NovelToon NovelToon
Kau Berkhianat, Aku Membalas!

Kau Berkhianat, Aku Membalas!

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami
Popularitas:20.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Velicia, seorang wanita yang sedang hamil delapan bulan, dipermalukan dan disiksa oleh suaminya sendiri. Michael adalah Bos Mafia yang lebih mempercayai wanita lain bernama Sania, dibanding istrinya sendiri.

Dituduh tanpa bukti dan dipaksa berlutut di depan wanita yang membencinya, Velicia akhirnya menyadari bahwa cinta yang ia perjuangkan selama dua tahun hanyalah ilusi.

Namun Michael tidak tahu satu hal, Velicia bukan wanita biasa. Di balik diam dan lukanya, ia menyimpan identitas tersembunyi sebagai bagian dari dunia mafia yang jauh lebih gelap dari keluarga Kensington.

Saat Michael akhirnya menyesal, akankah Velicia memaafkannya dan kembali padanya? Atau memilih pria lain yang datang di waktu yang tepat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 16.

Perang yang dimulai secara diam-diam kini berubah menjadi pertumpahan darah terbuka. Dalam dua minggu terakhir, tiga gudang milik Moretti hancur. Empat jalur distribusi senjata terputus, dan belasan orang tewas.

Sementara di pihak Sullivan, dua pelabuhan kecil dibakar dan beberapa anak buahnya disergap di perbatasan wilayah utara. Kota yang selama bertahun-tahun berada dalam keseimbangan mulai bergejolak. Semua organisasi besar memilih waspada, karena mereka tahu jika Romanov ikut turun tangan secara langsung... maka perang ini akan berubah menjadi bencana besar.

Di ruang rapat utama Romanov.

Antonio membuang setumpuk foto ke atas meja, foto-foto mayat. Mobil terbakar, dan gudang yang berubah menjadi puing.

"Dua puluh sembilan orang mati minggu ini."

Leon duduk di ujung meja. "Dari pihak Kensington dan Moretti?"

Antonio mengangguk.

Velicia membaca laporan di tangannya dengan tenang, tidak ada perubahan ekspresi. Semakin tenang wanita itu, semakin berbahaya keputusan yang akan diambilnya.

"Apa yang akan kita lakukan?" tanya Antonio.

"Mereka ingin perang." Velicia menimpali dengan santai.

"Ya."

"Maka beri mereka perang."

Kalimat itu membuat beberapa petinggi langsung mengangkat kepala, sementara Antonio tersenyum tipis. Akhirnya, adiknya mulai bergerak.

"Malam ini, putus seluruh jalur suplai Moretti di wilayah barat. Dan besok... ambil kembali pelabuhan yang mereka gunakan untuk distribusi. Dan lusa, hancurkan gudang utama mereka." Velicia tersenyum dingin.

Semua yang disebutkan Velicia adalah titik vital. Jika semuanya berhasil, Moretti akan kehilangan hampir setengah kekuatannya.

"Bagaimana dengan Kensington?" tanya salah satu petinggi.

Velicia terdiam selama beberapa saat seperti sedang memikirkan sesuatu, kemudian berkata pelan. "Jangan sentuh mereka."

"Kenapa?" Antonio langsung mengerutkan kening.

Velicia menatap kakaknya dengan tatapan tajam. "Karena aku tidak ingin Vincenzo tumbuh, dengan mengetahui bahwa ibunya membunuh ayahnya."

Jawaban itu membuat ruangan sunyi seketika, bahkan Antonio tidak bisa membalas. Karena mereka semua tahu, meski Michael telah menyakiti wanita itu... Velicia masih menjaga batas terakhir yang tersisa.

Satu jam kemudian, Velicia sedang duduk di taman belakang. Vincenzo tertidur di kereta bayi di sampingnya, ia menikmati sore yang tenang. Namun ketenangan itu tidak berlangsung lama, langkah kaki mendekat.

Lorenzo datang membawa secangkir kopi.

"Kau terlihat lelah."

Velicia menerima cangkir tersebut. "Perang selalu melelahkan."

Lorenzo duduk di sebelahnya, tatapannya jatuh pada Vincenzo. Bayi kecil itu tidur nyenyak, sama sekali tidak tahu bahwa dunia di sekitarnya sedang dipenuhi darah.

"Kau bisa menghentikan semuanya."

Velicia menatap Lorenzo dengan wajah tenang. "Mereka yang memulai."

"Aku tahu." Lorenzo tersenyum tipis. "Tapi kau bisa mengakhirinya."

Velicia tidak menjawab, karena ia paham maksud Lorenzo. Romanov cukup kuat untuk menghancurkan Moretti dan Kensington sekaligus. Namun jika ia melakukan itu... Michael bisa mati. Dan wanita itu masih belum siap mengambil langkah sejauh itu.

Lorenzo memperhatikan wajah Velicia dengan tatapan dalam, ia menghela napas pelan. "Kau terlalu baik."

"Itu penghinaan atau pujian?" Velicia lalu tertawa kecil.

"Keduanya."

Senyuman terukir di wajah Velicia, dan Lorenzo menangkapnya dengan jelas. Ada kepuasan samar di matanya saat melihat ekspresi itu, cara wajah Velicia sedikit melembut ketika berbicara dengannya.

Namun beberapa ratus meter dari sana, seseorang sedang mengamati mereka melalui lensa kamera jarak jauh.

Klik.

Klik.

Klik.

Puluhan foto diambil, pria itu kemudian mengirim seluruh foto tersebut kepada satu orang—Michael Kensington.

...*****...

