NovelToon NovelToon
Mendapatkan Cinta Seorang Dokter Hewan

Mendapatkan Cinta Seorang Dokter Hewan

Status: tamat
Genre:Romantis / Harem / Dokter / Tamat
Popularitas:424.1k
Nilai: 5
Nama Author: chupiidd's

Mengisahkan tentang seorang PNS Muda sekaligus Pengusaha dengan gelar Playboy yang sedang berjuang meluluhkan Hati seorang wanita yang berprofesi sebagai Dokter Hewan ..

Seorang Pria yang biasa dikejar dan di idolakan banyak wanita.. sekarang malah sedang berusaha mengejar seorang wanita cuek. dingin. dan mempunyai kekasih ...

nyeseekkk oiii...

but saya hanya seorang pemula.. yang menyukai novel and I want to try .. ✌️
I hope you guys like it ...😍

selamat membaca dan tinggalkan kritik dan saran ya .. 😎👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chupiidd's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maaf

-Keesokan paginya di Klinik-

Teo yang baru bangun merasakan sakit di kepalanya.. "Aghh.. semalam gue kebanyakan minum kayaknya.. ", gumam Teo, ia duduk dan mencoba mengingat kejadian semalam, "Aira " Ucapnya. ia ingat semalam ia bertengkar dengan Aira, kemudian ia mengambil ponsel di dalam saku jaketnya..

"Mati, sial.", umpatnya melihat ponsel tersebut mati, " Fanya pasti udah ngubungi Gue semalam dan Aira juga udah pasti marah karena ucapan gue " ia berdiri dan mengacak rambutnya frustasi, sebenarnya Teo sangat mencintai dan menyayangi Aira. karena jauh sebelum kenal Fanya, Aira adalah satu-satunya Cewe yang bisa buat Teo merasakan kebahagian. semangat, ditambah lagi ketika Aira bertemu dengan Omanya dirumah sakit saat Oma sedang drop karena penyakitnya, dukungan Omanya membuat Teo semakin mempererat hubungan dengan Aira ditambah lagi janji Omanya yang akan memberikan harta warisannya kepada Teo jika ia menikah dengan Aira nanti, namun dengan sifat dan kelicikan Fanya Teo menduakan Aira..

Teo kemudian berjalan masuk ke kamar mandi setelah mengecas Hp nya dan langsung membersihkan diri..

Sementara itu Aira yang merasa kepalanya agak berat karena menangis semalaman sampe ketiduran berjalan pelan menuju kamar mandi dan segera mandi kemudian melaksanakan sholat subuh, karena ia bangun agak kesiangan..

di Klinik memang Aira selalu menyediakan pakaian ganti karena tidak jarang ia melakukan lembur jika ada operasi atau kegiatan lain yang mendesak di Klinik..

Setelah selesai, Aira masih membaringkan badannya di ranjang dalam ruangan kerjanya karena ia masih merasakan pusing ..

Jam 08.00 Klinik sudah mulai Buka, Aira keluar ruangan dan akan segera melakukan operasi terhadap kucing jenis Persia yang mengalami pembengkakan tumor di kepala, karena sudah dapat persetujuan dari pemilik kucing tersebut..

Bersamaan dengan itu Teo juga keluar ruangan dan kaget melihat Aira..

"Sayang, kamu udah sampai Klinik, kok gak ngabarin aku", Ucap Teo

Aira hanya memandang Teo, rasanya masih sakit mengingat ucapan Teo semalam..

"Sayang, aku... ", ucapan Teo terputus karena kedatangan Rini

"Pagi Dok, gimana keadaan Dokter, sudah baikan ", tanya Rini

"Pagi Rin, sudah kok..makasih ya ", Jawab Aira " gimana persiapan Operasi pagi ini, sudah bisa di mulai ", ucapnya lagi

Rini mengangguk " Sudah Dok, kalau Dokter belum baikan, lebih baik istirahat saja, biar saya dan yang lain saja melakukan Operasi dibantu Dokter Teo ", Ucap Rini meyakinkan..

"Tidak Rin, operasi ini tanggung jawab aku.." Ucap Aira yang berlalu di depan Teo dan menuju ruang Operasi..

