NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Simpanan Tuan Douglas

Mendadak Jadi Simpanan Tuan Douglas

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Obsesi / Transmigrasi
Popularitas:8.5k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

WARNING!! HANYA UNTUK DEWASA!!

Cecilia tidak menyangka, baru saja pindah jiwa ke tubuh wanita lain malah terjebak jadi simpanan Tuan Douglas yang dingin.

Cecilia pun berpikir untuk bisa kabur dari jeratan Tuan Douglas, semakin Cecilia menjauh maka semakin kuat juga Tuan Douglas ingin memilikinya.

"Kau hanya milikku sayang, sampai kapanpun akan tetap menjadi milik ku!" Douglas

"Enak saja! Lebih baik aku mati saja daripada jadi simpanan!" Cecilia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harapan Cecilia

Tidak lama setelah kepergian Douglas yang meninggalkan jejak kengerian di dalam ruangan mewah bernuansa abu-abu itu, suara ketukan pintu berbunyi pelan. Pintu terbuka perlahan, menampilkan sosok seorang wanita paruh baya berseragam pelayan rapi melangkah masuk dengan membawa nampan berisi mangkuk bubur hangat dan segelas air putih.

​Wanita paruh baya itu adalah Dorothy, salah satu pelayan senior kepercayaan di mansion pribadi Douglas. Melihat Cecilia yang masih terbaring lemah dengan pandangan kosong, Dorothy segera meletakkan nampannya di meja nakas dekat tempat tidur.

​"Nona muda... Anda sudah sadar? Syukurlah," ucap Dorothy dengan nada suara yang terdengar sangat lembut dan penuh rasa iba.

​Dorothy perlahan mendekat, lalu membantu Cecilia mengubah posisinya menjadi bersandar di kepala ranjang dengan sangat hati-hati agar tidak memicu rasa sakit di persendian gadis itu. Setelah itu, Dorothy mengambil mangkuk bubur, meniupnya pelan, lalu menyendokkannya ke hadapan bibir Cecilia.

​"Mari, Nona. Anda harus mengisi perut Anda. Anda belum makan apa-apa sejak semalam," bujuk Dorothy ramah.

​Namun, Cecilia tidak sedikit pun membuka mulutnya. Ia menatap mangkuk tersebut dengan sorot mata kosong. Bukan hanya karena bibirnya yang robek dan terasa perih luar biasa setiap kali digerakkan, tetapi lambungnya juga menolak keras untuk menerima makanan.

​Di dalam dada Cecilia, api kemarahan berkobar begitu hebat, membakar setiap jengkal kewarasannya seolah ingin melahab habis sosok Douglas saat itu juga. Pria itu benar-benar iblis kejam. Begitu tega memperkosanya secara brutal, menyiksanya tanpa belas kasihan, lalu meninggalkannya begitu saja dalam kondisi remuk redam seolah ia hanyalah mainan rusak.

​Air mata hangat kembali tumpah, merembes keluar dari pelupuk mata Cecilia dan mengalir melewati pipinya yang pucat.

​Melihat air mata itu, Dorothy merasa sangat prihatin. Sebagai seorang wanita paruh baya, hatinya ikut teriris melihat penderitaan gadis muda di depannya. Semalam, dialah orang yang ditugaskan oleh tuannya untuk membersihkan tubuh Cecilia saat Douglas pertama kali membawanya masuk ke mansion dalam kondisi tidak sadarkan diri. Dan betapa terkejutnya Dorothy saat melihat sekujur tubuh mulus Cecilia dipenuhi oleh luka lebam, goresan, serta tanda-tanda kekerasan yang begitu brutal.

​Yang lebih membuat Dorothy geleng-geleng kepala adalah keputusan Douglas. Pria kejam itu bahkan tidak memanggil dokter pribadi untuk memeriksa kondisi parah Cecilia. Douglas memilih membiarkan gadis itu tergeletak begitu saja, berharap Cecilia akan siuman dengan sendirinya seolah-olah apa yang terjadi semalam bukanlah apa-apa, melainkan sekadar tidur biasa.

​"Nona... saya mengerti betapa sakit dan hancurnya perasaan Anda sekarang," ucap Dorothy dengan nada berbisik penuh kelembutan, berusaha menenangkan.

"Tuan besar memang keras, tapi kumohon... minumlah sedikit saja atau makanlah suapan ini supaya ada tenaga untuk memulihkan tubuh Anda."

​Cecilia menoleh perlahan. Ia menatap wajah Dorothy dengan pandangan yang menyiratkan luka mendalam. Di balik rasa sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya, ada tekad baja yang mulai terbentuk di dalam benaknya.

​Dengan susah payah, menahan perih yang membakar di sudut bibirnya, Cecilia akhirnya membuka mulutnya secara perlahan, menerima suapan pertama bubur hambar itu dari tangan Dorothy.

​Dorothy tersenyum tipis penuh kelegaan, melanjutkan menyuapi Cecilia dengan sabar.

"Anak baik... makanlah perlahan, Nona."

