Cinta Seorang Single Daddy
Season 1 Telah tamat.
Seorang Single Daddy yang di jodohkan oleh orang tuanya dengan seorang wanita cantik bernama Larasati Wijaya. Ia menyetujui perjodohan itu hanya untuk anak perempuannya Alya.
Season 2
Menceritakan tentang anak - anak dari Reyhan dan Laras. Mereka adalah Alya dan Keindra.
Alya seorang dosen muda dan cantik. Di umurnya yang masih mudah dia menjadi Dosen lulusan terbaik. Banyak Mahasiswa yang terpesona akan kecantikan Alya. Tapi, kisah cintanya tak semulus karirnya. Ia mencintai seorang Rektor di kampusnya. Tapi sayangnya Rektor itu mempunyai istri. Bagaimana kisah mereka? Kita lihat saja.
Keindra anak kedua dari pasangan Reyhan dan Laras. Keindra yang mewarisi watak sang papi. Ia meneruskan usaha dari papinya. Menjadi seorang CEO yang tegas dan berwibawa. Dia dijodohkan oleh sang papi dengan anak teman papinya. Tapi, Keindra mempunyai kekasih yang sangat dia cintai. Bagaimana nasib percintaan Keindra?
Season 3.
Di season ini bercerita tentang kisah percintaan KEINDRA. putra bungsu dari pasangan Reyhan dan Larasati.
Penasaran dengan ceritanya,yuk ikuti ....
Apakah percintaan mereka akan berakhir bahagia?
Jangan lupa like, komen dan vote ya guys ... ini karya aku yang pertama....thks.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Poetri YaNiie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 17
"Yawda, Laras kebawah dulu ya mas, pakaian mas udah Laras siapin tu diatas tempat tidur". Kata Laras. Dan ia pun beranjak ke bawah, tapi tiba tiba Reyhan menarik tangan Laras sehingga Laras sampai terduduk kembali diatas sofa.
"Laras, jangan tinggalkan aku dan Alya". Ucap Reyhan memohon. Dia tidak ingin kehilangan istrinya.
Laras memandang wajah suaminya itu, Laras merasa kasihan kepada Reyhan, dia merasa bersalah kepadanya, Laras harus membuat keputusan secepatnya. Dia tidak ingin seperti ini terus.
"Mas, kasih Laras waktu untuk menyelesaikan semuanya, Laras janji secepatnya mas, tapi, mas harus siap apa pun keputusan Laras nantinya". Ucap Laras sambil mengelus pipi suaminya itu dengan tulus.
"Apa kau akan meninggalkan ku Laras?". Tanya Reyhan lirih.
"Mas, nanti aja kita bahasnya, sekarang mas harus mandi dulu, terus kita makan malam bersama, karena Alya udah nunggu kita mas". Jawab Laras dengan senyuman.
Reyhan memeluk Laras dengan erat, entah kenapa rasanya dia tidak ingin melepaskan pelukan itu. "Apakah aku sudah mulai jatuh cinta kepadamu Laras, kenapa aku nggak rela kau pergi dariku". Gumam Reyhan dalam hati.
Reyhan pun melepaskan pelukannya kepada Laras, dan segera membersihkan tubuhnya dan setelah itu makan malam bersama.
................
Dipagi hari yang cerah ini, Laras sudah bangun dari tidurnya, dan sebelum dia kekampus dia mempersiapkan segala keperluan suami dan anaknya, dari pakaian kerja untuk suaminya, membantu Alya bersiap untuk sekolah. Dan Laras juga membuat sarapan pagi untuk semuanya.
Setelaha selesai semuanya selesai Laras membangunkan suaminya yang masih terlelap di atas ranjang.
"Mas,bangun yuk?". Laras membangunkan suaminya. "Mas Rey, bangun kamu nggak kekantor?". Ucap Laras sambil mengelus pipi Reyhan dengan lembut.
"Emmhh...," Sambil mengerjapkan mata dan mengucek ngucek matanya yang masih terasa berat. "Kau sudah bangun?". Tanya Reyhan.
