WARNING!!
JANGAN LUPA FOLLOW DAN BERIKAN BANYAK DUKUNGANNYA UNTUK SETIAP CERITA AUTHOR 💚
hai-hai sebelum nya terima kasih karena telah menyempatkan untuk singgah di cerita aku :). sekedar info cerita ini pernah aku publish di wattpad dengan user @juwitaapr dan telah aku hapus. jadi cerita ini sekarang hanya ada di mangatoon.
Bagaimana perasaan kalian jika bertemu kembali dengan orang yang paling kaliann hindari.dia ariella harus bertemu kembali Dengan bryan Ceo nya di perusahaan marshwan.
Hidup ariella yang semulanya tenang menjadi kacau karena bryan.
WARNING !!!! typo bertebaran dimana-mana.:)
Salampelukbantal:)
JuwitaApr
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon juwitaapr_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MWMB#16
Kilatan kamera menyambut bryan dan ariella ketika keluar dari mobil.
Bryan menarik tangan ariella ketika ariella akan berjalan duluan.dengan berbisik ia meyuruh ariella menggandeng tangannya.awalnya ariella menolak keras tapi setelah mendapat ancaman ia dengan amat terpaksa langsung menggandenga tangan bryan.
Ariella memakai dress panjang berwarna hitam dengan punggung yang terekspos.ya paket bryan adalah dress ini ariella merasa bersyukur karena hanya punggungnya saja yang terekspos.ia berterimah kasih pada bryan akan hal ini.
Untung saja malam ini tampilan ariella tidak memalukan jika tidak besok pagi akan ada berita.
'Seorang Ceo perhotelan dan resort marshwan menggandeng pembantunya'
Ariella menggelengkan kepalanya menghilangkan pemikiran yang tidak-tidak di otak cantiknya.
"Kenapa?" tanya bryan menunduk setengah berbisik.
"Tidak" jawab ariella juga berbisik
Bryan meraih pinggang ariella ketika mereka memasuki lobby hotel sehingga posisi mereka sangat dekat.
Areilla mencoba sedikit menghindar agar tidak terlalu dekat seperti ini.tapi ditahan oleh bryan.
"Itu ayah dan ibuku, Ayo kesana" ujar nya datar menunjuk kedua orang tuanya yang sedang tersenyum menyambut tamu yang hadir.
Bryan membawa ariella menuju orang tuanya.
"Malam ma,pa" sapa bryan tersenyum memeluk ayah dan ibunya bergantian.
"Selamat malam mr.and mrs.marshwan saya sekretaris sir bryan" sapa ariella mempekenal kan diri.
"Selamat malam sayang,kau cantik sekali"jawab mrs.marshwan tersenyum membawa ariella kedalam pelukananya.hati ariella bergetar karena ia tidak pernah mendapatkan pelukan dari ibunya.
Ayah bryan tak bergeming ia merasa ariella sangat mirip dengan seseorang bisa dibilang ariella fotocopy dari seseorang tersebut yang membedakan nya hanya ariella versi mudanya.
"Kau haus" tanya bryan pada ariella.
"Hah?tidak" jawab ariella kaget
"Ma aku dan ariel pergi melihat-lihat dulu" pamit bryan pada ibunya.
"Pa jaga mama jangan sampai ada yang merebutnya dari papa" sambung bryan dan dihadiahi pelototan dari sang ibu.
"Hehehe becanda" jawab bryan dengan kekehan
Bryan mengajak ariella menuju kolam berenang hotel yang telah disulap menjadi menakjubkan.
"Kau ini kenapa tidak tersenyum" ujar ariella kesal pasalnya dari tadi bayak sekali yang menyapa bryan sambil tersenyum tapi hanya ditanggapi denga wajah datar andalan bryan.ariella bingung kalau dengannya bryan selalu terkekeh bahkan tersenyum dengan menyebalkan.kalau dengan orang-orang ia juga menyebalkan karena wajah datarnya itu.
"Kau alasan aku tersenyum kenapa aku harus tersenyum pada mereka" jawab bryan santai dan ya berhasil membuat ariella terdiam sesaat.
"Ck ! Anda berlebihan" kata areilla dengan nada bercanda
"Hem terserah kau saja.dan jangan memanggil ku sir jika diluar kantor ariel berapa kali aku mengingatkan mu" ujar bryan menekan kata-kata akhirnya.
"Kita masih diacara ulang tahun kantor sir" jawab ariella santai lalu meminum minuman yang baru saja disajikan diatas meja mereka.
"Astaga wanita ini" ujar bryan mengacak rambut nya frustasi.
"Terserah kau saja"
"Mamang" jawab ariella tersenyum.
Dari tadi banyak wanita-wanita mencuri dengar pembicaraan mereka.ariella sadar itu tapi tidak dengan bryan.
'Benar-benar tampan'
'Iya benar'
'Siapa wanita itu?'
'Mungkin itu kekasihnya.mereka tampak serasi'
Dan masih bayak lagi ariella menulikan telinganya.
Ariella memegang kepalanya tiba-tiba saja kepalanya pusing dan badannya terasa panas entah karena apa.
"Kau kenapa" tanya bryan cemas.
"Panas" jawab ariella mengipas-ngipas dengan tangannya.
"Panas?"
"Iya panas sekali rasanya aku ingin membuka baju disini.sungguh bry panas sekali" ujar ariella hendak melepas dress tapi ditahan oleh bryan.
Apa itu?shit !
Dengan gerakan cepat bryan menggendong ariella lalu membawa nya keluar dari pintu belakang.
Bryan menelpon ibunya jika ia pulang duluan.awalnya ibunya tidak membiarkan pasalnya acara belum dimulai tapi putra nya tidak ada.setelah bryan menjelaskan jika ariella sakit ibunya langsung mengizinkan.
*****