NovelToon NovelToon
Oh My Dev-iil

Oh My Dev-iil

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:138.8k
Nilai: 5
Nama Author: Harsie Alive

Dev dikutuk menjadi arwah penjaga hutan hitam, untuk melepaskan kutukannya dia harus menemukan cinta sejati, awalnya dia berpikir itu mudah namun setelah hidup menyesuaikan diri dengan manusia, Dev tidak juga menemukan yang dinamakan dengan cinta sejati, sehingga hari harinya sibuk dengan mengumpulkan roh di hutan hitam. Hingga saat dia bertemu Debora gadis kesepian yang dibuang oelh keluarganya dan dianggap sebagai pembawa sial karena kemampuannya, apak kali ini Dev berhasil menemukan cinta sejatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harsie Alive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Roh Suincubus

Dev merasakan getaran tubuh Debora yang ketakutan mendengar suara petir itu.

"Hei pembuat onar hanya segitu saja kau takut?" ledek Dev membuat Debora mendongakkan kepalanya sambil menatap Dev dengan mata berkaca-kaca.

"Hiks hiks hiks a.. aku benar benar takut," ucap Debora yang memeluk Dev dari depan sambil mendongakkan kepalanya ke atas, tubuh Debora hanya sampai sebatas dada Dev yang membuat mereka tampak seperti ayah dan anak perempuan yang sedang berpelukan.

"Dasar anak kecil!" ketus Dev namun dia masih memberikan pelukan dan tangannya setia menepuk nepuk punggung Debora berharap gadis itu segera tenang dan tidak mengganggu kegiatannya malam ini.

"Sekarang kau istirahat lah, aku masih banyak pekerjaan," ucap Dev saat dia melihat Debora mulai bisa tenang.

"Tapi aku takut sendirian, Temani aku Dev hanya sampai terlelap kumohon," pinta gadis itu.

"Huffft.... merepotkan!" ketusnya, namun dia memutar tubuh Debora dan membalikkannya menghadap ke arah kamar luas itu, kemudian Dev mendorong tubuh Debora masuk ke dalam kamar.

"Sekarang tidur cepat, aku akan menemanimu, hanya sampai kau terlelap, aku punya banyak pekerjaan," ucap Dev dengan wajah datarnya.

"Terimakasih," cicit Debora sambil naik ke atas tempat tidur dan memakai selimutnya.

"Tidurlah," ucap Dev.

"Bisa kau duduk disini, aku takut," ucapnya lagi sambil menepuk sisi kasur yang kosong di sebelahnya.

"Kau takut dengan suara itu, apa kau tidak takut denganku? tetap saja aku ini seorang laki-laki, dasar gadis aneh," ucap Dev dengan wajah kesal.

"Aku... yakin kau bukan pria jahat, kumohon bisa temani aku disini?" pinta Debora, tampak gadis itu benar-benar ketakutan.

Pyarrrhhhh...

Ptaarrr....

Srakkkkkk..

Petir kembali menyambar tampaknya bukan hanya satu roh jahat yang di bawa penuntun roh, hal ini membuat langit menggema.

"Arrhhh... ku... kumohon hiks hiks hisk, kumohon temani aku... kumohon ja..jangan pergi,"Debora menangis tersedu-sedu, tubuhnya bergetar ketakutan, ya Debora takut dengan petir akibat kejadian di masa lalunya itu.

"Huffft... baiklah akan ku temani, hanya sampai kau terlelap," ucap Dev yang ikut naik ke atas tempat tidur dan berbaring di samping Debora.

Debora meletakkan tubuhnya di atas kasur dengan ketakutan yang di bawanya, dia benar benar takut saat ini. Baginya petir dan kejadian waktu itu lebih menakutkan daripada hantu yang paling menakutkan sekalipun.

Sebenarnya yang membuat dia trauma adalah kejadian saat petir itu datang tepat sesaat setelah dia di pukul dan di tampar oleh kedua orangtuanya serta saudara perempuannya, membuat luka di hatinya semakin dalam belum lagi serangan setan gila s** membuat dirinya benar benar drop kala itu.

Debora mencoba untuk menutup matanya, namun ingatan itu masih terus berputar di kepalanya. Dia bahkan tak bisa memejamkan matanya untuk waktu yang lama.

