NovelToon NovelToon
Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku

Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cinta Seiring Waktu / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Angst / Tamat
Popularitas:289.1k
Nilai: 5
Nama Author: senja liana

Reina mentari seorang gadis pekerja keras, ceria, dan pantang menyerah. Kehidupannya berjalan normal sampai suatu hari ia bertemu dengan Saina putri kecil Revan yang mengubah seluruh alur cerita kehidupannya yang biasa saja.

"Menikah lah denganku" hal itu tentu menjadi kata paling bahagia untuk semua wanita yang ada di dunia, tapi tidak untuk Reina karena Reina tahu Revan tidak mencintainya. Namun demi Saina gadis kecil yang merindukan sosok seorang ibu di hidupnya sehingga mau tidak mau Reina harus menekan sedikit egonya untuk kebahagian Saina.

Perlahan alur kisah Reina mulai berubah, tabir rahasia yang ditutupi orang tuanya selama ini ikut naik kepermukaan meluluhlantahkan hatinya.

Akan kah Reina menerima Revan? Rumah tangga seperti apa yang akan dialami Reina? mampukah Reina melewati segala kesulitannya? ikuti terus kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja liana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Aku hancur kamu juga harus hancur

Singapura

" Mama... Ma..." Ucap Iriana dengan keras memanggil ibunya.

" Ya sayang, mama di sini di dapur." Ucap Erika pada anak kesayangannya itu.

" Ma bulan depan aku akan kembali ke Indonesia, apa mama mau ikut?" Ucapnya pada sang ibu.

" Untuk apa kamu ke sana? Apa kamu mau menemui Revan atau anakmu? " Ucap Erika sambil menatap manik mata sang anak mencari kebenaran.

" Apa lagi yang kamu cari nak? Bukankah meninggalkan Revan adalah keinginanmu, mengapa sekarang kau ingin mengusiknya lagi?" Ucap Erika memberi pengertian kepada sang anak.

" Ayolah ma, bukankah sudah berulang kali Iriana katakan bahwa Iriana masih belum terima Revan mengambil hak asuh anak ku ma meski dia tahu bahwa anak itu bukan darah dagingnya, tapi dia malam tetap mengambilnya dariku. Apa itu bukan berarti dia ingin balas dendam padaku? " Ucap Iriana dengan nada kesal.

" Bukankah kamu tidak menginginkan anak itu, kenapa kamu sekarang kekeh menginginkannya?" Ucap Erika yang seakan tak mengerti tentang arah pikir anaknya itu.

" Aku tidak ingin melihat Revan bahagia ma, sedangkan aku disini sekarang bahkan hidup seperti pelacur yang lebih tepatnya hanya dianggap sebagai penghangat ranjang untuk laki laki itu." Ucap Iriana sambil menahan emosinya.

" Iriana sudah cukup, cukup kamu menyalahkan Revan. Bukannya kamu sendiri yang memilih pergi dengan laki laki itu meninggalkan Revan dan jika sekarang kamu malah hanya dijadikan penghangat ranjang oleh pria pilihanmu itu kamu tetap ingin menyalakan Revan nak? Sudah cukup, ini semua salah mama yang tidak bisa berbuat apapun. Salahkan mama karena kedudukan kita berada di bawah laki laki itu. Mama yang salah. " Ucap mama Iriana dengan mata berkaca kaca.

" Tapi ma..." Ucap Iriana ingin menyangkal pendapat ibunya itu namun urung karena perkataannya dipotong oleh Erika.

" Sudahlah nak mari kita hidup bahagia, lagi pula mereka merawat anakmu dengan kasih sayang dan materi yang melimpah. Apa itu masih belum cukup." Ucap Erika sambil mengelus rambut panjang putrinya memberikan pengertian.

" Mama tidak mengerti apapun, aku mohon ma kali ini saja biarkan Iriana melakukannya." Ucap Iriana dengan wajah memelas.

" Hentikan ya nak.." ucap Erika lagi sambil terus menenangkan anaknya itu agar tidak berbuat nekat.

" Sudah lah ma, tanpa mama atau tidak aku akan tetap ke Indonesia titik" ucap Iriana tanpa ingin dibantah sama sekali lalu berjalan pergi kembali ke kamarnya.

" Aku tetap membencimu Revan, jika aku hancur maka kamu juga harus hancur. " Ucap Iriana dalam hati.

...................

Rumah sakit Bakti Husada ( Indonesia )

" Mami mami apa benal minggu depan mami tinggal sama Sain mi." Ucap Saina dengan wajah bahagia tak kala mendapat berita bahwa Reina akan menjadi ibunya.

