NovelToon NovelToon
Connection Between Us

Connection Between Us

Status: sedang berlangsung
Genre:Pembaca Pikiran / CEO / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Nikah Kontrak
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: Elena Prasetyo

Sejak selamat dari bencana alam yang melanda kampung halamannya, tubuh Lusi menjadi aneh.

Dia bisa merasa sakit tanpa terbentur, merasa geli tanpa digelitik. Dan merasakan kepuasan yang asing ketika Lusi bahkan tidak melakukan apa-apa.

Dan setelah bekerja di sebuah perusahaan dan bertemu sang CEO, akhirnya dia tahu sebabnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elena Prasetyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

"Ruri jadi semakin cantik" kata Calista pada adik perempuan tirinya Carmen, yang baru pulang dari luar negeri.

"Setelah menjalani beberapa konseling akhirnya anak itu menjadi normal dan cantik"

"Karena dia sudah lebih baik. Bagaimana kalau kita membicarakan masalah yang tertunda saat itu?"

"Masalah yang tertunda? Kak, kau masih ingin menikahkan Samuel dengan Ruri? Bahkan setelah mengetahui daftar kenakalan Ruri?"

"Dia hanya anak yang kreatif. Dan kurang perhatian karena ibunya sibuk mengejar laki-laki muda. Sedangkan ayahnya berselingkuh"

"Kakak!! Kenapa kau mengatakan semua itu tanpa sensor sama sekali"

"Tapi itu semua benar"

"Dia mengalami hari-hari yang berat, tapi semua itu telah berlalu. Kini dia harus menatap masa depan yang baru"

"Karena itu, menjodohkannya dengan Samuel akan menjadi langkah yang tepat" ucap Calista pada adik tirinya.

"Apa Samuel akan menerima hal ini?" tanya Carmen penasaran.

"Dia tidak memiliki kekasih sampai sekarang"

"Sama sekali? Apa dia menyukai seseorang?"

Calista tidak bisa langsung menjawab. Mengetahui putranya menyukai seseorang yang sangat berbeda dengan mereka.

"Tidak. Dia tidak menyukai seseorang" tegas Calista.

"Baguslah. Kapanpun perjodohan ini dilakukan, aku setuju. Samuel adalah pria yang baik. Tidak pernah membuat masalah dan sangat berdedikasi pada pekerjaannya. Siapa yang tidak mau memiliki suami kaya dan tampan sepertinya"

Calista senang ada yang memuji putranya. Dia sangat bangga pada putranya. Hanya saja dia tidak setuju pada selera wanita putranya. Resepsionis itu terlalu muda dan tak pantas menjadi menantu keluarga West. Dia harus cepat-cepat menikahkan Samuel dan Ruri.

"Tidak!!" bantah Samuel yang mendengar cerita perjodohan ini tak lama setelah pertemuan Calista dengan adik tirinya.

"Ruri adalah calon yang paling pantas. Dia cantik, memiliki latar belakang yang pantas, pendidikan bagus. Apalagi yang kau inginkan?"

"Aku tidak memikirkan pernikahan sekarang" jawab putranya yang keras kepala itu.

"Kau masih menyukai wanita itu? Sudah lima tahun kau menyukainya dan kalian tetap tidak bisa bersama. Tidakkah hal itu membuatmu berpikir kalau ini saatnya melepaskan cinta tak terbalas itu? Lagipula, bagaimanapun kalian tak bisa bersama"

Samuel kemudian melihat ke arahnya dan memastikan Calista mendengar apa yang diucapkan.

"Tidak. Walau Lusi menolak, aku akan tetap mengejarnya. Tidak ada siapapun yang bisa melarang aku melakukan hal itu" tegas Samuel seakan menantang Calista.

"Dasar anak tidak tahu diri"

"Ibu, kenapa begitu bersikeras? Ini hidupku"

"Karena aku ingin memiliki cucu!!"

"Bohong"

"Baiklah!! Ibu ingin memiliki menantu untuk dicerca. Ibu ingin marah kepada wanita yang menikah denganmu! Membuatnya melakukan pekerjaan rumah dan menyuruhnya membawa semua belanjaan ibu. Apa itu salah?!" kata Calista mengaku keinginan tersembunyi dalam pernikahan putranya kelak.

"Aku tidak akan menikah, apalagi dengan Ruri. Dia tidak lebih dari saudara bagiku"

"Tapi Samuel, pikirkanlah hal ini sekali lagi. Pikirkanlah sekali lagi saja"

"Tidak!"

"Kalau wanita itu, apa kau akan menikah dengannya?" tawar Calista tidak ingin mengalah pada impian tersembunyi nya.

"Lusi? Dia masih menolakku"

"Apa dia gila? Bagaimana bisa menolak putraku?"

"Ibu, aku akan pulang sekarang"

"Samuel!!"

Calista pasrah melihat putranya yang pergi dari kediaman West. Tak bisa menahan putranya yang terus menolak pernikahan padahal dia sudah merencanakan dengan baik semuanya.

