NovelToon NovelToon
Sistem Kaisar Abadi

Sistem Kaisar Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Sistem / Balas Dendam
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: fareva

Tiga tahun jadi sampah!

Itulah yang dialami Arya Langit setelah meridiannya hancur. Dari jenius nomor satu Perguruan Langit Biru, dia jatuh jadi pecundang yang bahkan tidak bisa mengangkat pedang.

Di hari pertunangannya, tunangannya sendiri Kezia Adinegara membatalkan pernikahan di depan seluruh tetua demi pria lain dan memberinya 100 Batu Roh sebagai uang hinaan.

Tepat saat tamparan itu mendarat di wajahnya, Sistem Takdir Harem Kaisar Abadi bangkit!

Mata Takdir aktif. Arya bisa melihat masa depan tragis setiap wanita dengan Takdir Kaisar.

Sekar Embun, Bidadari Pedang nomor satu yang dingin seperti es, akan lumpuh total dalam 7 hari dan mati kedinginan di lembah terpencil.

Luna Maheswari, Ratu Iblis yang mempesona, akan menjadi kuali kultivasi dan meledak mati.

Kirana Lestari, Putri Kerajaan yang manja, akan diracun pada malam pernikahannya.

Satu-satunya cara menyelamatkan mereka adalah menjadikan mereka istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fareva, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29: Menuju Kolam Teratai Suci

Tiga hari setelah badai darah di Arena Langit Biru yang hampir menghancurkan seluruh Perguruan Langit Biru, perguruan yang tadinya hancur berantakan itu kini sudah kembali seperti semula, bahkan terlihat jauh lebih megah dan jauh lebih ramai dari sebelumnya.

Alasannya sederhana, karena berita tentang tiga pahlawan Puncak Embun yang berhasil menggagalkan rencana kebangkitan Leluhur Darah Hitam dan membunuh Tetua Agung Darah Hitam Alam Raja Langit tingkat delapan puncak dan Tetua Lotus pengkhianat itu sudah menyebar ke seluruh Kekaisaran Langit Biru seperti api yang membakar padang rumput kering.

Banyak keluarga besar, pedagang kaya, bahkan utusan dari perguruan lain yang datang ke Perguruan Langit Biru hanya untuk melihat langsung Puncak Embun yang terkenal dengan lautan bunga teratai es yang mekar abadi itu dan untuk melihat langsung wajah dari Arya Langit, Murid Inti Nomor Satu yang baru, Bidadari Pedang Embun Sekar Embun yang sudah sembuh total, dan Putri Suci Luna Maheswari yang dikabarkan sudah tinggal di Puncak Embun selama tiga hari terakhir.

Ya, selama tiga hari terakhir setelah badai darah itu, Luna Maheswari yang seharusnya tinggal di Puncak Tamu Kehormatan bersama dengan dua pelayan dari Istana Teratai Suci, malah memutuskan untuk tinggal di Puncak Embun bersama dengan Arya dan Sekar Embun dengan alasan untuk memulihkan diri dan untuk membantu membersihkan sisa sisa Formasi Pengorbanan Darah Leluhur yang masih ada di sekitar arena.

Alasan yang sangat masuk akal dan sangat tulus, hingga Pemimpin Istana Teratai Suci, ayah Luna itu bahkan mengirim surat pribadi yang isinya hanya satu kalimat: "Luna, bawa menantu pulang saat liburan."

Surat yang membuat Luna memerah total selama seharian dan membuat Sekar Embun yang membacanya tertawa dengan jahil selama seharian sambil mengejek Luna sebagai adik madu kecil yang belum resmi.

Hari ini adalah hari ketiga, hari dimana final Kompetisi Puncak Langit yang seharusnya dilakukan di dalam Kolam Teratai Suci di Istana Teratai Suci itu akan tetap dilaksanakan, meskipun hadiah Murid Inti Nomor Satu sudah diberikan kepada Arya dan Puncak Embun sudah menjadi Puncak Utama keenam.

Alasannya adalah karena Kolam Teratai Suci yang ada di Istana Teratai Suci itu sudah dibersihkan total dari sisa sisa Formasi Pengorbanan Darah Leluhur oleh Pemimpin Perguruan, Tetua Agung Perguruan, Pemimpin Istana Teratai Suci yang Alam Setengah Kaisar Langit, dan Jenderal Kekaisaran selama tiga hari tiga malam tanpa tidur.