​Sementara Dorothy menyuapinya, Cecilia mengepalkan kedua tangannya erat-erat di balik selimut. Rasa sakit fisik ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan rasa hina dan amarah yang ia rasakan. Di dalam hatinya, Cecilia bersumpah atas nama apapun yang ia miliki, ia akan membalas semua perbuatan bajingan Douglas Michael Essen.

​Ia tidak akan tinggal diam diperlakukan seperti binatang. Cecilia berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia akan membuat Douglas membayar setiap tetes air mata dan setiap rasa sakit yang dirasakannya hari ini.

"​Tunggu saja pembalasanku, Douglas!" batin Cecilia tajam, giginya bergemeretuk menahan amarah.

"Untuk sekarang... aku akan berpura-pura menjadi wanita yang lemah, patuh, dan tak berdaya di hadapanmu. Aku akan menuruti permainanmu."

​Cecilia tahu betul, melawan secara terang-terangan dalam kondisi tubuh yang hancur seperti ini adalah tindakan bunuh diri yang bodoh. Ia harus bersabar. Ia akan menunggu waktu yang tepat. Ketika Douglas mulai lengah dan menganggapnya tidak berdaya, saat itulah Cecilia akan melancarkan pembalasannya, membuat pria arogan itu bertekuk lutut dan memohon-mohon belas kasihan di hadapannya.

​Bayangan kelak di masa depan di mana Douglas bersujud memohon ampun padanya menjadi satu-satunya bahan bakar yang membuat Cecilia sanggup menelan sisa-sisa bubur di mangkuk tersebut. Ia sudah tidak sabar menunggu hari itu tiba.

​"Nah, sudah habis setengah mangkuk. Pintar sekali, Nona," puji Dorothy tulus sambil membersihkan sisa makanan di sudut bibir Cecilia dengan sehelai tisu basah secara lembut.

"Sekarang Anda minum air putihnya dulu ya, biar tenggorokan Anda tidak sakit."

​Cecilia mengangguk pelan, menerima uluran gelas air dari Dorothy. Setelah minum, ia kembali berbaring di atas bantal empuk, merasakan tubuhnya perlahan-lahan mulai sedikit lebih bertenaga meskipun rasa ngilu di tulangnya masih mendominasi.

​"Terima kasih..." cicit Cecilia dengan suara parau yang nyaris tak terdengar.

​Dorothy tersenyum hangat, merapikan selimut yang menutupi tubuh Cecilia.

"Sama-sama, Nona. Istirahatlah kembali. Jika Anda butuh apa-apa, panggil saja saya. Jangan memikirkan hal-hal yang berat untuk sekarang."

​Cecilia hanya memejamkan matanya pelan, membiarkan Dorothy membereskan nampan dan melangkah keluar kamar. Di balik kelopak matanya yang terpejam, kegelapan dan dendam kesumat berputar-putar pekat, menandakan lembaran baru kehidupan penuh siksaan dan tipu muslihat di mansion Essen baru saja resmi dimulai.

Bersambung...

Semoga kalian suka ya, jangan lupa untuk tinggalkan jejak kalian.

1
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
Potatoes 🥔
Clingy banget 😒
Potatoes 🥔
Makanya, komunikasi yang bener😒
partini
mau kabur kemana mending ga usah lah nanti ketemu lagi percuma aja
Mia Camelia
seneng nya ngliat mereka berdua akur2 jom and jerry🤣🤣🤣🤣
Mia Camelia
coba dari dulu doghlas bersikap manja ky bgini, pasti cecil gk bakal kabur🤣🤣🤣
Mia Camelia
waduh jangan2 doughlas udah berubah nih jadi greenflag🤔🤔🤔
ati2 cecil🤭🤭🤭
Mia Camelia
akhir nya cecilia udah semangat lgi🤭🤭🤭
ati2 doughlas klo cecilia kabur🤣🤣🤣🤣
Mita Paramita
douglas terlalu kejam
Mia Camelia
kalo sama2 susah berkomunikasi ky gini, kasian cecilia nya😔😔😔
thor plis kasih doughlas pelajaran dong,jdi gemes nih🤣🤣🤣🤣
It's me Ri🥕: Tentunya kita kasih pelajaran, cuma kan ga mungkin langsung masuk kesitu kak, bentar lagi konflik kok dan Douglas nyesel😁 Ditunggu yaaa
total 1 replies
partini
kaya rollercoaster mereka berdua
mungkin methong kedua kali cil baru bebas
Alissia
awas nanti cilcila hamil🤭🤭😖😖
Alissia: hamil thor tapi sama Dougles di paksa anu anu sampek keguguran cilcilanya😢😢
total 2 replies
Alissia
kok gak peka sih Dougles tak getok palamu🤭🤭
Alissia
apa Douglas punya ke pribadian ganda 🤔🤔🤭🤭
Alissia
bayi tuanya mimik cucu 🤣🤣
Alissia
kayaknya Douglas udah jatuh cinta sama Ciilcila tapi gengsi mau menggungkapkan🤭🤭
Alissia
awas bucin Douglas🤭🤭🤭
Dewi Anggraeni
Lanjutttt
Dewi Anggraeni
lanjut
Dewi Anggraeni
lanjutttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!