Cerita seorang gadis yang tinggal serumah dengan kakak tirinya, keduanya pernah merasa trauma dari kehidupan keluarga sebelumnya. Alex tipe orang yang sayang dan melindungi walau di awal kelihatan dingin, tapi perhatiannya membuat ia merasa nyaman, prasaan suka yang ia ragukan juga dirasakan Alex.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ji jie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alex yang posesif.
...Hari yang ditunggu Sandra akhirnya tiba, sebaliknya ini malah bikin Alex kesal....
...Sebanyak 15 mahasiswa jurusan Desain Interior dan Taman telah berkumpul di Balai Desa Sumbersuko, suasana balai desa terasa hangat, riuh oleh sambutan ramah para warga dan perangkat desa yang antusias menyambut kedatangan mereka....
... Acara perkenalan berjalan lancar, disambung dengan pemaparan singkat mengenai misi dan rencana penataan estetika desa, juga ruang kerja balai dusun yang akan mereka garap selama beberapa minggu ke depan....
...Di saat teman-temannya sibuk bersosialisasi dan mencairkan suasana dengan warga, Sandra lebih memilih duduk sedikit jauh di belakang, Sandra bukanlah gadis manja, Ia cewek mandiri yang sama sekali tidak keberatan jika harus tinggal di desa terpencil tanpa fasilitas mewah. Namun, aura cuek dan wajah datar yang selalu diperlihatkannya, membuat orang-orang baik sesama mahasiswa maupun warga desa merasa segan untuk sekedar menyapa atau mengajak ngobrol, Ia seperti membangun benteng tinggi di sekelilingnya....
...Kenyataannya Sandra tidak pernah benar-benar sendiri, Entah Sandra sudah menyadari apa belum keberadaan pengawal Alex yang berbaur dengan penduduk lokal. ...
...Malam pun semakin larut, setelah acara perkenalan selesai, para mahasiswa diantarkan ke penginapan sementara yang disediakan warga....
...Sandra duduk di tepi ranjang kayu yang agak berdecit di kamarnya, suasana desa sangat hening, hanya ada suara jangkrik dan hembusan angin dingin yang menembus celah jendela, dilema besar malam ini mulai menyerangnya. ...
...Ini adalah malam pertama Sandra tidur tanpa kehadiran Alex di dekatnya ada rasa hampa menyelimuti hatinya, biasanya, jam-jam seperti ini adalah waktu di mana ia membicarakan sok pekerjaan atau sekadar bercanda. ...
...Bagi Alex, tak ada Sandra bikin gak tenang dari pagi sampai malam, dia yakin gak akan bisa tidur nyenyak malam ini. ...
...Sandra menatap layar ponselnya yang menyala dan bergetar, terlihat jelas pangilan dari Alex, merayu rayu untuk diterima, tapi Sandra mengabaikannya. ...
...“Kak kalau hari ini terasa sulit esok hari pun sama jadi untuk sementara kau harus menjalaninya agar terbiasa.” gumam Sandra sedih. ...
...Beberapa hari berikutnya. ...
...Dua hari berlalu tanpa sepatah kata pun dari Sandra, bukan ingin menghindar tapi karena jadwal Sandra benar-benar padat dan menguras tenaga, dari pagi sampai sore, ia harus bergelut dengan cangkul, cetok dan tanaman untuk menata taman desa, malam harinya warga desa mengundangnya dan tim untuk terus bersosialisasi. ...
...Begitu melangkah masuk kamar penginapan, Sandra langsung tumbang kelelahan tertidur sampai keesokan paginya ponselnya bahkan tidak tersentuh sedikit pun. ...
...Meskipun Sandra tetap irit bicara dan terkesan dingin, kinerjanya yang cekatan dan serba bisa justru memikat perhatian orang-orang di sekitarnya. Action speaks louder than words dan itu yang bikin Sandra makin mempesona....
... ...
...Bisik bisik warga sekitar. ...
..."Gadis ini kelihatan cuek tapi sok kerja dia seperti sudah ahlinya, kerjanya sangat cekatan dibanding yang lain."...
..."Iya gadis itu sangat fokus dengan apa yang dia kerjakan, lihat saja pekerjaan bagiannya hampir dia selesaikan semua mana bagus banget ."...
...Ada dua pria yang mulai terang-terangan mencari perhatiannya:...
...1. Rian – Mahasiswa seangkatan Sandra di tim yang sama, awalnya ia mengira Sandra cewek sombong, tapi setelah melihat betapa mahir dan fokusnya Sandra mengeksekusi desain taman, Rian mulai kagum ia mulai sering membawakan minum, mendadak "sok membantu" mengangkat beban berat, dan terus mencari alasan untuk tetap dekat dengan Sandra. ...
...2. Bayu – Pemuda lokal anak salah satu tokoh warga Desa Sumbersuko. Ramah, berkarisma, dan disukai warga. Bayu makin sering bolak-balik ke lokasi proyek dengan alasan "memastikan kebutuhan tim terpenuhi", padahal matanya selalu mencuri pandang ke arah Sandra....
...Tentu saja, semua gerak-gerik Rian dan Bayu tercatat rapi oleh dua pengawal utusan Alex dan langsung dilaporkan detik itu juga ke Bosnya. ...
