NovelToon NovelToon
TEBUSAN RANJANG ( Kontrak Pernikahan 1 Tahun )

TEBUSAN RANJANG ( Kontrak Pernikahan 1 Tahun )

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Five Vee

*Novel dengan Alur Sat Set dan Bab Pendek.*


Junee tidak pernah menyangka akan bertemu lagi dengan Ben Pratama.

Anak culun yang dulu ia tolak di SMA, sekarang jadi CEO muda yang dingin dan sukses. Ketika panti asuhan tempat Junee mengabdi terancam digusur, satu-satunya jalan keluar adalah menerima tawaran Ben: Menjadi istri kontraknya selama satu tahun. Tidak ada cinta. Hanya kesepakatan.


Begitu pikir Junee. Tapi tinggal serumah dengan Ben ternyata tidak sesederhana itu. Setiap tatapannya penuh teka-teki. Setiap sikapnya seperti menyimpan amarah yang belum selesai.


Junee mulai bertanya: Apakah Ben benar-benar membencinya? Atau selama ini, ia salah paham tentang alasan penolakan itu? Satu tahun. Satu kontrak. Satu kesempatan untuk memperbaiki masa lalu. Pertanyaannya… apakah hati mereka masih bisa diperbaiki?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Five Vee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Ancaman Vania.

Hari ini Junee resmi bekerja pada yayasan yang dinaungi oleh Ben Holding. Ia mendapatkan jabatan Kepala Program Sosial.

Gajinya cukup lumayan. Tetapi Junee tidak mau mengambilnya, dan memilih mendonasikan ke rekening panti asuhan.

Ben tentu tidak mempermasalahkan hal itu. Ia mendukung apapun keputusan Junee. Toh pria itu sudah memberikan sebuah kartu ATM yang terus diisi setiap bulannya.

Junee datang ke kantor dengan memakai setelan kemeja putih dan rok hitam. Sederhana, tapi tetap terlihat rapi.

Ruang kerja wanita itu ada di lantai 40.

Saat masuk lobby, para karyawan yang berpapasan dengannya pun menunduk hormat. Sejak pengumuman pernikahan resmi, Junee lebih di hormati di gedung itu.

“Selamat pagi, Bu Junee.” Sapa petugas keamanan.

Junee tersenyum. “Pagi, Pak. Sehat?”

“Sehat, Bu.” Jawab petugas keamanan itu.

Namun ada satu tatapan yang tidak ramah.

Vania.

Wanita itu berdiri di sudut lobby memakai pakaian serba hitam, rambut diikat kencang. Entah apa yang ia lakukan di gedung Ben Holding? Padahal sudah Ben sudah memecatnya beberapa waktu lalu.

Vania melangkah mendekati Junee. Wanita itu tersenyum sinis.

“Selamat ya, Bu Kepala Yayasan. Enak ‘kan jadi istri CEO? Tanpa susah payah melamar pekerjaan, langsung mendapat jabatan tinggi.”

Junee berhenti sejenak.

“Mbak Vania… saya tidak mau bermusuhan”

Vania tertawa kecil.

“Musuhan? Saya tidak suka orang munafik, Junee. Dulu kamu menolak cinta Ben karena dia miskin. Sekarang kamu menikmati hidup mewahnya. Murah-an sekali.”

Junee tidak menjawab. Ia memilih melanjutkan langkahnya. Tidak ada gunanya berdebat dengam orang yang sudah sakit hati.

Namun Vania kembali bersuara.

“Eh, Junee! Katakan sama Ben ya, saya punya bukti kalau kamu masih berhubungan sama mantan kekasih kamu, Arga. Apa perlu saya kirim ke email kantor, obrolan kalian?” Ucap wanita itu.

Langkah Junee kembali terhenti. Ia memutar badannya, lalu menatap Vania dengan tajam.

“Jangan main-main sama keluarga saya, Mbak.”

Vania mengedikan bahu. “Kita lihat, sampai dimana kamu bisa mempertahankan keluarga kamu, Junee Maharani?”

Wanita itu kemudian pergi meninggalkan Junee.

Junee hanya mampu m menghela nafas kasar. Setelah Bu Ratna, kini muncul masalah baru yang bernama Vania.

---

Pukul 10.00 pagi di ruang meeting — lantai 40, Ben Holding.

Ben hari ini melakuksn meeting bersama klien penting. Lisa Hartono, CEO perusahaan kosmetik “Glowish Skin.” Berusia 28 tahun. Cantik, kaya, masih lajang. Dan wanita itu sudah 3 kali mengajak Ben makan malam bersama. Namun tidak pernah ditanggapi oleh pria itu.

Meeting berjalan lancar. Lisa melakukan presentasi, dan Ben mendengarkan dengan baik.

Namun padangan Lisa tak lepas dari Ben.

Pria itu tak sendiri. Ada Junee yang duduk di sampingnya. Namun, Lisa mengira wanita itu adalah sekretaris Ben yang baru menggantikan Vania.

“Pak Ben, kalau proyek kita ini lancar, saya mau mengajak Bapak makan malam, untuk membahas detail lebih lanjut. Tapi, berdua saja ya.” Ucap Lisa sembari tersenyum manis.