Dan setelah dibersihkan, mereka menemukan bahwa Kolam Teratai Suci yang selama ini hanya bisa digunakan oleh Putri Suci dan beberapa tetua inti Istana Teratai Suci ternyata memiliki efek yang jauh lebih besar dari yang mereka kira jika digunakan bersama dengan Tubuh Meridian Naga Langit dan Tubuh Meridian Embun Beku yang sudah sembuh total.

Oleh karena itu, Pemimpin Perguruan dan Pemimpin Istana Teratai Suci memutuskan untuk tetap melaksanakan final kompetisi di dalam Kolam Teratai Suci, tapi bukan untuk menentukan siapa yang terkuat lagi, karena Arya sudah pasti yang terkuat, tapi untuk memberikan kesempatan kepada sepuluh murid teratas dari babak penyisihan untuk masuk ke dalam Kolam Teratai Suci dan berkultivasi selama satu bulan bersama dengan tiga pahlawan, sebagai hadiah karena mereka berhasil selamat dari badai darah dan sebagai cara untuk meningkatkan kekuatan generasi muda perguruan agar bisa membantu membersihkan sisa sisa Sekte Darah Hitam di seluruh kekaisaran nanti.

Di Puncak Embun yang masih penuh dengan lautan bunga teratai es yang mekar indah, di pagi hari yang cerah dengan cahaya matahari yang memantulkan pelangi di atas kelopak bunga teratai es, tiga orang sedang bersiap untuk berangkat menuju Istana Teratai Suci yang jaraknya sekitar setengah hari perjalanan terbang dengan pedang.

Arya Langit dengan jubah biru muda sederhana yang bersih, tapi kali ini jubahnya memiliki bordiran naga emas kecil di bagian dada dan bordiran teratai es biru dan teratai suci putih di kedua lengan, bordiran yang dibuat sendiri oleh Sekar Embun dan Luna selama tiga hari terakhir saat mereka tinggal bersama di pondok bambu kecil itu. Kultivasinya yang terpancar kini adalah Alam Jiwa Kesatria tingkat sembilan puncak, kultivasi permanen setelah mendapatkan hadiah 15000 Poin Takdir dan Tubuh Meridian Naga Langit naik permanen menjadi tingkat 5!

Tubuh Meridian Naga Langit tingkat 5! Jika tingkat 4 saja sudah bisa membuat Arya menghancurkan pedang tingkat Raja dengan dua tinju, tingkat 5 bahkan bisa membuat Arya bertarung melawan Alam Raja Langit tingkat tiga tanpa menggunakan teknik pedang!

Di samping kirinya, Sekar Embun dengan gaun putih bersih yang sederhana tapi kali ini gaunnya juga memiliki bordiran naga emas kecil di bagian dada, sama seperti jubah Arya, menandakan bahwa dia adalah Istri Kaisar Pertama. Wajahnya yang dingin itu kini terlihat jauh lebih lembut dan lebih bahagia dari sebelumnya, kultivasinya stabil di Alam Raja Langit tingkat tiga puncak, setengah langkah menuju tingkat empat, setelah tiga hari berbagi energi dengan Arya melalui Pil Naga Es Yin Yang, yang masih aktif selama satu bulan.

Di samping kanannya, Luna Maheswari dengan gaun putih teratai emasnya yang anggun, tapi kali ini gaunnya juga memiliki bordiran naga emas kecil di bagian dada, sama seperti Sekar Embun, menandakan bahwa dia sudah hampir resmi menjadi Istri Kaisar Kedua. Wajahnya yang suci itu kini terlihat sedikit lebih dewasa dan lebih percaya diri setelah tiga hari tinggal bersama Arya dan Sekar Embun, kultivasinya yang tadinya Alam Jiwa Kesatria tingkat sembilan awal kini sudah naik menjadi Alam Jiwa Kesatria tingkat sembilan puncak, sama seperti Arya, setelah memakan buah pencerahan yang diberikan Arya dari Toko Sistem dengan 15000 Poin Takdirnya.

