NovelToon NovelToon
Ikrar Cinta Gus Rasya

Ikrar Cinta Gus Rasya

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:569.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aliraa al syifa

Squel novel Bidadari sang gus season 3

❌ JANGAN PROMOSI DI NOVEL ON GOING !!!!!!
SILAHKAN PROMOSI DI NOVEL YANG SUDAH TAMAT !!!!


Rasya Syafaraz, sering kali dipanggil Gus Rasya yang saat ini usianya sudah menginjak 33 tahun.
Selama hampir 6 tahun ia hidup sendiri dengan membesarkan putri cantiknya seorang diri.

Janji 'Aku akan selalu mencintaimu kapanpun, dimanapun, dan apapun yang terjadi. Aku tetap ingin berjalan bersamamu hingga ke Jannah Allah'

Hingga sampai saat ini, Rasya masih setia dengan sumpah ikrarnya pada sang istri.
Lalu bagaimana ia menghadapi kehidupan ketika takdir mempertemukan anaknya dengan seorang wanita yang selalu di anggap sebagai ibu-nya ?

Masih bisakah Rasya mempertahankan Ikrar cintanya pada Aisya ?



Saksikan terus cerita yang menarik ini dalam kisah Ikrar Cinta Gus Rasya !!!

Happy Reading guys !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliraa al syifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bayangan masalalu

Rasya masih menatap pintu kamar mandi dengan sesekali melirik ke arah cincin di tangannya. Ini tidak mungkin salah, cincin yang ia temui di atas meja rias adalah cincin mahar saat pernikahannya dengan Aisya. Rasya paham betul dari setiap bentuk dan kilauan berlian di cincin itu, terlebih lagi ia mendapatkannya dengan penuh perjuangan dan harus membayar lebih kepada pemilik toko. Ia pun semakin yakin dengan kecurigaannya kali ini, bahwa seseorang yang bernama Isya sebenarnya adalah istrinya.

Gerakan dari kenop pintu menandakan seseorang hendak keluar dari dalam kamar mandi, ini kesempatan Rasya untuk lebih meyakinkan dugaannya dengan cara mengetahui siapa pemilik cincin ini.

Aisya yang baru saja selesai membasuh wajahnya sekaligus berwudhu, merasa terkejut dengan hadirnya seorang lelaki di kamar itu. Terlebih lagi saat ini ia sedang tidak menggunakan niqobnya. Buru-buru ia berbalik badan dan memakai cadarnya, namun tidak dapat di pungkiri detak jantungnya merasakan hal lain saat bersitatap dengan Rasya.

"Se-sedang apa ba-pak disini ?" Tanya Aisya dengan gugup seraya membelakangi Rasya.

"Ini kamar saya !" Jawabnya.

Ah benar juga

Aisya merasa bodoh dengan pertanyaan yang sangat tidak masuk akal. Jelas saja Rasya akan menjawab seperti itu mengingat dirinya hanyalah tamu di rumah ini. Dan seharusnya pertanyaan itu ia tunjukan untuk dirinya sendiri.

"Ma-maaf."

"Apa ini punya kamu ?" Tanya Rasya seraya menunjukan cincin di tangannya.

Aisya sedikit mengangkat kepalanya, ia mengangguk setelah melihat cincin di tangan Rasya.

"Dari mana kamu mendapatkan cincin ini ?" Tanya Rasya lagi.

Aisya memberanikan diri untuk menatap Rasya kali ini. Pertanyaan macam apa itu ? Jelas saja ia telah membelinya dari sebuah toko perhiasan.

Namun hal yang lebih tepatnya, Aisya tidak bisa menjawab apapun. Karna pengaruh amnesia membuatnya lupa segala hal termasuk tentang cincin itu. Bahkan Evan tidak pernah menceritakan apapun mengenai sebuah cincin.

"Kenapa ? Saya hanya bertanya, kamu mendapatkan cincin ini dari mana ?" Ucap Rasya lagi sangat menantikan jawaban dari wanita di depannya.

"Saya tidak tau pak, saya tidak ingat apapun mengenai cincin ini," jawaban yang keluar dari bibir wanita itu membuat Rasya mengeryitkan dahinya. Bagaimana mungkin sang pemilik tidak tahu tentang benda yang ia pakai, terlebih itu perhiasan mahal yang sangat langka.

