NovelToon NovelToon
Menghempas Suami Pengkhianat

Menghempas Suami Pengkhianat

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh / Cinta pada Pandangan Pertama / Pengantin Pengganti / Romansa / Cintapertama
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: INNA PUTU

Sebelah tangan Inara yang hendak membuka pintu tiba - tiba saja langsung terhenti dan melayang di udara. Ketika ia tak sengaja mendengar pembicaraan Brian dengan Melisa - mertuanya.

" Aku akan menikahi Anita ma.."

" Apa maksud kamu Brian? Kamu itu sudah menikah dengan Inara. Kenapa kamu malah ingin menikah dengan wanita tak tahu diri itu."

" Maaf ma. Aku harus segera menikahi Anita. Saat ini dia telah mengandung anaku. Yang berarti penerus dari keluarga Atmaja."

Kedua mata Melisa langsung terbelalak lebar.

Begitu pula dengan kedua mata Inara yang sedari tadi tak sengaja menguping pembicaraan rahasia dari kedua orang yang ada di dalam ruangan sana.

Perih , sakit , dan sesak langsung menyelimuti hati Inara.

Wanita berkulit putih itu tak menyangka. Jika selama ini pria yang selalu ia cintai dan sayangi sepenuh hati . Malah menorehkan luka sebesar ini pada hatinya yang rapuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INNA PUTU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Dengan kondisi pikiran penuh tanda tanya. Brian pun melangkah dan masuk kekamar mandi seperti apa yang Inara perintahkan.

Sampai di dalam kamar mandi , Brian tertegun sendiri.

Mengingat ini kali pertama, ia di perintah oleh seseorang. Bahkan dengan konyolnya , ia malah mengikuti perintah itu seperti orang bodoh.

" Sial! Kenapa aku malah mau mengikuti ucapannya." di dalam kamar mandi, Brian menggerutu sendiri. Sampai pria itu hendak berjalan keluar dari area kamar mandi lagi. Namun gerakan itu terhenti di tengah. Dengan hembusan nafas kasar ia keluarkan.

" Sudahlah. Aku lelah berdebat." tubuh tegap nan kekar milik Brian berbalik kembali. Dan memilih untuk membasahi dirinya di bawah kucuran shower yang mengalir deras.

Dengan kondisi pikiran, yang tentunya sampai saat ini masih memikirkan sikap Inara yang terlihat berubah sangat drastis kepadanya.

Sampai ia mengingat tentang hadiah yang sudah ia pesankan untuk Tomi siapkan dan kirimkan kepada Inara.

Disaat itulah sudut bibir Brian tertarik ke atas kembali.

" Apa hadiah yang di berikan Tomi tak begitu bisa memuaskannya? " gumam Brian masih setia berdiri di bawah kucuran shower yang kini sudah berhasil membasahi tubuhnya secara utuh.

Tubuh pria itu benar - benar terpahat dengan sangat sempurna.

Bahkan Inara yang sudah berulang kali pernah melihat dan menyentuh tubuh atletis milik pria itu pun di buat terkagum - kagum sampai terbayang ke alam mimpi.

Tapi sepertinya itu dulu.

Tidak lagi untuk sekarang. Mengingat jika tubuh terpahat sempurna milik pria itu ternyata secara diam - diam sudah di pergunakan untuk menjamah tubuh wanita lain di belakangnya.

Bahkan lebih gilanya lagi , wanita itu sampai dalam kondisi berbadan dua.

Apalagi yang bisa Inara lakukan sekarang . Jika bukan menghempaskan sosok pria menjijikan itu dari dalam hidupnya.

" Sepertinya aku harus memberikan hadiah yang lain lagi untuk membuatnya tak merasa kesal. " Brian tersenyum semakin lebar.

Dan melanjutkan aktivitas mandinya. Hingga tubuh pria itu terlihat segar dan tercium bau wangi.

Klek.

Brian keluar dari dalam kamar mandi. Dan mendapati Inara yang sudah terlihat tertidur lelap di atas ranjang.

