NovelToon NovelToon
Aku Harus Mengulang Tiga Tahun Masa SMA

Aku Harus Mengulang Tiga Tahun Masa SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Slice of Life / Komedi / Time Travel
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: RS Star

Bagi Raka Aditya, menyendiri adalah cara terbaik untuk bertahan hidup dari tekanan dunia yang melelahkan. Ia merasa asing dan tak dimengerti, hingga akhirnya beberapa orang datang menawarkan persahabatan yang tulus. Perlahan, cara pandang Raka mulai berubah. Ia pun belajar bahwa untuk menemukan tempatnya di dunia, ia harus lebih dulu belajar menerima dirinya sendiri dan orang lain apa adanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RS Star, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 16

Di dalam kelas yang seharusnya tidak begitu ramai karena beberapa siswa - siswi keluar kelas untuk istirahat, Sari dan gengnya membuat suasana kelas menjadi menjadi ribut. Sebelumnya, dia menabrak meja Elma dan menjatuhkan tas beserta isinya ke lantai, bodohnya adalah Elma membawa Manga dengan genre Romantis Komedi yang isinya sudah menjadi rahasia umum kalau penuh dengan lawakan - lawakan kotor terkesan mesum. Tentu saja mengetahui seseorang membaca Manga jenis itu pasti menimbulkan kesan negatif, terutama kalau yang membawanya adalah siswi tingkat atas paling populer.

Di hati aku mengumpat habis – habisan ‘Dasar si blonde bodoh!! apa yang kamu pikirkan sampai membawa Manga seperti itu ke sekolah?! Jangan – jangan dia punya fetish membawa sesuatu yang berbahaya ke sekolah?!!’ yaah.. apa lagi yang bisa lebih buruk dari itu, kan? Elma pasti akan ditertawakan satu kelas lalu akan menyebar ke kelas lain dan akhirnya satu sekolah akan menghujat si cewek populer itu.

“Ini beneran punya Elma? Iiih gak nyangka~” ucap salah satu teman Sari, dia mengatakan itu sambil membuka – buka isi dari Manga tersebut. Sepertinya dia memiliki ketertarikan, kan? dasar munafik

“Pasti, itu aja keluar dari dalam tas Elma” timpal Sari sambil tertawa licik

“Iya bener, aku yang nemuin buku itu tau” timpal teman Sari yang lain

Keadaan semakin tidak kondusif karena siswa - siswi lain yang kebetulan berada diruang kelas menjadi semakin heboh dan penasaran dengan apa yang terjadi, mereka semua munafik dan sangat terlihat kalau berusaha untuk tidak peduli namun mereka juga yang membicarakan hal – hal negatif tentang Elma di luar dari dia membawa sebuah Manga romantis komedi ke sekolah.

“Uaaah ngeriii~ lihat nih, jorok banget gambarnya. Ha ha ha” agak berteriak Sari mengatakannya sambil menunjukkan entah gambar apa, dia benar – benar ingin membakar gosip dari pada meredakannya.

“Iih~ dengan wajah polos gitu ternyata Elma orang yang mesum, pantes aja sih. Ha ha ha” timpal teman Sari

...Sreeeekkk!!

Bunyi pintu kelas terbuka, aku menoleh menatap siapa yang membuka pintu dan aku dapati Elma dan teman – temannya sudah kembali ke kelas. Ini pasti akan menjadi pertengkaran yang panas, bagaimana pun Sari tidak mungkin akan melewatkan kesempatan untuk mempermalukan Elma di sekolah karena pada dasarnya dia membenci Elma. Seketika kelas menjadi hening, tatapan kami semua tertuju pada teman Elma yang membuka pintu.

“Hei ada apa ini? kenapa tiba – tiba diam?” tanya teman Elma sambil berjalan mendekati mejanya dan saat itu aku lupa siapa nama cewek teman Elma paling dekat ini, mungkin karena aku sudah terlalu panik atau karena sejak dulu aku memiliki ketakutan padanya yang selalu menatap orang dengan tajam...

Tidak juga... memang sepertinya dia sudah terlahir dengan mata tajam seperti itu sih...

Tidak lama aku mendengar suara Sari dan teman – temannya tertawa kecil dan terdengar sinis, namun Elma dan lingkaran pertemanannya masih terlihat bingung dengan suasana kelas yang aneh ini. Ketika Elma sudah sampai di kursi temannya itu, dia langsung terlihat kaget dan berlari melewatiku menuju ke mejanya dan berkata...

“Hei, itu tasku kan” seru Elma, merujuk pada tas dan isinya yang masih terjatuh di lantai.

