NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:35.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

"Dia cinta pertamaku, dan aku ingin berjuang untuk mendapatkannya"

Irena, gadis berkacamata yang sebelumnya bahkan tidak mempunya teman pria, namun tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang pria tampan bernama Andreas. Pertama kali merasakan jatuh cinta, membuat dia antusias untuk bisa mendapatkan hati pria itu. Meski tidak jarang perjuangannya sama sekali tidak dihargai oleh Andreas. Bahkan pria itu seolah tidak menganggap kehadirannya.

"Sebaiknya kau berhenti berjuang dengan perasaanmu itu, karena aku tidak akan pernah membalas perasaanmu, semuanya hanya sia-sia"

Berbagai macam penolakan Irena bisa pahami, dia tidak menyerah begitu saja. Namun, ketika Andreas sendiri yang mengatakan jika dia tidak akan pernah mencintainya, karena ada perempuan lain yang dicintainya. Maka saat itu semua harapan runtuh tanpa jejak, semua perjuangan sia-sia. Dan Irena mulai mundur, mengasingkan diri dan mencoba melupakan cinta pertamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Marahnya Karena Siapa?

Ayah dan Ibu merasa khawatir dengan Irena yang tidak keluar kamar setelah pulang kerja. Takut jika kejadian yang lalu terjadi lagi, Irena yang patah hati hingga sakit dan hanya bisa berdiam di kamar meratapi kesedihannya. Ayah mengetuk pintu kamar putrinya itu, mau bagaimana pun dia tidak pernah rela jika putrinya kembali tersakiti.

"Kak, ini Ayah. Boleh masuk?"

"Kakak mau istirahat Yah, besok saja ya"

Ayah menghela napas pelan, ternyata memang putrinya itu tidak mau di ganggu. Bahkan ketika Ayah yang mencoba untuk masuk kamarnya, ternyata pintu kamar di kunci. Irena benar-benar ingin sendiri saat ini.

"Yasudah, tapi jangan kunci pintunya kalau mau tidur. Takutnya ada apa-apa dan Ayah atau Farel gak bisa buka pintu kamar kamu"

"Iya Yah"

Di dalam kamar, Irena tidur terlentang di atas tempat tidur. Menatap langit-langit kamar yang putih, namun sedikit usang karena cat yang sudah mengelupas termakan usia. Pertemuannya dengan Andreas tadi, membuat perasaannya semakin menjadi, pikiran yang terus tertuju pada pria yang sama.

"Aku benar-benar tidak bisa menahan diri, sampai mengungkapkan semua yang ada dalam pikiranku. Setelah ini, apa yang akan dia pikirkan tentang aku? Apa dia akan kembali berpikir jika aku masih mencintainya dan masih ingin mengejarnya seperti itu?"

Irena menghembuskan napas kasar, menyesali sikapnya yang gegabah tadi. Saat berhadapan dengan Andreas, memang pikirannya tidak bisa di ajak kompromi lagi. Seolah apa yang selama ini dipendam harus di ungkapkan saat itu juga.

"Ah tidak, mana mungkin dia berpikir seperti itu. Kak Andreas tidak pernah peduli denganku, atau perasaanku, jadi dia tidak akan berpikir apapun tentang aku"

Begitulah caranya meyakinkan diri jika apa yang terjadi nanti, mungkin tidak akan berpegaruh apapun pada Andreas.

Namun nyatanya, seorang pria benar-benar tidak bisa lepas dari setiap bayang-bayang tatapan mata Irena dan setiap kalimat yang diucapkannya. Malam ini dia pergi ke rumah kita, dimana teman-temannya sudah menunggu. Seperti janji sebelumnya, Natasha benar-benar ikut kesini.

"Wah, bolehkah aku merasa ini adalah mimpi karena kau membawanya kembali kesini" ucap Byan.

Semua orang langsung menoleh ke arah Andreas yang baru saja datang dengan Natasha. Mereka langsung bergabung dan duduk disana, wajah Andreas tidak bisa berbohong jika sedang banyak pikiran.

"Nat, masih ingat aku?" tanya Byan.

