NovelToon NovelToon
ALENA

ALENA

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5.4M
Nilai: 5
Nama Author: fitTri

Alena harus memilih, menggugurkan atau mempertahankan bayi dalam kandungannya. Karena taruhannya adalah masa depannya.

Sementara pria yang harusnya bertanggung jawab malah menyuruhnya untuk membuang bayi yang tengah dikandungnya.

Dia memutuskan untuk pergi dari rumah demi hidupnya dan bayi yang tengah dia kandung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fitTri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. Precious Thing

Mobil itu memasuki area sebuah apartemen. Berhenti di parkiran basement. Hardi dan Alena keluar dari mobil. Entah kenapa gadis itu berdebar. Dia merasakan kegundahan dalam hatinya.

Hardi mengulurkan tangannya. Alena menyambutnya dengan ragu. Pria itu menautkan jari-jari mereka berdua dengan erat seakan takut terlepas.

Ting!

Pintu lift terbuka. Merekapun masuk. Hardi menekan tombol di angka 8, kemudian mundur. Lift pun bergerak naik.

Di angka 5 lift berhenti, pintu terbuka. Masuklah beberapa pemuda tanggung. Bergerombol di satu sisi, sementara Hardi dan Alena di sisi lainnya.

Seorang dari mereka menatap ke arah Alena yang berdiri tepat di sebelah. Memindai tubuh gadis itu dengan seksama, kemudian berbisik pada teman-temannya. Membuat yang lainpun ikut menatap gadis itu. Mereka terus berbisik kemudian cekikikan, entah apa yang sedang di bicarakan, namun pandangan tetap tertuju pada Alena. Gadis itu mengerutkan kening, heran.

Hardi menyadari keadaan itu. Seketika dia menarik Alena ke sudut di belakangnya. Menyembunyikan gadis itu dibalik punggungnya. Sorot matanya mengintimidasi seolah berkata "Jangan macam-macam! Dia milikku!!"

Membuat para pemuda itu mundur satu langkah.

Ting!!

Pintu lift terbuka lagi di lantai 8, apartemen yang Hardi tempati.

Mereka berdua keluar dari dalam lift dengan Alena yang berada dalam rangkulan Hardi. Seakan menegaskan bahwa gadis itu adalah miliknya

Sampai di depan pintu, Hardi menekan beberapa tombol yang berada persis di samping. Klek!! Pintu pun terbuka.

"Ayo masuk" ajak Hardi.

Alena ragu. Kenapa ini rasanya seperti mau masuk kandang singa, ya?!

Hardi mendorong tubuh gadis itu hingga dia terpaksa melangkahkan kakinya masuk ke dalam apartemen.

Kembali, Alena tertegun di tengah ruangan. Tempat itu di dominasi warna putih dan hitam. Ciri khas laki-laki. Tak ada warna lain.

"Duduk, aku ke kamar dulu" perintahnya, kemudian melangkah memasuki kamar nya.

Alena masih tertegun. Pikirannya bercabang kemana-mana. Dia agak ketakutan. Ingin kabur tapi tak berani pula. Jadinya dia hanya berdiri di dekat sofa hitam di tengah ruangan.

"Lah, bukannya duduk?" Hardi yang baru keluar dari kamar.

Alena menoleh. Terkesiap dengan penampilan pria di depannya yang telah berganti pakaian. Kaus polos berwarna putih, celana kanvas pendek selutut, memperlihatkan kaki panjang yang kokoh menopang tubuhnya yang menjulang tinggi.

Hardi mendekat. Alena menelan ludah kasar. Dia mau apa coba, berpenampilan seperti itu di depanku?

Hardi menarik lengan gadis itu. Mendudukannya di sofa.

"Mau minun sesuatu?" Hardi memulai pembicaraan.

Alena hanya menggeleng. Alarm di kepalanya seperti berbunyi, tit tit tiiiiitt..

Dia sering dengar di berita ketika seorang gadis di bawa masuk ke satu tempat, di berikan minuman, satu hari gadis itu terbangun dengan keadaan berantakan. Dan kehilangan miliknya yang paling berharga.

Masa kak Hardi setega itu? Hatinya berbisik. Alena menggelengkan kepalanya lagi.

Tanpa di sadarinya Hardi keluar dari dapur dengan dua kaleng minuman di tangan. Duduk di samping Alena, kemudian memberikan salah satu minuman kaleng kepada gadis itu.