...Malam Hari ke-3...
...Di sebuah kantor megah di Jakarta, ruangan Alex terasa seperti medan perang, tiga hari tanpa Sandra, tiga hari tanpa tidur nyenyak, plus laporan harian dari pengawalnya yang melaporkan keberadaan dua pria yang terus mendekati Sandra, membuat emosi Alex berada di puncak gunung berapi....
...Pak Ali jadi kasihan melihat Bosnya, akhir akhir ini jadi sangat labil. “ Nona Sandra pak bos sangat mengerikan” gumamnya. ...
...Tepat pukul sembilan malam, saat Sandra baru saja selesai mandi usai kegiatan desa dan merebahkan tubuhnya yang pegal di kasur, layar ponselnya berdering nyaring, terlihat jelas pangilan dari Alex, kali ini dia tak mengabaikan nya seperti sebelumnya. ...
..."Halo, Kak. "...
..."Tiga hari, Sandra."...
...Suara Alex di ujung telepon terdengar sangat dalam, serak, dan berbahaya....
..."Tiga hari kamu hilang tanpa kabar, nggak angkat telepon, dan biarin Kakak hampir gila di sini."...
...Sandra memijat pelipisnya yang berdenyut. "Maaf, Kak... aku benar-benar sibuk, pagi sampai sore kerja fisik di lapangan, malamnya harus ikutan kumpul sama warga, nyampe kamar aku langsung ketiduran."...
..."Sibuk?" potong Alex cepat, terkekeh dingin. ...
..."Sebatas itu sampai nggak ada waktu buat kirim satu pesan singkat? Atau kamu terlalu sibuk sama cowok kampus kamu yang bernama Rian itu? Atau anak warga lokal yang terus-terusan bawain kamu ini itu."...
...Jantung Sandra berdegup kencang Alex kalau cemburu sangat seram, ia mengusap wajahnya, teringat para pengawal yang disewa Alex. "Kak Alex mata-matai aku ya?"...
..."Kakak cuma memastikan milik Kakak aman!" tegas nada suaranya penuh rasa protektif dan cemburu yang membakar. ...
...“Sandra aman kok.”...
..."Dua hari lagi Kakak ke sana, Kakak nggak peduli itu desa terpencil atau apa, Kakak jemput kamu."...
...“Apa kak Jangan gila!" bisik Sandra setengah panik, setengah gemas dengan kelakuan kakak tirinya yang serba impulsif itu....
...“Kenapa? “...
..."Kalau Kakak nekat datang dan jemput aku sekarang, Aku terlihat seperti tak profesional dalam bekerja, terus aku harus jawab apa ke dosen dan teman-teman? Kakakku menjemputku karena aku nggak kasih kabar? yang benar saja.”...
...Di balik telepon, terdengar hembusan nafas berat Alex. "Kakak nggak peduli Sandra, tiga hari tanpa kamu Kakak gak bisa tidur pulas, laporan dua cowok yang terus nempel di kamu itu udah bikin batas kesabaran Kakak habis."...
..."Kak mereka cuma teman kelompok dan anak warga yang bantu bantu, Aku bahkan nggak pernah ngobrol hal pribadi sama mereka percayalah!”...
...Sandra memelankan suaranya, mencoba meredam emosi pria di ujung telepon sana, Sandra mulai menyusun taktik negosiasi. ...
..."Kak ku sayang dengar aku, tolong kasih aku waktu minimal satu minggu, kamu gak bisa main ambil paksa gitu aja nanti, Sandra akan bicara dengan dosen dengan alasan pekerjaan paruh waktu."...
..."Satu minggu itu lama, Sandra.”...
..."Dalam seminggu, Aku usahakan proyek besarnya cepat selesai, sisanya biar di lanjut yang lain.” ...
...Potong Sandra tegas, lalu memberikan tawaran penengah agar Alex percaya. ...
..."Sebagai gantinya aku akan kirim pesan atau telpon hanya di malam hari walau tak lama, bagaimana? “...
...Hening sejenak di seberang sana, Alex tampaknya sedang menimbang tawaran itu, laporan sehari sekali jelas jauh lebih baik daripada ditelantarkan tanpa kabar sama sekali....
..."Setiap hari, tanpa alasan lupa atau ketiduran" tegas dengan nada menuntut, meski suara mulai sedikit melunak. ...
...“Baiklah.”...
..."Dan bila Cowok- cowok itu berbuat macam macam… "...
...“Mereka nggak akan macam-macam Kak" Sedikit lega karena Alex mulai bisa diajak kompromi....
... "Oh ya, besok malam ada acara hajatan di salah satu warga desa, dan semua anak mahasiswa diundang, pasti seru banget banyak makanan tradisional."...
...Di rumah, Alex menyandarkan punggungnya ke bantal di kamarnya, sambil memijat pelipisnya mendengar cerita Sandra. ...
..."Oke… satu minggu, tapi ingat janji kamu, dan jangan dekat-dekat sama cowok manapun di acara hajatan itu.”...
...“Iya kak, Sandra sudah ngantuk apa boleh Sandra pamit tidur” tak ingin berdebat lagi. ...
..."Selamat tidur."...