“Oh~ maaf ya, Elma. Sari tadi gak sengaja menabrak mejamu” timpal teman Sari dengan nada sinis, aku merasa Elma berusaha menahan emosinya karena aku lihat dia mengepalkan kedua tangan mendengar ucapan dari teman Sari.

Tanpa rasa bersalah atau apa pun, Sari tiba – tiba mengangkat tinggi – tinggi Manga yang ada ditangannya seolah dia ingin menunjukkan kepada seluruh dunia apa yang dia temukan di dalam tas Elma. Dari tempatku duduk aku bisa membayangkan bagaimana wajah terkejut Elma karena saat itu posisi Elma memunggungiku, aku bisa melihat jelas tubuhnya tersentak dan dia membatu sekejap. Tidak ada kata apa pun yang keluar dari mulut Elma ketika itu, bahkan berusaha untuk mengambilnya kembali saja dia tidak lalukan. Aku rasa dia syok berat...

“He he he... liat deh yang kami temukan saat mengambil barangmu yang jatuh, apa ini?” dengan sinis dan agak berteriak Sari mengatakannya, begitu menyebalkan dan aku sampai emosi sendiri melihatnya melakukan itu.

“Elma ternyata seorang wibu~” timpal teman Sari, sambil tertawa Sari membuka lembar demi lembar Manga itu seolah sedang membaca atau mungkin dia sedang mencari gambar mesum untuk lebih mempermalukan Elma.

“I..itu... bukan...” agak bergumam Elma mengatakannya, dia bahkan tidak mampu menyelesaikan kalimatnya.

“Hah?! Bukan katamu?! Itu tas kamu, kan? Ini buku jatuh dari tas kamu, jangan bohong deh~” timpal Sari agak berteriak, dia benar – benar ingin mempermalukan Elma sampai titik darah penghabisan.

“Kamu sebenarnya demen sama cerita mesum gini ya? Ini yang para wibu sebut hentai itu kan?” timpal teman Sari, mereka saling bersahutan untuk mempermalukan Elma.

“Hai tuan putri wibu~ ha ha ha” timpal teman Sari yang lain.

Aku sudah di puncak emosi yang sulit aku tahan, ini seperti melihat orang lagi dimarahi orang lain di depan matamu. Jujur saja aku tidak ada rencana apa pun untuk ikut campur dalam perkelahian Elma dan Sari, akan tetapi aku merasa tidak enak hati saat melihat ada orang yang dimarahi di tempat umum secara terang – terangan seperti ini. Lebih dari itu, Sari sudah menghina genre Romantis Komedi seolah itu adalah sebuah aib. Pada akhirnya itu terasa dia juga sedang menghinaku, kan?

Aku melirik untuk memastikan apa yang akan dilakukan Elma, aku rasa itu tadi sudah pukulan puncak dan sudah sewajarnya Elma untuk beraksi membela diri. Tapi yang aku dapati dia hanya diam mematung tak melakukan apa pun, dia seperti karakter di sinetron yang cuma bisa diam ketika di tindas dan rasanya aku ingin mengumpatnya.

“Tidak... aku bilang bukan...” gumam Elma, hanya itu yang di lakukan ketika Sari membuka lembar demi lembar dari Manga Romantis Komedi itu...

Dalam hati aku langsung berkata ‘Kamu seburuk ini dalam berbicara?!! Jangan perlihatkan kelemahanmu sekarang, blonde!! Sudah berapa lama sih kamu jadi anak bandel?! Mana perlawananmu?!!’ yaah cuma itu yang bisa aku lakukan, mengumpat langsung di depannya pun aku tidak berani.

Lebih dari itu, hal yang semakin membuatku kesal adalah reaksi teman – teman Elma. Di saat seperti ini, mereka ke mana? Aku menoleh ke depan untuk mencari di mana teman – teman satu geng Elma, dan yak... mereka hanya diam dan hanya mengamati saja tanpa ada tanda – tanda ingin membantu Elma yang semakin disudutkan sama geng Sari, apa – apaan mereka ini?

Tapi...

Aku baru ingat kalau mereka ini adalah lingkaran pertemanan yang baru terbentuk tidak lebih dari dua bulan masa sekolah, mereka ini baru bisa dibilang saling kenal dan tidak memiliki hubungan yang dalam meski sudah membentuk lingkaran pertemanan. Reaksi mereka adalah diam dan mengamati, kesalahan Elma adalah reaksi pertama yang dia tunjukkan. Aku mengerti apa yang sedang dilakukan teman – teman Elma...

Jadi begitu ya...

