NovelToon NovelToon
Demi Sumpah Dan Cinta Matiku

Demi Sumpah Dan Cinta Matiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Mafia / Cintapertama
Popularitas:63
Nilai: 5
Nama Author: Shelly Husein

Laki-laki hanya mencintai satu kali, sisanya hanya menjalani hidup. Ada yang mengatakan seperti itu. Damien tidak tau apakah itu benar, namun perjalanan hidupnya kali ini benar-benar diluar prediksi dan rencana.
Dia kehilangan istri dan keluarga kecilnya juga terancam pecah, namun di saat yang hampir bersamaan, ternyata semua bencana yang dia alami mengantarkan dia bertemu kembali ke sosok wanita yang dulu sangat dia idam-idamkan sepenuh jiwanya untuk menjadi pasangan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shelly Husein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sibuk.

A Ma sudah siap nih.. A Rin sudah selesai makannya ?”, Aling  ternyata sudah keluar dari kamar tidurnya, sudah mengganti bajunya dengan kaus lengan  panjang hitam dan memakai bawahan  Baby Doll  panjang semata kaki dan berpantofel hitam menghampiri  Morin.

Morin mengangguk sambil meraih gelas berisi air putih di samping nya, dan meminumnya dengan beberapa tegukan.

“Bayu diantar kak Nunuk ya ?” tanya Morin  sambil berdiri dan membawa tasnya.

Aling mengangguk pendek, “Nuk, antar A Pay pake ojek online aja ya... jangan sampai telat, sudah jam 05.50 nih”, sahut Aling memperingatkan Nunuk.

Nunuk mengangguk cepat dan langsung menuju ke atas lantai tanpa berkata.

“Uang cash ada di atas meja telpon untuk bayar ojek ya. Kamu ga usah buru-buru ke pasar untuk masak” , lanjut Aling bersuara  sedikit lebih keras karena dia pun terburu-buru berjalan kearah garasi mobilnya bersama dengan Morin.

“Baik Buu..” Jawab Nunuk dari arah atas.

Terdengar guyuran cepat dari dalam kamar mandi, lalu terlihat Bayu dalam keadaan basah kuyup memanggil Nunuk.

“Mbaakk, handukku manaa.. ??”

“IIniii...” Jawab Nunuk sambil menghampiri Bayu dengan sigap dengan membawa handuknya.

Bayu langsung menyambar handuknya dan mulai membersihkan badannya sambil menggigil kedinginan.

“Aku ga suka mandi pagi...” gerutu Bayu.

“Sudah gosok gigi atau belum ?” Tanya Nunuk. Bayu menyeringai  memperlihatkan giginya ke Nunuk. Nunik memicingkan matanya.

“Okee...sudah bersih” jawab Nunuk sambil mengacungkan jempol nya.

“Baju sekolah ku udah ada ya mbak ?” tanya Bayu sambil berjalan buru-buru kearah kamar tidurnya.

“Sudaah, tadi sama Eyang disiapkan.” Jawab Nunuk mengikuti.

Bayu masuk ke kamar sambil menoleh ke arah Nunuk

“A MA... bukan Eyang “, kata Bayu dengan kepala tegak.

Nunuk tertawa.

“Iyaaa... A Ma”. Jawab Nunuk kembali .

Bayu masuk kedalam kamar untuk langsung memakai baju sekolahnya, sementara Nunuk sesekali membantu merapihkan bajunya.

“ Ayo Bayu, yang cepat.... takut telat nanti sampai sekolahnya. “ Bisik Nunuk sedikit tergesa.

“Ini udah selesai” jawab Bayu sedikit cemberut.

Dia lalu membawa juga tas sekolah yang sudah diisi kotak makan dan termos minuman untuk istirahat nanti.

“Mbak, nanti pulang nya kita kerumah ya, mo ambil mainan ku sama bobo lagi disana “ tiba-tiba Bayu berkata kepada Nunuk seperti itu sambil berjalan turun melewati anak-anak tangga untuk  ke bawah.

Nunuk terdiam, lalu menjawab tegas, “ A Ma bilang selesai sekolah langsung balik lagi kesini”.

“Aahh tapi aku mau ketemu Papa juga, aku kangen Papa ..”, Bayu merajuk kesal.

“Nanti Papa juga kesini kok. Pokoknya selesai sekolah langsung balik lagi ke sini ya. Mbak Takut di marahin Eyang, A Ma maksud mbak “. Langsung dipotong oleh Nunuk dengan ekspresi khawatir.

Bayu cemberut lagi.

Nunuk mengalihkan perhatian nya ke layar hapenya, untuk memesan Ojek online . Dia dengan cepat mengetik tujuan kepergian dan dan kemudian menyambar jaket sehari-hari yang dia pakai untuk menutupi badannya saat mengantarkan anak-anak.

“Udah yuukk, Ojek nya udah dapat. Kita tunggu di depan teras. “ ajak Nunuk lalu menarik cepat tangan Bayu dan berjalan berdirinya keluar rumah menuju teras.

Mbah Arum, asisten rumah tangga Aling sudah mengawasi semua kegiatan dan keriuhan antara Bayu dan Nunuk sejak tadi dengan diam. Dia pun beranjak mengikuti mereka sambil membawa kunci gembok untuk dipasang kan saat semua orang telah pergi. Keamanan rumah no.1. Itu yang selalu di tekankan oleh Aling kepada Mbah Arum. Jadi dia selalu mengunci pagar rumah  baik saat tidak ada orang ataupun ada di rumah.

 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!