"Kenapa bapak menanyakan cincin itu ?" Tanya Aisya kini merasa penasaran.

Rasya menghela nafasnya,"Cincin ini sama persis dengan cincin mahar pernikahan saya dengan Aisya. Saya membelinya di toko diamond gold dekat kafe saya malam itu," Rasya menjeda sebentar kalimatnya, ia memejamkan mata mengingat hari dimana esok ia akan berstatus sebagai suami dan calon istrinya meminta mahar dengan cincin berlian yang harus ia beli di Jakarta."Apa kamu tahu, saya rela berangkat dari bandung ke jakarta hanya untuk mendapatkan cincin sesuai permintaan istri saya. Perjalanan saya untuk mendapatkan cincin ini tidak mudah, terlalu malam saya sampai ke toko itu hingga saya harus mencari alamat pemilik toko lebih dulu untuk membuka tokonya kembali, dengan imbalan saya siap membayarnya 2x lipat. Alhamdulilah keberuntungan masih saya dapatkan, cincin yang istri saya mau masih ada, dan hanya tinggal satu-satunya. Itulah alasan kenapa saya bertanya padamu tentang cincin ini," jelas Rasya panjang lebar, ia kembali membuka matanya dan melirik sekilas ke arah Aisya. Ternyata wanita itu tengah berkaca-kaca mendengar cerita Rasya yang sungguh beruntung istrinya mendapatkan sosok suami yang menurutnya sangat sempurna.

"Boleh saya bertanya satu hal ?" Tanya Rasya lagi. Aisya memberi anggukan kepala sebagai jawabannya.

"Jujur, saat melihatmu pertama kali, matamu mengingatkan saya dengan Aisya. Terlebih lagi saat saya tahu bahwa namamu juga sangat mirip dengan istri saya. Apa yang sebenarnya terjadi dalam hidupmu ? Saya yakin ini semua bukan hanya sebuah kebetulan Isya. Mata, nama, bahkan sekarang cincin, ini bukan kebetulan semata. Tolong katakan padaku dengan jujur siapa kamu sebenarnya ? Dan apa yang sudah Dokter itu katakan padamu ?"

"Bapak sudah melihat wajah saya, bukan ? Apakah wajah saya sama dengan Aisya ?"

"Itu bukan jawaban Isya, saya tidak butuh pertanyaan seperti itu. Apapun itu saya yakin ini bukan hanya kebetulan. Tolong jelaskan apa yang terjadi denganmu selama ini ! Setidaknya tolong ceritakan apa yang dokter itu katakan padamu !"

"Apa itu artinya bapak menganggap saya adalah Aisya ?"

"Ya, kamu benar ! Saya memang mencurigai kalau kamu adalah Aisyaku. Jadi tolong ceritakan saja yang sebenarnya !"

Aisya tersenyum tipis di balik cadarnya,"Jangan karna Aishi menganggap saya uminya lantas bapak pun akan menganggap saya istrinya, tolong pahami itu ! Karna saya bukanlah Aisya, pak Rasya."

Rasya geram dengan jawaban dari wanita yang ada di depannya saat ini, tangan kirinya beralih memegang pundak Aisya.

Cup....

Mata Aisya terbelalak ketika dengan tiba-tiba Rasya menyingkap cadarnya dan menciumnya.

Rasya sendiri merasa tidak tahan, mungkin dengan cara seperti ini bisa membantu Aisya mengingat sesuatu, setidaknya ia tidak akan berbicara sembarangan.

"Kau.........!"Dengan geram Aisya menunjuk wajah Rasya.

"Apa ? Aku hanya mencium mu, apa kau mau lagi ?" Goda Rasya dengan ulasan senyum di bibirnya.

Aisya semakin membulat tajam menatap pria kurang ajar itu, namun tiba-tiba sekilas bayangan melintas di kepalanya. Bayangan dengan suara aneh namun hal itu jelas bahwa bayangan itu adalah dirinya yang tengah berciuman dengan seseorang.

Tapi siapa ?