Dev sadar akan hal itu namun dia memilih berbaring dengan menjadikan tangannya sebagai tumpuan kepalanya.

Debora melirik Dev yang tampak memejamkan mata, dengan segala keberanian gadis itu mendekatkan dirinya ke tubuh Dev, dia benar-benar tidak bisa tidur tanpa memeluk sesuatu di sampingnya.

Jika biasanya dia memeluk Black si anjing Husky yang banyak drama kali ini dia benar benar kesepian dan tak punya teman, roh pun tak ada yang datang ke tempat itu, tentu saja karena ini tempat pemberhentian terakhir para roh.

Debora memeluk tubuh Dev dari samping, melihat tak ada reaksi dari pria itu, dia merapatkan tubuhnya dan memeluk Dev dnegan erat kala suara petir masih menggelegar.

"Aku pinjam sebentar, aku benar benar takut, kumohon jangan marah," cicit gadis itu nun masih bisa di dengar oleh Dev.

"Terserah padamu nona, kau gadis paling aneh yang pernah kutemui," batin Dev.

Debora memeluk Dev untuk menghilangkan rasa takutnya. Benar saja, dengan memeluk Dev rasa takutnya benar-benar berkurang dan dia bisa terlelap.

Swingggg.....

Dev menjadikan kamar itu kedap suara agar tak ada suara suara mengganggu lainnya dengan harapan agar gadis yang memeluknya itu bisa tidur dengan tenang, sebab beberapa kali dia melihat Debora tampak mengerutkan keningnya seperti sedang mimpi buruk.

Beberapa lama mereka dalam posisi dimana Debora memeluk tubuh Dev hingga dia terlelap dengan sendirinya.

Dev melirik Debora, dengan perlahan dia berbalik dan menatap wajah teduh Debora yang kini sedang menjelajahi mimpi yang sangatlah indah, tentu saja ini perbuatan Dev, dia mengirimkan mimpi yang indah agar Debora tertidur dengan lelap.

"Dasar bodoh, pembuat onar, terimakasih sudah menemukan diriku, benar kata Xavier kalau 'yang ditakdirkan' akan datang sendiri menemukan 'yang dikutuk' dan kini kau sudah ada di depanku, hanya tinggal menunggu waktu agar kau mencintaiku setelah itu.... Lalu setelah itu, hmmm apa aku harus membuatnya menangis Agar aku bisa bebas dari kutukan ini dan bisa kembali dengan tenang?" batin Dev.

"Arhhh kita lihat saja nanti, aku tak mau terburu-buru, nikmati saja prosesnya," batin Dev sambil menatap wajah Debora.

Perlahan dia menyentuh wajah lembut gadis itu, menyingkirkan anak rambut agar tidak mengganggu tidur gadis yang disebutnya sebagai pembuat onar itu.

"Tidurlah yang lelap, aku akan berusaha membuatmu jatuh cinta padaku, karena hanya itu jalan agar aku bisa kembali," ucap Dev.

Dia membuat tidur Debora sangat pulas dalam pengaruh sihirnya.

Swinggg..

Swoossshhhh...

Dev berubah menjadi seekor burung hantu berwarna putih dengan ukuran kecil.

Dia terbang keluar dari dalam kamar itu setelah memastikan Debora tidak akan bangun selama pekerjaannya dilakukan.

Sraaakkkk....

Wosshhhhh...

Kamar itu menghilang dengan Debora di dalamnya. Dev terbang di dalam kastilnya yang besar, mengepakkan sayapnya kesana kemari.

"Hmmm lumayan juga desain kastil ini, tidak mengecewakan, dia membuatnya menjadi lebih berwarna, aku suka," ucap Dev sebelum akhirnya dia terbang dengan pesat keluar kastil dan swooshhhh......

Dev berdiri di depan kastil hitam yang tak lagi hitam itu dengan wujud manusia burung hantu.

"Dimana penghuni neraka itu!!" ucap Dev dengan suara bariton nya yang terdengar berat dan menyeramkan.

"Di depan Loctis tuan," ucap Frank.

Mereka pun beranjak menuju kastil itu.

"Emmm tuan apa boleh rupa saya di ubah? saya merasa kurang percaya diri dengan rupa ini," ucap Frank jujur.

