NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Karena Dendam

Terlahir Kembali Karena Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Kelahiran kembali menjadi kuat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:58.1k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Dikhianati dan difitnah oleh selir suaminya, Ratu Corvina Lysandre terlahir kembali dengan tekad akan merubah nasib buruknya.
Kali ini, ia tak akan lagi mengejar cinta sang kaisar, ia menagih dendam dan keadilan.
Dalam istana yang berlapis senyum dan racun, Corvina akan membuat semua orang berlutut… termasuk sang kaisar yang dulu membiarkannya mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Keesokan harinya, Corvina masih menunggu kabar dari orang yang ia tugaskan untuk memata-matai Count Felix dan Meriel. Sejak pagi, ia tidak bisa tenang. Setiap kali pelayan masuk membawa laporan, hatinya berdebar berharap itu kabar yang ditunggu, tapi selalu berakhir dengan kekecewaan.

Ia duduk di ruang kerjanya, jari-jarinya mengetuk meja perlahan. Suara jam pasir yang jatuh terdengar di tengah keheningan. Apa mereka begitu hati-hati, atau orangku yang terlalu lambat bekerja? batinnya gusar.

Cesie masuk pelan membawa secangkir teh hangat. "Yang Mulia belum sarapan," katanya dengan khawatir.

"Tidak ada nafsu makan," jawab Corvina pendek. Pandangannya tak lepas dari pintu. "Kalau mata-mata itu tidak segera datang, aku akan turun tangan sendiri."

"Yang Mulia," Cesie menatapnya cemas. "Anda tidak perlu melakukannya sendiri. Itu berbahaya."

Corvina menoleh, menatap pelayannya dengan dingin. "Aku tidak takut, Cesie."

Cesie menunduk, tidak berani menjawab.

Baru saja Corvina hendak berdiri, suara langkah tergesa terdengar di lorong. Pintu terbuka, dan seorang pengawal masuk sambil menunduk dalam-dalam. Nafasnya terengah, wajahnya sedikit pucat.

"Yang Mulia Ratu,” kata seorang pengawal istana ratu yang ia percaya untuk memata-matai, sambil menunduk, “kami menemukan sesuatu.”

Corvina menatap serius. "Bicara."

"Count Felix... semalam dia meninggalkan kediaman Selir Meriel lewat jalur belakang istana. Dia tidak sendiri, Yang Mulia. Ada seseorang bersamanya."

"Siapa?"tanya Corvina tajam.

"Saya belum tahu pasti, tapi... dari laporan penjaga menara, orang itu mengenakan jubah hitam dengan lambang Brione di belakang jubahnya."

Suasana ruangan langsung berubah dingin. Cesie menatap Corvina dengan ngeri, sementara sang Ratu perlahan menegakkan tubuhnya, ekspresinya berubah tajam dan berbahaya.

"Lambang Brione, katamu?"

"Benar, Yang Mulia."

Corvina tersenyum tipis. Senyum yang tidak menandakan kelegaan, melainkan kecemasan baru tentang bahaya yang akan datang.

"Jadi benar... permainan ini bukan sekadar kecemburuan seorang selir," katanya pelan. "Ini pengkhianatan."

"Saya juga sempat membuntuti Count Felix, Yang Mulia. Ia masuk ke rumah seorang penjual obat di distrik utara," lapor sang pengawal hati-hati.

Corvina menyipitkan mata. "Penjual obat?" gumamnya pelan. "Jadi ... yang meracuni bangsawan dari kekaisaran lain juga mereka?"

Nada suaranya rendah, tapi cukup untuk membuat udara di ruangan terasa menegang. Cesie menatap Corvina dengan ngeri, ia tahu, kalimat barusan bukan sekadar dugaan. Itu awal dari sesuatu yang jauh lebih berbahaya.

"Hari ini para tamu kerajaan datang. Aku ingin kamu mengawasi pergerakan Count Felix dan tolong berikan ini," Corvina menyerahkan surat kepada pengawal itu, yang langsung mengambilnya dengan sopan. "Di sana sudah ada nama penerima nya, pastikan surat itu di terima langsung olehnya."

"Baik, Yang Mulia Ratu," ucap Pengawal itu patuh, "kalau begitu saya permisi."

Corvina kembali terhenyak di kursinya. Jemarinya yang halus menggenggam sandaran kursi begitu erat hingga buku-bukunya memutih. Ia belum bisa bernapas lega, belum sampai semua berjalan sesuai rencananya.

Bayangan pesta kemenangan, Meriel, dan Count Felix terus berputar di kepalanya. Sekali saja ia lengah, sejarah bisa terulang kembali dan jika itu terjadi, mungkin saja ia tak akan mendapat kesempatan kedua lagi.

"Cesie, mulai malam nanti suruh para pengawal dan pelayan memperketat penjagaan," perintah Corvina, suaranya tegas namun dingin. "Tak seorang pun boleh masuk ke istana ratu tanpa alasan yang jelas."

"Baik, Yang Mulia," jawab Cesie, menunduk hormat. Lalu pergi untuk melaksanakan perintah.

1
Aretha Shanum
bosennn
Kustri
mosok iya mau jatuh 2x
lin
pria egois, serakah, gak pnya malu dan merasa tersakiti pdhl dia yg bikin corvina berubah, corvina mnding prgi ketmpt jauh/Speechless/
Kustri
yaaa nunggu lg
💪thor
lin
smga aj Thor byk menteri yg menentang corvina jd ratu lgi, cassian kan cuma boneka para pejabat yg tamak skligus org yg egois, psti ada cara buat bikin cassian jera walaupun dia seorang kaisar/Proud/
Kustri
wkwkkkk... egoismu kassian
sahabat pena
Luar biasa
Kustri
apa kau blm bs move on kaisar... ckckck, kasiaaan😁
Kustri
lanju lho thor, tamatkan ya🙏
Dessy C: siap kaka 🙏💪
total 1 replies
Kustri
kalah sblm perang,
kalah dgn yg sdh mjd bagiian hidup
Noveni Lawasti Munte
alaahhhhh theon ga tegas nih...bilangnya cinta mati sama corvina tp alasan kerabat membuatmu tidak tegas dengan lisoto🙄
kriwil
mantan ratu itu knp habis cerai jadi janda ga pulang kerumah orang zua nya malah sembunyi sama laki laki
kriwil
kok pada tergila gila sama jalang
merry
dari babu jd selir ajj belagu ap bgs y selir cm gundik,, gundik babu lgh,, mata kaisar ud rabun gk liat sstss dr gundik ya,,,
Kustri
sainganmu theon
Kustri
apa perintah anda..
"perintahku.. cepatlah UP lg"
🤣
Dessy C: siap kk💪
total 1 replies
Kustri
maka'a jgn ketinggian klu ngimpi, jatuh'a lbh sakit🤣
Kustri
ternyatabrenford sekutu corvina 👏
Kustri
ahaaaii... lampu kuning💪🧡
Kustri
ayok tebas🗡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!