NovelToon NovelToon
Benih Cinta Sang Dokter

Benih Cinta Sang Dokter

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Raisa dan Adit keduanya sudah menikah selama 2 tahun, namun sampai saat ini keduanya belum dikaruniai seorang anak.

Hingga Raisa pun mendatangi seorang dokter untuk program kehamilan, namun tanpa disangka dokter itu adalah mantan kekasihnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

Karena masalah ini, proses perceraian Raisa dan Adit pun lebih mudah.

Bahkan lewat kuasa hukumnya, Raisa mendapatkan kabar jika prosesnya akan selesai lebih cepat.

Raisa tak pernah menyangka jika rumah tangga yang ia bangun dengan Adit akan berakhir seperti ini.

" Bagaimana Sa ? Sudah ada kabar ? " tanya Rangga

" Sidang putusan tinggal beberapa hari lagi, dan setelah itu selesai "

" Syukurlah kalau begitu "

Raisa mengangguk sambil tersenyum, ia meraih tangan Rangga dan menggenggamnya

" Makasih udah nemenin aku beberapa waktu ini Rangga "

" Sama sama Raisa "

Raisa hanya mengangguk sambil tersenyum.

" Raisa.. "

" Ya, Rangga kenapa ? "

Rangga meraih kedua tangan Raisa, dengan lembut ia mengusapnya.

" Kamu mau nikah sama aku Sa ? Kita mulai semuanya dari awal lagi Sa, aku ga bisa janji apapun tapi aku akan usahakan semuanya apapun asal kamu bahagia Sa "

" Sa.. "

" Berikan seluruh hidupmu padaku Sa, dan aku akan memberikan seluruh cintaku buat kamu Sa "

Raisa meneteskan air mata, ia pun mengangguk sambil tersenyum.

" Iya, aku mau Rangga "

Rangga pun langsung memeluk tubuh Raisa erat erat, kini Rangga berhasil mendapatkan kesempatan kedua dari Raisa.

...

Setelah menikah Sherly dan Adit tinggal di apartemen milik Sherly, Adit tak memiliki banyak uang untuk membeli rumah.

Bahkan untuk kehidupannya bersama Sherly pun ia hanya mengandalkan gaji dirinya sendiri, sedangkan Sherly ia lebih banyak menuntut kepada Adit.

" Mas Adit kenapa uang yang kamu kasih cuma segini sih, ini tuh kurang Mas "

" Ya memang segitu uang yang aku punya Sher "

" Dulu uang kamu banyak, apa jangan jangan kamu selingkuh ya Mas ? "

" Dulu uangku banyak karena aku ambil dari tabungan aku dan Raisa, sekarang aku hanya mengandalkan gajiku Sher "

" Ga mau tau, pokok nya Mas Adit harus cari uang lebih banyak lagi "

Adit merasa Sherly berbeda jauh dengan Raisa, dulu Raisa mampu mengatur semua keuangannya sedangkan Sherly justru melakukan hal sebaliknya.

...

Karena hari itu Bayu dan Nisa pun menjadi dekat, bahkan kini keduanya sering bertemu untuk sekedar makan bersama.

Seperti sekarang, Raisa sengaja mengajak Nisa untuk makan bersama dengan Rangga dan Bayu.

" Jadi kapan lo nikahin Bay ? " tanya Rangga menggoda sahabat nya itu

" Iyah benar tuh Dokter Bayu, sama sama jomblo kan " goda Raisa

" Ya tergantung Nisa, kapan siapnya "

Jawaban Bayu membuat Rangga dan Raisa semakin histeris, sedangkan Nisa ia merasa kini wajahnya sudah memerah.

" Nis, kapan tuh katanya ? " goda Raisa

" Ya secepatnya sih " jawab Nisa malu malu

" Udah Bay sikaat " goda Rangga

Raisa tak menyangka jika hari itu bisa membuat Nisa dan Bayu kenal dan dekat, Nisa cukup yakin jika Bayu adalah orang yang tepat untuk Nisa.

Setelah selesai makan malam bersama, Rangga dan Raisa pun pulang bersama.

