NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Dewi Takdir

Reinkarnasi Dewi Takdir

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Iblis / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:23.9k
Nilai: 5
Nama Author: ShinZa_17

Sejak ribuan tahun lalu, dunia telah diatur oleh sang Dewi Takdir. Namun sang Dewi harus mengorbankan kehidupannya yang pada saat itu tengah terjadi perang di alam dewa, antara kubu dewa dewi dengan kubu iblis.

Namun, pengorbanannya itu tidak bertahan lama, sang Dewi harus melakukan reinkarnasi untuk kembali menyeimbangkan dunia.

Akankah sang Dewi Takdir mampu kembali menyatukan takdir yang telah dijaganya beribu tahun yang lalu?

ikuti kisahnya dalam bab berikut ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShinZa_17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Di tengah halaman luas yang dipenuhi kebun-kebun bunga serta kolam ikan kecil, muncul sebuah lingkaran teleportasi yang perlahan mulai terbuka.

Cahaya perak kebiruan terlihat dari sisi portal teleportasi, lalu muncul tiga sosok dari dalamnya.

Wangi bunga langsung menyambut mereka ketika Ling Xi, Lian dan juga Bai Hu keluar dari portal teleportasi.

Lampu-lampu di kediaman lotus masih bercahaya menerangi wajah ketiganya. Sambil menatap ke langit malam, Ling Xi bergumam pelan yang hanya dapat di dengar oleh Bai Hu, dan juga Lian.

"Perjalanan kita masih panjang, dan penyelamatan tadi merupakan satu perjalan kita."

"Benar, apapun yang terjadi, kita akan selalu tetap bersama," balas Bai Hu.

Lian dan Ling Xi seketika menoleh ke arah Bai Hu. Sedangkan sosok yang di tatap merasa bingung, apakah ada yang salah dengan ucapannya.

Namun, mereka tidak menunjukkan respon apapun selain tersenyum dan mengusap kepalanya pelan.

Bai Hu yang diperlakukan seperti itu, langsung berlari ke dalam. Ling Xi dan Lian, mereka tertawa pelan melihat tingkah Bai Hu.

Padahal tadi dia paling serius ketika bertarung, tapi ketika diperlakukan seperti tadi, wajahnya langsung memerah.

Karena tak ingin berlama-lama di luar, akhirnya mereka pun masuk dan langsung beristirahat.

...****************...

Fajar pun mulai menyingsing perlahan, membangunkan ketiga orang yang berada di dalam kediaman.

Setelah membersihkan diri dan makan, Ling Xi dan Bai Hu pun pergi menuju aula istana. Sedangkan Lian, ia sudah kembali ke ruang dimensi.

"PUTRI LING XI MEMASUKI AULA!" ucap kasim.

Ling Xi dan Bai Hu pun masuk ke dalam aula.

Para menteri yang melihat Bai Hu pun merasa aneh, karena selama ini mereka tidak melihat orang seperti Bai Hu. Selain itu, mereka juga berpikir mungkinkah itu kekasih Putri Ling Xi.

"Salam, ayahanda," ucap Ling Xi sambil menundukkan kepalanya. Begitu juga dengan Bai Hu.

"Salammu ayah terima."

"Ada apa, Xi'er?"

"Aku ingin melaporkan sesuatu pada ayah," ujar Ling Xi.

Dengan menganggukkan kepalanya, kaisar pun meminta Ling Xi untuk menjelaskan.

"Tadi malam, ketika Xi'er keluar dari kediaman, Paman Yun dan Paman Li melaporkan sesuatu. Di desa dekat perbatasan terjadi sesuatu. Desa mereka terjadi penculikan. Kemudian Xi'er dan Bai Hu pun langsung pergi ke perbatasan untuk mengintai hal itu. Dan kami menemukan, mereka tengah diikat di sebuah lingkaran yang bercahaya untuk melakukan ritual. Tetapi untung saja kami tidak terlambat, akhirnya kami menyelamatkan mereka. Kami juga sempat bertarung dengan orang yang menculik mereka. Namun, ketika pertarungan itu, orang berjubah itu pergi seperti asap dan meninggalkan sebuah pecahan batu."

Ling Xi pun langsung menyerahkan batu itu pada ayahnya.

Ketika kaisar mengangkat batu itu, beberapa pejabat tinggi yang hadir langsung berubah wajah.

"Simbol itu..." gumam salah satu mentri.

"Benar," potong Bai Hu dengan serius. "Itu tanda pasukan Raja Iblis. Mereka tidak bergerak dalam satu kekuatan besar, melainkan menyusup, menculik dan menyebar ritual."

Ruangan langsung menjadi sunyi.

Kaisar Qin Lun menggenggam sandaran singgasananya. "Berarti ini sudah bukan lagi sekedar rumor."

Bai Hu pun melangkah setengah langkah ke depan dan menundukkan kepala hormat. "Hamba Bai Hu. Hamba bersumpah, bahwa energi gelap yang hamba rasakan bukanlah milik iblis biasa. Mereka sedang menyiapkan sesuatu yang jauh lebih besar."

Mata sang kaisar menyipit. Ia menatap Bai Hu lama, lalu kembali pada Ling Xi.

"Xi'er," ucapnya perlahan. "Kontrakmu... sudah terbentuk?"