Dev menatap Frank dari ujung kepala sampai ujung kakinya.

"Kau tampan seperti itu, sudah terima saja," ucap Dev menolak permintaan Frank.

"Tapi tuan,"

"Tak ada penolakannya Frank, bersyukurlah karena sudah diberi rupa yang tampan meskipun lebih tampan diriku," ucap Dev yang kini sudah tiba di depan Loctis.

"Huuffttt ini terlalu tampan," gumam Frank sambil melihat rupanya yang benar-benar berbeda dari yang biasanya. Padahal Debora hanya mengembalikan rupa Frank saat menjadi manusia 500 tahun yang lalu sebelum akhirnya dia mengabdi pada Dev.

"Bawa kemari roh itu!" ucap Dev sambil berdiri di depan gerbang Loctis.

Para penuntun roh membawa sosok Setan dengan ekor panjang berbentuk panah, wajah hitam dan seram dengan gigi gigi panjang, mata merah berapi serta tubuh kurus namun tinggi dengan sulur api yang mengikat tubuhnya, sulur api abadi yang tidak akan bisa di hancurkan oleh roh mana pun.

Sulur api merah adalah salah satu alat yang digunakan untuk mengikat roh jahat paling kuat seperti roh itu.

"Ck.. dia bukan Incubus maupun succubus, dia adalah gabungan kedua roh jahat itu, dia adalah Suincubus!" ucap Dev saat melihat makhluk itu meronta-ronta dibawa ke depan gerbang Loctis.

Succubus adalah roh jahat yang akan bercint4 pada lelaki yang sedang tidur dan Incubus adalah roh jahat yang akan memperkos4 wanita yang tengah tidur, membuat para manusia memuaskan birahi roh jahat yang tak ada habisnya itu.

Sraaaakkkkkk.....

Dev mengeluarkan api abadi di atas tangannya...

bersambung...

.

.

.

.

like, vote dan komen 😉😉😉😊

kasih hadiah juga boleh heheheheh

1
Ryan Jacob
kereeeeeeeen bgt..../Heart/
Dyah Oktina
kok diandra lagi thor.... ????🤭..typo...oh typo
Dyah Oktina
mantab..... lanjut thor
Dyah Oktina
pasti ngacir thor..
Dyah Oktina
Luar biasa
Martina Nia
👍😚
Reisa Adi Widya
terimakasih xavier
🍭🍬Ayli🍬🍭
tepuk tangan.... luar biasa
Dev 👉👈
Agustina Kusuma Dewi
gilaaa.. ga kalah ame harry potter dah..
ada yg bs aplikasikan dlm film holywood pastinya dikemas ga kalah keren..nih story..

wis paketbkumplit sdh tersemat yey..
like
komen
favo
kopi
vote
5stars
thax alot, mak..luv u so much..
i folloolw u, eather..
Agustina Kusuma Dewi
gilaaa 2 chapther terakhir buat termehek2.. teyusss..
Agustina Kusuma Dewi
hhhuuuuuuuuuaaaaaaaaahhhhhj..
knp ikutan termehek mehek bgni..
sakit jg dada q.. 😥😣😥😣😥😣😖😭😭😭😭😭😭😭
Agustina Kusuma Dewi
enak ya..bener deb..ngirit ongkos.. tinggal ting, sdh nyampe😜😛😜😯
Agustina Kusuma Dewi
keren lo..kl dijadikan film..nih.
ga kalah ama harry potter deh..
but for Adault nih..
kan ada adegan asoy nya..
🤣😂😉😘😍😋😊😄😃
Agustina Kusuma Dewi
weh...mendunten tak iyey..
senggol bacok..carok cak..
🤣😂😅😅😄😁😀
Agustina Kusuma Dewi
hmmmmmmgmhmmh...
🙂☺😚😙😗
Agustina Kusuma Dewi
pertempuran yg dasyat..sekeren harry porter jey.. favorit gue nih..😘😍☺😚😙
Agustina Kusuma Dewi
ciiiieeeecieeee..jd gagap..😘😍☺😚😙😗
Agustina Kusuma Dewi
oh..slow mossion yg bikin baper..
Agustina Kusuma Dewi
iiiihhhsddsss.. jd kangen dev.. br brp detik ditinggal tugas negra..🤣😂😉😆😅😄😃😁😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!