"Iya mas, Laras udah nyiapin semua keperluanmu mas, pakaian kerjamu uda Laras sediakan, sarapan nya sudah ada dibawah dan Alya juga telah siap berangkat sekolah mas". Ucap Laras.
Reyhan hanya memandang Laras, dia sangat senang dan sedikit tidak percaya dengan sikap Laras pagi ini. Terukir senyum dibibirnya.
"Mas Rey, ayo cepetan, udah siang ini". Laras menarik Reyhan agar bangkit dari tempat tidurnya, dan dia mendorong tubuh Reyhan ke kamar mandi, dan menutup kamar mandinya.
Reyhan yang senang dengan perlakuan Laras yang sangat perhatian pagi ini. 'Ada apa dengannya, kenapa sangat perhatian sekali". Batin Reyhan. Reyhan pun segera mandi, dibawah air shower dikamar mandi Reyhan terus tersenyum.
Sementara diluar, Laras meneriaki Reyhan, mengatakan "Mas Rey, Laras tunggu dibawah ya?".
Reyhan yang mendengarnya pun hanya geleng geleng kepala saja dan senyum diwajahnya masih saja mengembang diwajahnya.
Laras yang sedang menunggu suaminya turun untuk sarapan, sambil menyuapi Alya makan sarapan paginya."Mas, hari ini, aku akan menyelesaikan semuanya, aku akan menemui Ricko". Gumam Laras dalam hati sambil nyuapi Alya makan.
Reyhan yang sudah rapi dan tampan dengan setelan jas warna hitam yang dipilih Laras pun menyusul istri dan anaknya kemeja makan untuk sarapan, pagi hari ini dia disajikan pemandangan yang sangat menyenangkan, karena istri yang beberapa hari ini yang membuat hatinya kacau dan membuat jantungnya selalu berdebar kencang tidak seperti biasanya, karena dia mulai menyayangi dan mencintai istrinya itu. Telah menyuapi Alya anak yang sangat disayanginya itu.
"Pagi". Sapa Reyhan.
"Pagi Papi". Jawab Alya dan Laras.
Reyhan hanya menggelengkan kepalanya saja, bagaimana tidak dua perempuan yang ada didepannnya ini sangat menggemaskan.
"Mas, nanti Alya perginya bareng Laras aja ya?". Ucap Laras.
Reyhan hanya menjawab dengan anggukan saja.
Alya dan Laras telah selesai sarapan, mereka berdua berpamitan untuk duluan pergi.
"Papi, Alya sekolah dulu ya?". Ucap Alya sambil mengecup pipi papinya.
Mereka berdua pun beranjak keluar menuju mobil yang telah disiapkan. Tapi Laras menyuruh Alya masuk dan menunggu didalam mobil.
"Sayang, kamu masuk kedalam mobil dulu ya, tunggu mami,ada yang ketinggalan". Alya pun mengiyakannya.
Laras pun masuk lagi kedalam rumah menuju ruang makan, dia ingin menemui Reyhan.
"Mas Rey". Panggil Laras.
Reyhan pun menoleh kebelakang, dia heran melihat Laras. "Ya, ada apa Laras?". Tanya Reyhan bingung. Reyhan pun beranjak dari tempat duduknya dan menuju Laras.
"Aku melupakan sesuatu mas?". Kata Laras malu malu.
Reyhan pun semakin bingung dibuatnya."Apa ada barang yang ketinggalan?". Tanya Reyhan.
cup
cup
Sebelum menjawab pertanyaan Reyhan, Laras mengecup kedua pipi suaminya itu. "Aku melupakan ini mas". Bisik Laras dan mengedipkan matanya kepada Reyhan.
Reyhan hanya tersenyum saja melihat tingkah laku istrinya.
"Ya udah mas, Laras pergi dulu ya". Ucap Laras yang sudah menahan malu karena perbuatannya pagi ini.
Bersambung....
Sebelumnya saya mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yg ke 75.
terimakasih. jgn lpa like dan komen ya....
goblok kok dipiara,,,seharus'a reyhan berterima kasih,,,ricko yg mantan'a laras dan jg sepupu silvi tp msh mau memberi peringatan akan kejahatan silvi...