukan hanya tentang dingin yang mematikan. Es juga bisa menjadi cermin yang memantulkan segalanya. Es bisa meleleh menjadi air yang beradaptasi dengan semua bentuk. Dan air, bisa membeku kembali menjadi es yang lebih kuat dari sebelumnya."

Setelah mengucapkan kata-kata yang penuh teka-teki itu, dia berjalan keluar dari perpustakaan, meninggalkan Liu Xue'er yang berdiri membeku di tempat.

Wajahnya pucat pasi, tetapi matanya yang tadinya kosong kini bergetar hebat.

Es bisa menjadi cermin... air bisa beradaptasi... membeku kembali menjadi lebih kuat...

Kata-kata Lin Feng seperti palu godam yang menghantam pikirannya, menghancurkan pemahaman sempitnya tentang kultivasi selama ini. Sebuah pintu baru yang belum pernah dia bayangkan sebelumnya seolah-olah terbuka sedikit di benaknya.

Dia menatap gulungan teknik es di tangannya, lalu ke pintu tempat Lin Feng menghilang.

1
Aman Wijaya
mantul lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz pooolll Lin Feng lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll Lin Feng lanjut terus bantai semua lawan tanpa ampun
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Aman Wijaya
gaaas pooolll Thor 💪💪💪
Aman Wijaya
top top markotop Lin Feng
Aman Wijaya
dalam dua Minggu babat semuanya yang telah memprovokasi diri mu Lin Feng bikin kabut darah semua
Aman Wijaya
mantab Lin Feng beri pelajaran pada menejer tua Lin hu biar tau rasa
Aman Wijaya
markotop top top lanjut
Aman Wijaya
gaaas pooolll Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz gandos lanjut
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
semangat Lin Feng
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos lanjut terus Thor semangat semangat
Abil Amar
gassss polll trussss seru dn epic bnget ceritanya Up yg lbih bnyk lg autor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!