"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.
"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.
________________. • .__________________
Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.
Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......
SELAMAT MEMBACA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 16
Wusssss ,satu motor melaju dan masuk ke garis finish ,Mala ,Wulan,dan Dustin melongo tak percaya lalu tiba tiba ,"yessssss diraaaaaaa" teriak Wulan dan Mala senang.Dustin ikut tersenyum senang ,sedangkan Dira berdiri di atas motornya dengan perasaan bangga .
Bunga mengepalkan tangannya karena dirinya gagal menjatuhkan Indira dan berujung bunga sendiri yang jatuh karena saat bunga ingin menyerempet Indira ,Indira buru buru mengerem dan berujung bunga yang jatuh karena menubruk pembatas jalur.
Mala dan Wulan berlari ke arah indira diikuti Dustin dan Zidan yang berlari paling kencang ,"Queennn astaga aku seperti bermimpi ,akhirnya setelah sekian berabad abad aku bisa melihat queen berada di arena balap lagi " ucap Zidan. "Aku yakin malam ini Dira akan menghempaskan si belatung itu ,dan akan memenangkan pertandingan ini " ucap Wulan dan diangguki Mala.
Indira tersenyum melihat teman temannya yang sangat gembira melihat dirinya menang ,dalam hati Indira ,Indira berjanji akan memenangkan pertandingan ini dan mengalahkan bunga . Dustin tersenyum pada Indira lalu memberikan minuman pada Indira,"nih minum dulu ,sebelum final kamu harus mengisi amunisi sebanyak mungkin" ucap Dustin.
Zidan mengangguk "Benar itu ,apa kamu membutuhkan sesuatu Dira" ucap Zidan.Indira tersenyum "Terima kasih semua,aku belum membutuhkan apa apa ,aku berjanji apapun yang terjadi nanti aku akan berjuang dengan sekuat tenagaku agar aku bisa memenangkan pertandingan ini " ucap Indira.
Semua orang mengangguk ,"Kami percaya padamu Dira,tapi apapun yang terjadi nanti kita harus ikhlas tidak apa apa berada di posisi kedua ,kelompok kita masih tetap terkenal karena Dira yang sudah comeback di arena balap ,pasti akan banyak pengemar Dira yang akan bergabung ke kelompok kita nanti" ucap Zidan panjang lebar.
"Kita tidak boleh pesimis dulu,aku yakin Dira akan memenangkan pertandingan ini,karena Dira adalah queen sesungguhnya di arena ini" ucap Mala menyemangati Dira.Indira mengangguk ,"Aku akan berjuang semampuku" jawab Indira.
Tak lama pertandingan final akan dimulai , "Good luck Dira,kami percaya padamu" ucap Zidan menepuk bahu Dira.Indira tersenyum mengangguk . "Semangat Dira kami akan selalu ada di sampingmu" ucap Wulan dan Mala . Indira tersenyum . Dan Dustin ,"Aku pegang janjimu Dira,kamu harus menang dengan kondisi tidak terluka sedikitpun ,atau aku tidak akan pernah mengizinkanmu menyentuh motor lagi " ucap dustin memperingati Indira.
"Aku berjanji Dustin" jawab Indira sambil tersenyum . Dustin mengangguk lalu berjalan meninggalkan Indira . Indira melihat teman temannya dan juga Dustin telah pergi meninggalkannya ,Indira berdoa dalam hatinya memohon agar bisa memenangkan pertandingan ini.
Sedangkan bunga mengepalkan tangannya,"Aku tidak akan membiarkanmu memegang posisi queen lagi ,hanya aku yang cocok berada di posisi queen bukan dirimu " ucap bunga .Bunga lalu tersenyum sinis dan melajukan motornya ke garis start .
Indira melihat kedatangan bunga ,"Sudah siap kalah bunga ,aku harap jika kamu kalah nanti sifat pecundang dan angkuhmu itu bisa hilang " ucap Indira pada bunga .
Bunga tersenyum sinis "Kita lihat nanti" jawab bunga.Pertandingan akan segera dimulai Indira dan bunga fokus ke arena balap di depannya."Final pada malam ini siapakah yang akan menang nanti apakah posisi the queen masih berada di tangan queen Dira ataukah akan berpindah ,kita lihat bersama ,ok ladies,one two three four ready and goooo"
Indira dan bunga melaju dengan sama sama kencangnya . Bunga berada di posisi belakang Indira ,bunga tersenyum sinis ,"Lihat ini Indira" ucap lirih bunga ,bunga mengkode pada seseorang yang ada di suatu tempat di dekat arena balap.
Dustin melihat gelagat bunga yang sangat aneh ,lalu Dustin menatap ke sekeliling arena balap ,Mala melihat Dustin yang nampak celingak celinguk mencari sesuatu ,"Dustin apa yang sedang kamu cari" tanya Mala,Wulan pun menatap ke arah dustin.
"Ada suatu hal yang aneh ,lihat bunga terlihat sengaja sedikit menjauh pada Indira ,dan tadi aku melihat kode di tangan kanan bunga yang sangat aneh ,aku merasakan suatu hal yang tidak beres" ucap Dustin sambil mengepalkan tangannya.
Wulan marah "Si belatung itu pasti sedang merencanakan suatu hal yang berbahaya ,kita harus mencari tahu ,Zidan " teriak Wulan pada Zidan yang berada di depannya.Zidan pun menoleh pada Wulan ,"Ada apa?" tanya Zidan.
"Ada yang tidak beres pada belatung itu ,pasti belatung itu sedang merencanakan sesuatu,kita harus mencari tahu sebelum terlambat" ucap Wulan.Zidan lalu melihat bunga yang posisinya sangat jauh pada Indira dan terlihat sekali itu disengaja oleh bunga .