Natasha terdiam, wajahnya terlihat bingung dengan menatap Byan yang duduk di seberangnya. Seolah sedang berpikir siapa pria di depannya ini? Untuk menghindari gugupnya, Natasha menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal. Tersenyum sedikit masam.

"Maaf, aku mengalami amnesia beberapa tahun ini, dan belum semua ingatan aku kembali"

Byan tersenyum mendengar itu, dia mengangguk mengerti. "Aku mengerti, sebaiknya kau jangan memaksakan diri juga"

Natasha kembali tersenyum, dia melirik semua orang yang ada disini. Semuanya memang terasa asing baginya. "Em, aku permisi ke toilet dulu ya"

Setelah Natasha pergi, Davin menatap Andreas dengan lekat. "Reas, aku merasa ada yang aneh dengan tunanganmu itu"

"Apanya yang aneh? Dia hanya belum pulih sepenuhnya untuk mengingat semua orang di masa lalunya"

Davin mengerutkan keningnya, tiba-tiba dagunya di raih seorang wanita yang sejak tadi duduk di sampingnya. Membuat Davin mengalihkan fokus, dan mulai bermain dengan wanita itu, menciumnya dan membawanya ke kamar.

Andreas menggeleng pelan melihat kelakuan temannya itu. Entah sampai kapan Davin akan seperti ini. "Bayu dimana?"

"Kau pikir dia dimana kalau datang kesini" ucap Bara.

Dua temannya yang memang hanya bisa bermain wanita. Tidak ada yang bisa menghentikannya, dan entah siapa yang akan menghentikan mereka.

"Tapi Reas, aku setuju dengan ucapan Davin tadi" ucap Bara, menatap serius pada sahabatnya itu. "Sikap Natasha begitu aneh, tidak seperti biasanya"

"Ya, karena dia masih dalam masa pemulihan. Ingatannya belum sepenuhnya kembali" ucap Andreas, tapi dia juga sedikit merenung karena merasa setiap orang yang kembali bertemu dengan Natasha mengatakan hal yang sama.

*

"Oh yang tadi itu namanya Byan, ini Davin, Bayu, Bara, dan Marvin. Eh, tapi aku tidak melihat orang ini, apa dia tidak datang kesini ya"

Natasha menatap ponselnya dan membuka internet untuk mencari tahu teman-teman Andreas karena dia tidak ingat mereka semua. Sekarang dia mulai mengingat-ngingat kembali nama dan wajah mereka semua agar tidak salah.

"Oke, sepertinya aku mulai mengingat mereka semua"

Natasha kembali ke ruang tengah rumah ini, menghampiri Andreas. Kali ini terlihat Bayu yang sudah duduk di sofa dengan sebatang rokok, kemejanya kusut bahkan beberapa kancing atasnya terbuka begitu saja. Rambutnya pun berantakan.

"Kemana wanita tadi?" tanya Bara.

"Sudah aku suruh pergi, sudah aku bayar juga"

Andreas menutup buku, menatap Bayu dengan lekat. "Kapan kau akan berubah?"

Bayu mengangkat bahunya acuh tak acuh. "Semua wanita hanya membutuhkan uang, jadi selama aku punya uang maka aku bisa bersama wanita mana pun"

"Tapi, jika ada wanita yang tulus mencintaimu, bagaimana?" tanya Bara.

"Haha.. Tidak ada wanita yang tulus jika kita tidak punya uang dan segalanya. Sudahlah, kalian tidak perlu mengurusiku. Aku senang seperti ini"

"Tapi kau kesepian!" tekan Andreas.

Seketika Bayu terdiam, namun memilih tidak menjawab apapun. Menghisap rokok di tangannya dengan wajah frustasi.

"Kau juga terlihat kesepian, meski tunanganmu sudah kembali. Apa mulai bimbang karena gadis berkamata waktu itu?" ucap Bayu menatap Andreas dengan alis terangkat.

Andreas terdiam, apa benar semua orang bisa melihat perubahan dalam dirinya. Tentang Andreas yang memang sedikit banyak pikiran dan ada rasa bimbang dalam hatinya.