Matanya menjadi gelap, tangannya memegangi kepala yang terasa sangat pusing itu.

"Astagfirullah.."

"Isya, Isya kamu kenapa ?"

"Ke-kepala sa-saya sakitttt pa-pak," jawabnya dengan lirih kemudian,

Bruk..

Aisya tidak sadarkan diri dalam pelukan suaminya.

**Author mau buat Aisya perlahan mengingat masa lalunya.

Menurut kalian, harus dengan cara apa ?

Jangan lupa komennya yak...

Vote juga, jangan lupa !!!

Happy Reading guys

TBC**

1
Hera sasuwe
👍
Surati
bagus
Lia Dahlia
sumpah thor ngakak abis /Curse//Curse//Curse/ jangan" si arkan nih keturunan si disna ya thor, sumpah otak seperempat disna ada di ara/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ flashback cerita bul" dan si tukang pos disna yg suka anterin surat dari adam /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Curse//Curse//Curse//Joyful//Joyful/
Eti Eti
author nya rada2🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Cah Dangsambuh
dilema aku baca kak tapi emosi jiwa cuma ngebayangin aja rasanya dada ingin meledak moga para pembacanya ga pernah mengalaminya
Ghufira Alfiani Salsabila
terima kasih thor lanjut thor bagus cerita nya
aqifa naila
dilema pernikahan dah baca, baca sambil ngomel marah2 gak jelas gregeten Ama ceritae soalnya....🤭
nyari yg Satue gak ada disini.....mo buka aplikasi lagi Sik males ....🙏
Cah Dangsambuh
di part ini awalnya di bikin sport jantung eeeeee cuma mimpi,,,,yo wslah walaupun baru di sambung langsung di tamatin tapi ngepas alurnya,,,semoga karya selanjutnya tak kalah bagus dari ikrar cinta gus rasya,,,semangat kakak di tunggu ya
Lira: Cek profilku ya kak, Baca juga Dilema pernikahan
total 2 replies
Cah Dangsambuh
setaun cuti ya kak,,,,sampe dah ga ada pemberitauan kalo dah berlanjut,,,,🙏🙏
Ghufira Alfiani Salsabila
bagus thor lanjut thor cerita nya tapi malah sudah tamat semoga ada kelanjutannya thor
Ghufira Alfiani Salsabila: tak kira ada lanjutannya
total 5 replies
최리아
Maaf kak, menurunnya level karya bukan hanya dr segi pembaca saja, jadi jg salahkan mereka.
kakak sering bolong update saja udah bisa dipastikan bulan depannya level akan turun.
saran kalo mau level cepet naik, up tiap hari, max. bolong hanya 3hari/bulan jangan lebih.
jumlah kata jg bisa mempengaruhi.
Intan Sari
makasih banyak thor dh lanjutin kisahnya rasya.... sukses sll
Lira: cek novel terbaru ya kak, Dilema Pernikahan..
kalo berkenan, silahkan baca juga!
total 1 replies
Intan Sari
nah lok mimpi😁
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Ada baru, tp g bisa baca.. 🤧🤧🤧
Cemunguts z deh Thor
Lira: cek profilku ya kak, ada novel terbaru juga kok tetep di NT
total 4 replies
uhuuyyyyyy
Masya Alloh aq kira gk up lg thoorrrr🙈
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Alhamdulillah itu hanya mimpi....
Tp sayangnya langsung end...
Semoga, sukses di karya barunya, Thor
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Semoga, z itu hanya mimpi
❤️⃟Wᵃf✰͜͡ᴠ᭄ᴇʟᷜᴍͣuͥɴᷤ✪⃟𝔄⍣⃝కꫝ🎸
Rasya minta di sunat sama Ustadz Aqil lg kayaknya,biar g bnyak tingkah
Dwi Sati Sulsih
duh bacanya hati ku ikut cenut2, ikut kesel jga dg Gus Rasya, eh ternyata cuma mimpi, alhamdullah happy ending. ikut bahagia jga.
fifia
akhirnya happy ending
makasih thor cerita yg bgs
semangat untuk berkarya sll ya
Lira: cek novel terbaru ya kak, Dilema Pernikahan..
kalo berkenan, silahkan baca juga!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!