Padahal ia ingin mengobrol sejenak dengan wanita itu.

Tapi sudahlah...

Sepertinya Inara terlihat sangat lelah. Sehingga Brian sedikit tak tega untuk membangunkannya.

Sampai Brian teringat akan hadiah yang ia suruh Tomi berikan.

" Memangnya tadi Tomi mengirimkan hadiah apa untuknya? " Brian bertanya - tanya dalam hati.

Karena merasa penasaran , akhirnya pria itu pun memutuskan untuk menghubungi Tomi melalui saluran telepon.

Namun sialnya..

Baru juga Brian berniat untuk menghubungi Tomi. Benda pipih miliknya malah sudah terlebih dahulu berdering. Dengan nama love tertera di layar.

" Love ? " kening Brian mengkerut dalam. Dan memandangi nama love yang tertera di atas layar ponsel yang tengah dalam kondisi menyala tersebut.

Sampai Brian sendiri pun memutuskan untuk menjawab panggilan atas nama love itu. Dengan kondisi hati terselimuti penuh tanda tanya.

Siapa pemilik nomor yang tersimpan dengan nama love di dalam ponselnya itu?

Mengingat jika selama ini Brian tak pernah menyimpan kontak seseorang dengan kalimat bucin seperti itu.

Sampai sebuah nama tak sengaja terlintas di dalam benak Brian.

Hingga pria itu pun mengangkat panggilan tersebut guna memastikan. Apa seseorang yang saat ini tengah tak sengaja terlintas di pikirannya , merupakan sosok pemilik dari nomor telepon bernama love tersebut.

Sampai tombol hijau di atas layar pun Brian geser, dengan suara lembut seorang wanita terdengar menyapa di seberang sana.

" Brian.. Terima kasih hadiahnya. Kau selalu tahu saja apa yang kuinginkan sekarang." teriak Anita kegirangan di seberang sana.

Bagaimana wanita itu tak senang. Baru juga ia membeli kalung mahal dengan menggunakan black card milik Brian.

Eh.. pada malam harinya pria itu malah mengirimkan sebuah hadiah lagi untuknya.

Sebuah gaun mahal berwarna hitam dengan hiasan berlian di bagian bawahnya.

Yang Anita bisa perkirakan. Jika harga gaun itu lebih mahal dari harga kalung limited edition yang tadi siang baru ia beli.

__

Brian yang mendengar suara familiar Anita pun sempat terdiam sejenak.

Hadiah untuk Anita?

Hadiah apa yang ia kirimkan untuk wanita itu?

Hati Brian bertanya - tanya.

Mengingat jika ia tak pernah mengirimkan satu pun benda untuk Anita. Mengingat jika calon istri keduanya itu sudah berbelanja ratusan juta dollar dalam sehari hanya untuk membeli sebuah kalung berukuran kecil.

Jadi mana mungkin Brian akan mengirimi wanita itu hadiah lagi. Kecuali jika Anita meminta sendiri kepadanya.

Karena ia tak ingin membuat anak yang saat ini di kandung Anita berubah jadi ileran.

Maka mau tak mau , Brian pun harus menuruti keinginan dari sosok cinta pertamanya itu.

" Brian.. Kau masih ada di sana? "

" Ah ya.." Brian tertegun sejenak. Dan berusaha kembali ke dalam alam sadarnya. Dengan suara yang ia netralkan sebiasa mungkin. Agar Anita tak menaruh curiga. Bahwa sebenarnya hadiah yang Anita terima itu bukanlah hadiah yang benar - benar di tujukan untuknya.

Melainkan hadiah salah kirim karena miss komunikasi yang Brian lakukan pada Tomi.

" Apa kau suka dengan hadiahnya? "

" Ya.. Aku sangat menyukainya Brian. Dan sepertinya anak kita juga sangat menyukainya."

Brian tersenyum tipis. " Baguslah kalau kau suka. kalau begitu tidurlah sekarang. Jangan tidur larut malam. Tak baik bagi ibu hamil sepertimu."