Ben tak langsung menjawab. Pria itu melihat Junee yang duduk di sampingnya sebagai sekretaris pengganti.

“Tidak perlu. Kalau ada yang ingin dibahas, kita bahas di sini. Di depan istri saya.” Ucap pria itu.

Lisa membulatkan matanya. Ia memang sudah mendengar kabar pernikahan Ben. Namun belum mengetahui wajah wanita beruntung itu.

“Oh… jadi ini istri Bapak? Yang katanya guru di panti asuhan itu?”

Junee tersenyum tipis. “Iya, Mbak Lisa. Saya Junee. Salam kenal.”

Lisa mengulurkan tangan. Dan Junee pun menjabatnya.

“Senang bertemu, Bu Junee. Semoga pernikahannya langgeng, ya.

Zaman sekarang susah lho cari suami kaya yang setia.” Ia sedikit meremat tangan Junee.

Nada bicara Lisa terdengar menusuk.

Junee mengerti. Wanita itu sedang menabuh genderang perang.

Meeting selesai. Lisa pun bangkit dari tempat duduknya.

Saat berpamitan pada Ben, wanita itu berbisik sesuatu.

“Pak Ben, kalau bosen dengan yang polos, saya selalu ada.”

Ben tak menanggapi. “Silakan, Bu Lisa. Pintu keluarnya disebelah sana.”

Pria itu menunjuk ke arah pintu ruang meeting.

Lisa mendengus pelan. Ia menatap sinis ke arah Junee.

- - -

Siang harinya di ruang kerja Ben.

Pria itu sedang duduk di kursi kebesarannya. Raut wajahnya terlihat gelap. Saat Junee masuk membawa kopi.

“Apa ada masalah, Ben?” Tanyanya sembari duduk di sebarang meja pria itu.

Ben menatap sang istri.

“Vania mengirim email ke HR. Katanya, kamu masih kontak dengan Arga. Dan aku sudah memeriksanya. Dan itu sama sekali tidak benar. Tapi…”

Rupanya Vania tidak main - main dengan ancamannya pagi tadi.

“Tapi apa, Ben?” Tanya Junee penasaran.

“Tapi aku tidak suka kamu diserang seperti ini, Junee. Aku tidak suka kamu menjadi bahan gosip.” Ucap pria itu.

Junee memegang tangan Ben.

“Ben, aku sudah memblokir nomor Arga. Aku tidak ada hubungan apa-apa sama dia. Kalau Mbak Vania mau membuat aku jatuh, biarkan saja. Aku tidak akan jatuh, selagi kamu percaya aku.” Ucap Junee mulai terdengar panik.

Ben membalas genggaman tangan Junee.

“Aku percaya sama kamu. 100%. Tapi aku juga tidak akan membiarkan orang lain menyakiti kamu.”

“Aku sudah memecat Vania beberapa hari lalu. Beraninya dia datang kemari lagi hanya untuk mengusik kamu.” Geram Ben.

“Dia pasti sakit hati karena kamu memecatnya secara sepihak.” Ucap Junee.

“Dia yang salah sudah mengusik kamu. Memberitahu Arga tentang kontrak pernikahan kita. Memang sudah seharusnya Vania di pecat.” Ucap Ben.

Tangan mereka masih saling menggenggam di atas meja.

“Aku juga berpikir untuk membatalkan kerja sama dengan Lisa Hartono. Dia sama sekali tidak profesional. Dan seperti meremehkan kamu.” Ucap Ben kemudian.

Mata Junee membulat sempurna. “Ben, dia klien dengan proyek milyaran rupiah. Kamu akan rugi banyak jika membatalkan proyek itu.”

“Lebih baik aku kehilangan uang milyaran rupiah, Junee. Daripada aku berurusan sama orang yang tidak profesional seperti itu.” Ucap Ben lagi.

Pria itu tidak akan mrmbiarkan orang lain meremehkan sang istri. Apalagi itu di depan matanya sendiri.

Cukup ada satu Vania. Jangan sampai ada Vania lain yang menyakiti Junee.

1
ardiana dili
lanjut kak
ardiana dili
lanjut
Naufal Affiq
lanjut thor
ardiana dili
lanjut kak
ardiana dili
lanjut
Naufal Affiq
lanjut thor
ardiana dili
lanjut kak
ardiana dili
lanjut
Naufal Affiq
lanjut kak
ardiana dili
lanjut
Hennyy exo
wow awal yg bagus thor
Naufal Affiq
gak usah dengar ocehan si arga ini ya jun,ingat jun ada ben yang selalu mencintaimu
ardiana dili
lanjut
Naufal Affiq
jangan di ingat masa lalu yang penyakit kan,entar timbul masalah baru ben,ingat ben masa depan lebih indah dari pada masa lalu
ardiana dili
lanjut
Naufal Affiq
semoga kedepan nya hubungan mu dengan suami mu lebih baik lagi ya junee
merry yuliana
crazy up ya kak
Author Amatir🍒: Satu bab lagi masih nyangkut kak..
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Naufal Affiq
lanjut thor seru ceritanya
ardiana dili
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!