NovelToon NovelToon
Masa Depan Menantimu

Masa Depan Menantimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Dunia Masa Depan / Anak Genius
Popularitas:171
Nilai: 5
Nama Author: sat*dya

seseorang yang ingin mengubah hidup nya dan ia bekerja keras demi itu semua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sat*dya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

inti yang tertidur

Udara malam di luar area bawah tanah terasa lembap dan dingin.

Alya terus berlari mengikuti Reno melewati jalur belakang Akademi Zenith. Napasnya memburu, sementara pikirannya masih kacau oleh semua yang baru saja ia dengar.

Inti terakhir Project Elysium.

Tubuhmu menyimpan inti proyek itu.

Kalimat Kaizer terus berputar di kepalanya seperti mimpi buruk.

“Aku bukan eksperimen…” bisiknya pelan.

Reno yang berlari di depannya akhirnya berhenti di balik gedung tua dekat taman energi akademi. Tempat itu gelap dan jarang dilewati siswa.

“Aman untuk sementara,” katanya sambil memperhatikan sekitar.

Alya bersandar ke dinding logam, mencoba mengatur napas.

“Apa yang dia katakan itu benar?”

Reno diam.

Dan diamnya membuat dada Alya semakin sesak.

“Reno.”

Tatapan pemuda itu perlahan berpindah padanya.

“Aku tidak tahu semuanya,” katanya akhirnya. “Tapi ada kemungkinan Kaizer tidak berbohong.”

Alya menatapnya tidak percaya.

“Jadi aku benar-benar bagian dari proyek itu?”

“Dengarkan aku dulu.”

“Bagaimana aku bisa tenang?!”

Suara Alya bergetar.

“Aku baru tahu ayahku peneliti rahasia, lalu sekarang ada yang bilang tubuhku menyimpan sesuatu dari eksperimen AI?!”

Matanya mulai panas lagi.

“Apa hidupku selama ini cuma kebohongan?”

Suasana menjadi sunyi.

Angin malam berembus pelan di antara bangunan akademi.

Reno menatap Alya cukup lama sebelum akhirnya berjalan mendekat.

“Kau tetap manusia.”

Alya tertawa kecil pahit.

“Kaizer jelas tidak berpikir begitu.”

“Aku juga bagian eksperimen.”

Kalimat itu membuat Alya terdiam.

Reno berdiri di depannya dengan ekspresi tenang.

“Mereka mengubah otakku sejak kecil.”

Tatapannya terlihat dingin, tetapi ada luka lama tersembunyi di dalamnya.

“Setiap hari aku diperlakukan seperti alat.”

Alya perlahan menunduk.

“Namun Arman…” lanjut Reno pelan, “ayahmu selalu mengatakan satu hal.”

Tatapan Alya kembali terangkat.

“Apa?”

“Bahwa manusia bukan ditentukan oleh apa yang ada di tubuhnya.”

Suasana terasa jauh lebih tenang sesaat.

“Melainkan oleh pilihan yang dia buat.”

Mata Alya mulai berkaca lagi.

Ayahnya…

Semakin banyak yang ia ketahui, semakin besar rasa rindu itu tumbuh.

“Ayahmu melindungimu,” kata Reno. “Itu berarti dia ingin kau hidup normal.”

“Kalau begitu kenapa dia melakukan semua ini padaku?”

Reno terdiam beberapa detik.

“Mungkin karena dia tidak punya pilihan lain.”

Sebelum Alya sempat menjawab, gelang digital Reno tiba-tiba berbunyi keras.

Peringatan keamanan.

Status siswa Alya Rahman berubah menjadi pengawasan khusus.

Akses area dibatasi.

Lokasi akan dipantau otomatis.

Ekspresi Reno langsung berubah.

“Mereka bergerak cepat.”

Alya langsung panik.

“Apa artinya itu?”

“Itu berarti Zenith resmi mengawasimu.”

“Karena aku putri Arman?”

“Bukan cuma itu.”

Tatapan Reno jatuh pada kalung di leher Alya.

“Karena sekarang mereka yakin inti Elysium memang ada padamu.”

Tubuh Alya terasa dingin lagi.

“Aku masih tidak mengerti apa sebenarnya inti itu.”

Reno menghela napas kecil.

“Elysium bukan sekadar AI.”

Ia duduk di tangga logam kecil dekat dinding lalu melanjutkan:

“Project itu dibuat untuk menciptakan sinkronisasi sempurna antara manusia dan sistem neural.”

Alya mencoba fokus mendengarkan.

“Tujuannya awalnya untuk membantu manusia mengendalikan teknologi dengan pikiran.”

“Itu terdengar tidak terlalu buruk.”

“Awalnya memang tidak.”

Tatapan Reno berubah lebih gelap.

“Tapi Dewan Zenith ingin lebih.”

“Apa maksudnya?”

“Mereka ingin menciptakan manusia yang bisa terhubung langsung dengan jaringan AI dunia.”

Jantung Alya berdetak lebih cepat.

“Seperti… manusia super?”

“Kurang lebih.”

Reno menatap langit malam.

“Kalau berhasil, seseorang bisa mengakses hampir seluruh sistem teknologi hanya dengan pikirannya.”