Ya, setelah mendapatkan 15000 Poin Takdir dari misi darurat kemarin, Arya tidak langsung menggunakannya untuk membeli teknik atau senjata yang kuat untuk dirinya sendiri, tapi dia menggunakan hampir semua Poin Takdir itu untuk membeli hadiah bagi kedua istrinya.

Dia membeli Buah Pencerahan Teratai Suci tingkat Raja seharga 5000 Poin Takdir untuk Luna, yang membuat kultivasi Luna naik satu tingkat dan membuat Tubuh Teratai Suci Pemurnian Jiwanya yang tadinya hanya 80% terbangun menjadi 100% terbangun sempurna!

Dia membeli Kalung Pelindung Es Naga tingkat Raja seharga 5000 Poin Takdir untuk Sekar Embun, kalung yang bisa melindungi Sekar Embun dari serangan Alam Raja Langit tingkat enam sekali dan bisa mempercepat kultivasi esnya dua kali lipat!

Dan dia membeli 5000 Poin Takdir sisanya untuk membeli Pil Pemurni Darah Naga untuk dirinya sendiri, yang membuat Tubuh Meridian Naga Langitnya yang baru naik menjadi tingkat 5 itu stabil dan tidak akan turun lagi.

[Poin Takdir tersisa: 0!]

[Tubuh Meridian Naga Langit: Tingkat 5!]

[Kultivasi: Alam Jiwa Kesatria tingkat 9 puncak!]

[Kepercayaan Sekar Embun: 100%! Kepercayaan Luna Maheswari: 95%!]

Itulah status Arya sekarang setelah menghabiskan semua Poin Takdirnya untuk kedua istrinya, status yang membuat sistem di kepalanya berbunyi dengan nada bangga.

[DING! Tuan Rumah menghabiskan semua Poin Takdir untuk Istri Kaisar, bukan untuk diri sendiri! Sistem sangat bangga! Hadiah tersembunyi: Teknik Rahasia Pasangan: Mandi Bersama di Kolam Teratai Suci akan meningkatkan kultivasi tiga orang hingga 10 kali lipat selama satu bulan!]

Membaca hadiah tersembunyi itu, bahkan Arya yang biasanya tenang itu pun langsung memerah dan hampir mimisan, karena kata Mandi Bersama itu terdengar sangat...

"Kak Arya, kenapa wajahmu memerah? Apakah kamu sakit? Apakah luka dalammu karena pertarungan tiga hari yang lalu kambuh lagi?" Luna yang melihat wajah Arya yang tiba memerah itu langsung panik dan menempelkan tangan putihnya yang dingin ke dahi Arya untuk memeriksa suhunya, tanpa sadar bahwa gerakan itu membuat wajahnya sangat dekat dengan wajah Arya.

Sekar Embun yang melihat tingkah Luna yang polos itu hanya tersenyum tipis dengan jahil dan berbisik di telinga Arya dengan suara yang hanya bisa didengar oleh Arya.

"Suamiku, apakah kamu memikirkan hal yang tidak senonoh tentang mandi bersama di Kolam Teratai Suci nanti? Sistemnya memberitahumu sesuatu yang aneh ya?"

Arya yang mendengar bisikan Sekar Embun yang ternyata bisa mendengar suara sistem karena Tanda Istri Kaisar yang terhubung itu langsung kaget dan wajahnya semakin memerah.

"Ti... tidak! Aku tidak memikirkan hal yang tidak senonoh! Aku hanya... hanya memikirkan bagaimana cara kita berkultivasi nanti di dalam kolam agar kultivasi kita bisa naik sepuluh kali lipat!" jawab Arya dengan gugup, mencoba untuk mengalihkan pembicaraan.

Tapi Sekar Embun dan Luna yang mendengar kata sepuluh kali lipat itu mata mereka langsung berbinar.

"Sepuluh kali lipat! Benarkah, Kakak Arya! Kolam Teratai Suci memang bisa meningkatkan kultivasi sepuluh kali lipat jika kita mandi... eh, berkultivasi bersama!" Luna berkata dengan polos dan bahagia, tanpa sadar bahwa kata mandi bersama yang dia ucapkan itu membuat wajah Arya semakin memerah.

Sekar Embun yang melihat suaminya yang sudah salah tingkah itu tertawa kecil dengan bahagia dan menggandeng tangan Arya dan Luna.