"Sayang, kamu kenapa sih, kamu sakit ", ucap Teo sambil menempelkan punggung tangannya di kening Aira

"Tidak " , Jawab Aira singkat

"Tapi, kamu pucat, apa kamu bisa melakukan operasi dengan kondisi seperti ini ", Ucap Teo

Aira hanya diam dan kembali berjalan menuju ruang Operasi , Teo yang heran melirik Rini yang berada di sampingnya meminta penjelasan..

"Masih belum sadar ya Dok..", tanya Rini

"Maksud kamu?! ", jawab Teo

"Cih.. dasar ." decak Rini kesal.. "Dokter Aira semalam tidur disini.. ia menunggu Dokter Teo, tapi Apa.. Dokter malah mengusirnya kan.. Dokter Aira juga semalam sakit perut.. asam lambungnya kambuh... ", ucap Rini dan pergi mengikuti Aira menuju ruang Operasi

"Apa, mengusirnya," batin Teo yang masih bingung mencoba mengingat kembali.. apa yang terjadi semalam diruangan nya.. setelah mengingat kesalahannya ia menyusul Aira ke ruang Operasi..

Operasi dimulai...

namun Aira terlihat semakin pucat, ia semakin tidak bisa konsentrasi.. badannya gemetar dan dingin.. kemudian pandangannya gelap dan ia pun pingsan..

Dokter lain yang juga ikut melakukan operasi langsung mengambil alih pekerjaan Aira.. sedangkan Teo terlihat panik sambil mengangkat tubuh Aira dan membawanya ke ruangan Aira...

"Sayang, bangun... " , Ucap Teo panik

Dibantu anak magang di klinik ia mencoba memberi minyak kayu putih ke hidung Aira, selang beberapa menit Aira sadar..

"Sayang, kamu kenapa gak bilang kalau kemaren belum makan.. kamu harusnya gak nunggu aku pulang..", Teo terlihat sangat panik dan penuh penyesalan

Aira hanya diam menatap Teo dan butiran bening itu lolos dari pelipisnya..

Teo yang menyadari kesalahan dan ucapannya semalam langsung menggenggam tangan Aira "Sayang, maafkan aku, aku salah.. aku gak maksud apa-apa dengan ucapan ku semalam, aku hanya panik, mabuk dan gak bisa menahan emosi ku, aku takut kehilanganmu .. aku tidak ingin kamu menjadi milik orang lain.. ", Ucap Teo

"Aku sama sekali tidak pernah menerima perjodohan itu.. aku sangat mencintaimu , aku juga bukan wanita murahan seperti yang kamu bilang ", jawab Aira Lirih dengan air mata yang membasahi pipinya..

"Maafkan aku sayang.. maaf ..", Ucap Teo berkali-kali dengan mata berkaca-kaca...

Aira yang merasa Teo tulus minta maaf kemudian duduk "Aku hanya ingin kamu yang menjadi suami ku bg, aku tidak pernah mau menerima perjodohan itu.. aku mencintaimu.", Aira menangis sejadi-jadinya dan memeluk Teo

"Maafkan aku Ra, aku janji.. aku akan datang menemui ayah kamu dan meminta persetujuannya...", Balas Teo sambil memeluk Aira

"Buaya bisa drama juga rupanya", ucap Rini yang melihat kepalsuan dari Dokter Teo

Namun ia sadar ada seorang perempuan yang dengan tangan di kepal juga melihat Teo dan mendengar percakapan Teo dan Aira..

Dia Fanya, ia yang tidak mendapat kabar Teo dari semalam memutuskan untuk menemui Teo di Klinik, namun sesampainya di Klinik ia malah melihat adegan mesra Teo dan kekasihnya..

" Eh. ada tamu tak di undang ternyata.. ", Ucap Rini menyindir Fanya

"Maksud lo ?!", tanya Fanya kesal

"Hahaha.. pengganggu ya tetap pengganggu. . cewe murahan gak ada otak kayak lo, gak pantas disini .. lo disini udah dari tadi kan..berarti lo udah denger dong apa yang tadi Dokter Teo bilang, ia cuma ingin Dokter Aira.. bukan cewe murahan kayak lo !!!! ", Ucap Rini menunjuk Fanya dan sedikit mengeraskan suaranya..

Karena ia tidak suka, sejak kehadiran Fanya, Dokter Teo jadi berubah bahkan dengan Aira yang udah hampir 2 tahun jadi kekasihnya..