" Ya sayang tidak hanya itu nanti setiap malam mami akan membacakan banyak cerita pengantar tidur untuk Sain. Maka dari itu Sain jangan nakal lagi ya." Ucap Reina sambil mengelus rambut ikal Saina.

" Sungguh? Asyik Sain punya mami Sain punya mami." Ucap Saina sambil mengangkat tangan keatas dan di goyang goyangkan.

" Ayo Reina fokus pada Saina saja jangan yang lain. Oke kamu pasti bisa semangat." Ucap Reina dalam hati.

...Lila yang melihat interaksi keduanya sangatlah bersyukur Revan memilih keputusan yang benar, meski Lila merasa Revan menikahi Reina hanya karena Saina namun Lila yakin bahwa Reina dapat meruntuhkan dinding kokoh yang telah dibangun Revan sejak 5 tahun yang lalu....

" Aku sangat menantikan Revan yang hangat kembali kedalam keluarga besar Mahendra. Reina pasti bisa mengembalikan Revan yang dulu, aku yakin itu." Ucap Lila dalam hati dengan mata berkaca kaca.

" Ma.. are you ok?" Tanya Revan ketika melihat mamanya memandang Reina dan Saina dengan mata berkaca kaca.

" Terima kasih van, mama tahu ini keputusan yang sulit tapi mama yakin Reina adalah takdirmu cobalah perlahan untuk membuka hatimu maka kamu akan menemukan sesuatu yang berbeda dan hanya dimiliki oleh Reina." Ucap Lila

Hening sesaat tidak ada jawaban apapun dari Revan.

" Kau tau nak mengapa dulu mama menentang pernikahan kalian? Salah satu alasannya karena mama tidak bisa melihat ketulusan yang ada di mata Iriana van. Namun karena mama melihat kamu sangat mencintainya mama mulai merubah pola pikir mama, tapi ternyata itu malah mengantarmu kedalam jurang keterpurukan dan sampai sekarang itu masih meninggalkan penyesalan terdalam di hati mama karena mama merasa gagal mencegah semuanya." Ucap Lila lagi sambil mengusap pelan bahu Revan kemudian berjalan mendekat ke arah Reina dan Saina yang bersiap untuk pulang.

" Apa benar Reina adalah takdirku?" Ucap Revan dalam hati seakan mempertanyakan ucapan mamanya.

" Yuk kita pulang, Rein mampir dulu ke rumah ya sekalian makan malam nanti, tanggung juga kan udah sore juga sekarang." Ucap Lila sambil tersenyum kepada Reina.

" Iya tan " balas Reina.

" Eittsss no bukan tan lagi, mulai sekarang sampai seterusnya panggil saya mama ok." Ucap Lila yang di balas senyum canggung oleh Reina.

" Iya tan eh mama maksudnya." Ucap Reina dengan cengengesan sehingga membuat Lila geleng geleng kepala melihat calon menantunya itu.

*****

Suasana makan malam di kediaman Mahendra

" Mami Saina mau itu." Ucap Saina menunjuk kepada udang tempura yang terletak di atas meja.

" Iya tentu" balas Reina sambil mengambilkan udang tempura kemudian menaruhnya di piring Saina.

" Apa kalian benar benar tidak menginginkan pesta pernikahan?" Tanya Mahendra kepada Revan dan Reina

" Tidak perlu om, cukup dengan dihadiri kerabat dekat saja Reina tidak terlalu suka dengan keramaian." Ucap Reina menanggapi pertanyaan Mahendra.

" Gadis ini pandai berakting juga rupanya tanpa perlu aku suruh, boleh juga." Ucap Revan dalam hati sambil memperhatikan Reina.

" Orang tua mu apa sudah kau beritahu Rein?" Ucap Lila yang langsung membuat tegang wajahnya karena Reina benar benar melupakan hal itu.

" Alamak kenapa aku bisa melupakannya, dasar bodoh." Ucap Reina dalam hati sambil merutuki kebodohannya.

...Melihat Reina yang tak kunjung menjawab, Revan buru buru menyela agar orang tuanya tidak terlalu curiga tentang alasan mengapa Reina belum memberitahukan masalah pernikahannya minggu depan....

" Untuk orang tua Reina aku sudah menyuruh anak buah ku untuk menjemput mereka besok atau lusa ma pa. Jadi kemungkinan lusa atau sehari sebelum hari H jika tidak ada halangan apapun mereka sudah sampai di ibu kota." Ucap Revan dengan nada santai.

...Mendengar hal itu Reina sedikit bernafas lega karena ternyata Revan seseorang yang sigap juga dalam membaca situasi sehingga Reina tidak perlu capek capek berakting sendirian....

