NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Di Zaman Kuno

Takdir Cinta Di Zaman Kuno

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Isekai / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Balas dendam. / Perubahan Hidup / Action / Fantasi Timur / Pusaka Ajaib / Penyeberangan Dunia Lain / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Risa Jey

Ditakdirkan Menjalani Kehidupan Di Zaman Kuno.

Qing Mao—mantan resimen bayaran kuno dengan kode Mao, terpaksa berpindah ke zaman kuno akibat cincin batu giok hijau yang dicurinya dari museum. Cincin giok membuka portal dan mengirimnya ke zaman kuno. Berpindah dimensi, terpaksa membuatnya harus menanggung identitas baru yang ditakdirkan. Ia membenci keluarga kekaisaran karena terbunuhnya Klan Qing. Belum lagi, reputasinya hancur setelah Pangeran Kesebelas—Gu Yihao, mempermalukannya di masa lalu.

Setelah melihat jalan takdir baru yang diberikan oleh cincin batu giok hijau, Qing Mao berusaha untuk tidak lagi menyukai Gu Yihao. Tapi bagaimana bisa pria itu justru yang bergantian mengejarnya untuk memperbaiki kedekatan di masa lalu?

Qing Mao ingin menjauh. Tapi Gu Yihao mendatanginya lagi dan lagi. Hingga sebuah insiden menyebabkan keduanya menjadi lebih dekat. Akankah Qing Mao kembali jatuh cinta pada Gu Yihao?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa Jey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berbicara Dengan Kaisar

GU YIHAO menyesap tehnya. Dia masih bisa menghormati kaisar di sini. Tapi bukan berarti dia akan setuju kapan saja dengan kata-katanya. Ia sedang menunggu Kaisar Gu bicara.

Tapi Kaisar Gu juga tidak berniat bicara lebih awal. Pikiran lamanya tengah memlah banyak kata agar bisa membuat putranya mau berbagi sesuatu.

Keheningan itu terjadi selama lima menit lamanya. Lalu Kaisar Gu menyerah dan mengambil topik pembicaraan. Ini masalah pasukan. Dia ingin Gu Yihao mengambil kembali pasukannya dan mengambil semua kekayaan yang telah disita.

Secara umum, kaisar juga akan membuat dekret tentang ketulusannya. Di masa depan, Gu Yihao akan bebas untuk menghukum orang lain tanpa perintah darinya.

Kaisar Gu sudah merencanakan ini selama semalam penuh. Ini juga baik untuk Gu Yihao. Dengan begitu, Gu Yihao memiliki hak mutlak untuk memberi pihak lain mati.

Kecuali Qing Mao.

Kaisar Gu mulai teringat dengan gadis yang telah lama tidak terlihat.

Sejak kapan?

Mungkin empat tahun bukan?

Bagaimana kabarnya gadis itu sekarang?

“Apakah kamu mengenal Qing Mao?” tanya Kaisar Gu.

“Ya," jawab Gu Yihao, tidak bersemangat. Setiap kali dia mengingat gadis itu, dia akan ingat dengan kesulitannya satu bulan yang lalu.

“Dia sering mengunjungi Putri Lailan akhir-akhir ini. Dan beberapa hari yang lalu, dia mendatangiku di sini.” Kaisar Gu mengerutkan keningnya.

Beberapa hari yang lalu, Qing Mao memang datang ke ruang belajar kaisar dan membicarakan satu hal.

Gadis itu begitu dingin dan masih memiliki kebencian terhadap istana kekaisaran. Luka lama dalam keluarga Qing mungkin membuat gadis itu acuh tak acuh. Lama tidak terlihat di masyarakat, gadis itu tumbuh dengan sangat baik.

Kaisar Gu tahu bahwa Putri Lailan diracun oleh seseorang di balik layar. Qing Mao selalu datang untuk memberinya beberapa perawatan. Belum lagi, permaisuri menjadi gelisah dan semakin khawatir jika pihak lain akan meracuni putrinya lebih banyak.

Qing Mao hanya meminta satu hal pada Kaisar Gu, jangan biarkan ibu selir putra mahkota dikeluarkan dari istana dingin. Dan berhati-hatilah terhadap musuh dalam selimut.

Gadis itu melakukan ini bukan demi siapapun, tapi untuk negara. Tapi kaisar selalu yakin satu hal jika Qing Mao melakukan ini pasti ada kaitannya dengan Gu Yihao.

Setelah semuanya dibicarakan dan dia memberikan janjinya, gadis itu pergi.