"Sialan lo, lo berani sama gue. gue bakal bikin lo berhenti Koas Disini", Ucap Fanya

"Wow... silahkan nyonya.. lo emang bisa segalanya, tapi sekarang mending lo pergi dan keluar dari sini, Security " Teriak Rini

Fanya yang kalah adu mulut pun pergi dengan kesal sebelum ia dipermalukan karena di usir satpam..

"Hah.. pergi juga ampas tahu..." gumam Rini

Kemudian ia kembali melanjutkan pekerjaannya...

-Di dalam ruang Kerja Aira-

Aira yang terlihat masih lemas mencoba untuk mengambil ponselnya, karena dari kemarin ia belum menghubungi ibunya.. ibunya pasti sudah cemas sekali..

"Sayang, kamu mau apa" , Tanya Teo yang keluar kamar mandi

"Aku mau ambil Hp, aku belum menghubungi Ibu, bahkan ibu tidak tau kalau aku menginap di Klinik " Ucap Aira

Teo berjalan ke meja kerja Aira untuk mengambil Hp dan memberikannya ke Aira.. " Ini", Ucap Teo senyum

"Makasih bg" , balas Aira dan langsung menghidupkan Hpnya.. benar sekali, banyak pesan masuk dari ibunya..

ia segera menghubungi ibunya.. karena takut ibunya akan semakin mencemaskan nya..

*suara telpon terhubung*

"Assalamualaikum bu, ibu Ai ..", Ucapan Aira terputus

"waalaikumussalam ,Aira. kamu kemana saja sayang, ibu mencemaskan mu nak ", tanya Ibu Aira cemas

"Maaf Bu, semalam Aira lembur( jawabnya berbohong) dan juga Aira sedikit tidak enak badan, makanya Aira tidur di Klinik, Aira gak sempat menghubungi ibu karena Hp Aira mati bu, karena kecapean dan pusing Aira langsung ketiduran semalam.." jelas Aira

"Sekarang bagaimana keadaanmu, Ibu dan Ayah sedang di perjalanan ke Klinik, ibu akan menjemputmu..", ucap ibu Aira

"Ibu Aira baik-baik saja sekarang. ibu tidak usah khawatir..sebentar lagi Aira izin pulang Bu," Jelas Aira lagi

"Tidak, ibu sudah di depan Klinik", Ibu Aira mematikan teleponnya

Teo yang duduk di samping Aira terlihat cemas..

" Ibu dan Ayahmu kesini" Tanya Teo

"Iya, Ibu dan Ayah sudah di depan ", Jawab Aira

Aira yang melihat Teo cemas menjadi bingung..

"Kamu kenapa bg, bukannya bagus bisa ketemu Ayah dan ibu disini.. " Tanya Aira

"Bu..bukan begitu, aku hanya belum siap sa...." ucapan Teo terputus karena Pak Hendra dan Bu Nia masuk ke ruangan..

Pak Hendra yang melihat Teo dan Aira berdua di dalam ruangan pun marah, karena ia benar-benar tidak suka dengan Teo, apalagi melihat mata anaknya sembab, pasti terjadi sesuatu semalam dan alasan Aira lembur itu cuma kebohongan..

"Aira !!! Ayo pulang... "ucap Pak Hendra dan melirik Teo dengan tatapan tajam

"Aira.. kamu pucat begini nak, apa yang sakit " Tanya Bu Nia yang cemas melihat anaknya

Teo hanya menunduk dan tidak bersuara...

"Laki-laki ini yang kamu perjuangkan..lihatlah untuk menatap Ayah saja ia tidak berani !!", sindir Pak Hendra kemudian menarik tangan Aira keluar disusul Bu Nia

"Ayah " ucap Aira lirih

ia pun mengikuti Ayahnya keluar dan melirik Teo, benar saja Teo hanya menunduk tanpa bicara sedikitpun..

"Kenapa hanya diam bg", Batinnya

Kemudian ia keluar dan masuk mobil kemudian pergi dari Klinik..

Teo yang tadinya duduk dan menunduk, berdiri dan keluar menuju ruangannya ..

"Haha, brengsek !!! " , Ucapnya dan melempar semua yang ada di atas meja Kerjanya

Staf, anak magang dan para Dokter Koas pun kaget...

ada yang bertanya apa yang terjadi dan bla bla bla...

Rini yang mendengar hanya tersenyum tipis.. "Buaya buntung", gumamnya..

Sepanjang perjalanan, Aira hanya diam dan sesekali menyeka air matanya.. ibunya yang melihat hanya bisa mengelus punggung tangan anak semata wayangnya..

