NovelToon NovelToon
Is That Slime? I Reincarnated Into Another World

Is That Slime? I Reincarnated Into Another World

Status: tamat
Genre:Kehidupan alternatif / Light Novel / Tamat
Popularitas:120.2k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Arsel seorang pengangguran spesialis pembobol kotak amal, suatu hari saat dia dikejar masa ia tersambar petir dan tersadar di dunia berbeda dimana sihir dan pedang berada.

Sejak itu petualangan yang penuh berbahaya harus dilaluinya untuk bisa bertahan hidup di dunia sana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17 : Mengawal Resepsionis Guild Ini

Setelah pembicaraan santai itu, aku memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar di kota Nila ini, selama di sini hampir sepenuhnya aku habiskan untuk bekerja jadi memiliki waktu tenang adalah sesuatu yang langka kudapatkan.

Kami butuh uang cukup banyak jadi mau bagaimana lagi, tanpa sadar aku telah berjalan cukup lama dan melihat sosok Elena sedang duduk di kursi panjang. Tidak biasanya seorang Elena telihat di kota di jam bekerja.

Aku mendekat dari belakang dan bersiap mengagetkannya meski begitu ia malah lebih dulu menyadariku.

"Pelecehan akan dihukum di tempat ini juga."

"Aku hanya ingin mengagetkanmu saja," kataku menggaruk kepala ragu, aku duduk di dekatnya dan dia bergeser untuk sedikit menjauh dariku.

Bagaimana mengatakannya, aku sedikit terluka untuk reaksi itu tapi hubungan kami memang tidak terlalu dekat sih.

"Aneh rasanya melihat Elena di sini, apa kau sedang tidak bekerja?"

Dia menggelengkan kepalanya.

"Ibuku di kampung halaman sedang sakit jadi aku ingin menjenguknya dan baru sekarang mendapatkan izin dari guild."

"Kamu pergi sendirian, tidak baik tanpa pengawalan biar aku yang mengantarmu."

"Tidak usah, aku lebih curiga denganmu."

Aku menghela nafas panjang, tentu aku tidak menyerah jadi aku terus memaksa ikut dan mengikutinya dari belakang.

"Jangan mengikutiku lagi."

"Ini hanya kebetulan aku juga akan jalan ke sana."

"Tidak mungkin sejak tadi kau jelas mengikutiku, bukannya rekanmu akan khawatir."

Itu mengingatkanku, aku buru-buru kembali untuk meminta izin pada mereka namun saat aku kembali Elena sudah menghilang.

"Ugh... dia sangat cepat."

Dengan kemampuanku aku tidak bisa menemukannya atau sejujurnya aku bisa merasakan auranya ada di dalam kereta yang baru saja keluar dari kota.

Aku berlari dengan sedikit lompatan dan masuk ke dalamnya, aku melihat ada seseorang yang bersembunyi di balik selimut jadi saat aku menepuknya dia berteriak "Kyaaa."

"Benar-benar kebetulan, sepertinya kita naik kereta yang sama."

Elena menantapku penuh curiga.

"Kau baru saja menyentuh pantatku."

"Ugh... aku tidak sengaja, ngomong-ngomong terasa lembut."

"Aku akan mencekikmu."

"Aku tidak sengaja."

Aku segera mengalihkan pandanganku ke luar dan melihat kota yang semakin menjauh, aku pikir aku tertarik pada Elena jadi tak masalah untuk mencoba sedikit dekat dengannya.

Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya kami berdua turun di tempat yang entah berantah, semuanya hanya pepohonan seolah tidak ada apapun yang bisa ditemukan di sini kecuali itu.

"Apa di sini ada desa?"

"Sudah kuduga kau mengikutikukan kebetulan, itu sesuatu aneh jika sejauh ini."

"Aku mengakuinya aku sedikit khawatir jadi aku akan jadi pengawalmu selama di sini.,"

"Ini bukan hutan monster hampir nyaris tidak ada hal berbahaya yang bisa melukaiku."

"Siapa tahu, mungkin ada ular atau binatang buas, tunggu aku," aku menyakinkan Elena yang sudah lebih dulu berjalan di depanku.

Karena sejauh ini Elena tidak ada pilihan selain membiarkanku menemaninya, kami menerobos hutan dan di bawah sebuah gunung aku bisa melihat desa kecil di sana. Orang-orang tampak membawa gandum di punggung mereka dan di sekitarnya masih banyak orang lagi yang sedang bekerja.

Desa ini sangat hidup.

"Bukannya itu Elena, apa kau ingin menjenguk ibumu?"

"Lama tak bertemu Bibi, aku ingin menemuinya."

"Begitu, syukurlah... kesehatan ibumu hari-hari ini semakin memburuk aku sedikit khawatir padanya."

"Aku ingin segera melihatnya."

Elena melemparkan tas yang dibawanya padaku lalu berlari semakin masuk ke dalam desa.

"Apa aku jadi tukang barang sekarang."

"Sudah jelas kan, paling tidak buat dirimu berguna."

Kepribadiannya benar-benar judes.

1
Mifthahul Thereze Rizki
Luar biasa
Alifia Aura ma'rifah
awokawok lucu bgt jadi ketagihan mau baca trus
Prakabumi. Askar
pandangan ku tentang iblis itu sama seperti hantu,berbeda dunia tapi saling terhubung.
Prakabumi. Askar
sosok sungut lele terlihat
Rahma Wati
orang jahat nyuri kotak
Prakabumi. Askar
kan kan udah gw duga.ini pasti rimuru
Prakabumi. Askar
bjir lah
Prakabumi. Askar
bro sedang menciptakan genre slime
Everiel: gender asem /Facepalm/
total 1 replies
Prakabumi. Askar
azab pancuri kotak
Cosmos
bro mencoba lurus
Cosmos
dibandingkan wanita, pria lebih menderita saat demam
ChrisNeedMoney
dari anime tensura lagi
ChrisNeedMoney
jadi keinget anime Isekai wa smartphone to tomo ni😹
ChrisNeedMoney
antah berantah kali
ChrisNeedMoney
Awawa teh naon?/Sob/
𝐈𝐜𝐡𝐢𝐧𝐨𝐬𝐞
apakah dia akan mencapai lv999
𝐈𝐜𝐡𝐢𝐧𝐨𝐬𝐞
uuuu menarik..
𝐈𝐜𝐡𝐢𝐧𝐨𝐬𝐞
seru cuy, santai gitu kesannya, jadi bacanya tenang juga
wesdy sked
gw. baru tau kalo slime punya gender
Kaisar Naga: hahaha
total 2 replies
Wy Ky
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!