Di Mansion Kensington, Michael menerima laporan terbaru.

"Kita kehilangan dua gudang lagi."

"Dan pelabuhan?"

"Direbut orang Romanov."

Michael memejamkan mata, rahangnya mengeras. Perang ini jauh lebih berat daripada perkiraannya. Romanov bahkan belum bergerak penuh, namun mereka sudah membuat Moretti dan organisasinya kewalahan.

Dante masuk tanpa mengetuk, ekspresinya jauh lebih buruk.

"Mereka menyerang lagi."

Michael meletakkan laporan. "Aku tahu."

"Kita harus segera membalas! Kalau kita terus bertahan, kita akan habis."

Michael berjalan menuju jendela, pikirannya justru dipenuhi wajah Velicia. Bukan perang ataupun perebutan bisnis, melainkan wanita itu.

"Apa dia benar-benar tidak peduli lagi?" Pertanyaan itu muncul tiba-tiba.

"Apa yang kau katakan?" Dante mengernyit.

Michael tertawa pahit. "Dia bahkan tidak mau melihatku."

Dante langsung memahami, diam-diam dia tersenyum. Karena kelemahan terbesar Michael bukan perang, melainkan Velicia.

"Kau terlalu lembut, Michael. Kalau kau ingin mendapatkan sesuatu, ambil."

Michael akhirnya menoleh, kalimat Dante barusan membuat matanya sedikit berubah.

"Aku pernah berpikir seperti itu." Suara Michael rendah. "Tapi hasilnya... aku kehilangan dia."

Dante tertawa kecil. "Kalau begitu, kau harus memastikan dia tidak bisa pergi lagi."

Kalimat itu sederhana, namun perlahan mulai meracuni pikiran Michael.

Malam harinya...

Michael membuka pesan yang masuk, satu per satu foto muncul di layar. Velicia yang tersenyum lembut, dan wanita itu sedang berbicara dengan Lorenzo. Sementara Lorenzo menatap Velicia dengan tatapan memuja. Dan foto terakhir... Lorenzo sedang mendorong kereta bayi Vincenzo, seolah mereka adalah sebuah keluarga.

BRAK!

Gelas di tangan Michael langsung pecah, darah mengalir dari telapak tangannya. Namun pria itu tidak merasakan apa pun, karena dadanya jauh lebih sakit. Kali ini, ia benar-benar merasakan ketakutan. Rasa takut yang selama ini berusaha ia abaikan.

Bagaimana jika Lorenzo benar-benar menggantikan posisinya?

Bagaimana jika suatu hari nanti putranya memanggil pria itu sebagai ayah?

Bagaimana jika Velicia mulai mencintai pria lain?

Pikiran-pikiran itu membuat napas Michael menjadi berat. Dan saat itulah, obsesi yang selama ini tumbuh diam-diam akhirnya berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya.

Michael mengambil ponselnya, lalu menghubungi Dante.

"Aku berubah pikiran."

"Tentang apa?" Suara Dante terdengar dari seberang.

Michael menatap foto Velicia dan Lorenzo, tatapannya dingin, gelap dan berbahaya.

"Aku tidak ingin hanya melemahkan Romanov! Aku ingin menghancurkan Lorenzo Sullivan."

Di saat yang sama.

Jauh di Romanov Estate.

Velicia tiba-tiba merasakan firasat buruk yang aneh, ia tidak tahu kenapa. Namun insting yang selama ini menyelamatkannya berkali-kali mulai memberi peringatan. Seseorang, akan segera melakukan kesalahan besar. Dan ketika itu terjadi... darah akan kembali mengalir.

1
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ρυтяσ kang'typo✨
Alhamdulillah... Lorenzo sudah sadar , buka hati mu Velicia
ρυтяσ kang'typo✨
semoga Lorenzo bisa selamat
Ariany Sudjana
puji Tuhan, Lorenzo sudah mulai sadar
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ρυтяσ kang'typo✨
wow keren thor... makin seru aja, semangat terus yaaaaaa
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ρυтяσ kang'typo✨
(perasaan itu masih bisa tumbuh kembali pada orang lain)

apa g nyesek tuh Michael 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rere🌠: Nyesssss 🤣🤣🤣
total 1 replies
ρυтяσ kang'typo✨
Lorenzo... u. harus lebih percaya diri lagi dan jangan pernah menyerah untuk mendapatkan Velicia
ρυтяσ kang'typo✨
ok trimakasih ka....terus semangat yaaaa
Ariany Sudjana
Sania kenapa kamu harus marah sama velicia? velicia itu putri konglomerat, dan kelasnya jauh di atas kamu, yang hanya pelacur murahan 🤣🤣😂😂 dan tempat yang pantas buat kamu ya di tempat sampah 🤣🤣😂😂
Rere🌠: Udah bener di tempat sampah, skrg malah mau gaul sm kubangan darah. ampun dah ah🤣
total 1 replies
MataPanda?_
semangat trus kak lanjut terus 😅💪
gina altira
Sania ga ada kapoknya
Rere🌠: Mau jadi ratu kyk Velicia, ngimpi kali ah😬😬😬
total 1 replies
gina altira
lanjutt
gina altira
Michael bodoh
gina altira
Michael terlalu percaya diri
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
Diana Dwiari
pemain catur yang sangat handal....
ρυтяσ kang'typo✨
Sania mau main" sama Velicia🤣🤣🤣salah pilih lawan oooyyy
ρυтяσ kang'typo✨
hayo loh.... siapa kah yang menyerang di balik kekacauan yang sedang terjadi saat ini🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!