"Gadis berkacamata? Siapa?" tanya Natasha dengan nada curiga, menatap pria di sampingnya dengan penuh tanya. "Siapa gadis berkacamata itu? Apa kau selingkuh? Kamu benar-benar berpaling dariku?"

Andreas menghela napas, sikap berlebihan Natasha kembali lagi. Membuatnya sedikit jengah. "Bukan, dia hanya kenalan aku. Kalau aku sudah berpaling, mungkin tidak akan terus meminta orang mencarimu selama bertahun-tahun"

Wajah Natasha masih belum tenang dengan jawaban Andreas tadi. Dia hanya diam saja, masih memikirkan siapa gadis berkacamata yang di ucapkan Bayu tadi.

"Gadis berkacamata adalah perempuan yang Andreas bawa kesini, selain kau" ucap Bayu dengan tersenyum sinis. "Karena selama ini Andreas tidak pernah membawa perempuan manapun selain kau kesini, tapi akhirnya dia membawa gadis berkacamata yang manis itu. Ah, kenapa aku tidak pernah bertemu lagi dengannya ya. Padahal dia sangat manis"

"Diam!" Suara Andreas berubah tinggi, wajahnya dingin dan tatapannya begitu tajam.

Bayu terkekeh pelan, satu alisnya terangkat menatap Andreas. "Kenapa kau marah? Aku hanya berkata sejujurnya"

"Jadi benar jika kamu berpaling dariku pada gadis berkacamata itu? Bahkan membawanya kesini? Jahat sekali kamu, Andreas" Natasha mulai merajuk, dia berdiri dan pergi dari sana.

Bayu menggerakan kepalanya, seolah menunjukan pada Andreas pada Natasha yang pergi. "Pergi kejar tunanganmu yang sudah kembali itu. Urusan gadis berkacamata, aku jadi ingin mencarinya"

Bugh... Andreas melemparkan bantal sofa pada Bayu. Lalu dia menghampiri sahabatnya itu, menindih tubuh Bayu yang duduk di sofa. Tangannya mencengkram erat kerah kemeja Bayu. Tatapannya begitu nyalang, wajah yang memerah menahan amarah.

"Jangan pernah kau mengganggunya!"

"Haha.. Jadi, kau marah karena aku membahas gadis berkacamata. Bukan karena tunanganmu yang marah? Aneh, apa perasaanmu masih sama untuk tunanganmu itu?"

Andreas melepaskan cengkraman tangannya di kerah kemeja Bayu. Lalu pergi tanpa berkata lagi.

Sementara Byan menggeleng pelan melihat kelakuan kedua temannya ini. "Kau sengaja memancing emosinya 'kan?"

Bayu mengangkat bahu acuh, mengambil segelas minuman di atas meja dan menenggaknya sampai tandas. "Hanya ingin menguji saja, dia akan marah karena siapa. Dan sekarang terbukti 'kan?"