Kaisar selalu prihatin ketika melihatnya. Seorang anak yatim piatu, dulu permaisuri ingin mengadopsinya menjadi anak angkat. Tapi Qing Mao tidak mau. Gadis itu terlanjur membenci istana hingga sekarang.

Perburuan istana akan diadakan seminggu lagi. Kaisar ingin Gu Yihao menghadari acara itu dan berpartisipasi dalam kegiatan. Namun Gu Yihao memberi satu syarat untuk ini jika Kaisar Gu ingin dia berpartisipasi. Salah satunya berpasangan. Dia ingin semua pria yang mengikuti perburuan ini datang bersama istri atau kekasihnya.

Saat proposal ini dikatakan, Kaisar Gu menyemprotkan tehnya yang baru saja hendak masuk ke mulut.

Apakah putranya meminum teh yang salah? Sejak kapan menjadi begitu murah hati?

“Hao’er, apakah kamu serius? Lalu siapa yang akan kamu ajak jika perburuan ini berpasangan?” tanya Kaisar Gu bingung.

“Qing Mao," jawabnya pelan.

“....”

Putranya ini semakin aneh sejak sembuh dari sakit di kakinya. Namun kaisar curiga jika Gu Yihao memiliki hubungan dengan gadis itu tanpa sepengetahuannya.

“Hubungan kalian sangat baik?”

“Dia membenciku.”

Tidak ada alasan bagi Gu Yihao untuk menyembunyikan ini dari Kaisar Gu. Belum lagi, kaisar memiliki otoritas penuh negara. Meski Qing Mao memiliki token bebas kematian, namun mendengarkan kaisar sesekali tidak masalah bukan?

“....” Lagi-lagi kaisar merasa jika putranya yang paling dia sayangi selama ini ingin memasuki sarang harimau betina.

“Kenapa dia membencimu?”

“Aku mempemalukannya empat tahun lalu hingga meninggalkan noda di masyarakat.”

“....”

Kaisar curiga tentang hal ini dan segera memanggil seseorang yang selalu menerima banyak infomasi di luar.

Kemudian dia tahu jika putranya ini menolak seorang gadis yang telah mengejarnya cukup lama. Namun dipermalukan karena tidak memiliki orangtua dan kekuasaan.

Belum lagi gadis itu dituduh sebagai pihak ketiga dalam hubungan orang lain. Sehingga tidak ada seorang pun yang mau mendengarkannya atau membantu dia menghilangkan noda ini.

Kaisar sempat tahu hal ini dulu. Hanya saja dia tidak menyangka jika ini adalah Qing Mao. Kaisar ingin mendasah dan memijat pelipisnya.

Rasanya dia sedang menangani sesuatu yang sult dalam hidupnya. Bukankah jika Gu Yihao mengajak Qing Mao ke perburuan itu, rumor akan kembali hidup?

Walau Gu Yihao sudah pensiun dari Nu Qingge karena Gu Wenlian, tapi noda pada Qing Mao masih ada.

Gadis yang tidak berdaya itu akan dituduh lagi sebagai orang yang memiliki kesempatan untuk merayu putranya. Dan mungkin menyangka senang bahwa Gu Yihao berakhir dari Nu Qingge.

Belum lagi pihak lain akan memanfaatkan ini sebagai bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Reputasi Qing Mao akan benar-benar berantakan. Tapi semua ini memang salah putranya.

Apakah putranya ini bodoh?

Qing Mao memberikan banyak hal padanya di masa lalu, apapun itu. Tapi kasih sayangnya dibalas dengan pertunangannya dengan Nu Qingge.

“Hao’er, apakah kamu memikirkan reputasi gadis itu?” tanya Kaisar Gu khawatir.

“Aku akan membersihkannya.”

“Dengan acara perburuan istana ini?”

“Ya.”

“Mungkin gadis itu tidak akan setuju. Dan tidak akan mengikuti perburuan?”

“Aku akan memastikan bahwa dia ikut dalam perburuan ini.”

“....”

Tapi Qing Mao membenci istana kekaisaran dan juga keturunannya. Lalu putranya ini menyukai gadis itu, bukankah ini hanya pernikahan dengan kebencian?

Kaisar Gu mendesah. Tehnya telah lama mendingin. Setelah mendiskusikan ini selama hampir satu jam, Gu Yihao kembali ke istananya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dokter Piao sudah lama menantikan kepulangan Gu Yihao. Ekspresinya sangat semangat, tapi menahan diri untuk terlihat seperti pria tua yang bermartabat.

