NovelToon NovelToon
Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Reinkarnasi / Balas Dendam / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: yuniar

Setelah kematian nya Anaya terlahir kembali untuk membalas kan dendam atas kehidupan masa lalu nya dan kematian nya

tapi di kehidupan barunya dia bertemu dengan Tuan Muda yang menginginkan nya, bagaimana ini akan berakhir!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

Di dalam kamar baru Anaya Menarik beberapa bajunya di lemari mengeluarkan peralatan miliknya

Anaya kemudian melihat sebuah sisir yang di berikan Glen dulu

FLASBACK ON

"Selamat Aniversary sayang, semoga kau menyukai apa yang ku berikan" Ucap Glen

"Selamat Aniversary juga kak Glen, aku juga memiliki sesuatu untuk mu" Ucap Anaya

Glen segera membuka kado dari anaya, anaya memberikan dompet yang memiliki merek terkemuka harganya saja mencapai 5 juta

saat Anaya membuka kado yang Glen berikan Anaya sedikit kecewa melihat isinya hanya sebuah sisir

Glen yang melihat tampang tidak suka Anaya lalu menghibur Anaya

"Apa tidak suka? " Ucap Glen

"Su.. suka" Ucap Anaya berbohong

"Kau pasti bertanya kenapa aku hanya memberimu sebuah sisir, apa katau kegunaan sisir meluruskan rambut yang kusut, seperti sisir itu aku juga akan membuat hidup mu berjalan lurus dengan banyak kebahagiaan" Ucap Glen pada anaya

Anaya yang dulu sangat senang mendapatkan sisir

FLASHBACK OFF

Karena mengingat perkataan Glen yang dulu membuat Anaya muak tiba-tiba

Klaaakkk

Anaya mematahkan sisir itu dengan tangannya

"Begitu bodohnya kau Anaya!! hanya dengan kata manis seperti itu, kau bisa mencintai mencintai bajing*n itu!!!

anaya kau yang dulu benar-benar sangat bodoh!!!!! " Ucap Anaya

Anaya melemparkan sisir itu!!

"Bagaimana aku bisa menyentuhnya untuk membalasnya" Ucap Anaya berfikir tentang bales dendamnya pada Glen

Namun fikiran itu segera buyar ketika dia melihat senja sudah mulai berganti malam

Anaya segera membersihkan tubuhnya dan bersiap untuk berangkat ke pesta

Anaya berdandan dengan sederhana namun terlihat sangat elegan

Rage mengetuk pintu kamar Anaya

"Anaya sudah siap? " Tanya rage

"Sebentar lagi" Ucap Anaya

"Baiklah aku tunggu di ruang tamu" Ucap rage

"Baiklah" Ucap Anaya segera menyelesaikan dandannya

Anaya mulai berjalan menuju ruang tamu, mata rage tak berkedip meski dia sering melihat anaya pemotretan tapi itu dengan make-up tebal kali ini anaya terlihat sangat cantik dengan sedikit saja polesan

"Apa begini saja cukup, Aku tidak terlalu pandai berdandan" Ucap Anaya

membuat Rage tersadar

"Lumayan! Tidak memalukan" Ucap Rage yang malu untuk mengatakan anaya sangat cantik

Rage dan Anaya sudah berada di dalam mobil mereka menuju hotel tempat pesta itu di adakan

"Ingat Anaya, jaga sikap kau bisa mendapatkan banyak kesempatan mengenal orang petinggi di sini" Ucap Rage

"Baiklah" Ucap Anaya males selalu saja Rage meningkatkan nya tentang batasan

sesampainya mereka di sana hotel itu sudah di penuhi orang-orang penting

"Anaya aku ajak kau bertemu dengan Tuan besar K- Entertaiment, ingatlah untuk menjaga sikap" Ucap Rage

"Baik Tuan rage, kau berisik sekali aku mengerti" Ucap Anaya agak kesal

Rage dan Anaya kini menghampiri Tuan besar K-Entertaimant yang berulang tahun

"Selamat Ulang Tahun Tuan Ben" Ucap rage

"Terimakasih Rage, aku pikir kau sudah tidak berada di dunia ini setelah kejadian itu" Ucap Tuan ben

"Kejadian sudah berlalu biarkan saja" Ucap Rage tidak senang tapi berusaha tenang

"Siapa ini cantik sekali kekasihmu? " Tanya Ben

"Tidak.. Tidak.. bukan, dia artis yang aku pegang sekarang" Ucap rage

"Selamat ulang Tahun Tuan Ben" Ucap Anaya

"Terimakasih, kau begitu muda dan cantik lain kali kau bisa menemani ku untuk minum jika ada waktu luang, berdua saja" Ucap Tuan Ben genit

Anaya hanya tersenyum paksa

dia benar-benar muak melihat laki-laki seperti tuan Ben ini jika tidak di jaga oleh rage mungkin Anaya sudah menampar wajah mesum Tan Ben yang sudah bau tanah ini

"Kalau begitu kami permisi Tuan" Ucap Rage

"Nikmati pestanya" Ucap Tuan Ben

Rage dan Anaya pergi dari tempat Tuan Ben

"Kau nikmati pestanya, aku ingin bertemu seseorang dulu" Ucap Rage meninggalkan Anaya

Anaya berjalan menuju tempat yang lebih sepi di pesta itu, tanpa sengaja anaya bertemu dengan seseorang yang duduk menatap nya

Anaya menelan ludahnya kasar

seseorang itu berdiri dan menuju anaya

"Kebetulan sekali kita bertemu di sini? " Ucapnya membuat Anaya tersenyum kaku

"Ke.. kebetulan sekali" Ucap Anaya

1
Lautan Api
kecewa karna si pemeran utama wanitanya milih si Nick, padahal dia plin plan
DN
omong doang. jd kesel aku. gk bs melawan.
DN
omong doang. tenaga dan kekuatan tak ada. zonk....hanya bergantung dg orang lain. cih....
DN
dasar otak udang si Nick. GK punya perasaan. msh nyimpen barang" wanita lain, GK sadar udh nyakitin perasaan wanita lainnya. hadeww
DN
makin benci aku sama Nick.....seorang pemaksa.😡
DN
Gregetan aku sama anaya yg bodoh
DN
Aku gregetan sama tokoh Anaya. huhh !!!!
DN
kmu aja yg goblok Anaya....
DN
Luar biasa
DN
goblok dipiara kau Anaya. knp mau" aja di ajak Stella
Linda Agustina Wardhana
masih bodoh juga lah si anaya ya, hadddeehhhh hidup lg bukan nya pinter tmbh oon
Linda Agustina Wardhana
masih bodoh lah
Aura Berlian
Luar biasa
Anna Andriani
kenapa selalu bertindak sendiri katanya sudah tnda tangan kotrak smna Nick buat bals dendam ko Nick kaga pernah ikut bantu
Dewi Antris
Luar biasa
Irma Muthia Wijaya
seru ternyata..aq suka wanita yg kuat..semangat annaya
Irma Muthia Wijaya
follow,semoga bgus ceritanya,lanjut kk
maria handayani
/Shy/
lilik nurhayati
kok g di cari2 tu pisau
Adi kurniadi
jangan lupa mampir di novel ku kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!