Bersambung

1
Uba Muhammad Al-varo
kakak Author.....jaga selalu kesehatan jangan terlalu dipaksakan kakak, yang penting selalu rutin update,maaf🙏🙏🙏💪💪💪
Kar Genjreng
paham jomblonya meronta gara gara bikin adegan pengantin amboxing sepanjang malam hingga serangan fajar 😂pokonya kekepi terus dreas tu bini mu Jangan sampai lengah hua hua 🥰🥰
Dew666
👑👑👑👑👑
Kar Genjreng
terimakasih sudah update dua sampai ketemu besok ,,, Senang rasanya ya bisa berkumpul dan punya pasangan semau Bara Byan,,Bayu Davin Andreass lengkap sudah 😂👍
Kar Genjreng
lagi di pingin dreas aduh paling besok sudah ucap janji suci,,, Senang Andreas akrab dengan Ayahnya berharap tinggal satu rumah setelah menikah kasian
kan papa Andreas seorang diri pasti Irena
menerima dengan senang hati wanita tulus biasanya mau melakukan hal baik
tujuan nya baik pasti akan selalu di sayang
banyak orang,,,ga sabar papa Andreas gendong cucu menjaga nya dan teriak Irena anak mu nagis minta susu ,,, bagaimana bahagia nya papa Andreas ,,,ibu ayah di kelilingi banyak orang baik'
Uba Muhammad Al-varo
begitulah cinta kalau sudah memilih, semua yang dilihat terasa indah, sama yang dirasakan oleh Andreas ke Irena dan nggak disangka mama nya Andreas setelah sekian lama meninggalkan Andreas sekarang mendatanginya 🤔🤔🤔
Kar Genjreng
haha cupu tetapi suhu bisa menaklukkan pria dingin dan tampak angkuh ternyata setelah dekat dan akan menjadi dan ibu untuk calon anaknya,, Pria itu sangat posesif dan sangat sangat menyayangi nya pokonya cinta nya harga mati tidak
akan kelain hati ❤️🌹🌹😂😂sweet banget si bikin n baper unyu unyu
Kar Genjreng
saking sakitnya di tinggal dalm keadaan terpuruk bersama ayah nya,,, sebagai mama yang seharusnya nya bisa untuk tempat pulng ternya pergi setelah perusahaan suaminya sedang di ambang kebangkrutan,,, apapun alasan nya sebagian anak anak Suami sangat terpukul sekarang setelah keadaan nya pulih kembali dan Anaknya makin dewasa'
seolah mengakui bahwa Ak lah ibu nya ,,,
ibu yang seperti apa ,,, tidak seperti keluarga calon mertua putramu hidupnya sederhana tidak punya harta berlimpah hanya cukup buat makan dan hidup sehari-hari tetapi sangat menyayangi putra dan putrinya hingga putramu selalu merebes matanya ketika melihat calon mertuanya menasehati anak anak nya dengan lemah lembut ,,,
Dew666
💎💎💎💎
Amie Layli
sangat menarik,selalu ditunggu up nya
Kar Genjreng
Bisma sama keponakan ku mau kalau
ak sudah mak 😂jadi ngalah deh buat yang masih jomblo 😁
Uba Muhammad Al-varo
semoga Bisma secepatnya mendapatkan jodohnya dan hidup bahagia
Uba Muhammad Al-varo
ibarat pepatah dokter Oliv ketiban durian jatuh🤔🤔🤔😉😉😏
Kar Genjreng
😁 kasian dokter Oliv lihat pertunjukan live
untung ga pingsan,,, aduh itulah para tuan tua sultan kalau sudah BUCIN mana ad yang bisa menggangu nya bisa senyap sekejap
Dew666
🍭🍭🍭🍭
Uba Muhammad Al-varo
Irena itulah buah dari kesabaranmu mencintai Andreas dengan tulus jadi dibalas Andreas juga dengan cinta tulus
Uba Muhammad Al-varo
happy holiday kakak Author, setelahnya hiburan membuat kakak Author banyak ide
Kar Genjreng
waduhhh iya dehhh liburan biar tambah semangat besok selamat menikmati perjalan nya selamat sampai tujuan kembali dengan selamat juga,,, happy weekend jelong jelong tu apa Kak author bahasa mana boleh tau kah
Kar Genjreng: 😂😂😂😂 ada ya bahasa alien
total 2 replies
AlmiraAzniAdzkia🥰🌺
yaaahhhh padahal seru loohh thor tp cuma satuu,,,biar kapok tu orang yg pada nyinyrin si iren,,,blm tau aja siapa backingan irena ,,,tendang jauh ke planet baru tau rasa lu pada,,,🤭🤣🤣
Kar Genjreng
para wanita yang iri pura pura menyayangi kan pada memang bertanya tanya dan menghayal kenapa Irena si cupu ternyata suhu sudah di gariskan Allah maha adil pasti kalian suka zholim sama orang beda Irena dari masih sekolah' kerjaannya di bully kita harus percaya bahwa Allah itu adil dan kebetulan Irena anak baik dari keluarga sederhana dan baik Allah mboten
sare,,,Tuhan tidak tidur,,sudah kehilangan pekerjaan mana menanggung adek atau orang tua atau cicilan dan di tambah tidak bisa bekerja di kantor manapun di beklis
pada mimpi' apa semalam lihat Yumna istri Bos Gavin mantan suaminya kan jahat sekarang nasibnya di hotel prodeo,,,👍😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!