" Aku lelah menjalin hubungan dengan siapapun, jika kamu serius, langsung ke orang tuaku saja dan lamar aku " Ucapan seorang gadis yang begitu lantang saat menolak didekati oleh seoarang pria.
Annisa Larasati adalah seorang Bidan muda yang cantik, ramah dan periang. Namun tidak ada yang tahu bahwa dibalik itu Laras menyimpan banyak luka didasar hatinya. Masalalu yang begitu kelam,. sebuah penghianatan dimasa silam, memaksanya untuk mengunci rapat-rapat hatinya dari siapapun.
Hingga suatu hari Laras bertemu dengan Adi Prasetyo Irawan yang sedang melakukan cek up di
Rumah Sakit. Pertemuan pertama itu rupanya membekas dihati Adi. sehingga ia berniat mendekatkan dirinya pada Bidan yang telah mencuri perhatiannya diawal bertemu.
Bagaimana perjuangan Adi dalam meluluhkan hati Laras?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Jadhoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membuktikan
Akhirnya liburan semester telah tiba. Laras dan ketiga sahabatnya memutuskan untuk berbalik kekampung halaman selama liburan. Bagaimanapun mereka juga pasti sangat merindukan suasana tanah kelahiran dan yang utama mereka sangat merindukan orang tua yang selalu memberi kabar setiap waktu selama mereka berada di kota.
Dua minggu berlalu. Liburan serasa begitu cepat berlalu, padahal baru kemarin rasanya gadis-gadis itu meninggalkan kota, malah sekarang tinggal menghitung hari untuk mereka kembali ke Ibu Kota untuk kembali melakukan aktivitas sebagai pelajar.
Laras saat ini berada dirumah sahabatnya Dian. Yah diantara sahabat-sahabatnya Laras lebih sering berkunjung kerumah Dian.
Kedua gadis itu nampak sangat fokus nonton drama korea dilpatop. tiba-tiba fokus Laras terpecah ketika dering telfon yang berasal dari ponsel milik Laras tengah berbunyi sangat nyaring.
Dengan segera Laras meraih ponselnya yang berada tidak jauh dari samping kanannya.
" Halo "
" Sayang ,, sedang apa?" Tanya Wahyu dari balik telfon
" Lagi nonton drakor, ada apa?" jawab dan tanya Laras
" oh,, Sayang, kasi alamat rumah kamu di kampung " ucap Wahyu, seketika Laras mengerutkan keningnya, sebab merasa heran kenapa tiba-tiba pacarnya itu menanyakan alamat rumahnya di kampung.
" Buat apa?" tanya Laras
" Lah, buat apa? katanya kamu mau dilamar aku mau datang ini sama keluarga besar aku " ucap Wahyu dan sukses membuat Laras terlonjak kaget.
" Apa?? kamu serius? " tanya Laras
" iya serius " jawab Wahyu
" Hah? kapan kamu dan keluarga kamu mau datang ?"
" Sekarang " Dan sekali lagi Laras dibuat sangat terkejut oleh ucapan Wahyu.
" Apa?? sayang kamu nggak lagu bercanda kan? "
" nggak sayang,, aku serius,, nggak percaya? mau ngomong sama Mama? "
" eh,, nggg.. mgggg " Laras bingung
" Halo,, sayang... "
" Eh,, iya "
" Ayo,, mana alamat lengkap kamu? aku udah sampai dikampung kamu nih " ucap Wahyu yang menyadarkan Laras dari lamunan pendeknya.
Dan Laraspun memberikan alamat lengkapnya kepada Wahyu dengan lengkap. Setelah saling berkata aku cinta kamu, merekapun mengakhiri panggilan masing-masing.
Laras saat ini tak fokus lagi pada drama korea yang ada didepannya. Bagaimana tidak, saat ini perasaannya sendiri entah bagaimana bentuknya. Kabar Wahyu yang secara tiba-tiba itu benar-benar membuatnya terkejut, terlebih lagi saat Wahyu mengatakan bahwa kedatangannya yang secara tiba-tiba bersama keluarganya untuk melamar dirinya nyaris membuatnya jantungan.
Ya Ampun... apa aku mimpi yah...??
" Ras ada apa sih? setelah terima telfon kamu kok bengong gitu?" tanya Dian
" yan,, Wahyu yan.." jawab Laras
" Hah,, iya kenapa Wahyu ?"
" Wahyu kesini,, kekampung kita "
" hah? untuk apa? dia pindah tugas?"
" nggak Yan,, dia kesini bukan karena tugas "
" lalu?"
" Dia kesini bersama keluarganya, tau nggak buat apa? "
"nggak tau, kan kamu nggak bilang "
" Dia kesini untuk lamar aku Yan "
" Aaaapaaaaa? " Sama halnya Laras, Dian sama terkejutnya saat ini.
"kamu serius Ras,, Wahyu kesini buat ngelamar kamu? " sambungnya lagi dan Laras mengangguk
" Kok tiba-tiba sih " ucapnya lagi
" aku juga nggak tau Yan,, dia aja baru kabarin aku tadi, aku kaget banget malah " ucap Laras
" Wah Laras,, selamat yah... ternyata Wahyu membuktikan ucapannya dengan melamar kamu " ucap Dian, Laras masih tak bergeming ditempatnya. gadis itu masih mencoba memahami situasi yang sedang terjadi.
Apa benar,, Wahyu akan melamarku? apa dia benar-benar membuktikan ucapannnya?
-
Acara lamaran dadakan Wahyu berlangsung lancar, meski sempat terjadi drama dan benar-benar sukses membuat keluarga dan kedua orang tuanya kaget. Sebab kedatangan Wahyu dan keluarganya secara tiba-tiba tanpa memberitahu pihak terkait sebelumnya. Apa lagi kedua keluarga itu baru bertemu untuk pertama kalinya.
Namun, sebab niat baik dari Wahyu untuk meminang Laras. Akhirnya semua berjalan lancar. Meski tanpa persiapan apapun, tanpa ada sambutan khusus dari keluarga Laras, acara lamaran dadakan itu berlangsung dengan bahagia.
Dan kedua keluarga itu sudah memutuskan untuk mengikat Laras dengan cincin terlebih dahulu, dan acara pernikahan akan dilaksanakan beberapa bulan lagi.
Sungguh, Laras saat ini tak mampu mengutarakan isi hatinya yang begitu bahagia. Ternyata syarat yang ia ajukan untuk Wahyu dipenuhi dengan begitu cepat.
Tak ada lagi keraguan dihati Laras saat itu. Yang ia tahu bahwa saat ini ia sangat bahagia, dan akan segera menjadi istri dari pria yang sangat ia cintai.
-
Bersambungggg....
Berikan asupan gizi untuk jempol Author yah gengsss... dengan cara Like & komen... Vote itu cuma Vitamin penambah nafsu dalam berhalu. jika ingin vote silahkan Othor nggak maksa.. Asal readers jangan seperti makhluk halus yang abis baca nggak ada jejak sama sekali...😂😂😂😂😂