Sesampainya dirumah.. Aira langsung berlari masuk kamar...

Brakkk.. *suara pintu dibanting*

Ibu Aira yang akan ke kamar anaknya berhenti mendengar ucapan Pak Hendra..

"Biarkan saja dia", Ucap Pak Hendra

"Tapi Yah.. ", jawab Bu Nia

Pak Hendra hanya diam dan masuk kamar...

Didalam kamar, Aira menangis terisak sambil memeluk guling Stitchnya..entah apa yang ia rasakan sekarang dan apa yang harus ia lakukan sekarang. melihat Ayahnya tadi bersikap dingin seperti itu, jelas Ayahnya akan semakin tidak merestui hubungannya dengan Teo dan " Kenapa bg Teo tidak berbicara sedikitpun" gumamnya

Tokk tokk tokk..

"Assalamualaikum nak, boleh ibu masuk", ucap Bu Nia dari luar, karena setelah suaminya masuk kamar, ia mengambilkan makanan dan membawanya ke kamar Aira, karena ia tau anaknya pasti belum makan apapun..

Aira mencoba menahan tangisnya berdiri dan membukakan pintu...

"Bu... ", ucapnya lirih

Bu Nia langsung meletakan nampan berisi makanan di meja Aira, kemudian mengajak Aira duduk di pinggir ranjang..

"Bu, Maafkan Aira ", ucap Aira Terisak-isak

"Iya nak, Ibu tidak marah, hanya saja ibu sangat mengkhawatirkan mu ", jawab Bu Nia sambil membelai rambut anaknya

Aira yang tadinya sangat takut sedikit tenang di pelukan ibunya.. Bu Nia sangat mengerti dengan sifat anaknya , jika sedang sedih. pelukannya lah yang dapat menenangkan ...Setelah Aira merasa lebih baik, ia menatap ibunya..

"Bu, sekali lagi maafin Aira..sudah membuat ibu cemas", Ucap Aira dengan mata sembab

"iya.. Sekarang kamu makan ya.. habis itu kamu istirahat ", ucap Bu Nia

"Iya Bu, suapin ", pinta Aira manja

"Kamu ini ", ucap Bu Nia tersenyum mengambil makanan dan menyuapi anaknya...

Setelah selesai makan, Aira merebahkan badannya dan meminta ibunya memijit kepalanya karena masih sakit..

Karena kelelahan dan menikmati pijitan Bu Nia, Aira pun tertidur...

"Kamu anak kuat sayang, Ibu sayang kamu", Ucap Bu Nia mencium kening anaknya dan menyelimuti Aira.. kemudian keluar kamar...

.

.

.

bersambung...

.

.

Terimakasih, jangan lupa tinggalin like dan komennya ya...

1
Ji Chupids
Luar biasa
Tarmi Puspa
lanjut ya thor
ㅤㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
semangat terus berkarya 👍
Mohammad Ja'il
tanyak nih,knp si Aira kok melihara anjing ya,katanya dia muslim
Alevia
klanaan
Alevia
critanya muter2 niii
amy
lucu aja masa kerja di dinas peternakan tp ga dokter hewan 😄
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) & FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Wedhana
drama teross kek ikan terbang
Wedhana
halah gengsi bin drama 😒
Mahendra Sony
knp gak bahasa indonesia aja gak pusing bacanya....**!
JiChupid's23: hahaha.. ini ada translate ke bahasa Indonesia nya kok... jadi baca bahasa Indonesia nya aja ...🥰🙏
total 1 replies
Nurhayati Nia
aku mamfirr thorrr
JiChupid's23: thanks ya ..🥰
total 1 replies
Dewi Sri Marlina
coba kalo mau bikin naskah ada kucing nya di kasih visual photo kucing yg imut dan lucu thor
JiChupid's23
Gina mamanya Tae yang waktu ketemu di paud ....😊
Hiro Parently
kejam lo rin
Hiro Parently
haha adit ghosting
Hiro Parently
terpaksa ngab
Hiro Parently
aira...
Danie Saja
dea x Kya jdi dewasa sma panggilan x ke rini trus kya penulisan x dialog x
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) & FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA " dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Hiro Parently
udah end aja...

huft... btw gue suka ceritanya krn foto dan ada gif nya jadi berasa beneran ya...


congratulation Thor... terus berkarya dan semoga sukses...
Hiro Parently
huaaa.... 😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!