"Sudahlah, jangan goda suamiku lagi, Luna. Nanti dia mimisan dan pingsan sebelum sempat masuk ke dalam Kolam Teratai Suci. Ayo kita berangkat, Pemimpin Perguruan dan Pemimpin Istana Teratai Suci sudah menunggu kita di Istana Teratai Suci. Dan sepuluh murid teratas lainnya juga sudah berangkat sejak tadi pagi."

Mendengar itu, Arya dan Luna mengangguk dengan wajah masih memerah.

Mereka bertiga kemudian mengeluarkan pedang terbang mereka masing masing, satu pedang es emas, satu pedang biru es, dan satu pedang teratai suci putih, dan terbang bersama sama menuju arah Istana Teratai Suci yang berada di tengah danau besar yang penuh dengan bunga teratai suci yang mekar indah, meninggalkan Puncak Embun yang masih penuh dengan lautan bunga teratai es yang berguguran di bawah cahaya matahari pagi.

Di atas pedang terbang, mereka bertiga terbang bergandengan tangan, seperti sepasang... eh, bertiga dewa dan dewi yang turun dari langit, membuat semua murid dan penduduk yang melihat mereka terbang di langit itu berlutut dengan penuh hormat dan kekaguman.

Di depan mereka, Istana Teratai Suci yang megah dan penuh dengan cahaya suci yang damai sudah terlihat samar di tengah danau besar, dan di dalam istana itu, Kolam Teratai Suci yang legendaris yang airnya dikatakan bisa memurnikan jiwa seseorang dan meningkatkan kultivasi sepuluh kali lipat, serta rahasia besar tentang asal usul Tubuh Meridian Naga Langit dan Tubuh Teratai Suci Pemurnian Jiwa yang sudah lama hilang selama seribu tahun, sedang menunggu mereka untuk dibuka.

Tapi sebelum itu, ada satu hal kecil yang masih mengganjal di hati Arya.

Tiga hari yang lalu, saat dia menghancurkan Jantung Leluhur Darah Hitam, dia sempat melihat sekilas di dalam kristal jantung yang hancur itu, ada sebuah peta kecil berwarna merah darah yang terbakar menjadi abu bersama dengan Leluhur, tapi sebelum terbakar menjadi abu, dia sempat melihat bahwa peta itu menunjukkan lokasi sebuah tempat yang sangat dalam di bawah Kolam Teratai Suci, tempat yang bertuliskan dengan huruf darah kuno: "Makam Leluhur Naga Langit Sejati".

Makam Leluhur Naga Langit Sejati, berada di bawah Kolam Teratai Suci!

Apakah ini kebetulan? Atau apakah ini takdir yang sudah diatur oleh Sistem Takdir Harem Kaisar Abadi untuknya?

Dan hadiah Panggilan Leluhur Naga Langit Sejati x1 yang dia dapatkan dari misi darurat kemarin, apakah akan berguna di dalam makam itu?

Arya menatap Istana Teratai Suci yang semakin dekat itu dengan mata yang berkilat dengan cahaya emas naga yang penuh dengan harapan dan sedikit kekhawatiran.

Kolam Teratai Suci yang indah itu, mungkin tidak seindah dan sedamai yang terlihat dari luar. Di bawah keindahannya, mungkin ada rahasia besar yang sudah terkubur selama seribu tahun yang akan mengubah nasib seluruh Kekaisaran Langit Biru sekali lagi.

Tapi apapun rahasia itu, dengan dua istri tercinta yang menggenggam tangannya erat erat di sampingnya, dia tidak takut.

Karena cinta sejati mereka sudah pernah mengalahkan darah iblis seribu tahun, dan cinta itu akan terus mengalahkan semua kegelapan yang akan datang.

1
Hadi Hadi
mantap😍😍
fareva: lanjut 🔥🔥🔥
total 1 replies
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
up up up💪
Hadi Hadi
iwik iwik😍😍
Hadi Hadi
mantap😍😍
Hadi Hadi
semangat💪💪
fareva: makasih bang
total 1 replies
Hadi Hadi
bantai💪
fareva: 🔥🔥🔥🔥🔥🔥
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up😍😍
Hadi Hadi
lanjut
fareva: Siap. tolong bantu koreksi kalau ada yang kureng
total 1 replies
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
good💪💪
Hadi Hadi
mantap😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!