" Lucu juga ya ternyata kalau nanti mereka nikah " ucap Raisa

" Lucu kenapa ? "

" Ya iya lucu aja sih, apalagi ya selama ini Nisa itu pengen banget punya pacar dokter eeh kesampaian deh tuh "

" Ya semoga aja mereka berjodoh ya "

" Iyah Aamiin, iya Ga "

" Apa sayang ? "

" Mumpung masih jam 7, mampir dulu ya kerumah Ibu sama Bapa "

" Iyah sayang, mau bawa apa ? Buah atau kue ? "

" Apapun terserah kamu Dokter Rangga "

Rangga hanya tersenyum mendengar panggilan itu, begitu juga dengan Raisa.

..

Begitu Raisa dan Rangga sampai, mereka pun disambut oleh kedua orangtua Raisa.

Sang Ibu memeluk erat Raisa, sedangkan ayahnya menyambut Rangga.

" Udah makan belum ? " tanya ibu Raisa

" Udah Bu, tadi justru habis makan sama temen terus Mas Rangga ngajak kesini katanya kangen sama bapa sama ibu "

" Oh ya ? " sang Ayah menatap kearah Rangga

" Ahh iya Rangga kangen banget sama bapa sama ibu, sama ini Rangga bawa kue dan buah buat bapa sama ibu "

" Waahh makasih banyak ya Rangga, yaudah ayo ayo masuk kedalam kita ngobrol "

Rangga mengangguk dan masuk kedalam rumah, ia pun duduk bersama dengan keluarga Raisa.

" Jadi kapan putusannya keluar nak ? " tanya sang Mamah

" Beberapa hari lagi Bu "

" Syukurlah kalau begitu, biarin si Adit itu kena karma "

" Udah ah Bu gausah bahas dia, ga penting "

" Bapa, Ibu, ada yang Mau Rangga omongin sama Bapa sama Ibu "

" Ngomong apa toh Mas Rangga ? " tanya Ibu

" Jadi gini, Rangga berniat untuk mengajak Raisa menikah. Rangga tau terlalu cepat, tapi Rangga sudah yakin ingin membina rumah tangga dengan Raisa. "

" Rangga ga akan janji apapun ke bapa sama ibu dan Raisa, tapi Rangga akan usakan apapun agar Raisa bahagia. "

Kedua orangtua Raisa saling berpandangan satu sama lain sambil tersenyum, begitu juga dengan Raisa yang tak menyangka jika Rangga akan melamar dirinya secepat ini.

" Bapa dan Ibu terima niat baik Mas Rangga, kalau memang lebih cepat lebih baik ya silahkan di percepat biar halal "

" Iyah benar Mas Rangga, kalau memang kalian ingin lanjut ke hubungan yang serius ibu dukung kalian "

" Terimakasih Pak Bu, makasih sudah menerima Rangga "

" Sama sama Mas Rangga, terimakasih juga sudah menerima Raisa "

Raisa nampak bahagia karena kedua orangtuanya menyambut niat baik Rangga, begitu juga dengan Rangga yang nampak bahagia karena diterima oleh keluarga Raisa.

......

Semenjak menikah dengan Sherly, Adit pun tidak terurus seperti dulu bersama dengan Raisa.

Bahkan untuk baju kerjanya pun Adit harus menyiapkan sendiri, sedangkan Sherly ia masih asik tidur ataupun pergi dengan teman temannya.

Bahkan saat pulang bekerja tak jarang Adit memasak untuk dirinya dan untuk Sherly, Sherly selalu beralasan jika rasa malasnya itu datang dari hormon kehamilan.

" Teman kerjaku hamil masih bisa kerja loh Sher, masa kamu malas seperti ini sih "

" Mas Adit, setiap orang itu beda beda Mas ga bisa sama "

" Terus kamu nyuruh aku buat lakuin semua sendiri ? tugas kamu apa Sherly ? "

" Tugasku ya ini, kamu pikir hamil itu enak ? "

" Raisa itu lebih baik dari kamu Sherly "

" Tapi Raisa ga bisa kasih kamu anak Mas Adit, udah ah Mas Adit berisik mending aku nonton film di kamar "

Seperti itulah keduanya, setiap hari mereka hanya bertengkar dan bertengkar.

Adit merindukan sosok Raisa, wanita yang tulus apa adanya menerima dirinya.

Bahkan saat sakit pun Raisa masih mengerjakan kewajibannya, Adit mulai menyesal telah mengkhianati Raisa.

1
Rian Moontero
lanjoootttt👍👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!