Seorang pria yang dijuluki oleh semua orang di dunia gelap sebagai "Crazy Man" mencari seorang wanita, karna telah menyelamatkan nyawanya. Tapi tak disangka keadaan tiba-tiba berubah sehingga mereka terjebak dalam suatu ikatan. Bagaimanakah perjalanan cinta mereka apakah bisa bersama selamanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Redquinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17. Tidak Sengaja
Hari ini Adrian mengajaknya kencan, ia meminta ijin pulang lebih cepat pada Bella karna ia ada urusan dan Bella mengijinkannya.
Kebetulan hari ini ada festival di kota, ia ingin jalan - jalan dan melihat festival tersebut tapi Adrian tidak ingin membawanya kesana karna terlalu banyak orang bisa saja terjadi sesuatu katanya, tapi tetap saja Ella ingin sekali pergi kesana jadi ia memaksa Adrian untuk kesana.
Adrian datang dan menjemputnya,
Adrian menatapnya dari atas hingga bawah, yang membuatnya merasa aneh..
" Ada apa? ..." tanya Ella.
" Kau sudah siap - siap?..." tanya Adrian.
" Ya, ada apa? apakah aku sangat aneh?..." tanya Ella lagi.
Adrian melirik jam tangannya,
" Tidak ada, ayo kita berangkat." jawab Adrian.
" (Huh... Kau sangat Aneh Riyan." gumam Ella dalam hati).
💃Festival.....
Setelah makan malam disebuah restorant mewah yang dipesan Riyan, yang cukup romantis untuknya.
Merekapun jalan - jalan melihat - lihat kota dan sampai di pertengahan kota tempat festival rakyat itu dilangsungkan.
Orang - orang mulai berkumpul disekitaran festival, musik - musik pop dilantuntan sembari diiringi penari latar yang mempercantik acara musik tersebut.
Kios - kios yang berjejeran di pinggir yang menyajikan berbagai macam makanan khas tradisional maupun luar tersaji di depan matanya yang cukup murah.
" Sayang, ayo kita kesana." tunjuk Ella ke sebuah kios makanan.
" Apa kau belum kenyang?...." tanya Adrian.
" Aku ingin mencoba mencicipi itu." kata Ella bersemangat.
" Kau saja ya, aku tunggu disini saja." ujar Adrian.
" Ohh... Baiklah." saut Ella.
Walaupun Adrian tidak ingin menemaninya, itu tidak akan menggoyahkan semangatnya hari ini untuk mencicipi berbagai makanan lezat.
Berbagai macam dessert yang tersedia di kios - kios tersebut.
Tersedia juga tempat duduk bagi para pengunjung yang menonton maupun yang menikmati berbagai macam makanan sambil diiringi musik dan tarian yang cocok untuk suasana festival.
Ella mampir ke berbagai kios - kios tanpa di dampingi Adrian,
Saking asyiknya Ella tak sengaja menabrak seseorang yang membuatnya terjatuh...
Aneh bukan, dia yang menabrak tapi dia yang terjatuh seharusnya orang yang ia tabrak yang terjatuh dan kini ia menyadari orang yang ia tabrak adalah seorang pria yang kekar karna dada bidangnya terasa keras...
" Ahhhh... Awww....." pekik Ella terjatuh di bawah kaki pria kekar tersebut.
" Apa anda baik - baik saja?" tanya pria itu.
" Kau bertanya aku baik - baik saja tapi kau bahkan tidak mengulurkan tanganmu untuk membantuku atau meminta maaf!!!!...." kesal Ella menatap pria itu.
" Aku tidak salah, kaulah yang menabrakku lebih dahulu." ujar pria itu.
" Apa!!.... Kau tidak lihat aku sampai terjatuh seperti ini." jawabnya.
Karna merasa wanita ini sangat cerewet dan ia yakin wanita ini terus akan berdebat dengannya jika ia tidak bertindak, lalu ia mengulurkan tangannya untuk membantu wanita itu...
" Huh.... Setelah aku mengatakannya baru kau mengulurkan tanganmu." kesal Ella lalu bangkit berdiri sendiri.
" Aduuuhh.... Pinggangku." eluh Ella kesakitan.
" Kaupun menolak uluran tanganku." sindir pria itu.
Ella pun beranjak membereskan barang - barangnya yang tergeletak di tanah.
" Huh dasar egois." gumam Ella pelan. Lalu berlalu pergi meninggalkan pria itu.
Yang mungkin juga di dengar oleh pria itu...
" Egois!!! Aku?" tunjuknya pada diri sendiri.
" Tuan! Apa anda baik - baik saja?" tanya asistennya.
" Apa aku egois?" tanyanya pada asistennya yang baru saja datang.
" Apa?" saut asistennya bingung.
" Sudahlah ayo kita pergi." kata pria itu.
Ella kembali menemui Adrian yang sedang duduk di pinggir menyaksikan musik.
" Kau sudah selesai?" tanya Adrian pada Ella.
Ella berjalan sambil memegang pinggangnya yang sakit.
" Ada apa denganmu, apa yang terjadi?" tanya Adrian yang melihat Ella sedikit kesakitan sambil memegang pinggangnya.
" Aku terjatuh tadi." jawab Ella.
" Sudah aku bilangkan, disini berbahaya kau tidak mendengarkanku." tegur Adrian.
Ella mulai kesal lagi, karna Adrian malah memarahinya bukan membelanya.🤨
walaupun sudah late