Ling Xi mengangguk. "Ya, ayahanda. Kami sudah melakukan kontrak. Dan kami berhasil melakukan kontrak seimbang."

Desah napas tertahan terdengar di aula.

"Kontrak itu hanya tercatat di kitab kuno," ucap salah satu penasehat. "Dan hampir tidak pernah ada yang berhasil."

Kaisar Qin Lun terdiam sejenak, lalu berdiri.

"Kalau begitu," katanya tegas. "Mulai hari ini, perkara ini ditangani sebagai urusan rahasia kekaisaran."

...****************...

Siang harinya, Kaisar Qin Lun mengadakan rapat rahasia. Aula kecil di balik istana pun dibuka. Ruangan ini biasanya digunakan pada saat kekaisaran berada di ambang bahaya besar.

Dan saat inilah, ruangan ini dibuka untuk membahas terkait penculikan yang dilakukan oleh suku iblis. Yang dihadiri oleh Kaisar sendiri, Ling Xi, Bai Hu, Paman Yun dan juga Paman Sam, serta tiga penasehat tertinggi kekaisaran.

"Kita tidak boleh membuat rakyat panik," ujar sang kaisar. "Namun, kita juga tidak boleh hanya diam saja."

"Usulan saya," kata Bai Hu. "Perbanyak penjagaan di daerah perbatasan dan desa-desa. Selain itu, izinkan putri untuk memimpin satu pasukan kecil untuk menyelidiki pergerakan pasukan iblis."

Kaisar menatap putrinya lama. Dalam sorot mata kaisar, ada kekhawatiran seorang ayah, namun terselip juga rasa bangga yang tak bisa disembunyikan.

"Ayah izinkan," ucapnya. "Namun dengan satu syarat... kau tidak boleh bertindak sendirian."

Ling Xi tersenyum kecil. "Xi'er janji, ayah."

Bai Hu mengepalkan tangan di balik lengan jubahnya. "Hamba akan menjaga putri dengan nyawa hamba."

Rapat rahasia pun akhirnya selesai.

Kekaisaran pun bersiap dengan rapi dan senyap.

...****************...

Sedangkan di luar kekaisaran, kabar terkait penculikan yang dilakukan oleh suku iblis menyebar luas, desas-desus itu tidak bisa dibendung sepenuhnya.

Di desa perbatasan, lima warga yang diselamatkan akhirnya sadar. Tangis haru dan takut pun akhirnya pecah ketika mereka kembali ke pelukan keluarga.

"Nona itu..."

"Beliau yang menyelamatkan kami..."

"Ada cahaya disekelilingnya... seperti dewi."

Kabar itu menyebar begitu cepat.

Di pasar, di rumah teh, hingga sudut-sudut kota membicarakannya.

Orang yang dibicarakan itu, saat ini tengah berdiri di balik jendela. Memandangi kekaisaran yang perlahan terbangun.

Ia mendengar bisikan rakyat... dan merasakannya.

Bai Hu berdiri di sampingnya. "Mereka mulai membicarakanmu."

Ling Xi menghela napas pelan. "Dan itu justru membuat tanggung jawab ku akan semakin berat."

Lian pun segera keluar dari ruang dimensi. Dan berdiri di samping Ling Xi.

"Itu adalah jalan seorang pemegang takdir, putri."

Di kejauhan, lonceng istana berdentang pelan.

Dan hari baru pun dimulai.

Tetapi Ling Xi tahu, ketenangan ini tidak akan bertahan lama, karena badai yang besar sebentar lagi akan terjadi.

Jangan lupa tinggalkan jejak

LIKE, KOMEN, VOTE, GIFT ATAU RATE 😄😄

TERIMA KASIH SUDAH MENJADI PEMBACA SETIAKU 🤗

Kuis pertama:

Siapa nama dewi takdir?

A. Tianming Shennu

B. Shen Tianming

2 orang menjawab tercepat, jangan lupa untuk ketuk gc "Shadow Sanctuary" di akun ini untuk mengambil hadiah poin ya🤗

1
Ita Xiaomi
Auto shock 😁
Ita Xiaomi
Lg digendong 😁
Alia Chans
🌹✍️👈😉
Mamah Nissa
wooow
🔵🌹Widian,🧕🧕🌹
permaisuri dan raja sudah setuju....jadi aman kau berteman dengan rubah dan membuat kontrak .
🔵🌹Widian,🧕🧕🌹
putri Lin xi akhirnya punya teman meskipun seekor rubah
Protocetus
jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada
🔵🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya☕︎⃝❥: done... aku kurang ngerti bola jadi pusing/Cry//Pray//Pray/
total 1 replies
Senja
😍 keren banget
SANG
Semangat, jangan kendor, pantang mundur👍💪
SANG
Lanjutkan aksimu Thor👍💪
SANG
Like, iklan plus komentar👍💪
ANDANA
semangat kk
SANG
Lanjutkan aksimu👍💪
SANG
Lanjut👍💪
SANG
Semangat👍💪
SANG
Seri ceritanya👍👍....
SANG
Mampir Thor👍
SANG
Aku kasih like, beserta semangat.
SANG
Aku kasih suka, ya thor
Dewi Payang
Xue Yun Jun, daku kehilangan satu iblis ganteng nahhhhh🙈🙈🙈🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!