Ketika Gu Yihao kembali, pelayan telah memberi tahu dia. Dokter Piao datang ke ruang utama untuk melaporkan sesuatu padanya.

Mereka bicara di ruang belajar. Dokter Piao mengeluarkan beberapa botol giok kecil berisi obat cair untuk luka.

Pasukan membutuhkan obat-obat ini untuk menyembuhkan luka luar. Walau Gu Yihao tidak memegang pasukannya lagi, dia masih mempercayakan mereka pada pangeran kesepuluh, Gu Huiling.

Seluruh botol giok berisi obat cair itu akan diserahkan pada Gu Huiling ketika acara perburuan tiba. Dan dia juga ingin meminta beberapa informasi tentang putra mahkota mengenai beberapa bisnis ilegalnya di luar ibukota.

Setelah memeriksa semua botol, Gu Yihao menyimpan semuanya dalam sebuah kotak. Tapi Dokter Piao belum pergi.

“Raja, apakah orang misterius yang memberikan bunga api hari itu sudah ditemukan?” tanyanya.

“Apa yang ingin kamu ketahui tentang itu? Mencarinya untuk obat?”

“Ya. Kemampuan menyembuhkan Raja saat itu sungguh luar biasa. Tidak tahu apakah Dokter Tua ini bisa bertemu dengannya?”

“Aku belum menemukannya secara pasti. Tapi akan ada hari. Tidak perlu terburu-buru.”

Gu Yihao tidak ingin mengekspos Qing Mao dalam waktu dekat. Gadis itu pasti tidak akan senang dan semakin menjauhinya.

Setelah mengusir Dokter Piao dari ruang belajar, dia mengeluarkan sebuah kotak kecil dari laci meja.

Sebuah anting giok hijau berbentuk kepala kucing yang lucu itu selalu tersimpan dengan baik. Dia ingin memiliki waktu yang baik untuk memberikan anting ini padanya. Mungkin acara perburuan ini bisa dimanfaatkan untuk memberikannya secara pribadi.

Saat ini, Qing Mao belum tahu bahwa Gu Yihao dan Kaisar Gu telah merencanakan sesuatu dalam perburuan musim semi.

1
Siska Sutartini
dih si an daiyu ini waktu lo tebanr benih gak mikir itu putri raja kalo hamidun gimana? masih aja diajak ena-ena. giliran hamidun malah panik 😂😂
Siska Sutartini
lah kirain bakalan diungkap smua perbuatan buruk ibu & anak di hadapan kaisar. mentang2 selir kesayangan berbuat seenaknya mencelakai smua orang. kalo gitu anak2nya juga perlu dicelakai spt selir yi mencelakai pihak lain. huh bener2 menguras esmosi
Siska Sutartini
ni si yu yang mau ketemu siapa coba? heran ibu & anak kelakuan sama buruk. didikan jelek dari maknya nih
Dania
semangat tor
Erna Masliana
kau pikir sakit hati di permalukan diejek yatim piatu bisa sembuh gitu saja.. ditambah fitnah...memaafkan bisa tapi melupakan oh syulit
Erna Masliana
percuma dia kan wanita mu saat itu
Erna Masliana
jam dinding udah ada 🤔
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣 terlalu blak blakan
Erna Masliana
jangan cuma berpikir..di lihat!! punya mata gak.. punya otak gak
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣 penjaga juga tahu Tuannya biang masalah dg kecerewetan nya ..gak mau ikutan mereka 🤣🤣
Erna Masliana
👍👍Hyou
Erna Masliana
ngatain orang situ juga gak tau kan
Erna Masliana
pedes sih tapi gapapa biar jelas.. suka aku dg Daiyu ini blak blakan
Erna Masliana
harusnya perasaan Mao cuek karena kamu bukan Mao yang dulu..kamu jiwa baru
Erna Masliana
cih siapa yang tidak sakit hati dikatain yatim piatu.. terus di permalukan.. sangat normal untuk membenci orang sepertimu
Erna Masliana
Sagala teu nyaho..masa teu nyaho sakitu rame na..naha bae
Erna Masliana
ho'oh Yihao hanya pria angkuh arogan tapi gampang ditipu kecantikan
Erna Masliana
kalo aku pasti bodo amat.. sokooooooorrrr dg apa yang dia alami.. tapi cerita ini dia jodoh Mao
Erna Masliana
hadeuh masa jodohnya dia... bisa ganti gak? Kaisar muda hebat tidak punya selir dari kerajaan lain
Erna Masliana
biarkan saja dulu..😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!