Lagi, Alena tertegun. Menatap wajah Hardi, kemudian beralih ke minuman kaleng di genggaman pria itu. Dia ragu.

"Masih baru, belum di buka!!" Suara Hardi membuyarkan lamunan nya.

"Hah?" Alena terperangah.

"Nggak usah se parno itu kali. Aku nggak mungkin menjebak kamu dengan cara kotor yang ada di pikiran kamu itu." Sepertinya Hardi tau apa yang sedang di pikirkannya.

"Eh?!"

"Ck!! Jangan keseringan nonton bertita negatif. Bikin otak jadi kotor!!" menyentil kening Alena yang sedang berkerut.

"Aww!! Kakak, ih ..." Alena segera mengusap keningnya yang terasa perih dan panas akibat sentilan yang dilakukan Hardi barusan.

Hardi tergelak, "Makannya, mikir tuh yang baik-baik. Jangan yang kotor aja yang di pikirin!!" katanya lagi, menyindir.

Uhh ... memangnya siapa yang bisa berpikir jernih kalau ada di dekatmu dengan penampilan semenawan itu?? Aku bisa bernapas saja sudah beruntung.

Alena mengerucutkan bibirnya. Seketika kaleng minuman menempel di bibir mungilnya yang mengerucut itu. Rasa dingin menyebar di bibirnya membuat dirinya memekik.

Hardi kembali tergelak.

"Kakak tinggal disini sendiri?" Alena memulai percakapan setelah mbuka kaleng minuman dan menyesap isinya sebagian.

"Iya" jawab Hardi dengan mata yang tertuju pada televisi yang dinyalakan barusan.

"Seriusan?" Alena antusias.

"Hmm ... ini punya kakak aku. Dia udah kerja, udah dapat rumah dinas dekat kantornya. Sayang tempat ini kalau nggak di isi." jelasnya.

Alena mengangguk-angguk sambil mulutnya membulat berbentuk huruf O.

"Oh iya,..." merubah posisi duduknya menghadap Alena. Merogoh saku celana nya, menarik tangan gadis itu, memberikan sesuatu di genggamannya.

"Apa ini?" Alena menatap barang di tangannya.

"Gelang." Hardi memungut benda itu, menunjukkan nya kepada Alena.

Benda berbentuk rantai kecil-kecil berwarna silvergold. Dipakaikannya di pergelangan tangan kanan Alena.

"Pas." Hardi tersenyum puas menatap benda yang melingkar di tangan kurus Alena.

"Makasih" Alena mengusap-usap benda di pergelangan tangannya.

Hardi kembali tersenyum. Menyentuh wajah Alena yang merona bahagia.

Bersambung ...

Terimakasih buat yang udah mampir. jangan lupa like koment sama vote nya. I love you full😘😘😘😘😘😘

1
Dey Desuka
nangis teroooossss,, sampe perih mata engsl sesak nafas... Thor Thor teganya kau 🤭
Dey Desuka
mewek juga aku
Retno Desy (Ning)
pas bgt momennya ya
Retno Desy (Ning)
mereka dipertemukan tp TDK berjodoh Krn Hana udah dgn org lain😔
Retno Desy (Ning)
nah Arya ketemu mantan,,
si Hardi malah ketemu tunangannya,,bubar jalan
Retno Desy (Ning)
siap² diamuk Arya aja lu har
Retno Desy (Ning)
nah udah taukan😄
Retno Desy (Ning)
masih ngira kalo Arya itu suaminya alena
Retno Desy (Ning)
aduh itu anak siapa yg JD visualnya mak
Retno Desy (Ning)
aduh ikutan tahan napas akunya,,
Retno Desy (Ning)
yg pasti pernah ketemu lhawong mirip ponakanmu dilan
Retno Desy (Ning)
tanda² jodoh itu bang😄
Retno Desy (Ning)
skrg mah gk mau ya Van tp ntar jg JD suami😄😄
Retno Desy (Ning)
adakah Abang yg seperti bang Arya didlm kehidupan nyata,,Krn AQ jg punya Abang tp TDK seperti itu😭
Retno Desy (Ning)
udah pergi knp harus dicari..
Retno Desy (Ning)
😭😭😭
Retno Desy (Ning)
terlalu bodoh,.
Retno Desy (Ning)
nah kan udah terjadi sekrng mau lari
Retno Desy (Ning)
janji yg akan teringkari saat tau Alena hamil
Retno Desy (Ning)
knp harus diulangi LG sih al
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!