"Dia akan menikah jika sudah saatnya" kata suami Calista yang tak pernah berkomentar apapun tentang kehidupan putra mereka. Hanya tertarik pada pekerjaan dan semua hal yang berhubungan dengan bisnis saja.

"Diamlah penggila kerja!! Aku tidak mau bicara denganmu!!" kata Calista kesal lalu meninggalkan suaminya yang menggeleng pelan.

Di rumah keluarga East, ada seseorang yang terus tersenyum mendengar kabar dari ibunya.

"Benarkah? Bibi Calista ingin aku menikah dengan kak Samuel?" tanya Ruri penuh semangat.

"Iya. Bibirmu mengatakan semuanya tentang dirimu sangat sesuai dengan kriteria menantu yang diinginkan. Lagipula Samuel tidak memiliki kekasih sampai sekarang. Dia hanya berpikir tentang bisnis. Tapi Bibirmu ingin memiliki cucu secepatnya, karena itu"

Ruri tersenyum cerah. Dia segera memeluk ibunya dengan erat. Impiannya sejak kecil, akhirnya akan terwujud. Dia akan menikah dengan pria impiannya.

"Aku setuju. Kapan pernikahan kami akan dibicarakan?" tanyanya penuh harap.

"Tenang saja, bibirmu akan bicara lebih dulu pada putranya. Setelah semua ditetapkan, mereka akan datang melamar"

"Benarkah?"

"Tentu saja"

"Aku akan menunggu"

"Iya"

Tapi beberapa Minggu menunggu nyatanya terasa berat bagi Ruri. Dia tidak bisa menghadapi kenyataan kalau kakak sepupu yang dia sukai sejak kecil lebih perhatian pada pekerjaan daripada perjodohan mereka.

"Aku akan pergi ke rumah Bibi" kata Ruri yang tak sabar lagi.

"Apa yang akan kau lakukan?" tanya ibunya.

"Aku hanya ingin makan dengan paman dan bibi"

"Ingat, jangan pernah membahas perjodohan ini. Ibu berjanji tidak akan pernah membocorkan tentang hal ini padamu sebelum mereka resmi melamar"

"Tenang saja, aku akan membuat mereka segera melamar ku"

Sayangnya orang yang Ruri cari sedang tidak ada di rumah. Keduanya sibuk dan tidak bisa menemuinya. Segera saja sifat manis dan manja yang Ruri simpan untuk semua orang menghilang begitu saja.

Tanpa pemilik rumah, Ruri berani masuk dan duduk di ruang tengah. Meski telah dilarang oleh pelayan keluarga West.

"Tidak lama lagi, aku akan menjadi salah satu penghuni di rumah ini. Berani sekali kau mengusirku pergi!"

"Maaf Nona" jawab pelayan menyadari kesalahan mereka.

Ruri melihat sekeliling dan menemukan banyak sekali barang berharga di rumah keluarga West. Dia membayangkan turun dari lantai atas bersama kak Samuel yang akan menjadi suaminya. Lalu menyambut tamu ketika diadakan pesta.

"Aku dan kak Samuel memang serasi sekali" katanya lalu naik ke tangga dan melakukan pa yang ada dalam bayangannya. Membuat beberapa pelayan saling pandang. Mempertanyakan kewarasannya.

"Apa ada wanita muda lain yang pernah datang ke rumah ini selain aku?" tanyanya mendadak.

"Tidak ada Nona. Setahu saya, hanya Nona wanita muda yang pernah datang ke rumah ini"

"Jawaban bagus"

"Tapi ada wanita yang datang di rumah Tuan Samuel beberapa waktu lalu" gumam pelayan barusan belakang terdengar oleh Ruri. Dia segera menghampiri pelayan itu dan mencekiknya.

"Apa benar kak Samuel memiliki rumah lain??!"

"Iya Nona" jawab pelayan lain ragu ingin menolong temannya

"Dan wanita yang pergi ke rumah kak Samuel, siapa dia??!"

Cekikan Ruri semakin kencang dan pelayan itu menjadi semakin lemah.

"Katanya dia resepsionis di perusahaan. Tidak tahu kenapa resepsionis itu datang ke rumah Tuan Samuel" jelas pelayan yang mulai memegang tangan Ruri. Mungkin berharap Ruri melepaskan teman mereka.

"Resepsionis??"

"Saya yakin wanita resepsionis itu datang hanya untuk pekerjaan Nona"

"Kau tidak tahu. Bodoh!!" umpat Ruri lalu keluar dari kediaman keluarga West. Menuju sebuah gedung berlantai 17 di tengah kota Nado.

1
yumin kwan
kak....ini bakal ditamatin ga? soalnya percuma baca kalau ceritanya gantung....
Selfi Azna
jodoh
Selfi Azna
thooorr,, novel yg satu lagi lanjutkan lah thooorr
Mom Yara
isinya berubah ya yg bab ini kak?
Ayu Kerti
lanjutt kakk
Muliati Sherina
bagus
Ayu Kerti
aku syuka karyamu kakk.. kereennnn...
uda baca karya2mu. syukaaaa...
semangat berkarya, lope u
Ayu Kerti
ditunggu upnya kakkk
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
fist plot menarik...next kita tunggu Thor!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!