" Baguslah kalau begitu." Ucap Mahendra sambil tersenyum puas mendengar penuturan dari anaknya itu.

" Bagaimana dengan gaun pengantinnya?" Tanya Lila

" Kami tadi sudah mampir ke butik tan, sebelum menjemput Saina dari rumah sakit tadi." Ucap Reina menjawab pertanyaan Lila.

" Kenapa kamu masih memanggil tan, apa kamu lupa saya tadi meminta apa?" Ucap Lila yang membenarkan panggilan Reina kepadanya.

" Iya ma" jawab Reina lagi sambil menampilkan senyuman manisnya.

" Untuk Saina gaunnya mana?" Ucap Saina dengan nada polosnya yang memecah keheningan membuat semua orang di meja makan lantas menoleh nya dan kemudian tertawa kecuali Revan dia dengan santainya tetap melanjutkan ritual makannya.

" Apa tuan angkuh ini tidak punya kadar lelucon, tidak bisa kah dia menghargai suasana?" Ucap Reina dalam hati tak kala melihat Revan yang acuh tak acuh itu.

Bersambung

ikuti terus kisahnya

see you

1
TATI PUTRISOLO
mak kbr irisna gmn utu
Ignatia Guwaunaung
lanjut
Mariaangelina Yuliana
kalau udah gak bisa kebuka gini bab nya pasti mau iklan itulah kadang malas' baca iklannya terlalu lebih dari cerita
avfgh nnnnm bcxxc
penulisannya knapa ga kepinggir bak Thor
Senja liana: Maklum kak novel pertama, jadi agak semrawut😅
total 1 replies
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Riana
pasti gara" di tinggal sama momy nya Saina
Riana
masi nyimak
Riana
awalan yang bagus
Choesmia Exo
aih masalalu si dokter ternyata prnah ada rasa sama revan...😀😀
Choesmia Exo
ceritanya menarik,keren dgn konflik yg cukup membingungkan bagi saya🤭 tapi kalo bisa konfliknya jgn berat² ya kasihan reina...🥰🥰🥰🙏🙏
Choesmia Exo
jgn² erika ibu kandungnya reina...🤔🤔🤔
Choesmia Exo
reina yg sakit hati knp aku ikut ngilu ya...😢😢😢
Choesmia Exo
psikopat si gerald ternyata...
Choesmia Exo
jangan kan reina aku yg baca aja ikut sakit mendengar ucapan mu van...🙁🙁
ajiu jiu
bnr2 ciri khas cerita ikan terbang 😩😩😩
Reader
giliran Reina, kita digiring utk mengerti dia yg blm bs maafkan Erika...giliran Erika, kita pembaca digiring menghakimi sbg ibu yg tega pdhl engga tau Reina putrinya...dan seolah perselingkuhan ayah kandung Reina dan perempuan yg ia taunya sbg ibu jg mrk yg renggut Reina dari Erika serta menipunya tu, kesalahan remeh yg mestinya telah Erika maafkan
Reader: hooh malah Erika korban dari pengkhianat-pelakor DURJANA paling dinistakan di sini, hingga terkesan pasangan durjana ni lebi baik drpd dia...bahkan ampe Reina si baik hati, dibuat blm mau maafkan Erika pdhl ketika lakukan segala kejahatan thdnya blm tau bhw dia putrinya...demi ngebuat pasangan durjana pengkhianat-pelakor dan penculik bayi dari ibu kandungnya, terkesan lebi mulia drpd korbannya
total 2 replies
amalia gati subagio
laki zahanamul sok tersakiti penyuka kangkangan asik
amalia gati subagio
point its jgn terlalu baik culun lugu, dimanfaatkan online jalang otw gila lanjut bunuh diri 😤 plz cerdaslah jd manusia jgn gunakan kata, berbaik sangka, hrs baik pd tiap mahluk, memberi maaf krn manusia itu tempat salah, Allah sj memberikan maaf 🙄 kalau sdh cam gt, yg menjalani kesakitan sopo... trus piye.... otw kuburan... 😩sungguh merugi jd manusia
amalia gati subagio
hadehhhh..... dgn org lain perhatian bingit, diri sendiri diabaikan.....gmn mo bahagia... sibuk mencari kebahagiaan di luar.... bahagia itu sederhana berada dlm diri sendiri, diri aja gamang... halu... biru.... 🙄oh alahhhh mode on dungunya plz jgn keseringan & takarnya berlebihan, gak baik bagi diri trus gugatin taqdir lg 😤hadehhhh perempuan.... payahnya kebangetan 😂& w baper mode on dungu ttp baca 😝w bodoh kebangetan 🤗🤗🤗
Azka Amirul
Ser ser ser jantungku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!