Alya langsung teringat kejadian di ruang simulasi.

Saat sistem AI error ketika membaca dirinya.

“Dan inti Elysium itu…?”

“Pusat sinkronisasi utama.”

Suasana terasa semakin berat.

“Tanpa inti itu, proyek tidak bisa diaktifkan sepenuhnya.”

Mata Alya perlahan membesar.

“Dan Kaizer bilang inti itu ada di tubuhku…”

Reno mengangguk pelan.

“Itulah kenapa mereka mencarimu.”

Alya memegang kepalanya.

Semua terasa terlalu besar.

Terlalu mustahil.

“Aku cuma ingin sekolah biasa…” bisiknya lirih.

Untuk pertama kalinya, ekspresi Reno melembut sedikit.

“Sayangnya hidupmu tidak pernah biasa sejak awal.”

Mereka kembali diam.

Namun kali ini suasana tidak terasa setegang sebelumnya.

Alya mulai menyadari sesuatu.

Meski Reno selalu dingin dan misterius…

Ia selalu berada di sisinya ketika keadaan menjadi buruk.

Dan entah kenapa, itu membuat Alya merasa sedikit lebih aman.

Tiba-tiba suara langkah cepat terdengar dari kejauhan.

“Alya!”

Hana.

Gadis itu berlari menghampiri mereka dengan wajah panik.

“Astaga, akhirnya ketemu juga!”

Alya langsung berdiri.

“Hana?”

“Kamu hilang dari asrama! Semua orang mencarimu!”

Hana berhenti tepat di depan mereka sambil terengah.

Tatapannya bergantian antara Alya dan Reno.

“Kalian tahu seluruh akademi sekarang kacau?”

Reno langsung waspada.

“Apa yang terjadi?”

Hana menelan ludah.

“Direktur Adrian mengumumkan lockdown parsial.”

Mata Alya membesar.

“Apa?”

“Katanya ada ancaman keamanan internal.”

Reno mendecih pelan.

“Tentu saja.”

“Tunggu…” Hana menatap mereka curiga. “Kalian tahu sesuatu, kan?”

Alya ragu beberapa detik.

Ia ingin menceritakan semuanya.

Tentang Project Elysium.

Tentang Kaizer.

Tentang inti di tubuhnya.

Namun semua itu terdengar terlalu gila.

Dan semakin banyak orang tahu, semakin berbahaya.

“Aku akan jelaskan nanti,” jawab Alya akhirnya.

Hana terlihat kesal.

“Itu jawaban paling menyebalkan.”

Meski begitu, ia tidak memaksa.

“Apa pun yang terjadi,” katanya pelan, “aku di pihakmu.”

Ucapan sederhana itu membuat dada Alya terasa hangat.

Di tengah semua kekacauan ini…

Setidaknya ia tidak benar-benar sendirian.

Namun suasana hangat itu tidak berlangsung lama.

Karena tiba-tiba seluruh lampu taman energi padam bersamaan.

Gelap.

Suasana langsung sunyi.

“Apa lagi sekarang…?” gumam Hana gugup.

Lalu—

Semua layar hologram di sekitar taman menyala sendiri.

Gangguan sistem.

Wajah seseorang muncul di seluruh layar.

Kaizer.

Senyumnya tipis dan tenang.

“Selamat malam, siswa Zenith.”

Suara pria itu menggema di seluruh area akademi.

Beberapa siswa mulai keluar dari gedung karena terkejut.

“Apa dia gila?!” bisik Hana.

Kaizer tetap bicara santai.

“Malam ini aku hanya ingin menyampaikan satu hal.”

Tatapannya terasa dingin bahkan melalui layar.

“Zenith telah berbohong pada kalian selama bertahun-tahun.”

Layar berubah memperlihatkan potongan rekaman eksperimen Elysium.

Anak-anak di dalam kapsul.

Tes neural.

Jeritan.

Suasana akademi langsung gempar.

“Tidak mungkin…”

“Zenith melakukan itu?!”

Kaizer tersenyum kecil.

“Dan sekarang… proyek itu telah kembali.”

Tatapannya perlahan berubah tajam.

“Karena inti terakhir Elysium sudah bangkit.”

Tubuh Alya langsung membeku.

Reno mengumpat pelan.

“Dia sengaja memancing mereka…”

Dan benar saja.

Beberapa detik kemudian, salah satu layar memperlihatkan foto Alya.

Seluruh taman langsung sunyi.

Wajah Alya terlihat jelas di layar raksasa.

“Subjek inti: Alya Rahman.”

Bisikan panik langsung terdengar di mana-mana.

“Itu dia…”

“Gadis itu…”

“Dia eksperimen Elysium?!”

Wajah Alya pucat pasi.

Tubuhnya terasa dingin.

Ia merasa seluruh dunia sedang menatapnya seperti monster.

Hana langsung berdiri di depan Alya secara refleks.

“Jangan lihat dia seperti itu!”

Namun suasana sudah berubah.

Tatapan siswa-siswa lain kini dipenuhi ketakutan.

Dan sebagian…

Kebencian.

Sementara di layar besar, Kaizer tersenyum samar.

“Permainan baru saja dimulai.”

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!