" Siap kapten. Kalau begitu aku tidur dulu ya. Oh ya.. Aku lupa memberitahumu tadi tentang nama kontak yang ku ubah di ponselmu. Tidak apa - apakan kalau aku menyimpan nama ku dengan Love di ponselmu. Mengingat aku juga menyimpan namamu dengan nama seperti itu di dalam ponselku."

1
Sunaryati
Ok kata- katamu makin mudah menghancurkan kamu Brian, Ayo kakek segera tarik semua sahammu dan berhenti bekerja sama, pada perusahaan Zadit yang dipegang Brian, ajak para pemegang saham untuk menarik saham mereka dan dari perusahaan keluarga Anita. Apakah Anita masih mau mempertahankan Brian jika sudah jatuh, perusahaannya? Ayo kek aku tak segera lihat kehancuran Brian dan kasih 5 ⭐
partini
jawaban mu mempermudah perceraian mu very good,,coba Inara ada di sana dan langsung menjawab kata-kata Brian lanjut
Sunaryati
Inara segera hancurkan duasnusia laknat itu, bukan sekedar janji. Emak sudah tak sabar memberi 5 ⭐
partini
ok sepintar apa kamu ra.di tunggu apa cuma omong doang
Sunaryati
Benar dugaan emak bukan Inara yang menyebarkan foto Brisnt, mungkin Anita sendiri atau musuh Anita.
Yang bener Naura atau Inara Thoor
nana: Inara ya.. kadang author keinget sama tokoh karya author yang lain. yang lagi on going juga. jadi maaf maaf kalau author kadang sering salah nama🤭
total 1 replies
Ma Em
Brian pasti kamu akan menyesal karena salah memilih pasangan , sdh punya istri yg baik sabar malah pilih Anita perempuan yg tdk ada harganya , Brian membuang berlian malah pilih batu kali .
Sunaryati
Itu Anita sendiri yang menyebarkan bodoh dia beranggapan jika diketahui publik kamu segera menikahinya. Kalian cocok satu arogan dan sombong tidak setia satunya licik dan murahan .
Sunaryati
Ancam Brian dengan akan diunggah vidio perselingkuhannya dengan Anita, pasti cepat tanda tangan.
Yuliana Tunru
kamu yg selingkuh kok inarq yg salqh namq x jg barang buauk busa jd mmg anita yg sengaja go publik biar segwra di nikahi ..inara mqna mau cape2 urus hal tak berguna
partini
Inara dalam bahaya' ini ada sesuatu yg sangat mengejutkan untuk suami lucknat
partini
biar cepat bercerai bilang ke mertua mu Ra
Sunaryati
Inara langsung beri balasan untuk keluar Bram dan Anita
Ma Em
Inara hebat kamu emang begitu hrs berani jgn mau diremehkan dan diinjak harga dirimu , biarpun Brian kaya banyak uang kalau hatimu tdk bahagia untuk apa dipertahankan jgn mau menyiksa diri sendiri Semangat Inara 💪👍
partini
mengejutkan sekali si Inara ini bisa berubah bak queen mafia apa ini jati dirimu yg sebenarnya bukan wanita myek2 tapi BADAS girls
ok kita lihat sebadast apa kau Ra
Yuliana Tunru
hood inara hpaskan suami hina mu
Talnis Marsy
Brian CEO bodoh....balas dengan elegan Inara..
Sunaryati
Kamu boleh bangga bisa metebut Briant, tapi kau dan anakmu tidak diakui keluarga Briant, apalagi jika itu bukan anak Briant.
Ayano Rosie (Rosneneng juanda)
kapan mulai merancang menghempaskan si Brian? ga sabar thor😄😄
Yuliana Tunru
saat kalian kalut surat pengadilan akan datang pd brian ..tunggu z ya 💪💪inara
Sunaryati
Jangan - jangan anak yang dikandung Anita bukan benih Briant, tetapi lelaki lain dan manfaatkan Briant karena masih mencintainya, jika seperti itu emak tidak kecewa, Anita tidak keguguran.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!