"Kita harus berpencar ,pasti bunga bersekongkol dengan seseorang untuk mencelakai Indira karena tidak mungkin jika bunga melakukan sendiri karena tadi aku melihat dia mengkode seseorang" ucap Dustin.
Zidan dan lainnya pun mengangguk ,"Ayo aku dan Mala akan mencari di pinggir arena balap " ucap Zidan. "Aku dan Wulan akan mencari di belakang ,jangan sampai orang itu curiga " ucap Dustin. "Baiklah hati hati semuanya " ucap Zidan.
Mereka pun berpencar . Sedangkan Indira merasa sangat heran karena bunga berada sangat jauh dibelakangnya ,"Kenapa bunga tidak mengejarku ,sebenarnya apa yang sedang dia rencanakan " batin Indira.Penonton pun mulai berbisik bisik ,"Kenapa bunga tidak mengejar the queen kita ,kenapa bunga Malah semakin menjauh menurutku ,apa dia sengaja mengalah" ucap salah satu penonton kepada penonton di sampingnya.
"Aku tidak tahu,tapi baguslah kalau begitu ,berarti the queen kita bisa menang lagi" jawab nya. Indira fokus pada pertandingannya.Sedangkan Mala dan Zidan masih mencari ,"Mala apa kamu menemukan sesuatu " tanya Zidan . Mala mengeleng ,"Aku tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan" jawab Mala.
Zidan menyugar rambutnya frustasi ,"Sebenarnya apa yang bunga rencanakan" ucap Zidan. Mala dan Zidan pun mencari lagi.
Indira menambah kecepatannya ,sedangkan bunga yang berada di belakangnya tersenyum puas ,"Bagus semakin cepat semakin bagus Dira,hahaha bye bye Dira" ucap bunga.
orang yang melihat Indira menambah kecepatan ke arahnya pun mengangkat jarinya pada rekannya untuk melakukan suatu hal yang telah direncanakannya. Saat Indira hampir sampai di depan orang itu.Dua orang itu langsung menarik tali yang sangat transparan namun sangat kuat . Motor Indira yang terkena tali itu langsung oleng dengan keras ,Indira terjatuh dengan sangat kuat.Dan motor milik Dustin terpental sangat jauh hingga remuk.
Bunga terpekik senang "Yesss akhirnya" ucap bunga lalu bunga menambah kecepatannya melewati Indira yang menahan kesakitannya.
"Diraaaaaa"teriak Zidan dan Mala.Indira melihat bunga yang memimpin ,Indira mengepalkan tangannya.Tenaga medis langsung datang menolong Indira.Namun Indira menolak ,Indira bangun dengan perlahan lalu berlari ke arah pinggir arena Mala langsung mendekat pada Indira.
"Dira kamu tidak apa apa?" tanya Mala.Indira mengelengkan kepalanya."Aku pinjam motormu,cepat" ucap Indira .Mala langsung menyerahkan kunci motor nya ,Indira langsung berlari cepat ke arah motor Mala dan menaiki motor Mala mengejar bunga.
Dustin yang melihat Indira mengebut dengan sangat cepat pun kaget , "Diraa" teriak Dustin.Wulan pun berlari ke arah dustin."Aduh ada apa" ucap Wulan.Wulan lalu melihat ke arah arena balap dan Wulan melihat Indira yang berganti motor menjadi motor milik Mala.
"Loh kok Dira bisa ganti motor" ucap Wulan bingung.Tak lama Mala dan Zidan datang mendekat pada Dustin dan Wulan."Tadi Indira sempat terjatuh ,motornya juga rusak parah tapi dira bersikeras mengejar bunga" ucap Mala.
Dustin mengepalkan tangannya ,"Kamu melanggar janjimu Indira" lirih Dustin.
Di arena balap Indira berusaha mengejar bunga , Indira mengabaikan lengannya yang terasa sangat sakit ,di dalam pikiran dan hatinya hanya ada dendam pada bunga,"Aku tidak akan pernah membiarkanmu menang bunga" ucap Indira . Bunga melihat Indira yang mengejarnya dengan sangat kencang,"cih apa dia tidak takut mati mengendarai motornya dengan sangat kencang seperti itu ,tapi aku tidak akan kalah ,garis finish sudah ada di depan hahaha" ucap bunga.
Sedangkan Indira mengepalkan tangannya karena melihat bunga yang akan segera sampai di garis finish ,Indira pun mengabaikan kecepatan motornya yang sudah di atas rata rata ,Indira nekat menambah kecepatan motornya lebih kencang lagi.Membuat teman teman Indira melotot kaget dan khawatir. "Diraaaa" teriak Mala dan Wulan.
"Apa dia sudah gila, bagaimana kalau dia hilang kendali " ucap Zidan frustasi.Tim keamanan mulai bersiap siap di pinggir arena untuk berjaga jaga karena yang dilakukan Indira sudah di luar batas."Hiks hiks aku takut Dira kenapa Napa" ucap Wulan.
Bunga melihat Dira yang sudah berada di belakangnya ,"Sial kenapa dia nekat sekali" ucap bunga ,bunga menambah kecepatannya lagi.Indira tersenyum ,"Aku bisa mengalahkanmu dengan mudah ,go Dira go" ucap Indira menyemangati dirinya sendiri.
Garis finish sudah semakin dekat.Tiba tiba Indira merasakan sakit yang sangat luar biasa di lengannya ,motornya sedikit oleng ,"Diraaaa" teriak teman temannya dan Dustin.