Mungkin karena ini Elma akhirnya memutuskan untuk berhenti sekolah, atau setidaknya hal serupa pernah terjadi di kelas ini saat di kehidupan pertama dan aku tidak berada di dalam kelas. Pada akhirnya, teman – teman Elma menjauh setelah sosok asli Elma terungkap, kemudian dia kehilangan kedudukannya sebagai bintang kelas. Yang aku khawatirkan adalah kehidupannya setelah ini, apa dia akan sekuat diriku menjadi seorang serigala penyendiri dengan semua risikonya? Aku rasa tidak, dia adalah seorang anak yang ekstrovert.

Sama sepertiku...

Elma sama sepertiku yang tidak bisa menjadikan sebuah kesialan sebagai candaan yang bisa kami gunakan untuk bahan lelucon, kami tidak seperti Reza yang bisa mengubah suatu kesialan menginjak e'ek kucing menjadi sebuah lelucon di dalam kelas lalu menertawainya bersama - sama....

Sekarang aku ingat... aku sangat mengingat kejadian di kehidupanku sebelumnya...

Bulan Mei, kejadiannya memang di bulan Mei... lebih tepatnya pada saat jam istirahat sebelum kami harus pindah kelas... ketika itu aku ketiduran di dalam kelas dan tidak ada seorang pun yang membangunkanku untuk pindah kelas. Yah itu salah satu kekurangan sebagai seorang serigala penyendiri, tidak akan dibangunkan siapa – siapa saat kita ketiduran dan harus pindah kelas setelah jam istirahat.

Saat aku buru – buru untuk ke kelas selanjutnya, aku menyadari ada sosok lain yang masih duduk diam di dalam kelas itu. Ketika aku menoleh untuk memastikan itu adalah sosok manusia dan bukan hantu, aku berhenti melangkah dan menoleh ke belakang. Elma... ya punggung itu adalah punggung Elma, dia tetap terdiam duduk dibangkunya meski bel sekolah telah berdering tanda jam istirahat telah selesai.

Ketika itu aku tidak punya alasan untuk bicara dengannya ataupun menanyakan kenapa dia masih diam dikelas walau semua murid sudah pindah ke kelas lain, itu... adalah terakhir kalinya aku melihat sosok Elma di kehidupan SMA-ku sebelumnya, tidak lama sesudah itu giliran Sari yang keluar dari sekolah... ya, aku mengingatnya dengan jelas sekarang...

Jangan – jangan.... ini adalah event khusus yang harus aku selesaikan agar roda kenangan itu berputar... ini adalah momen yang menentukan perubahan dalam hidupku... haruskah aku menghentikan Sari? Tapi kalau aku ikut campur, dia akan menatapku sinis sambil berkata ‘Penyendiri gak punya hak buat bicara’ atau semacamnya. Terlebih lagi, masih ada kesempatan kejadian ini akan berakhir menjadi damai tidak seperti di kehidupanku sebelumnya. Aku yakin Elma bisa mengatasi ini...

“Hei! Kami gak bakal ngerti kalau kamu gak ngomong!” bentak Sari kepada Elma, ini malah tanda – tandanya akan semakin buruk...

“Ooh aku tahu, Elma sedang mengabaikan kita” teman Sari pun menjadi kompor untuk mematangkan suasana menjadi lebih gosong, dia memang menyebalkan bahkan aku sampai tidak tahu namanya.

“I... itu....” terbata dan terdengar seperti gumaman Elma mengucapkannya, dia benar – benar lemah? Bukannya dia anak bandel kelas?

...‘Di kehidupan sebelumnya... aku gak tahu banyak tentang Elma dan Sari... tapi mengetahui mereka berhenti sekolah... mereka... akan berhenti... menurutku itu itu adalah hal buruk...’

Seketika perkataan Maya ketika kami di rooftop sekolah terputar di dalam kepalaku, Maya sangat memedulikan event ini dan berharap bisa mengubah keadaan buruk dimasa lalu menjadi lebih baik di kehidupan kedua ini..

Aaah Sial!!! Kenapa saat aku ingin hidup tenang malah terbayang suara dan ekspresi wajah Maya?!! Seorang serigala penyendiri yang tidak bisa membangun hubungan interpersonal ini sudah seharusnya menempatkan dirinya di tengah – tengah dan tidak ikut terlibat dengan drama hubungan orang lain. Aku harus mengutamakan perasaanku sendiri di atas perasaan orang lain, itulah inti menjadi seorang serigala penyendiri.

Karena itu, kalau aku mengalami kegagalan di kehidupan kedua maka yang tidak bisa aku maafkan adalah diriku sendiri... kata seperti ‘Aku tidak bisa berbuat apa – apa’ pada akhirnya aku bisa saja tenggelam di dalam kata itu dan membuat diriku menjadi tidak berguna, aku bisa saja tenggelam di dalam rasa bersalah karena melewatkan event ini.

...Braaaak!!!

Aku menggebrak meja sampai membuat seisi kelas menjadi hening, aku yakin semua mata kini tertuju padaku. Tubuhku bergetar hebat namun respons ini sesuai dengan rencana yang terlintas dikepalaku begitu saja, aku berbalik menatap Elma dan sirkel Sari lalu aku berteriak mengatakan...

“Manga Rom-Com (Romantis - Komedi) itu milikku!!” dengan teriakan lantang aku katakan itu

1
i'm your
wkwkwk kesian amat
You Know me So well
ya ya ya bangga aja udah gpp 🗿🗿
Silvia: ayo Qt beri tepukan...😄
total 2 replies
SS Star
sari apaan sih, fix kesel banget sama nih orang /Panic//Panic//Panic/ keliatan banget kalah saing sama elma sampai harus playing dirty buat jatuhin dia /Panic//Panic/ tapi jujurly gw penasaran banget sih sama next move yang bakal raka lakuin buat mutar roda kenangan dia, lagian maya udah meremehkan raka banget ya, tapi aku kalau jadi maya sama aja sih responnya /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ which is emang bener sih raka tuh keliatan useless banget dan gak guna sama sekali jadi manusia /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
SS Star
udah baca sejauh ini dan gw dapet konklusi: Raka emang takdirnya buat ditampol massal /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ Elma, Maya, sekarang Sari, semuanya punya insting yang sama buat ngeplak si raka/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ tapi jujurly alurnya makin seru pas masuk ke misteri hilangnya memory kehidupan pertama dia, fix ini sih topik yang bakal seru banget buat diexplore ke depannya, semngat Thorku /Determined//Determined//Determined/
SS Star
eh ko tumben ch ini agak deep, tapi seru sih jadinya gak bercanda mulu /Facepalm//Facepalm/ agak mempertanyakan kok raka bisa lupa sama Elma padahal teman sekelas, padahal diawal dia kyk dapet flashback sama kehidupan pertamanya gitu kan /Shy//Shy//Shy//Shy/ tapi ttp ya, point minusnya itu elma gak nampol raka ditempat /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ padahal aku menantikan itu loo thor, sepanjang ch ini raka pure bikin emosi jiwa /Facepalm//Facepalm/
pie gemilang
jangan berharap banyak Raka...sepertinya kamu akan mendengar kalimat itu setiap saat!🤣💪
Kerak Telor
🤣🤣🤣terjebak situasi apa lagi Raka ini?😄😄
Cece: kaga ada yg bener cara Raka ketemu cewek 🤣
total 1 replies
Kenzie
elma suka raka?? hmm.. maya terus gimana thor??
4rafah: Maya SMA Elma berantemin aja.🤣🤣🤣
total 2 replies
pie gemilang
go ahead maya🤣🤣🤣💪💪💪...
pie gemilang
🤣🤣 jijik gak tuh?
Chizuru
baper .........🫣🫣🫣... apa2an si Raka iniii
Silvia: sadar gak sih Raka?
total 1 replies
Chizuru
malang sekali si serigala penyendiri ini.... mulai dapat predikat madesu pulaaaa😄
Chizuru
ternyata pria tulen kalau ngomong bisa gemeteran juga🤣
Chizuru
Maya lagi Maya lagi...😄😄 kuat mental ya rakaa.... author sepertinya terlalu senang MC menderita Krn wanita 1 ini
pie gemilang
mulai menikmati perjalanan sang serigala penyendiri......🤣
pie gemilang
ini nih...mencurigakan sekali...jangan jangaaaan.....ini kisah author 🤣🤣...Krn ada novel author yang bersambung😄😄...awas aja Sampek Hiatus...
kiana surya
bab 1 udah dibikin ngakak perkara ta* kucing 🐱🐱🤣🤣...menarik nih pasti ceritanya...semangat author sayaaang
i'm your
udah mulai agak nampak keseriusan nih novel dari segi cerita, menarik
kiana surya
mengganggu syekaliii🤣🤣🤣😄😄😄🤣
SS Star
btw lo udah punya temen belom thor? sini deh, bilang ke gw kalau rambut gw wangi kayak raka ke luna /Facepalm//Facepalm//Facepalm/ si raka beneran apes banget sih, kena tumbal dari stressnya author sampai dibuat menyedihkan parah /Sob//Facepalm/ tapi jujurly konyol abis sih, gw selalu ngakak brutal tiap baca. apalagi pas imagine visual raka tuh literally lo yang baru kelar potong rambut/Tongue//Tongue//Tongue/
You Know me So well: waah lu parah seh, lama-lama authornya bisa kena spill beneran 🗿🗿🗿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!